2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kemampuan membaca sangat penting bagi siswa sekolah dasar (SD) karena dengan membaca kita dapat mengetahui informasi-informasi dan meningkatkan pengetahuan. Kemampuan membaca menjadi salah satu kunci keberhasilan atau kemajuan bagi siswa karena memudahkan siswa dalam mencari informasi dari berbagai sumber tertulis. Pada penelitian ini saat dilakukannya observasi awal, peneliti menemukan bahwa masih terdapat siswa yang belum bisa membaca di kelas I SDN 1 Basarang Jaya. Untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa maka, peneliti menerapkan media kartu huruf pada pembelajaran di kelas I SD. Media pembelajaran kartu huruf merupakan media yang mengenalkan huruf atau simbol-simbol yang bermanfaat untuk memudahkan siswa membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan yang terjadi pada kemampuan membaca siswa kelas I SD dengan bantuan media kartu huruf. Penelitian yang digunakan ialah penelitian tindakan kelas (PTK) pada penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data observasi dan tes membaca. Dengan seluruh jumlah siswa kelas I berjumlah 6 siswa. Data yang diperoleh memperlihatkan jika adanya peningkatan pada kemampuan membaca siswa. Peningkatan pada pratindakan ke siklus 1 mengalami peningkatan. Pada pratindakan yang telah dilaksanakan diperoleh nilai rata-rata 60 dengan presentase ketuntasan 33,33 % dan pada siklus 1 nilai rata-rata 68,33 dengan presentase ketuntasan 33,33 %. Peningkatan terjadi dari pratindakan ke siklus 1 dengan nilai rata-rata meningkat sebesar 8,33. Kemudian pada siklus 2 meningkat sebesar 8,37 dari siklus 1 nilai rata-rata 68,33 menjadi 76,7 pada siklus 2 dan presentase ketuntasan 83,33%. Sehingga, dari data yang diperoleh terlihat jika adanya peningkatan yang terjadi pada kemampuan membaca siswa kelas I SD. Dengan bantuan media pembelajaran kartu huruf akan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa di kelas I SDN 1 Basarang Jaya. Siswa dapat lebih mudah mengingat huruf dari melihat bentuk huruf dan gambar pada kartu serta membuat siswa menjadi lebih aktif di kelas dengan pembelajaran yang menggunakan media kartu huruf.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia memiliki ciri khas mempunyai sikap toleransi yang tinggi. Salah satu suku yang memiliki sikap toleransi tinggi adalah Suku Dayak Ngaju. Baiknya pendidikan moderasi beragama yang diterapkan dalam kehidupan keluarga Dayak Ngaju, membuat minimnya konflik agama terjadi dalam keluarga. Keluarga Dayak Ngaju dari jaman nenek moyang terbiasa hidup bersama dengan banyak anggota keluarga dalam Huma Betang, yang membuat mereka terbiasa untuk menerima dan memahami perbedaan, seperti perbedaan agama,. Sehingga terciptanya kehidupan keagamaan yang rukun, harmonis, damai, serta menekankan pada keseimbangan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun masyarakat. Penelitian dengan judul “Pendidikan Moderasi Beragama Dalam Keluarga Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya” memiliki rumusan masalah (1) Bagaimana penerapan pendidikan moderasi beragama dalam keluarga Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya? (2) Bagaimana peranan pendidikan moderasi beragama dalam keluarga Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya? (3) Bagaimana implikasi pendidikan moderasi beragama dalam keluarga Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan pendekatan penelitian menggunakan aliran fenomenologi. Alasan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif adalah untuk memberikan gambaran pendidikan moderasi dalam keluarga Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data akan dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Teori dalam penelitian ini adalah teori sosialisasi primer, teori fungsionalisme struktural, dan teori Pendidikan multikultural. Berdasarkan hasil analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa Pendidikan moderasi beragama yang diterapkan oleh keluarga Dayak Ngaju mengajarkan konteks ajaran agama yang moderat, menghindari sikap ekstremisme, intoleran, dan menumbuhkan empati, kegiatan diskusi informal dan dialog terbuka, menjalankan konsep keseimbangan, menanamkan nilai komitmen kebangsaan, menumbuhkan rasa toleransi, persaudaraan, kedamaian, menghargai keberagaman dan perbedaan, kesatuan keluarga, kerukunan keluarga, kedamaian keluarga, kesejahteraan keluarga, dan kebahagiaan keluarga.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Filosofi Lilis Lamiang Dalam Upacara Bayar Hajat Agama Hindu Kaharingan Di Desa Batu Tukan Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
I Made Lastre. 2024. Upaya Guru Kelas V dalam Mengatasi Kenakalan Siswa di SDN Mintin 2 Kecamatan kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Made Pustikayasa, S. T., M.Pd.H. Pembimbing 2 Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd., M.Pd.H. Kenakalan siswa merujuk pada perilaku yang dilakukan oleh anak-anak yang belum dewasa, baik secara sengaja maupun tidak, dengan kesadaran bahwa tindakan tersebut melanggar aturan dan dapat dikenai sanksi. Kenakalan seperti tidak mengerjakan PR, kurang disiplin, membuat gaduh, mengganggu teman, melontarkan kata-kata kasar, bolos, dan memukul teman. Kenakalan ini berdampak negatif pada fokus belajar siswa dan dapat menurunkan prestasi akademik serta meningkatkan risiko keterlibatan dalam tindakan kejahatan. Adapun tiga permasalah yang akan dibahas: 1). Apa saja penyebab kenakalan siswa kelas V SDN Mintin 2 Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau?, 2) Bagaimana upaya yang dilakukan oleh guru kelas dalam mengatasi kenakalan siswa kelas V di SDN Mintin 2 Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau?, dan 3) Bagaimana implikasi dari upaya yang telah dilakukan oleh guru kelas V dalam mengatasi kenakalan siswa di SDN Mintin 2 Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau?. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi upaya guru dalam mengatasi kenakalan siswa kelas V di SDN Mintin 2, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini melibatkan wawancara dengan kepala sekolah, guru kelas V, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, Studi Dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kenakalan teridentifikasi seperti tidak mengerjakan PR, menyontek, dan mengganggu teman. Kenakalan siswa disebabkan oleh faktor internal seperti kondisi psikologis, motivasi rendah, dan kebutuhan perhatian, serta faktor eksternal seperti kurangnya perhatian orang tua dan kondisi keluarga yang kurang harmonis. 2) Sekolah telah menerapkan berbagai upaya, termasuk program konseling rutin, metode pengajaran interaktif, pelatihan guru, dan koordinasi dengan orang tua, serta kegiatan ekstrakurikuler. Guru juga berfokus pada pendekatan personal, menciptakan suasana kelas yang positif, dan menggunakan metode pembelajaran menarik. 3) Upaya ini terbukti efektif, dengan peningkatan motivasi belajar, kedisiplinan, dan interaksi sosial siswa, serta penurunan kenakalan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rima Noktayani, 2024 Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN TP Palangka Raya. Dosen pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Dosen pembimbing II, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang penulis temukan di program studi pendidikan agama Hindu tahun akademik 2023/2024. Penelitian menemukan bahwa keterampilan mahasiswa khususnya dalam pembuatan sarana upacara dapat dikatakan masih kurang. hal ini terlihat dari masih banyaknya mahasiswa yang belum mampu membuat sarana upacara seperti membuat ketupat, tampung tawar, hiasan dalam sangku untuk basarah, kurang tertariknya dengan pembuatan sarana upacara, serta masih ada mahasiswa yang tidak fokus dalam proses pembelajaran tersebut sehingga dalam hal ini memerlukan upaya yang lebih untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membuat sarana upacara. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan terhadap keterampilan membuat sarana upacara keagamaan mahasiswa prodi pendidikan agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN TP) Palangka Raya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan metode survey dan metode pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Data pembelajaran diperoleh dari menyebarkan angket/kuesioner dengan cara membagikannya ke responden yang jumlahnya sudah diketahui yaitu 52 responden, sedangkan data keterampilan diperoleh dari nilai ujian akhir semester (UAS) mahasiswa kelas A dan B semester genap tahun akademik 2023/2024, data dianalisis dengan regresi sederhana menggunakan IBM Statistics for windows. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan hipotesis pada penelitian ini menujukan bahwa t hitung (0,017) t tabel (1,675), dapat disimpulakan bahwa hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini tidak terdapat pengaruh antara pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan dengan keterampilann dalam membuat sarana upacara mahasiswa program studi pendidikan agama Hindu kelas A dan kelas B semester genap tahun akademik 2023/2024 dan dengan sekala pembelajaran pada kategori tinggi terdapat 13 orang dengan persentase 6,9%, kategori sedang terdapat 37 dengan persentase 19,47% dan pada kategori rendah terdapat 2 orang dengan persentase 1,6% dari keseluruhan total 52 orang responden. Kata kunci : Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skripsi ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan fenomena yang ada, masih ada beberapa guru yang menerapkan model pembelajaran berbasis konvensional atau pembelajaran yang berfokus kepada guru sehingga mengakibatkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini daharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan berpikir kritis siswa untuk meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang dikaji yakni seberapa efektif penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Rumusan masalah dikaji menggunakan teori konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain pre-exsperimen tipe one group pretest-posttest dimana pemilihan teknik pengambilan sampel Probability Sampling yaitu Proportionate Stratified Random Sampling dipilih per-kelas yaitu kelas III-A. Pengumpulan data menggunakan tes tulis sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran berbasis masalah berupa pilihan ganda untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Pada hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon signed- rank test menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. selain itu, ditemukan bahwa pembelajaran berbasis masalah juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam konteks pendidikan dasar dan memberikan implikasi penting bagi praktik pengajaran. Disarankan agar pembelajaran berbasis masalah diimplementasikan lebih luas dan dipertimbangkan untuk berbagai subjek pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan membaca sangat penting bagi siswa sekolah dasar (SD) karena dengan membaca kita dapat mengetahui informasi-informasi dan meningkatkan pengetahuan. Kemampuan membaca menjadi salah satu kunci keberhasilan atau kemajuan bagi siswa karena memudahkan siswa dalam mencari informasi dari berbagai sumber tertulis. Pada penelitian ini saat dilakukannya observasi awal, peneliti menemukan bahwa masih terdapat siswa yang belum bisa membaca di kelas I SDN 1 Basarang Jaya. Untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa maka, peneliti menerapkan media kartu huruf pada pembelajaran di kelas I SD. Media pembelajaran kartu huruf merupakan media yang mengenalkan huruf atau simbol-simbol yang bermanfaat untuk memudahkan siswa membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan yang terjadi pada kemampuan membaca siswa kelas I SD dengan bantuan media kartu huruf. Penelitian yang digunakan ialah penelitian tindakan kelas (PTK) pada penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data observasi dan tes membaca. Dengan seluruh jumlah siswa kelas I berjumlah 6 siswa. Data yang diperoleh memperlihatkan jika adanya peningkatan pada kemampuan membaca siswa. Peningkatan pada pratindakan ke siklus 1 mengalami peningkatan. Pada pratindakan yang telah dilaksanakan diperoleh nilai rata-rata 60 dengan persentase ketuntasan 33,33 % dan pada siklus 1 nilai rata-rata 68,33 dengan persentase ketuntasan 33,33 %. Peningkatan terjadi dari pratindakan ke siklus 1 dengan nilai rata-rata meningkat sebesar 8,33. Kemudian pada siklus 2 meningkat sebesar 8,37 dari siklus 1 nilai rata-rata 68,33 menjadi 76,7 pada siklus 2 dan persentase ketuntasan 83,33%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan bantuan media pembelajaran kartu huruf akan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa di kelas I SDN 1 Basarang Jaya. Siswa akan memiliki kemampuan dalam berpikir serta dapat melatih ingatan siswa selain itu, siswa juga memiliki kemampuan dalam memecahkan suatu masalah.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lontong merupakan alat yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk bertani, berladang dan memancing, bahkan pada zaman dahulu banyak masayarakat Desa Putat Durei yang bisa membuat lontong. Namun seiring perkembangn zaman saat ini eksistensi seni menganyam lontong mengalami kemunduran. Hal ini dikarenakan kurangnya minat masyarakat untuk belajar menganyam, sehingga pengrajin lontong di Desa Putat Durei hanya tersisa lima orang dengan keterangan lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1)Faktor yang mempengaruhi eksistensi pengunaan lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas, 2)eksistensi seni menganyam lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: teorieksistensi dan teori fungsionalisme. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari pengrajin dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Faktor yang mempengaruhi eksistensi lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas yaitu perubahan selera ekonomi, tradisi dan budaya, kurangnya pembinaan dari pemerintah atau lembaga lainnya. 2) Eksistensi seni menganyam lontong pada masyarakat Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas mengalami kemunduran, hal ini dikarenakan kurangnya minat masyarakat dalam mempelajari seni anyaman. Pengrajin lontong yang ada di Desa Putat durei hanya berjumlah lima orang dengan keterangan lanjut usia.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalam meningkatkan disiplin di kalangan mahasiswa dalam institusi akademik. Studi ini mengeksplorasi dinamika komunikasi interpersonal dan dampaknya terhadap peningkatan disiplin mahasiswa. Penelitian ini menggali berbagai strategi komunikasi yang digunakan oleh pendidik dan administrator untuk berinteraksi secara efektif dengan mahasiswa, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dengan menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dan observasi, studi ini mengkaji bagaimana komunikasi interpersonal memengaruhi perilaku dan disiplin mahasiswa. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi terbuka, hormat, dan jelas antara pendidik dan mahasiswa membudayakan saling menghormati dan memahami, sehingga mengurangi insiden ketidakdisiplinan. Selain itu, studi ini menyoroti pentingnya mendengarkan secara empatik, isyarat non-verbal, dan mekanisme umpan balik dalam membentuk sikap dan perilaku mahasiswa secara positif. Rekomendasi menekankan integrasi pelatihan keterampilan komunikasi bagi pendidik dan pendirian saluran komunikasi yang mendukung dalam pengaturan pendidikan untuk meningkatkan perbaikan disiplin yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka pada penelitian ini terdapat tiga perumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) Bagaimana pengaruh komunikasi interpersonal dilingkungan mahasiswa Fakultas Dharma Duta Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya (IAHN-TP) (2) 1. Bagaimana strategi efektif dalam Meningkatkan Kedisiplinan mahasiswa di lingkungan di Lingkungan Fakultas Dharma Duta Brahma Widya IAHN-TP. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah; observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori Tindakan Komunikatif dan (2) Teori Strategi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah: observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Komunikasi interpersonal dapat memberikan sebuah pengaruh bagi lawan bicara. (2) Komunikasi interpersonal yang efektif dapat menjadi strategi dalam meningkatkan kedisiplinan mahasiswa.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Swastike, Made. 2024. Peranan Penyuluh Agama Hindu Dalam Mengimplementasikan Tri Hita Karana Di Desa Basarang Jaya Kabupaten Kapuas: Perspektif Pendidikan Nonformal. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag dan Pembimbing II Ni Nyoman Sumarni, S.Ag.,M,Si Skripsi ini mengkaji tentang Peranan penyuluh Agama Hindu Dalam Mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana: Perpektiv Pendidikan Keagamaan Hindu Nonformal Desa Basarang Jaya Kabupaten Kapuas. Penyuluh agama Hindu merupakan seseorang yang yang memiliki keahlian dan juga tugas dalam membimbing masyarakat pada bidang agama Hindu. Fenomena yang terjadi yaitu kurangnya pemahaman masyarakat mengenai seberapa pentingnya ajaran Tri Hita Karana sehingga menyebabkan kurangnya pengimplementasian Tri Hita Karana. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti ini mengkaji rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah peran penyuluh agama Hindu dalam membimbing masyarakat desa Basarang Jaya memahami dan mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana ?. 2) Bagaimana kendala penyuluh dalam mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana pada masyarakat di Desa Basarang Jaya Kabupaten Kapuas ?. 3) Bagaimana upaya Penyuluh agama Hindu dalam membimbing masyarakat desa Basarang Jaya memahami dan mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana ?. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan teori aksi, teori kendala, teori harapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara perpusive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penenelitian rumusan masalah pertama yamg dikaji dengan teori aksi menghasilkan kesimpulan bahwa peran yang dimiliki oleh seorang penyuluh agama Hindu yaitu, peran sebagai pendidik, peran sebagai pembimbing, peran sebagai teladan. Kendala endala yang dialami penyuluh dikaji menggunakan teori kendala menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat dua kendala yaitu kendala internal dan kendala eksternal. Kendala internal diantaranya yaitu Kendala internal yaitu kurang disiplin, rendahnya kreativitas. Kendala eksternal yaitu tingkat pemahaman, kurangnya dukungan umat, faktor cuaca. Kemudian upaya yang dilakukan penyuluh agama Hindu dikaji menggunakan teori harapan, menghasilkan kesimpulan upaya-upaya yang dilakukan yaitu upaya memberikan pendidikan keagamaan Hindu nonformal, dan upaya memberikan contoh yang baik.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK I Komang Budiawan, 2024. Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Upacara Tumpek Landep Di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Pembimbing I Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag., M.Ag Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si Tujuan skripsi mengkaji tentang implementasi nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya. Berdasarkan fenomena yang terjadi, umat Hindu di Desa Basarang Jaya dalam melaksanakan upacara Tumpek Landep kurang memahami arti serta makna dalam upacara Tumpek Landep. Umat Hindu juga kurang memahami nilai-nilai dalam upacara Tumpek Landep. Untuk itu, diperlukannya kajian mendalam tentang pelaksanaan upacara Tumpek Landep pelaksanaan, nilai-nilai pendidikan dan implementasi upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya. Rumusan masalah yang dikaji yakni (1) Bagaimanakah proses pelaksanaan upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas, (2) Apakah nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Penelitian ini dikaji dengan 2 teori yakni: 1).religi dan 2) Teori Nilai penelitian ini menggunakan deskriftif kualitatif,Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan secara purposive. Peneliti sebagai instrument utama. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan kondensasi data (data Condensation), penyajian data(data display) dan penarikan kesimpulan(Conclusions drawing). Berdasarkan hasil penelitian yang dikaji dengan teori religi, bahwa pelaksanaan upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya terbagi menjadi tiga tahap yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan upacara dan tahap akhir. Berdasarkan hasil penelitian yang dikaji dengan teori nilai bahwa nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep terdiri dari nilai pendidikan tattwa(kebenaran) yang merupakan ajaran ketuhanan yang menjadikan landasan keyakinan umat dalam memeluk agama, nilai pendidikan etika(tingkah laku) dan nilai pendidikan estetika yang merupakan ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keindahan, mempelajari semua aspek dari apa yang kita sebut kesenian.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan fenomena yang ada, masih ada beberapa guru yang menerapkan model pembelajaran berbasis konvensional atau pembelajaran yang berfokus kepada guru sehingga mengakibatkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini daharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan berpikir kritis siswa untuk meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang dikaji yakni seberapa efektif penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Rumusan masalah dikaji menggunakan teori konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain pre-exsperimen tipe one group pretest-posttest dimana pemilihan teknik pengambilan sampel Probability Sampling yaitu Proportionate Stratified Random Sampling dipilih per-kelas yaitu kelas III-A. Pengumpulan data menggunakan tes tulis sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran berbasis masalah berupa pilihan ganda untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Pada hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon signed- rank test menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. selain itu, ditemukan bahwa pembelajaran berbasis masalah juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam konteks pendidikan dasar dan memberikan implikasi penting bagi praktik pengajaran. Disarankan agar pembelajaran berbasis masalah diimplementasikan lebih luas dan dipertimbangkan untuk berbagai subjek pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan simbol semangat intelektual dalam mengakaji tentang digital marketing : konsep dan strategi yang terbit pada tahun 2021. Kontributor dari buku ini adalah para peneliti dan dosen dari berbagai kampus di Indonesia. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda. Penulisan buku ini dilandasi atas pentingnya update penelitian terbaru tentang kajian digital marketing dalam berbagai bidang yang menjadi isu dan problematika saat ini. Buku ini terdiri dari 15 artikel yang dimasukan ke dalam 15 bab di dalam buku ini. Upaya penyusunan buku ini dilakukan untuk mendokumentasikan karya-karya yang dihasilkan para penulis sehingga dapat bermanfaat bagi pembaca secara lebih luas.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Selama ini penelitian kualitatif cenderung di-stereotype-kan sebagai penelitian yang mudah, suka-suka peneliti, tidak rasional, penelitian yang mengada-ada, atau bahkan ada yang menganggap tidak ilmiah. Padahal penelitian kualitatif adalah penelitian yang ilmiah dan tidak diragukan kredibilitasnya. Buku ini mencoba memberikan penjelasan ilmiah tentang kualitas berbagai ragam penelitian kualitatif. Mulai dari metode studi kasus, grounded theory, etnografi, fenomenologi, participatory action research (PAR), hingga penelitian kritis. Di samping itu, buku ini juga memberikan penjelasan tentang metode kualitatif diawali dengan menjelaskan tentang cara berpikir penelitian kualitatif secara mendasar yaitu dimulai dengan memahami paradigma berpikir penelitian kualitatif. Setelah itu pembaca diajak untuk memahami secara lebih mendalam tentang apa itu metode penelitian kualitatif dan berbagai langkah yang harus dilakukan dalam melakukan penelitian kualitatif. Pada bagian akhir diberikan penjelasan tentang etika penelitian dan beberapa contoh-contoh proposal penelitian dalam bidang komunikasi. Semoga buku ini bisa menjadi buku pegangan bagi pengajar metodologi penelitian kualitatif di bidang komunikasi dan mahasiswa Ilmu Komunikasi yang sedang mempelajari mata kuliah Metode Penelitian Kualitatif; serta menjadi referensi bagi mahasiswa yang ingin menyusun penelitian komunikasi dengan metode kualitatif, terutama bagi mahasiswa yang sedang melakukan skripsi maupun tesis.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini dirancang untuk memenuhi materi mata kuliah metodologi penelitian kuantitatif dan kualitatif. Buku ini memaparkan materi tentang bab-bab yang sangat dibutuhkan untuk penelitian. Selain itu, buku ini juga disusun secara lengkap dan praktis, sehingga diharapkan dapat menjadi tuntunan bagi mahasiswa maupun peneliti kuantitatif dan kualitatif yang menghendaki adanya panduan penelitian yang praktis, lengkap, dan mudah dipahami. Dalam buku ini ada 11 bab sebagai berikut: 1. Penelitian dan Ilmu Pengetahuan; 2. Penelitian Kuantitatif; 3. Judul serta Pendahuluan Penelitian Kuantitatif; 4. Tinjauan Pustaka, Penelitian Terdahulu, Kerangka Pemikiran, Pengembangan Hipotesis Penelitian Kuantitiaif; 5. Jenis Penelitian Kuantitatif; 6. Variabel, Definisi Operasional, Populasi, dan Sampel Penelitian Kuantitatif; 7. Jenis, Teknik Pengumpulan Data, Teknik Analisis Data, dan Susunan Proposal Penelitian Kuantitatif; 8. Penelitian Kualitatif; 9. Judul serta Pendahuluan Penelitian Kualitatif; 10. Tinjauan Pustaka, Uji Keabsahan, Susunan Proposal Penelitian Kualitatif; 11. Contoh Penelitian (Kuantitatif).
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
"""Apa pun bidang pekerjaan Anda, akan tiba masanya ketika Anda harus tampil menjelaskan sesuatu. Anda harus memberikan presentasi. Ketika itulah Anda harus tahu bagaimana cara memberikan presentasi yang mudah diingat, meyakinkan sekaligus inspiratif. Buku ini akan menunjukkan kepada Anda prinsip-prinsip penting dalam menyampaikan presentasi. Dengan demikian, Anda bisa memperbaiki keterampilan presentasi dari waktu ke waktu. Sampai akhirnya Anda akan menjadi salah seorang presenter yang andal dalam setiap kesempatan. Menguasai keterampilan presentasi, akan membawa perubahan yang besar buat diri Anda pribadi dan masyarakat di sekitar kita. Bayangkan, berapa banyak mahasiswa yang terbantu dengan presentasi yang baik dari seorang dosen. Berapa banyak karyawan yang berseManga, Manhua & Manhwat dengan presentasi hebat seorang pemimpin perusahaan. Berapa banyak masyarakat yang tercerahkan dengan presentasi Anda yang memukau dan memberi inspirasi di hadapan publik."""
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Media baru memberi kontribusi yang besar bagi demokrasi. Kontribusi tersebut berupa terbentuknya ruang publik yang universal, bisa diakses oleh siapa saja. Sehingga masyarakat tidak mengalami hambatan untuk menyuarakan aspirasinya. Di sisi lain, media baru mengubah komunikasi politik yang selama ini cenderung top-down, menjadi bottom up dan decentralized. Pemerintah makin membuka ruang bagi masyarakat lewat program e-government untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Perubahan ini pada akhirnya akan meningkatkan partisipasi politik masyarakat. Partisipasi politik merupakan modal bagi terwujudnya demokrasi yang substantif bagi suatu bangsa.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Komunikasi politik, media massa, dan opini publik adalah topik aktual yang mendapat perhatian publik, baik di kalangan ilmuwan, elite politik maupun masyarakat awam. Secara umum dapat kita pahami dan sepakati bersama bahwa komunikasi merupakan persyaratan utama dalam jalinan interaksi manusia dan langkah awal dalam memperbaiki pemahaman atas fenomena publik yang dinamis dan kompleks. Komunikasi memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakannya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apa pun yang dihadapi. Melalui komunikasi pulalah yang memungkinkan manusia mempelajari dan menerapkan strategi-strategi adaptif untuk mengatasi situasi-situasi problematik yang diamati. Untuk itu, buku yang membahas tentang komunikasi politik, media massa dan opini publik ini memiliki peran tersendiri. Pembahasan buku ini cukup komprehensif diawali dengan proses komunikasi politik, model komunikasi, pendekatan komunikasi politik, saluran politik, pemanfaatan media massa, opini publik trend media massa dan media sosial serta pelanggaran etika media sosial yang diulas secara tajam.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dengan hadirnya internet dan penggunaan teknologi komunikasi dan informatika, membuat adanya masyarakat digital, seperti yang diungkapkan McLuhan bahwa perkembangan teknologi mem-pengaruhi hidup masyarakat di suatu ruang bersama yang disebut sebagai desa global (global village). Masyarakat sosial berubah menjadi masyarakat digital dengan adanya dukungan teknologi informasi. Perubahan ini disebabkan dengan transisi dari masyarakat industri lama (old industrial society) menjadi global network society yang melibatkan aktivitas digital. TIK telah berkembang sejak tahun 1990an, terutama perkembangan teknologi informasi yang dapat menghubungkan dari seluruh pelosok dunia tanpa batasan ruang dan waktu (Kristiyono & Ida, 2019).
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mengambarkan tentang perkembangan literasi media digital yang mana mendukung salah satu program kominfo untuk membiasakan literasi digital, selain itu buku ini memberikan gambaran untuk melihat bagaimana kompetensi yang seharunsya dimiliki oleh mahasiswa dalam melakukan penulisan mahasiswa jurnalistik guna perbaikan bagi stake holder dalam meningkatkan kemampuan penulisan berita.