2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mala. 2025, Peran mantir adat dalam penerapan Pasal 12 Hukum Adat Dayak terhadap perkawinan Sala Hurut di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Skripsi Srata Satu, Prodi Hukum Adat Fakultas Dharma Sastra Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing 1 Mariatic S.Ag.M.Si, dan Pembimbing II Ririn Kurniasi.SH..MH. Penelitian ini membahas tentang peran mantir adat dalam penerapan Pasal 12 Hukum Adat Dayak terhadap kasus perkawinan Sala Hurui di Desa Tumbang Panggo, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami isi dan makna Pasal 12 Hukum Adat Dayak berkaitan dengan Sala Hurui dalam konteks perkawinan adat, menganalisis peran mantir adat dalam menangani kasus Sala Hurui, serta mengevaluasi efektivitas penerapan hukum adat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 12 Hukum Adat Dayak memuat ketentuan adat mengenai larangan dan sanksi terhadap tindakan Sala Hurui, yaitu pelanggaran aturan adat dalam proses perkawinan. Mantir adat berperan penting sebagai penegak hukum adat, mediator antara pihak-pihak yang berselisih, serta pengambil keputusan dalam musyawarah adat. Penerapan hukum adat oleh mantir adat dinilai cukup efektif dalam menyelesaikan kasus Sala Hurui, karena mampu menciptakan kesepakatan dan pemulihan hubungan sosial di lingkungan masyarakat. Namun demikian, efektivitas ini masih dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kesadaran masyarakat terhadap hukum adat, perkembangan zaman, serta pengaruh hukum formal dari negara.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Ni Made Santi Nirmalawati, 2025. Pengaruh Penggunaan Quizizz Terhadap Minat Belajar Siswa Di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pembimbing (I) Dr. I Putu Widiyanto, M.Pd.H Pembimbing (II) I Made Pustikayasa, ST, M.Pd Pada era digital, teknologi berkembang sangat pesat sehingga diharapkan para pendidik dapat mengikuti perkembangan zaman ini dan dapat mengaplikasikannya dalam dunia pendidikan, termasuk dalam metode evaluasi atau asesmen pembelajaran agar dapat meningkatkan minat belajar, serta tidak terkesan jenuh dan monoton. Namun, banyak guru yang masih terus menggunakan metode penilaian konvensional, seperti penilaian tertulis di atas kertas, yang sering membuat siswa bosan dan tegang. Hal ini dapat berpengaruh terhadap minat belajar siswa yang dapat cenderung menurun. Sebaliknya, penggunaan telepon genggam dikalangan siswa sudah cukup tinggi, sehingga diperlukan inovasi baru dalam evaluasi pembelajaran melalui teknologi. Quizizz adalah platform berbasis game yang dapat menjadi solusi melalui fitur interaktif yang menyenangkan dan interaktif. Salah satu guru di SDN 1 Menteng memanfaatkan Quizizz sebagai media asesmen/evaluasi dalam pembelajaran, dan dapat dilihat bagaimana antusias siswa saat mengerjakan soal melalui Quizizz. Namun, masih sedikit penelitian yang mempelajari dampaknya terhadap minat belajar siswa, terutama di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana pengaruh penggunaan Quizizz terhadap minat belajar siswa di SDN 1 Menteng kota Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif survei dengan teknik analisis deskriptif. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner pada 24 responden. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dari 24 siswa, terdapat mayoritas siswa yaitu dengan frekuensi 14 responden (58,33%) berada dalam kategori sangat tinggi, kemudian 9 responden (37,5%) berada pada kategori tinggi, 1 responden (4,17%) pada kategori cukup, dan tidak ditemukan siswa dengan minat belajar pada kategori rendah, serta nilai rata-rata 40 dengan 83,33% yang dimana masuk dalam kategori sangat tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa Quizizz berpengaruh positif dan sangat tinggi terhadap minat belajar siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ni Made Santi Nirmalawati, 2025. Pengaruh Penggunaan Quizizz Terhadap Minat Belajar Siswa Di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pembimbing (I) Dr. I Putu Widiyanto, M.Pd.H Pembimbing (II) I Made Pustikayasa, ST, M.Pd Quizizz adalah salah satu platform berbasis game yang dapat menjadi solusi dalam meningkatkan minat belajar siswa melalui fitur interaktif yang menyenangkan dan interaktif. Namun, masih sedikit penelitian yang membahas pengaruh atau dampaknya terhadap minat belajar siswa, terutama di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pengaruh penggunaan Quizizz terhadap minat belajar siswa di SDN 1 Menteng kota Palangka Raya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif survei dengan teknik analisis deskriptif. Penelitian dilakukan di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V A yang berjumlah 24 siswa. Instrumen penelitian berupa angket (kuesioner) yang dikembangkan berdasarkan indikator minat belajar, dengan kategori sangat tinggi, tinggi, cukup dan rendah. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner pada responden. Hasil deskriptif statistik penelitian ini mengungkapkan bahwa dari 16 pernyataan terdapat 12 pernyataan yang valid dengan 24 siswa, didapatkan hasil nilai terkecilnya adalah 26, terbesar 46, total jumlah nya 950, rata-rata nya 39,58 dan deviasi standarnya yaitu 5,132. Berdasarkan data tersebut, sehingga klasifikasi kategorinya adalah terdapat mayoritas siswa yaitu dengan frekuensi 14 responden (58,33%) berada dalam kategori sangat tinggi, kemudian 9 responden (37,5%) berada pada kategori tinggi, 1 responden (4,17%) pada kategori cukup, dan tidak ditemukan siswa dengan minat belajar pada kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa Quizizz berpengaruh positif dan sangat tinggi terhadap minat belajar siswa di SDN 1 Menteng Kota Palangka Raya.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mala. 2025, Peran mantir adat dalam penerapan Pasal 12 Hukum Adat Dayak terhadap perkawinan Sala Hurut di Desa Tumbang Panggo Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. Skripsi Srata Satu, Prodi Hukum Adat Fakultas Dharma Sastra Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing 1 Mariatic S.Ag.M.Si, dan Pembimbing II Ririn Kurniasi.SH..MH. Penelitian ini membahas tentang peran mantir adat dalam penerapan Pasal 12 Hukum Adat Dayak terhadap kasus perkawinan Sala Hurui di Desa Tumbang Panggo, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami isi dan makna Pasal 12 Hukum Adat Dayak berkaitan dengan Sala Hurui dalam konteks perkawinan adat, menganalisis peran mantir adat dalam menangani kasus Sala Hurui, serta mengevaluasi efektivitas penerapan hukum adat dalam menyelesaikan permasalahan tersebut di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasal 12 Hukum Adat Dayak memuat ketentuan adat mengenai larangan dan sanksi terhadap tindakan Sala Hurui, yaitu pelanggaran aturan adat dalam proses perkawinan. Mantir adat berperan penting sebagai penegak hukum adat, mediator antara pihak-pihak yang berselisih, serta pengambil keputusan dalam musyawarah adat. Penerapan hukum adat oleh mantir adat dinilai cukup efektif dalam menyelesaikan kasus Sala Hurui, karena mampu menciptakan kesepakatan dan pemulihan hubungan sosial di lingkungan masyarakat. Namun demikian, efektivitas ini masih dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kesadaran masyarakat terhadap hukum adat, perkembangan zaman, serta pengaruh hukum formal dari negara.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
PUTRI KAMALA SARI, 2022 : Ritual Perkawinan Pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas (Perspektif Hukum Agama Hindu). Pembimbing I Mariatie, S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II Dra. Ni Made Ratini M.Si. Ritual perkawinan merupakan ritual suci yang dilaksanakan oleh setiap pasangan yang ingin membentuk rumah tangga. Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan juga melaksanakan ritual perkawinan ketika akan membangun kehidupan berumah tangga. Adapun masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana proses pelaksanaan ritual perkawinan, apakah makna/symbol sarana ritual perkawinan dan bagaimana syahnya ritual perkawinan pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan ritual perkawinan, makna/simbol sarana dan syahnya ritual perkawinan pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas (Perspektif Hukum Agama Hindu). Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Teori Religi, Teori Simbol dan Teori Pluralisme Hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berlokasi di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Jenis data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data yaitu Sumber data primer dan sumber data sekunder. Sedangkan instrumen penelitian yaitu peneliti itu sendiri. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumen dan studi kepustakaan sedangkan teknik analisa data mulai dari Pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Adapun hasil dari penelitian ini menunujukan bahwa: 1) Proses pelaksanaan ritual perkawinan pada masyarakat Hindu Kaharingan di desa Tumbang Kuayan yaitu melalui beberapa tahap yang terdiri dari Manyaki Rambat, Panganten Haguet/Panganten Mandai, Haluang Hapelek dan Manyaki Penganten (pemberkatan). Selanjutnya setelah pelaksanaan ritual perkawinan selesai tahap selanjutnya yaitu maruah pali (penganten mengakhiri pantangan) dan pakaja manantu. 2) Makna/simbol sarana ritual perkawinan tersebut yaitu menetralisir hal-hal buruk yang bisa menimpa kehidupan kedua mempelai. Makna/simbol lainnya yaitu bukti kesiapan mempelai laki-laki mengambil mempelai perempuan sebagai pendamping hidupnya dan mengambil keluarga perempuan sebagai keluarganya sendiri dan juga bukti janji kedua mempelai dihadapan Ranying Hatalla Langit, Leluhur dan seluruh keluarga maupun tamu undangan bahwa mereka berdua akan membangun rumah tangga sehidup semati sampai maut memisahkan, dengan harapan dalam kehidupan rumah tangga memperoleh kehidupan yang bahagia, damai, sejahtera dan selalu dilancarkan rejeki. 3) Syahnya ritual perkawinan menurut masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan yaitu wajib dilaksanakan hasaki hapalas (pemberkatan) dan dibuktikan dengan Surat Kawin.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PUTRI KAMALA SARI, 2022 : Ritual Perkawinan Pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas (Perspektif Hukum Agama Hindu). Pembimbing I Mariatie, S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II Dra. Ni Made Ratini M.Si. Ritual perkawinan merupakan ritual suci yang dilaksanakan oleh setiap pasangan yang ingin membentuk rumah tangga. Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan juga melaksanakan ritual perkawinan ketika akan membangun kehidupan berumah tangga. Adapun masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana proses pelaksanaan ritual perkawinan, apakah makna/symbol sarana ritual perkawinan dan bagaimana syahnya ritual perkawinan pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan ritual perkawinan, makna/simbol sarana dan syahnya ritual perkawinan pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas (Perspektif Hukum Agama Hindu). Teori yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Teori Religi, Teori Simbol dan Teori Pluralisme Hukum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berlokasi di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Jenis data yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Sumber data yaitu Sumber data primer dan sumber data sekunder. Sedangkan instrumen penelitian yaitu peneliti itu sendiri. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumen dan studi kepustakaan sedangkan teknik analisa data mulai dari Pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Adapun hasil dari penelitian ini menunujukan bahwa: 1) Proses pelaksanaan ritual perkawinan pada masyarakat Hindu Kaharingan di desa Tumbang Kuayan yaitu melalui beberapa tahap yang terdiri dari Manyaki Rambat, Panganten Haguet/Panganten Mandai, Haluang Hapelek dan Manyaki Penganten (pemberkatan). Selanjutnya setelah pelaksanaan ritual perkawinan selesai tahap selanjutnya yaitu maruah pali (penganten mengakhiri pantangan) dan pakaja manantu. 2) Makna/simbol sarana ritual perkawinan tersebut yaitu menetralisir hal-hal buruk yang bisa menimpa kehidupan kedua mempelai. Makna/simbol lainnya yaitu bukti kesiapan mempelai laki-laki mengambil mempelai perempuan sebagai pendamping hidupnya dan mengambil keluarga perempuan sebagai keluarganya sendiri dan juga bukti janji kedua mempelai dihadapan Ranying Hatalla Langit, Leluhur dan seluruh keluarga maupun tamu undangan bahwa mereka berdua akan membangun rumah tangga sehidup semati sampai maut memisahkan, dengan harapan dalam kehidupan rumah tangga memperoleh kehidupan yang bahagia, damai, sejahtera dan selalu dilancarkan rejeki. 3) Syahnya ritual perkawinan menurut masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan yaitu wajib dilaksanakan hasaki hapalas (pemberkatan) dan dibuktikan dengan Surat Kawin.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam tatanan sosial yang luar biasa kompleks ini, terpendam pula ragam potensi masalah yang tak kunjung usai. Jika tak disaring, dapat mempengaruhi sikap individu ke arah destruktif, membuatnya menjadi sesuatu yang tidak terkontrol, menyelewengkan nilai dan norma masyarakat, hingga menyebabkan ketidakstabilan sosial. Imbasnya dapat mempengaruhi kesehatan psikologi seseorang, membuatnya berbeda secara watak dan kepribadian dengan mayoritas individu secara umum. Itu mengapa, kajian dan pendekatan psikologi amat signifikan dan bermakna besar dalam dunia modern berjuta masalah ini. Buku di tangan Pembaca sekarang merupakan sebuah usaha untuk mengisi peran itu. Karya yang diinisiasi Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Maluku Utara ini adalah bunga rampai berisi 15 judul tulisan dengan berbagai isu dan permasalahan sosial yang begitu dekat dengan hidup kita. Tema-temanya menyangkut bullying, masa transisi remaja, gender, kekerasan dalam pacaran, self awareness, candu internet, perilaku berjudi, dan beberapa lain. Pun, lewat beberapa bagian tulisannya, buku ini juga mengangkat kekhasan budaya daerah Maluku Utara yang unik, dinamis, dan penting untuk diketahui khalayak luas.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran terpadu merupakan suatu pendekatan dalam pembelajaran yang secara sengaja mengaitkan beberapa aspek baik dalam intra mata pelajaran maupun antar mata pelajaran. Dengan adanya pemaduan itu peserta didik akan memeroleh pengetahuan dan keterampilan secara utuh sehingga pembelajaran menjadi bermakna bagi peserta didik. Bermakna di sini memberikan arti bahwa pada pembelajaran terpadu, peserta didik akan dapat memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan nyata yang menghubungkan antar konsep dalam intra mata pelajaran maupun antar mata pelajaran. Pembelajaran terpadu merupakan pendekatan pembelajaran yang memperhatikan dan menyesuaikan dengan tingkat perkembangan anak didik (Developmentally Appropriate Practical). Pendekatan yang berangkat dari teori pembelajaran yang menolak drill-system sebagai dasar pembentukan pengetahuan dan struktur intelektual anak. Pembelajaran terpadu menjadi roh pelaksanaan kurikulum 2013 yang dikembangkan saat ini dalam Pembelalajaran Tematik Terpadu, khususnya di Sekolah Dasar (SD) maupun Madrazah Ibtidaiyah (MI). Buku ini disusun untuk membantu praktisi pendidikan, khususnya guru dan calon guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik.Untuk itu selain menyajikan teori, buku ini juga disertai dengan contoh aplikasinya
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Upaya mewujudkan pembelajaran yang efektif sangat tergantung kepada bagaimana guru dapat mengembangkan strategi pembelajaran, serta dapat memilih strategi yang tepat dalam kegiatan pembelajaran. Strategi merupakan usaha untuk memperoleh kesuksesan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan. Setidaknya ada ada 3 jenis strategi yang berkaitan dengan pembelajaran yang harus dikuasai oleh guru, yakni: a) strategi pengorganisasian pembelajaran, b) strategi penyampaian pembelajaran, c) strategi pengelolaan pembelajaran. Pembelajaran yang efektif apabila kegiatan mengajar dapat mencapai tujuan yaitu peserta didik belajar meraih target sesuai dengan kriteria target pada perencanaan awal. Pembelajaran dapat dikatakan efektif jika peserta didik dapat menyerap materi pelajaran dan mempraktekannya sehingga memperoleh kompetensi dan keterampilan terbaiknya. Pembelajaran efektif berarti guru menggunakan waktu yang sesingkat-singkatnya dengan hasil setinggi-tingginya. Jadi mengajar yang efektif berarti mengajar yang efisien. Salah satu upaya untuk mewujudkan pembelajaran efektif apabila guru dapat menerapkan strategi dan metode pembelajaran yang efektif. Walaupun tidak dapat dijadikan jaminan, bahwa variasi strategi dan metode guru mengajar akan dapat menyebabkan pembelajaran efektif, namun setidak-tidaknya dengan kebervariasian menggunakan strategi dan metode itu, guru benar-benar berusaha secara maksimal untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Dengan kebervariasian strategi dan metode setidaknya dapat menjadi jaminan tumbuh berkembangnya motivasi dan minat peserta didik terhadap proses pembelajaran. Melalui buku ini diharapkan dapat memberikan modal pengetahuan bagi para pengamat pendidikan serta para pimpinan satuan pendidikan. Selain itu, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa untuk mengembangkan buku ini dan menjadi rujukan referensi. Semoga apa yang telah diupayakan ini bermanfaat bagi para pembaca. Selain itu, juga memberi manfaat bagi seluruh civitas akademika.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Pembelajaran tematik bukanlah hal yang baru dalam sistem pendidikan Indonesia bahkan saat ini sudah menjadi roh pelaksanaan kurikulum yang dikembangkan, khususnya di Sekolah Dasar. Namun dalam penerapannya masih banyak menemui kendala. Masih minimnya contoh pelaksanaan pembelajaran tematik secara praktis merupakan salah satu penyebabnya. Buku ini disusun untuk membantu praktisi pendidikan, khususnya guru dan calon guru sebagai acuan dalam melaksanakan pembelajaran tematik. Tidak hanya menyajikan teori, tapi buku ini juga disertai dengan contoh aplikasi dalam proses pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan penilaian. Secara sistematis buku ini menyajikan: ~ konsep dasar pembelajaran tematik; ~ landasan dan teori belajar; ~ implikasi pembelajaran tematik; ~ pembelajaran tematik terpadu; ~ desain pembelajaran tematik terpadu; ~ model pembelajaran; ~ pengembangan media pembelajaran tematik; ~ penilaian pembelajaran tematik.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Keberadaan Buku Ajar ini penting karena buku ini memberikan pemahaman tentang media yang dapat digunakan dalam penyuluhan kesehatan. Bukubuku seperti ini perlu dikembangkan, sehingga mampu memberikan informasi yang lebih lengkap kepada mahasiswa dan pembaca lain.
2017 · Book · Koleksi Perpustakaan
Specially designed for 4 to 7 year olds Features 500 illustrated Malay headwords with English and Chinese equivalents