Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NOVI

23 karya publik ditemukan.

2025: 92024: 62023: 72022: 1

METODOLOGI PENELITIAN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul : METODOLOGI PENELITIAN Penulis : Leni Anggraeni, Afrizal Martin, Dian Puspita, Novi Ayu Kristiana Dewi, Marilin Kristina, Erliza Septia Nagara, Bernadhita Herindri Samodera Utami, Noca Yolanda Sari, dan Widi Andewi Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 202 Halaman No ISBN : 978-623-497-187-3 Sinopsi Buku Buku ajar ‘Metode Penelitian” ini merupakan buku yang dapat dijadikan sebagai referensi dan pedoman bagi mahasiswa maupun Dosen dalam melaksanakan Pembelajaran di kelas. Buku Metode Penelitian ini berbeda dengan buku metode penelitian lainnya karena dalam buku ini memberikan panduan secara rinci metode penelitian hingga penulisan laporan penelitian. Buku ini juga dilengkapi dengan tujuan pembelajaran, capaian pembelajaran dan evaluasi pad setiap Bab. Buku ini membahas mengenai Bab 1. Penelitian Dan Metode Ilmiah Bab 2. Problem Statment Dan Rumusan Masalah Bab 3. Macam-Macam Penelitian Dan Metode Bab 4. Tahapan Dan Prosedur Penelitian Bab 5. Kajian Pustaka, Kerangka Penelitian Dan Hipotesis Bab 6. Data Dan Pengumpulan Data Bab 7. Variabel Dan Alat Analisis Bab 8. Pengembangan Instrumen Penelitian Bab 9. Pengembangan Penelitian Bidang Teknologi Informasi Bab 10. Analisis Data dan Hasil Penelitian \Buku ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan bagi para peneliti, mahasiswa dan dosen dalam meningkatkan kualitas penelitian dan penulisan laporan penelitian yang baik dan efektif dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan penelitian. Penulis menerima masukan dan kritikan yang bersifat membangun dalam perbaikan pada substansi buku metode penelitian ini, agar dapat lebih baik lagi. Selain itu, besar harapan penulis buku ini dapat memiliki kebermanfaat yang besar bagi seluruh civitas akademika.

UPAYA GURU AGAMA HINDU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI 2 TIMPAH KECAMATAN TIMPAH KABUPATEN KAPUAS

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Novita Sari, 2025. Upaya Guru Agama Hindu Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Skripsi Jurusan Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I. Dr. Pranata,S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II. Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H. Kegiatan nyata paling utama dalam memberi bantuan dan bimbingan tersebut adalah melaksanakan proses pembelajaran. Namun dalam kenyataannya permasalahan yang terjadi, bahwa siswa di SD Negeri 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, siswa cenderung pasif dan mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran pendidikan agama Hindu, kesulitan ini terjadi karena beberapa faktor yang terkait. antara lain seperti: penguasaan konsep dan sikap guru tentang fungsi pembelajaran, pengelolaan pembelajaran, manajemen sekolah, serta masih terbatasnya sarana pendukung dalam menunjang proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang baik sesuai dengan penerapan kurikulum merdeka yang baru diterapkan Sesuai dengan rumusan masalah maka secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kendala dan upaya guru agama Hindu dalam mengatasi kesulitan belajar siswa menerapkan kurikulum merdeka di SD Negeri 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode penentuan informan adalah metode Purposive Sampling. Kendala guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa menerapkan kurikulum merdeka yaitu kendala Adaptasi, kendala sarana dan prasarana pembelajaran yang terbatas, kendala kurangnya pelatihan, kendala dalam diri siswa. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu dan kepala sekolah mengatasi kendala yaitu dilakukan belajar mandiri melalui modul, internet, youtube, serta berkonsultasi dengan teman sejawat, Memaksimalkan sarana dan prasarana yang tersedia, guru juga melakukan kerjasama dengan orang tua siswa dalam hal penyediaan sarana dan prasarana basarah, mengusulkan penggadaan LCD Proyektor, serta mengusulkan buku-buku pembelajaran.

Upaya Guru Agama Hindu dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Novita Sari, 2025. Upaya Guru Agama Hindu Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa Menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Skripsi Jurusan Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I. Dr. Pranata,S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II. Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H. Kegiatan nyata paling utama dalam memberi bantuan dan bimbingan tersebut adalah melaksanakan proses pembelajaran. Namun dalam kenyataannya permasalahan yang terjadi, bahwa siswa di SD Negeri 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, siswa cenderung pasif dan mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran pendidikan agama Hindu, kesulitan ini terjadi karena beberapa faktor yang terkait. antara lain seperti: penguasaan konsep dan sikap guru tentang fungsi pembelajaran, pengelolaan pembelajaran, manajemen sekolah, serta masih terbatasnya sarana pendukung dalam menunjang proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang baik sesuai dengan penerapan kurikulum merdeka yang baru diterapkan Sesuai dengan rumusan masalah maka secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kendala dan upaya guru agama Hindu dalam mengatasi kesulitan belajar siswa menerapkan kurikulum merdeka di SD Negeri 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode penentuan informan adalah metode Purposive Sampling. Kendala guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa menerapkan kurikulum merdeka yaitu kendala Adaptasi, kendala sarana dan prasarana pembelajaran yang terbatas, kendala kurangnya pelatihan, kendala dalam diri siswa. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu dan kepala sekolah mengatasi kendala yaitu dilakukan belajar mandiri melalui modul, internet, youtube, serta berkonsultasi dengan teman sejawat, Memaksimalkan sarana dan prasarana yang tersedia, guru juga melakukan kerjasama dengan orang tua siswa dalam hal penyediaan sarana dan prasarana basarah, mengusulkan penggadaan LCD Proyektor, serta mengusulkan buku-buku pembelajaran.

Festival Budaya Isen Mulang Sebagai Daya Tarik Pariwisata Di Kota Palangka Raya

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Febriana Resti Novi Afianty : (2025) Festival Budaya Isen Mulang Sebagai Daya Tarik Pariwisata Di Kota Palangka Raya (pembimbing I Dr. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si, dan pembimbing II Dr. A.A Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag). Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan dipusatkan di Kota Palangka Raya sebagai sarana pelestarian budaya Dayak sekaligus daya tarik wisata. Atas asumsi tersebut maka penelitian ini mengangkat (2) rumusan masalah yaitu : (1) Bagaimana pengembangan potensi pariwisata melalui Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Kota Palangka Raya, (2) Bagaimana ketertarikan pengunjung terhadap terselenggaranya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Kota Palangka Raya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Sedangkan metode analisisnya menggunakan (1) Teori Pengembangan Pariwisata (2) Teori Pariwisata. Subjek penelitian ini adalah mulai dari : Kepala Bidang Kesenian, Tradisi, dan Warisan Budaya, pelaku seni ,budayawan, wisatawan. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) pengembangan potensi pariwisata melalui FBIM memiliki peran strategis dalam pengembangan potensi pariwisata budaya, terutama dalam memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada masyarakat luas. Festival ini menampilkan berbagai atraksi budaya seperti pertunjukan seni, permainan tradisional, kuliner khas, serta parade budaya yang menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan lokal maupun domestik. (2) ketertarikan pengunjung terhadap terselenggaranya FBIM cukup tinggi, yang dipengaruhi oleh keunikan budaya lokal serta nilai-nilai edukatif yang disampaikan melalui festival tersebut. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam hal promosi dan inovasi penyelenggaraan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku pariwisata sangat diperlukan untuk mendorong FBIM menjadi ikon pariwisata budaya berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Kata Kunci: Festival Budaya Isen Mulang, Daya Tarik Wisata

PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPAS TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VB DI SDN-1 KERENG BANGKIRAI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ulandari Novi Wulandari. 2025. Penerapan Proplem Based Learning Dalam pembelajaran IPAS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di SDN-1 Kereng Bingkirai Skripsi Srata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M. A dan pembimbing II Ibu Putu Cory Candra Yhani S. Pd., M. Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami peran guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS di SDN-1 Kereng Bangkirai. Teori yang digunakan dalam analisis adalah teori Behavioristik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, berlokasi SDN-1 Kereng Bangkirai., dan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Subjek penelitian adalah Guru Kelas V, siswa kelas V, dan Kepala Sekolah SDN-1 Kereng Bangkirai.. Jenis metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan model (observasi, wawancara, dokumentasi). Metode adalah membahas suatu proses atau objek, tujuannya adalah untuk merasakan dan memahami pengatahuan suatu fenomena tertentu berdasarkan pengatahuan dan gagasan yang telah diketahui sebelumnya, sehingga diperoleh informasi yang diperlukan untuk penelitian. Pendekatan ini jelas memudahkan analisis, memperjelas pemahaman subjek, dan memberikan nilai objektivitas sekaligus membatasi bidang kajian oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk melakukan Penelitian. H Hasil penelitian menujukan (1) peran guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu berperan sebagai motivator, fasilitator, administrator dan evaluator. (2) Hambatan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis meliputi karakter siswa, kurangnya keaktifan belajar, sopan santun, dan konsentrasi belajar, serta faktor internal seperti kesehatan, minat belajar, dan kemampuan siswa, serta faktor eksternal seperti keluarga, masyarakat, dan lingkungan. (3) Upaya guru kelas V dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa termasuk memberikan tes kemampuan berpikir kritis dan memberikan reward/hadiah.

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Type Jigsaw Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Palangka

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Novita Sahfitri. 2025. Serlis Rusandi, M.Pd., Putu Cory Candra Yhani, S.Pd, M.Pd. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Type Jigsaw Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Palangka. Skripsi ini mengkaji tentang Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Type Jigsaw Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Palangka. Hal tersebut didasari fenomena rendahnya hasil belajar IPAS siswa, yang diduga disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang dikaji yakni: 1) Bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw terhadap hasil belajar siswa?, 2) Apakah ada perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran cooperatif type jigsaw?. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan dapat memberikan gambaran mengenai pengaruh dari model pembelajaran cooperatif type jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Teori yang digunakan untuk mengkaji rumusan masalah adalah Teori Konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen. Bentuk desain yang digunakan adalah Quasi Experiment Design dengan jenis One-Group Pretest-Postest Quasi-Experimental Design. Untuk pengambilan sampel dari seluruh siswa kelas IVB berjumlah 15 orang. Pengumpulan data menggunakan tes tertulis (essay) dan observasi keaktifan siswa, yang dilakkukan sebelum dan sedudah penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran cooperatif type jigsaw di kelas IVB SD Negeri 4 Palangka bekerja efektif terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari analisis data dengan uji N-Gain dan uji T-Test. Hasil uji N-Gain Score yaitu nilai rata-rata (mean) sebesar 0,6218, yang berarti menunjukkan bahwa efektivitas penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw termasuk dalam kategori sedang. Kemudian, pada N-Gain Presentase sebesar 62.18%, yang menunjukkan bahwa hasilnya cukup efektif. Selain itu, pada hasil uji Paired Samples T-Test menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest setelah penerapan model cooperatif type jigsaw dengan Sig. (2 -tailed) sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw pada mata pelajaran IPAS terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 4 Palangka.

Penerapan Problem Based Learning dalam Pembelajaran IPAS terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas Vb di SDN-1 Kereng Bangkirai

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ulandari Novi Wulandari. 2025. Penerapan Proplem Based Learning Dalam pembelajaran IPAS terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di SDN-1 Kereng Bingkirai Skripsi Srata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M. A dan pembimbing II Ibu Putu Cory Candra Yhani S. Pd., M. Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami peran guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPAS di SDN-1 Kereng Bangkirai. Teori yang digunakan dalam analisis adalah teori Behavioristik. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, berlokasi SDN-1 Kereng Bangkirai., dan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Subjek penelitian adalah Guru Kelas V, siswa kelas V, dan Kepala Sekolah SDN-1 Kereng Bangkirai.. Jenis metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan model (observasi, wawancara, dokumentasi). Metode adalah membahas suatu proses atau objek, tujuannya adalah untuk merasakan dan memahami pengatahuan suatu fenomena tertentu berdasarkan pengatahuan dan gagasan yang telah diketahui sebelumnya, sehingga diperoleh informasi yang diperlukan untuk penelitian. Pendekatan ini jelas memudahkan analisis, memperjelas pemahaman subjek, dan memberikan nilai objektivitas sekaligus membatasi bidang kajian oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk melakukan Penelitian. H Hasil penelitian menujukan (1) peran guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa yaitu berperan sebagai motivator, fasilitator, administrator dan evaluator. (2) Hambatan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis meliputi karakter siswa, kurangnya keaktifan belajar, sopan santun, dan konsentrasi belajar, serta faktor internal seperti kesehatan, minat belajar, dan kemampuan siswa, serta faktor eksternal seperti keluarga, masyarakat, dan lingkungan. (3) Upaya guru kelas V dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa termasuk memberikan tes kemampuan berpikir kritis dan memberikan reward/hadiah.

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Type Jigsaw pada Mata Pelajaran IPAS terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Palangka

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Novita Sahfitri. 2025. Serlis Rusandi, M.Pd., Putu Cory Candra Yhani, S.Pd, M.Pd Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Cooperatif Type Jigsaw Pada Mata Pelajaran IPAS Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Palangka. Penalitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran cooperatif type jigsaw pada mata pelajaran IPAS terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 4 Palangka. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian adalah rendahnya hasil belajar IPAS siswa, yang diduga disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah yang dikaji yakni: 1) Bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw terhadap hasil belajar siswa?, 2) Apakah ada perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran cooperatif type jigsaw?. Teori yang digunakan untuk mengkaji rumusan masalah adalah Teori Konstruktivisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen. Bentuk desain yang digunakan adalah Quasi Experiment Design dengan jenis One-Group Pretest-Postest Quasi-Experimental Design. Untuk pengambilan sampel dari seluruh siswa kelas IVB berjumlah 15 orang. Pengumpulan data menggunakan tes tertulis (essay) dan observasi keaktifan siswa, yang dilakkukan sebelum dan sedudah penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran cooperatif type jigsaw di kelas IVB SD Negeri 4 Palangka bekerja efektif terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari analisis data dengan uji N-Gain dan uji T-Test. Hasil uji N-Gain Score yaitu nilai rata-rata (mean) sebesar 0,6218, yang berarti menunjukkan bahwa efektivitas penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw termasuk dalam kategori sedang. Kemudian, pada N-Gain Presentase sebesar 62.18%, yang menunjukkan bahwa hasilnya cukup efektif. Selain itu, pada hasil uji Paired Samples T-Test menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest setelah penerapan model cooperatif type jigsaw dengan Sig. (2 -tailed) sebesar 0,000, yang berarti terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran cooperatif type jigsaw pada mata pelajaran IPAS terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 4 Palangka.

Festival Budaya Isen Mulang sebagai Daya Tarik Pariwisata di Kota Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Febriana Resti Novi Afianty : (2025) Festival Budaya Isen Mulang Sebagai Daya Tarik Pariwisata Di Kota Palangka Raya (pembimbing I Dr. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si, dan pembimbing II Dr. A.A Gede Wiranata, S.Ag., M.Ag). Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan dipusatkan di Kota Palangka Raya sebagai sarana pelestarian budaya Dayak sekaligus daya tarik wisata. Atas asumsi tersebut maka penelitian ini mengangkat (2) rumusan masalah yaitu : (1) Bagaimana pengembangan potensi pariwisata melalui Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Kota Palangka Raya, (2) Bagaimana ketertarikan pengunjung terhadap terselenggaranya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) di Kota Palangka Raya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Sedangkan metode analisisnya menggunakan (1) Teori Pengembangan Pariwisata (2) Teori Pariwisata. Subjek penelitian ini adalah mulai dari : Kepala Bidang Kesenian, Tradisi, dan Warisan Budaya, pelaku seni ,budayawan, wisatawan. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) pengembangan potensi pariwisata melalui FBIM memiliki peran strategis dalam pengembangan potensi pariwisata budaya, terutama dalam memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada masyarakat luas. Festival ini menampilkan berbagai atraksi budaya seperti pertunjukan seni, permainan tradisional, kuliner khas, serta parade budaya yang menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan lokal maupun domestik. (2) ketertarikan pengunjung terhadap terselenggaranya FBIM cukup tinggi, yang dipengaruhi oleh keunikan budaya lokal serta nilai-nilai edukatif yang disampaikan melalui festival tersebut. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam hal promosi dan inovasi penyelenggaraan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku pariwisata sangat diperlukan untuk mendorong FBIM menjadi ikon pariwisata budaya berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Kata Kunci: Festival Budaya Isen Mulang, Daya Tarik Wisata

Penerapan Metode Quantum Reading dalam Meningkatkan Minat Baca dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Tumbang Karuei Kabupaten Katingan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah dengan penerapan metode Quantum Reading dapat meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tumbang Karuei Kabupaten Katingan. Permasalahan yang terjadi pada siswa kelas IV adalah rendahnya minat membaca dan hasil belajar siswa belum mencapai ketuntasan minimal (KKM). Rumusan masalah yang dikaji 1) bagaimana Penerapan Metode Quantum Reading dalam meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tumbang Kabupaten Katingan?. Rumusan masalah tersebut dikaji dengan teori Kognitivisme. Metode Quantum Reading merupakan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca secara efektif dan efisien, dengan mengedepankan teknik-teknik stimulasi otak yang dapat mempercepat pemahaman dan retensi informasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah 7 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan sebagai berikut: a). Observasi b). Angket, c). Tes. d). Penilaian aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Quantum Reading dapat meningkatkan minat baca siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan partisipasi aktif selama proses pembelajaran dan keberhasilan siswa dalam mencapai nilai lebih tinggi pada tes hasil belajar. Hasil observasi pada proses pembelajaran pratindakan, siklus I dan siklus II menunjukkan minat membaca siswa mengalami peningkatan pada rata-rata nilai akhir hasiul belajar siswa, yaitu pratindakan 54, siklus I dengan nilai 62 dan pada siklus II dengan nilai 81. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar metode Quantum Reading diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.

Dampak Kreativitas Guru Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Terhadap Materi Pembelajaran Agama Hindu di SMA Negeri 1 Cempaga Hulu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak: Upaya Guru merupakan komponen terpenting ketika mengadakan kegiatan proses belajar mengajar disekolah. Walaupun demikian, guru merupakan sosok ditiru, dan diteladani baik dari segi pengetahuan maupun kepribadian. Oleh karena itu, seorang guru sangat berhati-hati dalam bertutur kata dan bertingkah laku baik diluar sekolah maupun dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, upaya guru sangat penting dalam hal membangun imajinasi anak sehingga dapat menghasilkan suatu karya yang bagus. Guru perlu mengembangkan kreativitasnya sebagai upaya pembaharuan pembelajaran disekolah, seorang guru diharuskan mempunyai pandangan atau pendapat yang positif terhadap bagaimana menciptakan situasi dan kondisi belajar yang diharapkan karena operasional gurulah yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran disekolah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengungkapkan bagaimana upaya guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran agama Hindu. Kreativitas guru sangat diperlukan dalam suatu proses pembelajaran guna upaya kreatif guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran agama Hindu. Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait kreativitas guru dalam upaya kreatif guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran agama Hindu. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan guru dan siswa agama Hindu kelas XII, daya yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi terhadap upaya guru disana, guru telah melaksanakan perannya seperti peran sebagai sumber belajar yaitu guru sudah mempersiapkan rencana pembelajaran dan media yang akan digunakan, selanjutnya peran sebagai pengelola yaitu guru menggunakan metode pembelajaran yang berbeda ketika dikelas dan diluar kelas, peran guru sebagai fasilitator yaitu telah memberikan sarana dan prasarana seperti: 1) Merencanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan tema, 2) Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, 3) Memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan, 4) Membagikan alat dan bahan, 5) Mengamati proses kegiatan pembelajaran, dan 6) Menilai perkembangan siswa.

Penerapan Metode Quantum Reading dalam Meningkatkan Minat Baca dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Tumbang Karuei Kabupaten Katingan

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji apakah dengan penerapan metode Quantum Reading dapat meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tumbang Karuei Kabupaten Katingan. Permasalahan yang terjadi pada siswa kelas IV adalah rendahnya minat membaca dan hasil belajar siswa belum mencapai ketuntasan minimal (KKM). Rumusan masalah yang dikaji 1) bagaimana Penerapan Metode Quantum Reading dalam meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas IV SDN Tumbang Kabupaten Katingan?. Rumusan masalah tersebut dikaji dengan teori Kognitivisme. Metode Quantum Reading merupakan pendekatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan membaca secara efektif dan efisien, dengan mengedepankan teknik-teknik stimulasi otak yang dapat mempercepat pemahaman dan retensi informasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian adalah 7 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan sebagai berikut: a). Observasi b). Angket, c). Tes. d). Penilaian aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Quantum Reading dapat meningkatkan minat baca siswa yang ditunjukkan dengan peningkatan partisipasi aktif selama proses pembelajaran dan keberhasilan siswa dalam mencapai nilai lebih tinggi pada tes hasil belajar. Hasil observasi pada proses pembelajaran pratindakan, siklus I dan siklus II menunjukkan minat membaca siswa mengalami peningkatan pada rata-rata nilai akhir hasiul belajar siswa, yaitu pratindakan 54, siklus I dengan nilai 62 dan pada siklus II dengan nilai 81. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar metode Quantum Reading diterapkan secara lebih luas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.

Dampak Kreativitas Guru dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Materi Pembelajaran Agama Hindu di SMA Negeri 1 Cempaga Hulu Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak: Upaya Guru merupakan komponen terpenting ketika mengadakan kegiatan proses belajar mengajar disekolah. Walaupun demikian, guru merupakan sosok ditiru, dan diteladani baik dari segi pengetahuan maupun kepribadian. Oleh karena itu, seorang guru sangat berhati-hati dalam bertutur kata dan bertingkah laku baik diluar sekolah maupun dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, upaya guru sangat penting dalam hal membangun imajinasi anak sehingga dapat menghasilkan suatu karya yang bagus. Guru perlu mengembangkan kreativitasnya sebagai upaya pembaharuan pembelajaran disekolah, seorang guru diharuskan mempunyai pandangan atau pendapat yang positif terhadap bagaimana menciptakan situasi dan kondisi belajar yang diharapkan karena operasional gurulah yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran disekolah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengungkapkan bagaimana upaya guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran agama Hindu. Kreativitas guru sangat diperlukan dalam suatu proses pembelajaran guna upaya kreatif guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran agama Hindu. Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait kreativitas guru dalam upaya kreatif guru pendidikan agama Hindu dalam pembelajaran agama Hindu. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan guru dan siswa agama Hindu kelas XII, daya yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi terhadap upaya guru disana, guru telah melaksanakan perannya seperti peran sebagai sumber belajar yaitu guru sudah mempersiapkan rencana pembelajaran dan media yang akan digunakan, selanjutnya peran sebagai pengelola yaitu guru menggunakan metode pembelajaran yang berbeda ketika dikelas dan diluar kelas, peran guru sebagai fasilitator yaitu telah memberikan sarana dan prasarana seperti: 1) Merencanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan tema, 2) Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, 3) Memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan, 4) Membagikan alat dan bahan, 5) Mengamati proses kegiatan pembelajaran, dan 6) Menilai perkembangan siswa.

LITERASI MEDIA DIGITAL DAN KOMPETENSI PENULISAN BERITA

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Mengambarkan tentang perkembangan literasi media digital yang mana mendukung salah satu program kominfo untuk membiasakan literasi digital, selain itu buku ini memberikan gambaran untuk melihat bagaimana kompetensi yang seharunsya dimiliki oleh mahasiswa dalam melakukan penulisan mahasiswa jurnalistik guna perbaikan bagi stake holder dalam meningkatkan kemampuan penulisan berita.

Literasi Digital dan Kekuatan Media Sosial: Transformasi Sosial, Budaya, Ekonomi dan Pendidikan

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini mendiskusikan tentang dinamika literasi digital sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan milenial saat ini, terlebih lagi literasi digital saat ini memiliki peran utama dalam memberikan wawasan yang disebarluaskan melalui media sosial. Jika generasi milenial tidak bijak dalam bermedsos, maka akan terjebak dalam hegemoni hedonis yang akhirnya masa depan menjadi taruhannya. Oleh karena itu dalam diskusi yang ditulis dalam buku ini membahas berbagai hal yang dikemas dalam ruang lingkup sosial, budaya, ekonimi dan pendidikan.

Penyuluh Agama Hindu Dalam Meningkatkan Pembinaan Generasi Muda Hindu Melalui Penggunaan Media Sosial Di Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Novi Olfianie (2023) Penyuluh Agama Hindu Dalam Meningkatkan Pembinaan Generasi Muda Hindu Melalui Penggunaan Media Sosial Di Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan Pembimbing I, Handoko, S.Ag., M.Si Pembimbing II, Sulandra, S.Pi., M.Si Media sosial merubah cara berkomunikasi dalam masyarakat saat ini. Komunikasi tidak lagi terbatas jarak, waktu, dan ruang, serta bisa terjadi dimana saja, dan kapan saja. Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah (1) bagaimana strategi Penyuluh Agama Hindu menyampaikan informasi melalui media sosial (2) apa kendala Penyuluh Agama Hindu menyampaikan melalui penggunaan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah (1) pengumpuln data (2) reduksi data (3) penyajian data (4) verifikasi atau kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori uses and gratification dan teori uses and effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyuluh dalam menyampaikan informasi melalui media sosial dengan membuat grup atau komunitas di media sosial dan penyampaian informasi yang dilakukan dalam bentuk teks atau kata-kata, dan penyampaian informasi mengenai ajaran agama Hindu berupa postingan vidio dan foto atau gambar yang kemudian foto tersebut diberikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami. Adapun media sosial yang digunakan yaitu facebook, whatsApp, dan instagram. Sedangkan kendala penyuluh menyampaikan informasi melalui media sosial sebab keterbatasan penyuluh dalam mengoperasikan media sosial sehingga penyampaian informasi yang dilakukan hanya berupa teks atau kata-kata, dan dalam bentuk foto yang diberikan penjelasan. Selain itu pula yang juga menjadi kendala yaitu tidak adanya orang yang dapat membantu mengelola media sosial tersebut secara penuh.

STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN DI PASRAMAN PARAWEI DESA PETAK BAHANDANG KECAMATAN KURUN KABUPATEN GUNUNG MAS

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Nina Novi Irawan, 2023. Strategi Guru Pembelajaran Di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Skripsi, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : I Made Paramarta, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II : Hendri, S.Ag.,M.Si Pasraman Parawei merupakan wadah bagi siswa untuk mendalami ajaran agama secara non formal. Namun fenomena yang terjadi di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas, terdapat kurangnya semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran setiap hari minggu di Pasraman tersebut. Kurangnya minat siswa dalam pelaksanaan pembelajaran di Pasraman dikarenakan media pembelajaran yang digunakan hanya buku dan dengan fasilitas seadanya saja tanpa ada fasilitas pendukung lainnya. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk Mengetahui Bagaimanakah Strategi Guru Dalam Pembelajaran di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. 2) Untuk Mengetahui apa saja kendala dalam Pembelajaran di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: teorikonstruktivisme, teori kendala da teori strategi. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari Ketua Pasraman, guru Pasraman dan siswa Pasraman. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukkan: 1) Strategi pembelajaran yang dilakukan guru Pasraman Parawei dilakukan dengan berbagai macam strategi yakni dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktek. 2) Kendala yang dihadapi guru agama Hindu dalam proses pembelajaran di Pasraman Parawei ialah karena kurangnya sarana dan prasana penunjang proses pembelajaran. Kurangnya minat siswa untuk belajar di Pasraman merupakan kendala lain yang dihadapi guru di Pasraman Parawei.

Strategi Guru dalam Pembelajaran di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nina Novi Irawan, 2023. Strategi Guru Pembelajaran Di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Skripsi, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : I Made Paramarta, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II : Hendri, S.Ag.,M.Si Pasraman Parawei merupakan wadah bagi siswa untuk mendalami ajaran agama secara non formal. Namun fenomena yang terjadi di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas, terdapat kurangnya semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran setiap hari minggu di Pasraman tersebut. Kurangnya minat siswa dalam pelaksanaan pembelajaran di Pasraman dikarenakan media pembelajaran yang digunakan hanya buku dan dengan fasilitas seadanya saja tanpa ada fasilitas pendukung lainnya. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk Mengetahui Bagaimanakah Strategi Guru Dalam Pembelajaran di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. 2) Untuk Mengetahui apa saja kendala dalam Pembelajaran di Pasraman Parawei Desa Petak Bahandang Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: teorikonstruktivisme, teori kendala da teori strategi. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari Ketua Pasraman, guru Pasraman dan siswa Pasraman. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukkan: 1) Strategi pembelajaran yang dilakukan guru Pasraman Parawei dilakukan dengan berbagai macam strategi yakni dengan metode ceramah, tanya jawab, dan praktek. 2) Kendala yang dihadapi guru agama Hindu dalam proses pembelajaran di Pasraman Parawei ialah karena kurangnya sarana dan prasana penunjang proses pembelajaran. Kurangnya minat siswa untuk belajar di Pasraman merupakan kendala lain yang dihadapi guru di Pasraman Parawei.

Penyuluh Agama Hindu Dalam Meningkatkan Pembinaan Generasi Muda Hindu Melalui Penggunaan Media Sosial Di Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Novi Olfianie (2023) Penyuluh Agama Hindu Dalam Meningkatkan Pembinaan Generasi Muda Hindu Melalui Penggunaan Media Sosial Di Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan Pembimbing I, Handoko, S.Ag., M.Si Pembimbing II, Sulandra, S.Pi., M.Si Media sosial merubah cara berkomunikasi dalam masyarakat saat ini. Komunikasi tidak lagi terbatas jarak, waktu, dan ruang, serta bisa terjadi dimana saja, dan kapan saja. Pada penelitian ini yang menjadi permasalahan adalah (1) bagaimana strategi Penyuluh Agama Hindu menyampaikan informasi melalui media sosial (2) apa kendala Penyuluh Agama Hindu menyampaikan melalui penggunaan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah (1) pengumpuln data (2) reduksi data (3) penyajian data (4) verifikasi atau kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori uses and gratification dan teori uses and effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyuluh dalam menyampaikan informasi melalui media sosial dengan membuat grup atau komunitas di media sosial dan penyampaian informasi yang dilakukan dalam bentuk teks atau kata-kata, dan penyampaian informasi mengenai ajaran agama Hindu berupa postingan vidio dan foto atau gambar yang kemudian foto tersebut diberikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami. Adapun media sosial yang digunakan yaitu facebook, whatsApp, dan instagram. Sedangkan kendala penyuluh menyampaikan informasi melalui media sosial sebab keterbatasan penyuluh dalam mengoperasikan media sosial sehingga penyampaian informasi yang dilakukan hanya berupa teks atau kata-kata, dan dalam bentuk foto yang diberikan penjelasan. Selain itu pula yang juga menjadi kendala yaitu tidak adanya orang yang dapat membantu mengelola media sosial tersebut secara penuh.

Strategi Pengelolaan Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling Dalam Meningkatkan Minat Pengunjung Di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

SINDI NOVIANTI, 2023: Strategi Pengelolaan Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling dalam Meningkatkan Minat Pengunjung di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Pembimbing I: Dr. Kadek Sukiada, S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II: I Made Darsana, S.Pd., M.Pd Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling termasuk tipe ekosistem hutan hujan tropika dataran rendah atau hutan rawa. Berdasarkan permasalahan latar belakang penelitian ini yaitu (1) Bagaimana strategi pengelolaan Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling dalam meningkatkan minat pengunjung di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah, (2) Bagaimana kendala pengelolaan Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling dalam meningkatkan minat pengunjung di Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini adalah; (1) Teori Pariwisata, (2) Teori Manajemen. Subjek penelitian ini adalah Pengelola Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling, Lurah Banturung, Pengunjung dan Masyarakat. Hasil penelitian ini adalah; (1) Strategi pengelolaan yang dilakukan pihak pengelola adalah memberikan kualitas pelayanan yang baik, melakukan promosi wisata melalui media sosial dan kegiatan seperti Bike To Nature TWA Bukit Tangkiling yang berhubungan dengan banyak orang sehingga wisatawan mengetahui dan mengenal Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling, (2) Kendala pengelolaan Taman Wisata Alam Bukit Tangkiling terbatasnya anggaran dana dalam pengelolaan sehingga mempengaruhi kelengkapan fasilitas dan sarana prasarana. Kata kunci: Pengelolaan, Taman Wisata Alam, Bukit Tangkiling