Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.409 karya publik ditemukan.

162025: 112025: 12026: 932025: 1832024: 1952023: 2442022: 2242021: 2942020: 572019: 12018: 312017: 802010: 1

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Papan Jurang terhadap Motivasi Belajar Siswa di SDN 8 Menteng Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Marsi. 2025 Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H., Krisma Natalia, M.Pd. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Papan Jurang terhadap Motivasi Belajar siswa di SDN 8 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini membahas tentang pengaruh penggunaan media pembelajaran papan jurang terhadap motivasi belajar siswa di SDN 8 Menteng Palangka Raya. Berdasarkan hasil observasi yang di lakukan oleh peneliti, guru jarang menggunakan media pembelajaran pada saat kegiatan pembelajaran matematika sehingga motivasi belajar siswa tidak tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah menggunakan media pembelajaran papan jurang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Bentuk desain yang digunakan adalah Pre-Experiment Design Pre-Tes and Post-Test Group. Motivasi belajar siswa diukur menggunakan angket. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II dengan jumlah 32 orang siswa. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan data hasil penelitian, peneliti memperoleh hasil berupa peningkatan motivasi belajar siswa. Pada tahap pre-test nilai rata-rata siswa berjumlah 37,13 yang artinya motivasi belajar siswa berada pada kategori sedang. Sedangkan pada tahap post-test, nilai rata-rata motivasi belajar siswa berjumlah 39,59 yang artinya motivasi belajar siswa berada pada kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran papan jurang mempengaruhi tingkat motivasi belajar siswa. Kata Kunci Media pembelajaran papan jurang, motivasi belajar siswa, Matematika

Peran Guru dalam Memberikan Motivasi Belajar Ajaran Catur Guru pada Siswa Hindu di SDN Percobaan Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam memberikan motivasi belajar ajaran Catur Guru kepada siswa Hindu di SDN Percobaan Palangka Raya. Ajaran Catur Guru, yang terdiri atas Guru Swadyaya (Tuhan), Guru Rupaka (orang tua), Guru Pengajian (guru di sekolah), dan Guru Wisesa (pemerintah), merupakan pilar penting dalam pendidikan agama Hindu yang bertujuan membentuk karakter, etika, dan spiritualitas peserta didik. Motivasi belajar menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran, khususnya dalam penanaman nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap guru serta siswa Hindu di SDN Percobaan Palangka Raya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif sebagai motivator, pembimbing, dan pengawas dalam proses pembelajaran. Guru berupaya membangun semangat belajar siswa dengan menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi, memberikan penghargaan, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, serta men jalin kolaborasi dengan sesama guru. Kendala yang dihadapi antara lain perbedaan karakteristik siswa, rendahnya motivasi internal, kurangnya konsentrasi belajar, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Upaya untuk mengatasi kendala tersebut dilakukan dengan pendekatan yang bersifat humanistik, yang menekankan pada pemahaman individu secara menyeluruh, baik dari aspek emosional, moral, maupun intelektual.Penelitian ini memperkuat relevansi teori belajar humanistik dalam konteks pendidikan agama Hindu di tingkat sekolah dasar. Guru tidak hanya menjadi penyampai materi, tetapi juga berperan sebagai agen pembentuk nilai-nilai dan karakter siswa. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan keilmuan dalam bidang pendidikan agama Hindu, sedangkan secara praktis dapat dijadikan acuan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif, kontekstual, dan inspiratif. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi guru, sekolah, dan pengambil kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran agama Hindu berbasis nilai-nilai Catur Guru.

Filosofi Ancak pada Upacara Potoka Anak bagi Umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ancak merupakan salah satu upakara pada upacara potoka anak di desa kalasin penelitian ini membahas filosofi ancak pada upacara potoka anak dengan rumusan masalah 1.bagaimanakah pelaksanaan upacara potoka anak.2. bagaimanakah fungsi ancak pada upacara potoka anak.3. apakah makna yang terkandung dalam filosofi ancak pada upacara potoka anak. Penelitian ini menggunakan teori semiotika dan teori religi dan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan teknik analisis data

Pendampingan Guru dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di SDN 9 Palangka

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi pada Anak Berkebutuhan Khusus dapat mengenyam pendidikan yang setara dengan anak normal pada umumnya dengan menerima pendidikan inklusi. Pendidikan inklusi adalah bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menyatakan anak-anak berkebutuhan khusus dengan anak-anak normal pada umumnya untuk belajar bersama. Anak Berkebutuhan Khusus yang memiliki kebutuhan dan keterbatasan yang berbeda-beda. Berdasarkan hal tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana pendampingan guru dalam pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di SDN 9 Palangka? 2) Apa kendala guru dalam pendampingan anak berkebutuhan khusus di SDN 9 Palangka? 3) Upaya guru dalam pendampingan anak Berkebutuhan Khusus di SDN 9 Palangka? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Subek penelitian ini adalah guru kelas serta siswa Anak Berkebutuhan Khusus yang berada di kelas I dan kelas V, Teknik pengumpulan data menggunakan observasi wawancara dan dokumnetasi, Teknik analisis data dilakukan dengan empat Tahap yaitu kondensasi data, ceklis observasi, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian di lapangan menunjukan, 1) cara pendampingan anak berkebutuhan khusus di SDN 9 Palangka berbeda-beda karena anak berkebutuhan khusus di SDN 9 palangka yang berada di kelas I dan di kelas V memiliki hambatan yang berbeda-beda pula setiap anaknya. Pendampingan pendekatan yang dilakukan dalam pada anak berkebutuhan khusus yaitu dengan pendekatan yang lebih individual menyesuaikan kurikulum yang ada. Pada pendampingan dalam pembelajaran guru juga menerapkan dukungan dan emosional, serta menyederhanakan materi untuk memenuhi kebutuhan dan kemampuan Anak Berkebutuhan Khusus. 2) Hambatan atau kendala yang dihadapi guru dalam pendampingan anak berkebutuhan khusus antara lain keterbatasan waktu dan energi pada guru, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mendampingin anak berkebtuhan khusus, serta saranan dan prasarana yang kurang mendukung dalam proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus yang dapat berdampak pada proses pembelajaran. 3) Upaya guru dalam mengatasi hambatan yang terjadi dengan melakukan pengembangan diri dan pelatihan, serta mengevaluasi kemajuan belajar anak.

Pengaruh Pengelolaan Kelas terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V C pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Percobaan Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kusni Susanti, 2025. Pengaruh Pengelolaan Kelas Terhadap Minat Belajar Siswa Kelas V C Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Di SDN Percobaan Palangka Raya Skripsi: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN TP) Palangka Raya. Pembimbing I Tri Aspiyana M.Pd., Pembimbing II Santang S.Pd., M. Hum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan kelas terhadap minat belajar siswa kelas V C dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN Percobaan Palangka Raya. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah rendahnya minat belajar siswa, yang ditunjukkan melalui kurangnya perhatian selama proses pembelajaran berlangsung, dominasi metode pembelajaran ceramah yang bersifat monoton, serta minimnya upaya guru dalam memberikan motivasi kepada peserta didik. Dalam konteks tersebut, pengelolaan kelas yang baik diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif, interaktif, dan menyenangkan, sehingga mampu mendorong peningkatan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei sebagai teknik utama. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas V C yang dipilih secara keseluruhan (total sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, observasi langsung di kelas, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui hubungan antara variabel pengelolaan kelas dan minat belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pengelolaan kelas dan minat belajar siswa. Artinya, semakin baik kualitas pengelolaan kelas oleh guru, maka semakin tinggi pula minat siswa dalam mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia. Temuan ini menegaskan bahwa strategi pengelolaan kelas yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan motivasi dan antusiasme siswa terhadap proses pembelajaran. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat merancang dan menerapkan manajemen kelas yang inovatif dan adaptif agar suasana belajar menjadi lebih menarik dan optimal. Kata Kunci: Pengelolaan Kelas, Minat Belajar, Bahasa Indonesia, Siswa Sekolah Dasar

Analisis Konten Instagram Humas IAHN-TP sebagai Media Promosi

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan era digital menjadikan media sosial, khususnya Instagram, sebagai saluran komunikasi yang digunakan untuk membangun citra dan melakukan promosi oleh berbagai pihak. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya memanfaatkan Instagram sebagai media promosi. Namun, Instagram @humas_iahntp masih menunjukkan ketidakseimbangan antara jumlah pengikut yang tinggi dengan tingkat interaksi yang relatif rendah, sehingga diperlukan kajian mendalam mengenai strategi promosi dan efektivitas konten yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi promosi dan menganalisis bagaimana konten promosi pada Instagram @humas_iahntp dapat meningkatkan engagement audiens. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Content analysis. Konten dianalisis menggunakan teori bauran pemasaran 7P dan teori Content marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram @humas_iahntp menerapkan prinsip bauran pemasaran 7P sebagai strategi promosi. Konten Instagram @humas_iahntp masih perlu dioptimalkan menggunakan prinsip content marketing agar konten yang dipublikasikan lebih efektif untuk meningkatkan engagement agar meningkatkan visibiltas IAHN-TP Palangka Raya. Kurangnya engagement disebabkan oleh konten yang cenderung formal, informatif, dan kurang interaktif.

Peran Organisasi PC KMHDI Palangka Raya dalam Meningkatkan Kemampuan Public Speaking Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu di Fakultas Dharma Acarya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI ALKI SAPUTRA, 2025. Peran Organisasi PC KMHDI Palangka Raya dalam meningkatkan kemampuan Public Speaking Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu di Fakultas Dharma Acarya. Fakultas Dharma Acarya, Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Putu Widyanto, M.Pd.H, Pembibmbing II Serlis Rusandi, S.Pd., M.Pd.H. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran organisasi PC KMHDI Palangka Raya dalam meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu di Fakultas Dharma Acarya. Keterampilan public speaking sangat penting bagi mahasiswa untuk mendukung aktivitas akademik, seperti seminar proposal, dan laporan akhir. Oleh karena itu, peran organisasi kemahasiswaan dinilai strategis dalam memfasilitasi pengembangan keterampilan komunikasi mahasiswa. Fokus kajian ini diarahkan pada tiga tujuan utama, yaitu: (1) mendeskripsikan peran organisasi dalam peningkatan kemampuan public speaking, (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses tersebut, serta (3) menggambarkan upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang ada. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan landasan teori peran, teori humanistik, dan teori manajemen strategis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Ketua Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Ketua PC KMHDI Palangka Raya, Ketua Bidang Kaderisasi, pengurus organisasi, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan pengumpulan, kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Metode ini digunakan untuk memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai kontribusi organisasi terhadap peningkatan kompetensi komunikasi lisan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PC KMHDI Palangka Raya memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa melalui kegiatan seperti Diklat Manajemen Organisasi (DMO). Program ini melatih mahasiswa berbicara di depan umum dan menumbuhkan rasa percaya diri. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya kepercayaan diri, serta keterbatasan sarana dan waktu pelatihan. Pelatihan yang ada belum dilaksanakan secara rutin dan terstruktur. Untuk mengatasi hal tersebut, organisasi memberikan pendampingan oleh kader senior, motivasi berkelanjutan, serta latihan public speaking dalam kegiatan organisasi. Ke depan, PC KMHDI Palangka Raya merencanakan pelatihan terstruktur oleh pelatih profesional. Dengan demikian, organisasi ini berperan strategis dalam mendukung pengembangan kapasitas komunikasi mahasiswa sebagai calon pemimpin umat Hindu.

Komunikasi Persuasif Dosen terhadap Mahasiswa Bermasalah di Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DAVID AGUSTA (2025) : Komunikasi Persuasif Dosen Terhadap Mahasiswa Bermasalah Di Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (pembimbing I Dr. Kadek Sukiada, S.Ag.,M.Si dan pembimbing II I Wayan Sutarwan. S.Pd.,M.Pd.H). Komunikasi persuasif merupakan bentuk komunikasi strategis yang dilakukan secara sengaja untuk memengaruhi pikiran, sikap, dan perilaku komunikan secara sukarela tanpa adanya tekanan atau paksaan. Pada penelitian ini terbagi menjadi dua rumusan masalah yaitu (1) Bagaimana strategi komunikasi persuasif yang digunakan oleh dosen dalam menangani mahasiswa bermasalah, (2) Sejauh mana komunikasi persuasif dosen dalam mempengaruhi perubahan sikap dan perilaku mahasiswa bermasalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, kepustakaan, wawancara, dan dokumentasi. Mengunakan teori persuasi, penelitian ini melibatkan dosen Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya IAHN-TP Palangka Raya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama Strategi komunikasi persuasif dosen bersifat personal, empatik, dan dialogis, diwujudkan melalui pendekatan halus, bahasa yang membangun, ruang untuk berbagi, serta keteladanan sebagai bentuk komunikasi nonverbal yang efektif, kedua komunikasi persuasif dosen dalam mempengaruhi perubahan sikap dan perilaku mahasiswa bermasalah secara empatik mampu mendorong perubahan sikap, meningkatkan motivasi belajar, dan kesadaran akademik mahasiswa.

Pengaruh Penggunaan Quizizz terhadap Minat Belajar Siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ni Made Santi Nirmalawati, 2025. Pengaruh Penggunaan Quizizz Terhadap Minat Belajar Siswa Di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pembimbing (I) Dr. I Putu Widiyanto, M.Pd.H Pembimbing (II) I Made Pustikayasa, ST, M.Pd Quizizz adalah salah satu platform berbasis game yang dapat menjadi solusi dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui fitur interaktif yang menyenangkan dan interaktif. Namun, masih sedikit penelitian yang membahas pengaruh atau dampaknya terhadap minat belajar siswa, terutama di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pengaruh penggunaan Quizizz terhadap minat belajar siswa di SDN 1 Menteng kota Palangka Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif survei dengan teknik analisis deskriptif. Penelitian dilakukan di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V A yang berjumlah 24 siswa. Instrumen penelitian berupa angket (kuesioner) yang dikembangkan berdasarkan indikator minat belajar, dengan kategori sangat tinggi, tinggi, cukup dan rendah. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Hasil deskriptif statistik penelitian ini mengungkapkan bahwa dari 16 pernyataan terdapat 12 pernyataan yang valid dengan 24 siswa, didapatkan hasil nilai terkecilnya adalah 26, terbesar 46, total jumlah nya 950, rata-rata nya 39,58 dan deviasi standarnya yaitu 5,132. Berdasarkan data tersebut, sehingga klasifikasi kategorinya adalah terdapat mayoritas siswa yaitu dengan frekuensi 14 responden (58,33%) berada dalam kategori sangat tinggi, kemudian 9 responden (37,5%) berada pada kategori tinggi, 1 responden (4,17%) pada kategori cukup, dan tidak ditemukan siswa dengan minat belajar pada kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa Quizizz berpengaruh positif dan sangat tinggi terhadap minat belajar siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya.

Peran Guru Seni Budaya dalam Mengembangkan Potensi Siswa melalui Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Bidang Seni Tari di SMP Negeri 1 Seruyan Tengah

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Susi, 2025. The Role of Cultural Arts Teachers in Developing Students' Potential through the National Student Art Festival and Competition (FLS2N) in the Field of Dance at SMP Negeri 1 Seruyan Tengah. Undergraduate Thesis, Study Program of Arts and Religious Education, Faculty of Dharma Acarya, State Hindu Institute Tampung Penyang Palangka Raya. Advisor I Dr. Pranata, S.Pd., M.Si. Advisor II Roy Wentas, M.Pd.H. The National Student Art Festival and Competition (FLS2N) is an annual event held to foster students’ talents and potential in the arts. One of the categories participated in by SMP Negeri 1 Seruyan Tengah is traditional dance. In its implementation, the role of cultural arts teachers is essential—as motivators, facilitators, mentors, and coaches. This study aims to describe the role of cultural arts teachers in developing students' potential through the FLS2N dance category, identify the challenges faced, and explore the efforts made by teachers to overcome these challenges. This research employed a qualitative method with a case study approach, supported by the theories of role, constraint, and humanism. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The data were analyzed through the processes of data reduction, data display, and conclusion drawing. Informants in this study consisted of cultural arts teachers, dance coaches, and FLS2N student participants. The research findings show that cultural arts teachers at SMP Negeri 1 Seruyan Tengah play a significant role in developing students’ potential in terms of dance skills, discipline, and self-confidence. The main challenges include limited facilities and infrastructure, conflicting training and academic schedules, and low student interest influenced by gender stereotypes. To address these issues, teachers applied contextual learning strategies, differentiated instruction, demonstration and hands-on methods, established dance extracurricular activities, and collaborated with local artists.

Minat Anak Mengikuti Pembelajaran Pada Pasraman Ganesa di Desa Tamban Luar Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MADE DEWI SAVITRI, 2025. Minat Anak Dalam Mengikuti PembelajaranPada Pasraman di Desa Tamban Luar Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I. Komang Suarta, S.Ag., M.Si. Pembimbing II, Putu Wisnu Saputra, M.Pd Pasraman Ganesa merupakan lembaga pendidikan nonformal untuk memperdalam ajaran agama Hindu. Namun, partisipasi siswa dalam pembelajaran tergolong rendah. Banyak siswa tidak hadir secara konsisten dan hanya mengikuti pertemuan awal. Penelitian ini membahas: (1) sistem pembelajaran di Pasraman Ganesa, (2) faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat anak, dan (3) upaya yang dilakukan untuk meningkatkan minat belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori Kognitif, Behavioristik, dan Hirarki Kebutuhan Maslow. Informan terdiri dari pengurus pasraman, guru, orang tua, dan siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembelajaran terdiri dari tiga tahap: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor rendahnya minat anak meliputi faktor internal (kelelahan, kondisi fisik, psikologis) dan faktor eksternal (lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat). Upaya peningkatan minat anak dilakukan melalui pengaturan aktivitas, pemberian motivasi, peningkatan sarana prasarana, pelatihan guru, dan pemberian penghargaan kepada siswa.

Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Seni Budaya di Kelas IV SDN 3 Palangka

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PUJA SRIPATMA, 2025. Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Seni Budaya di Kelas IV SDN 3 Palangka. Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Komang Suarta, S.Ag.,M.Si Pembimbing II Niwayan Sukraini, S.Pd.,M.Pd Skripsi ini membahas peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Seni Budaya di kelas IV SDN 3 Palangka. Peran guru sangat penting untuk menumbuhkan semangat, partisipasi, dan tanggung jawab siswa dalam belajar. Namun, motivasi belajar siswa masih rendah karena guru belum maksimal dalam memberikan motivasi. Hal ini terlihat dari cara guru mengajar yang langsung masuk ke materi tanpa menjelaskan tujuan pembelajaran. Akibatnya, siswa kurang tertarik dan mudah bosan, terutama saat pelajaran seni musik dan seni tari. Beberapa siswa juga tidak percaya diri dan sulit fokus. Kurangnya perhatian guru terhadap kesulitan siswa turut memengaruhi rendahnya semangat belajar mereka. Hasil observasi menunjukkan bahwa meskipun guru sudah mencoba memberi motivasi, hasilnya belum maksimal. Tujuan penelitian untuk mengkaji dan menganalisis secara mendalam untuk menemukan pengetahuan tentang, Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Seni Budaya di Kelas IV SDN 3 Palangka. Penelitian ini dikaji dengan teori behavioristik, teori kendala dan teori humanistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Informan ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru sangat penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Seni Budaya. Berdasarkan teori behavioristik, motivasi belajar dapat ditingkatkan melalui pemberian stimulus dan penguatan seperti pujian dan hadiah. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat kendala, seperti keterbatasan kompetensi guru di bidang seni dan kurangnya minat siswa pada materi tertentu. Untuk mengatasi hal ini, guru melakukan pendekatan sesuai teori humanistik, yaitu dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, memberi kebebasan berekspresi, serta mendorong siswa mengembangkan potensi dan kepercayaan diri mereka.

Penerapan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Pembelajaran Seni Rupa di SMKN 4 Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendidikan seni rupa memiliki peranan penting dalam pengembangan kreativitas siswa, terutama di sekolah kejuruan yang menekankan pada penguasaan keterampilan praktis. Namun, berdasarkan observasi awal yang dilakukan di kelas X DKV 3 SMKN 4 Palangka Raya, ditemukan bahwa pembelajaran seni rupa masih bersifat konvensional dan berpusat pada teori, sehingga mengakibatkan rendahnya keterlibatan siswa dalam proses belajar dan berimbas pada kurangnya kreativitas dalam mengekspresikan ide. Kurangnya penggunaan model pembelajaran yang tepat menyebabkan kreativitas siswa pada pembelajaran seni rupa rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Project Based Learning yang diyakini mampu meningkatkan kreativitas siswa karena menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran melalui kegiatan berbasis proyek. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus menggunakan model Yasmeen, modifikasi dari model spiral Kemmis dan Taggart. Tahapan yang dilakukan dalam setiap siklus meliputi diagnosis, perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X DKV 3 SMKN 4 Palangka Raya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penilaian hasil proyek siswa untuk mengetahui tingkat kreativitas dan keterlibatan dalam pembelajaran seni rupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning berhasil meningkatkan keterlibatan dan kreativitas siswa secara signifikan. Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran meningkat, guru lebih terstruktur dan percaya diri dalam mengelola kelas, serta terjadi peningkatan nilai kreativitas siswa dari rata-rata 73 pada tahap pra-siklus menjadi 82 pada siklus I dan 86 pada siklus II. Selain itu, terjadi pergeseran kategori capaian belajar siswa, di mana pada siklus II tidak ada lagi siswa dalam kategori “Kurang Baik”, dan sebagian siswa telah mencapai kategori “Sangat Baik”. Temuan ini menunjukkan bahwa model Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa pada pembelajaran seni rupa di SMKN 4 Palangka Raya.

Learning by Doing untuk Meningkatkan Keterampilan Menggambar dalam Pembelajaran Seni Rupa pada Siswa Kelas X TKR A SMK Karsa Mulya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini mengkaji tentang metode learning by doing dalam meningkatkan keterampilan menggambar pada siswa kelas x tkr a SMK Karsa mulya. Di SMK Karsa Mulya, khususnya kelas X TKR A, ditemukan bahwa keterampilan menggambar siswa masih tergolong rendah, dilihat dari ketidaktepatan proporsi, perspektif, serta pewarnaan dan kontrol tangan yang belum stabil. Guru seni budaya telah menerapkan metode Learning by Doing untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode ini dikenal mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran melalui praktik langsung. Namun, hasilnya belum maksimal dan belum sepenuhnya mencapai standar pembelajaran yang ditetapkan Kemendikbudristek. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Learning by Doing, kendala yang dihadapi, serta solusi yang dilakukan guru dalam meningkatkan keterampilan menggambar siswa kelas X TKR A di SMK Karsa Mulya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian terletak pada aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran berlangsung, serta kendala-kendala yang dihadapi dalam menerapkan metode tersebut. Teori yang digunakan untuk membantu peneliti mengkaji fenomena ini adalah teori behavioristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan metode Learning by Doing dalam pembelajaran seni rupa di kelas X TKR A SMK Karsa Mulya memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman siswa. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, baik dari sisi guru maupun siswa. Kendala tersebut meliputi keterbatasan waktu untuk diskusi karya, perbedaan kemampuan antar siswa, gangguan konsentrasi, penggunaan istilah yang sulit dipahami dengan penjelasan yang terlalu cepat, serta kurangnya ketertarikan siswa terhadap topik pembelajaran tertentu. Oleh karena itu, meskipun metode ini tergolong efektif, perlu adanya penguatan pada tahap evaluasi dan refleksi akhir agar siswa mampu menilai hasil karyanya secara lebih kritis dan mendalam, serta mendorong peningkatan kualitas pembelajaran seni rupa secara berkelanjutan.

Analisis Tindakan Hukum terhadap Siswa yang Melakukan Pelanggaran Disiplin Sekolah (Studi Kasus di SMA Negeri 3 Palangka Raya)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KASIH, 2025. Analisis Tindakan Hukum Terhadap Siswa Yang Melakukan Pelanggaran Disiplin Sekolah (Studi Kasus Di SMA Negeri 3 Palangka Raya). Dosen Pemimbing I Mariatie, S.Ag., M.Si, dan Dosen Pemimbing II Sri Kayun, SH., M.Si Berdasarkan penelitian di lapangan, SMA Negeri 3 Palangka Raya menghadapi berbagai bentuk pelanggaran tata tertib yang dilakukan oleh siswa, seperti merokok di lingkungan sekolah, membolos, hingga tidak mengerjakan tugas. Berbagai jumlah tindakan tersebut perbuatan yang dilarang dalam ketentuan peraturan tatatertib sekolah yang telah disetujui oleh pihak sekolah dan orang tua wali murid. Masalah pokok yang diteliti dalam penelitian ini mencakup tiga hal yaitu : (1) Apa bentuk pelanggaran disiplin yang sering dilakukan oleh siswa? (2) Apa saja faktor penyebab terjadinya pelanggaran disiplin? dan (3) Bagaimana analisis tindakan hukum terhadap siswa yang melakukan pelanggaran disiplin? Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, wali kelas, siswa dan orang tua wali murid.Teori yang digunakan dalam penelitian ini ada tiga Teori Sebab-Akibat (Aristoteles), Teori Tindakan Hukum (Hans Kelsen), dan Teori Tujuan Hukum (Gustav Radbruch). Dengan analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dan analisis data tersebut dapat disimpulkan yaitu: (1) bentuk pelanggaran disiplin yang sering dilakukan siswa SMA Negeri 3 Palangka Raya yaitu antara lain membolos, merokok, dan tidak mengerjakan tugas sekolah (2) Faktor penyebab pelanggaran disiplin berasal dari kurangnya kesadaran hukum siswa, lemahnya pengawasan orang tua, dan pengaruh lingkungan pergaulan. (3) Tindakan hukum yang diterapkan pihak sekolah bersifat preventif dan edukatif, berupa teguran, surat peringatan, pembinaan, dan skorsing.

Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu pada Ritual Mapui dalam Upacara Kematian di Desa Rangan Kawit Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTAK Sinta Widia. 2025, Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu dalam pelaksanaan Ritual Mapui Dalam Upacara Kematian di Desa Rangan Kawit Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Drs. I Ketut Soter, Md.H Pembimbing II : Megawati,S.Pi., M.Pd.H Proses ritual Mapui dalam upacara kematian di Desa Rangan Kawit Kecamatan Katingan Hulu merupakan pembakaran mayat bersamaan dengan Peti/Raung/Runi Ritual ini dilaksanakan secara turun menurun berdasarkan keturunan yang di wariskandari nenek moyang terlebih dahulu Ritual Mapui bertujuan untuk memebrsihkan Roh Kasar dari do’sa atau kesalahan yang tidak di sengaja selama hidupnya, minimnya pengetahuan dan pemahaman Umat Hindu Kaharingan Rangan Kawit terhadap nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalam Ritual Mapui merupakan permaalahan yang diangkat dalam penelitian ini sehingga peneliti tertarik untuk mengkaji: 1) Bagaimana Proses Pelaksanaan Ritual Mapui dalam Upacara Kematian di Desa Rangan Kawit Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan ? 2) Apa Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu dalam pelaksanaan Ritual Mapui Dalam Upacara Kematian di Desa Rangan Kawit Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan? Tujuan penelitian 1) Untuk Mengetahui Proses Pelaksanaan Ritual Mapui dalam Upacara Kematian di Desa Rangan Kawit Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan. 2) Untuk Mengetahuai Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Pada Rituial Mapui Dalam Upacara Kematian Di Desa Rangan Kawit Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan. Penelitian ini menggunakan Teori Religi, dan Teori Pendidikan Agama Hindu. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis data yang meggunakan deskriptif kualitatif dan sumber data bersifat kualitatif. Dengan menggunakan informan ditentukan melalui snowball sampling. Berdasarkan analisis dari penelitian yang dilakukan tentang ritual Mapui dapat disimpulkan bahwa (1) proses pelaksanan pada ritual Mapui dalam upacara kematian memiliki tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap inti dan tahap akhir. (1) nilai-nilai pendidikan yang terkandung pada ritual Mapui dalam upacara kematian adalah Nilai Pendidikan Tattwa, Nilai Pendidikan Sususila/Etika dan Nilai Pendidikan Upacara.

Eksistensi Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kota Palangka Raya dalam Melindungi Perempuan Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NI MADE ISWANTY HARINI ANUGRAHA, 2025 : Eksistensi Unit Pelayanan Perempuan Dan Anak (PPA) Polresta Palangka Raya Dalam Melindungi Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya Prodi Hukum Agama Hindu. Pembimbing (I) I Komang Darman, SH.,MH Pembimbing (II) Edelweisia Cristiana, MH Kekerasann dalam rumah tangga merupakan satu masalah sosial yang serius dan kompleks. Di Kota Palangka Raya kasus kekerasan ini masih kerap terjadi, sehingga perlu adanya penangan khusus. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) adalah salah satu unit yang bertugas untuk memberikan pelayanan , perlindungan, serta penegakan hukum terhadap korban kekerasan dalam rumah tangga. Unit PPA juga memberikan pendampingan dan membantu memfasilitasi kesehatan baik luka yang terlihat maupun kesehatan mental korban serta menyediakkan rumah aman. Masalah yang diteliti : 1. Bagaimakah bentuk perlindungan hukum yang diberikan Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palangka Raya. 2. Apakah Tantangan yang dihadapi oleh Unit Pelayanan Perempuan dan anak (PPA) Polresta Palangka Raya dalam melindungi perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskritif analisis. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yakni Kanit, Penyidik dan petugas Unit Pelayanan Perempua dan Anak (PPA). Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan, tehnik analisis data terdiri dari redukasi data, penyajian data, dan penarika kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian Unit PPA memiliki peranan yang sangat penting bagi perempuan dan anak terutama korban kekerasan dalam rumah tangga. Unit PPA memberikan perlindungan hukum kepada korban kekerasan dalam bentuk fasilitas kesehatan, rumah aman dan bantuan hukum. Tantangan yang dihadapi oleh Unit PPA dalam memberikan perlindungan hukum yakni ketidakberdayan korban dalam melapor, perikahan yang tidak sah, dan emosi yang tidak stabil. Namun tantagan tersebut tidak akan membuat mundur petugas Unit PPA dalam menyelesaikan kasus tersebut.

Strategi Pengembangan Objek Wisata Banyu Habang dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Desa Sanggu Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RESA TRI SUSANTI (2025) : Strategi Pengembangan Objek Wisata Banyu Habang dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat di Desa Sanggu Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan (Pembimbing I Dr. Kadek Sukiada, S.Ag.,M.Si, dan Pembimbing II Wentin,S.Ag., M.Pd.H). Objek Wisata Banyu Habang merupakan destinasi permandian alam yang memiliki keunikan air berwarna merah, sehingga menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah. Atas dasar anggapan tersebut, maka fokus kajian penelitian ini ada tiga (3) rumusan masalah yaitu : 1) strategi apa yang digunakan dalam pengembangan Objek Wisata Banyu Habang untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. 2) Faktor apa saja yang menghambat pengembangan Objek Wisata Banyu Habang dalam meningkatkan ekonomi Masyarakat di Desa sanggu, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. 3) Apa solusi yang dilakukan dalam upaya mengatasi hambatan pengembangan Objek Wisata Banyu Habang di Desa Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sedangkan landasan teori analisis digunakan teori strategi pengembangan dan teori kendala. Data penelitian ini dikumpulkan berdasarkan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan Berdasarkan telaah dan analisis tersebut, dapat di asumsikan hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut: pertama strategi yang digunkakan dalam pengembangan Objek Wisata Banyu Habang adalah melalui strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat dan promosi digital serta media sosial. Kedua fator-faktor penghambat dalam pengembangan Objek Wisata Banyu Habang yaitu kurangnya sumber daya manusia yang terlatih dan peran pemerintah daerah. Ketiga solusi yang ditemukan untuk mengatasi hambatan adalah pemberdayaan masyarakat lokal dan optimalisasi promosi serta branding wisata oleh pemerintah.

Strategi Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalistik Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya dalam Menghadapi Perubahan Media Teknologi Informasi dan Komunikasi

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan media teknologi informasi dan komunikasi yang memengaruhi pola kerja organisasi, termasuk organisasi kemahasiswaan seperti UKM Jurnalistik. Terdapat dua rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini, (1) Bagaimana strategi komunikasi internal yang dimiliki oleh UKM Jurnalistik IAHN – TP Palangka Raya dalam menghadapi perubahan media teknologi informasi dan komunikasi dan (2) Bagaimana tantangan yang dimiliki UKM Jurnalistik IAHN – TP Palangka Raya dalam menghadapi perubahan media teknologi informasi dan komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah memahami strategi komunikasi internal UKM Jurnalistik dalam menghadapi perubahan media teknologI informasi dan komunikasi, serta mengidentifikasi tantangan utama yang dimiliki oleh UKM Jurnalistik dalam menghadapi perubahan media teknologi informasi dan komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, serta teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) pengumpulan data (2) reduksi data (3) penyajian data (4) kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Sistem Sosial Katz And Kahn. Hasil penenitian menunjukkan bahwa (1) strategi komunikasi internal yang dilakukan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalistik Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya adalah dengan menerapkan pola komunikasi dua arah yang bersifat persuasif, informatif, dan partisipatif. Sejalan dengan perubahan media teknologi informasi dan komunikasi, organisasi ini juga mulai memanfaatkannya dengan menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai opsi media komunikasi berbasis digital dalam upaya efisiensi waktu. (2) tantangan utama yang dihadapi adalah jadwal antar bagian dalam organisasi yang tidak sesuai satu sama lain, dan ketidakmampuan komponen individu dalam organisasi untuk meningkatkan kemampuan dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi yang ada.

Strategi Guru Agama Hindu dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Motivasi Belajar Siswa di SDN-6 Menteng Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RESA ADINATA 2025, Strategi Guru Agama Hindu Dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Media Sosial Terhadap Motivasi Belajar Siswa SDN-6 Menteng Palangka Raya di Palangka Raya. Skripsi Program Studi Pendidkan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing (I)Dr.Derson,S.Ag.,M.Ag,Pembimbing (II)Putu Yhani,S.Pd.,M.Pd. Cory Candra Kemajuan teknologi digital yang begitu cepat telah membawa dampak besar terhadap kehidupan siswa, terutama dalam pola interaksi dan proses pembelajaran mereka. Salah satu hal yang mencolok adalah tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan pelajar. Walaupun media sosial memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam belajar, kenyataannya penggunaan yang berlebihan dan tidak terkontrol sering kali menurunkan semangat dan motivasi siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi yang digunakan oleh guru dalam menangani dampak negatif dari penggunaan media sosial terhadap motivasi belajar siswa Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif yang dilakukan di SDN 6 Menteng Palangka Raya selama satu bulan pada bulan mei hingga Juni 2025. Informan penelitian ini adalah satu orang kepala sekolah, satu orang guru dan empat orang siswa,teknik pengumpulan data menggunakan observasi,wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data,redukasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti pendekatan personal kepada siswa, pemanfaatan media sosial sebagai alat pembelajaran, pemberian motivasi secara berkelanjutan, serta kerja sama dengan orang tua. Strategi-strategi tersebut terbukti cukup efektif dalam menumbuhkan kembali minat dan semangat belajar siswa. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peran aktif guru sangat penting dalam mendampingi siswa menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara penggunaan media sosial dan motivasi belajar.