2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Olda Mustika, 2026. Penanaman Sikap Religius Siswa Pada Kegiatan Persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A Pembimbing II Megawati, S.Pi.,M.Pd.H Sikap Religius siswa adalah kondisi internal yang tercermin dalam perilaku, kebiasaan, dan cara siswa menjalani aktivitas yang di dasarkan pada nilai-nilai keagamaan. Sikap ini tidak hanya menyangkut pengetahuan tentang agama, tetapi juga bagaimana siswa menghayati, memahami, dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mendeskripsikan bagaimana penanaman sikap Religius siswa pada kegiatan persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas. (2) Untuk mengidentifikasi apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam penanaman sikap Religius siwa pada kegiatan persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualititaif teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan menurut miles dan huberman berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penanaman sikap Religius siswa pada kegiatan persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas menggunakan metode pembiasaan. (a) pembiasaan ibadah rutin, (b) pembiasaan sikap gotong royong, (c) pembiasaan sikap bertanggung jawab, (d) pembiasaan sikap etika dan moral. dan metode keteladanan keteladanan kepribasian (akhlak/moral). (2) Apa saja Kendala yang dihadapi dalam penanaman sikap Religius siswa pada kegiatan persembahyangan Basarah di SMPN Satu Atap 2 Kurun Kabupaten Gunung Mas. (a) kendala internal dan (b) kendala ekstenal.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
I Nyoman Urip, 2026 :Hubungan Penerapan Pendekatan Kontekstual Dalam Pembelajaran Matematika Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Pembimbing II: Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd.,M.Pd Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV-A SDN 4 Menteng Palangka Raya serta perlunya bukti empiris mengenai hubungan penerapan pendekatan kontekstual dengan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan pendekatan kontekstual sebagai variabel bebas dengan hasil belajar matematika sebagai variabel terikat pada siswa kelas IV-A SDN 4 Menteng Palangka Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 23 siswa yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket penerapan pendekatan kontekstual dan dokumentasi nilai hasil belajar matematika. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, dan uji Korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 27 for Windows. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi r = 0,083 dengan nilai signifikansi 0,707 (p > 0,05), sehingga hipotesis nol (H₀) diterima yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran matematika dengan hasil belajar siswa kelas IV-A Sekolah Dasar Negeri 4 Menteng Palangka Raya. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan pendekatan kontekstual dengan hasil belajar matematika siswa kelas IV-A SDN 4 Menteng Palangka Raya. Nilai koefisien korelasi yang positif berada pada kategori sangat lemah, sehingga hubungan antara kedua variabel tidak bermakna secara statistik.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pebida Salamiara. 2026. Pembimbing I: Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H.,
M.Pd.H. Pembimbing II: Roy Wentas, S.Pd., M.Pd.H.
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Eksplorasi
Pengalaman Guru dalam Mengelola Perilaku Agresif Verbal
Siswa Kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka Raya.
Perilaku agresif verbal merupakan salah satu permasalahan yang masih
sering terjadi pada siswa sekolah dasar. Perilaku tersebut ditunjukkan melalui
tindakan mengejek, berkata kasar, membentak, serta memanggil teman dengan
julukan yang tidak disukai sehingga dapat mengganggu proses pembelajaran dan
hubungan sosial antarsiswa. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan
untuk mengeksplorasi pengalaman guru dalam mengelola perilaku agresif verbal
siswa kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka Raya serta mengidentifikasi berbagai
kendala yang dihadapi guru dalam proses penanganannya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas IV, dan
siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan
Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengelola perilaku agresif
verbal melalui teguran, nasihat, pendekatan personal, pembiasaan penggunaan
bahasa yang santun, keteladanan, penguatan pendidikan karakter, serta kerja sama
dengan orang tua. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan karakter siswa,
rendahnya kesadaran siswa terhadap dampak ucapan, pengaruh lingkungan
keluarga, teman sebaya, media sosial, serta keterbatasan waktu dalam
memberikan pembinaan secara individual. Upaya tersebut diharapkan mampu
menciptakan lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan mendukung
perkembangan karakter siswa.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ni Komang Niasin,2026,Analisis Peran Guru Dalam Membentuk Sikap Religius Siswa Melalui Pendidikan Agama Hindu Di SDN 2 Menteng Palangka Raya. Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. Derson, S.Ag., M.Ag Pembimbing II: Komang Suarta, S.Ag., M.Si Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena belum optimalnya sikap religius siswa Hindu di SDN 2 Menteng Palangka Raya, yang tercermin dari belum konsistennya pelaksanaan doa Tri Sandya, kurang terjaganya kebiasaan salim kepada guru, serta beragamnya kemampuan siswa dalam menghafalkan doa harian. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kajian mendalam terhadap peran guru Pendidikan Agama Hindu dalam proses pembentukan sikap religius siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Hindu dalam membentuk sikap religius siswa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam proses tersebut di SDN 2 Menteng Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan yang dipilih secara purposive sampling, terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Hindu, dan empat siswa Hindu dari kelas III hingga kelas VI. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Hindu di SDN 2 Menteng Palangka Raya telah menjalankan lima peran secara terintegrasi dan berkesinambungan, yaitu sebagai educator, mentor, guide, motivator, dan evaluator dalam membentuk sikap religius siswa yang mencakup dimensi sradha, bhakti, dan sila. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama dengan orang tua, antusiasme siswa, kondisi jumlah siswa Hindu yang terbatas sehingga memungkinkan pendekatan personal yang lebih intensif, serta adanya kegiatan pembiasaan religius di sekolah. Faktor penghambat meliputi perbedaan karakter siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, belum tersedianya ruang ibadah khusus, pengaruh lingkungan luar sekolah, serta keterbatasan pembinaan keagamaan di lingkungan keluarga. Berbagai hambatan tersebut diatasi melalui pembinaan bertahap, peningkatan koordinasi dengan orang tua, dan penciptaan suasana pembelajaran yang kondusif.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Medi. 2026. Penerapan Metode Reward and Punishment untuk Meningkatkan
Kedisiplinan Siswa Hindu dalam Kelas Bimbingan Rohani di SDN 4
Menteng Palangka Raya. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu,
Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang
Palangka Raya. Pembimbing I: I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H.
Pembimbing II: Putu Cory Candra Yhani, S.Pd., M.Pd.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kedisiplinan siswa
Hindu dalam kegiatan bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya.
Permasalahan yang ditemukan meliputi siswa yang masih datang terlambat, kurang
mematuhi aturan, kurang memperhatikan penjelasan guru, serta kurang
bertanggung jawab dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui penerapan metode reward and punishment dalam
meningkatkan kedisiplinan siswa Hindu pada kegiatan bimbingan rohani di SDN 4
Menteng Palangka Raya.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang
dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan,
pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Hindu
dalam kelas bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya yang berjumlah
22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Uji validitas data menggunakan expert judgement, triangulasi sumber,
dan triangulasi waktu, sedangkan uji reliabilitas dilakukan melalui pemeriksaan
secara berulang dan kolaborasi dengan guru Pendidikan Agama Hindu sebagai
observer penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode reward and
punishment mampu meningkatkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Pada tahap
pra-tindakan, tingkat kedisiplinan siswa memperoleh persentase sebesar 36%
dengan kategori “Kurang”. Setelah diterapkan metode reward and punishment pada
siklus I, persentase kedisiplinan meningkat menjadi 58% dengan kategori “Cukup”.
Selanjutnya, pada siklus II terjadi peningkatan yang sangat signifikan menjadi 97%
dengan kategori “Sangat Baik”. Peningkatan tersebut terlihat dari perubahan
perilaku siswa yang lebih disiplin, tertib, bertanggung jawab, serta lebih patuh
terhadap aturan selama kegiatan bimbingan rohani berlangsung. Berdasarkan hasil
penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode reward and
punishment efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa Hindu pada kegiatan
bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Maria Gebi Pertama, 2026 :Penerapan Pendidikan Karakter Disiplin Dan Tanggung Jawab Pada Peserta Didik Kelas IV Di SDN 4 Palangka Kota Palangka Raya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H.,M.Pd.H., Pembimbing II: Heri Kusuma Tarupay, SS.,M.Hum Pendidikan karakter merupakan bagian integral dari pembentukan kepribadian peserta didik di sekolah dasar, namun masih banyak ditemukan permasalahan seperti kurangnya disiplin waktu, ketidakteraturan dalam mengerjakan tugas, dan rendahnya kesadaran tanggung jawab di kalangan siswa kelas IV SDN 4 Palangka Kota Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan penerapan pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab pada peserta didik kelas IV serta upaya guru dalam mengimplementasikannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur kepada kepala sekolah, guru kelas IV, dan siswa, serta analisis dokumentasi seperti RPP dan tata tertib sekolah yang dilaksanakan selama Oktober–November 2025 di SDN 4 Palangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan karakter disiplin dilakukan melalui pembiasaan kedatangan tepat waktu, keteladanan guru, dan integrasi dalam kegiatan pembelajaran, sementara karakter tanggung jawab dibangun lewat tugas piket kelas, penyelesaian PR tepat waktu, dan pendampingan teman; meskipun perilaku siswa sebagian besar positif, masih terdapat kendala berupa ketidakkonsistenan sebagian siswa yang dipengaruhi lingkungan keluarga. Guru menerapkan strategi keteladanan, nasihat edukatif, dan kerja sama dengan orang tua sebagai faktor pendukung utama. Disimpulkan bahwa pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab telah berjalan efektif namun memerlukan penguatan berkelanjutan; implikasinya adalah perlunya integrasi nilai karakter secara holistik dalam kurikulum sekolah dasar untuk membentuk generasi yang mandiri dan bertanggung jawab.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Musrofa Triana 2026 : Kreativitas Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tamping Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Hendri, S.Ag., M.Si., Pembimbing II : Heri Kusuma Tarupay, SS.,M.Hum. Skripsi ini membahas tentang kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV di SDN 4 Menteng Palangka raya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi media pembelajaran yang menarik, pemberian pujian dan penghargaan, serta penciptaan suasana belajar yang nyaman, aktif, komunikatif, dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri atas guru kelas IV sebagai informan utama, kepala sekolah, dan peserta didik sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dilakukan melalui penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, pemberian pujian dan penghargaan, serta penciptaan suasana belajar yang positif. Kepala sekolah memberikan kebebasan kepada guru untuk berinovasi dalam memilih metode strategi, dan media pembelajaran selama tetap mengacu pada tujuan pembelajaran dan kurikulum yang berlaku. Sekolah juga memberikan motivasi dan supervisi akademik secara berkala untuk membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran. Kreativitas guru tersebut dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik yang terlihat dari keaktifan, antusiasme, keberanian bertanya dan menjawab pertanyaan, serta kesungguhan dalam menyelesaikan tugas.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Public speaking merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu dalam mendukung kegiatan akademik maupun persiapan memasuki dunia kerja. Namun, kemampuan public speaking mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu IAHN Tampung Penyang Palangka Raya belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan komunikasi terhadap public speaking mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya serta mengukur besarnya pengaruh yang diberikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear sederhana menggunakan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan public speaking mahasiswa Ilmu Komunikasi Hindu, yang mengindikasikan bahwa semakin baik keterampilan komunikasi yang dimiliki mahasiswa maka semakin tinggi pula kemampuan public speaking-nya. Pengaruh tersebut dibuktikan melalui nilai signifikansi sebesar 0,001 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Adapun kontribusi keterampilan komunikasi terhadap public speaking sebesar 27,3% sedangkan 72,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini seperti kepercayaan diri, penguasaan materi, kemampuan storytelling dan pengalaman berbicara di depan umum. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan keterampilan komunikasi perlu menjadi perhatian dalam proses pembelajaran guna meningkatkan kualitas public speaking mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu IAHN Tampung Penyang Palangka Raya.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rira Margareta.2026.Fenomena Perubahan Sikap Mahasiswa Dalam Proses Perkuiahan Pada Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHNTampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I Dr I Gede Dharman Gunawan, SH. M.Pd.H Pembimbing II Megawati S.Pi.,M.Pd.H Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena perubahan sikap mahasiswa dalam proses perkuliahan pada Program Studi Pendidikan Agama Hindu IAHN-Tampung Penyang Palangkaraya, meliputi bentuk perubahan sikap serta faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam perspektif Etika Hindu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada mahasiswa dan dosen, observasi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sikap mahasiswa dalam proses perkuliahan bersifat dinamis, yaitu mengarah pada perubahan positif dan negatif. Perubahan positif terlihat dari meningkatnya kepercayaan diri, keaktifan dalam diskusi, dan kemandirian belajar. Sedangkan perubahan negatif ditunjukkan dengan menurunnya kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, serta partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sikap mahasiswa terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi penurunan motivasi belajar, kurangnya kesadaran diri, kondisi psikologis seperti stres akibat beban tugas, serta rendahnya pengendalian diri. Faktor eksternal meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pertemanan, metode pembelajaran dosen, lingkungan keluarga, dan beban akademik. Perspektif Etika Hindu, perubahan sikap mahasiswa berkaitan dengan penerapan ajaran Tri Kaya Parisudha, Sad Ripu, dan Tri Mala. Perubahan sikap yang positif mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengendalikan pikiran, perkataan, dan perbuatan, sedangkan perubahan negatif menunjukkan belum optimalnya pengendalian diri. Oleh karena itu, diperlukan upaya pembinaan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sikap mahasiswa agar sesuai dengan nilai-nilai etika Hindu
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sultema, 2026. Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H, Putu Wisnu Saputra, M.Pd. Skripsi. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Pengaruh Penggunaan Media Papan Bilangan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V.A Pada Mata Pelajaran Matematika Di SDN 2 Menteng Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan media papan bilangan terhadap hasil belajar siswa kelas V.A pada mata pelajaran Matematika materi KPK dan FPB di SDN 2 Menteng. Hasil belajar siswa masih belum optimal sehingga penggunaan media papan bilangan diharapkan dapat membantu meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan bilangan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V.A di SDN 2 Menteng. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini melibatkan 23 siswa kelas V.A SDN 2 Menteng. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar melalui pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank, dan analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 69,35, sedangkan rata-rata nilai posttest sebesar 83,70, sehingga terjadi peningkatan hasil belajar setelah penggunaan media papan bilangan. Hasil uji normalitas menunjukkan nilai signifikan kurang dari 0,05 sehingga data tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, analisis dilanjutkan menggunakan uji Wilcoxon SignedRank yang memperoleh Z = -4,284 dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Hasil analisis N-Gain sebesar 0,5386 menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar berada pada kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media papan bilangan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tampusuk, 23MHA004, 2026, Pendekatan Penyelesaian Sengketa Lahan Oleh Damang Kepala Adat Berbasis Restoratif justice Antara Masyarakat Dengan Perseroan Terbatas Karya Dewi Putra Di Desa Rantau Asem, Pembimbing 1 Dr. Derson, S.Ag., M.Ag., Pembimbing 2 Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendekatan penyelesaian sengketa lahan berbasis restorative justice yang diterapkan oleh Damang Kepala Adat antara masyarakat dengan PT. Karya Dewi Putra di Desa Rantau Asem, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya, serta mengkaji implementasi prinsip-prinsip restorative justice dalam penyelesaian sengketa berdasarkan hukum adat Dayak. Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan Damang Kepala Adat , mantir adat, masyarakat yang bersengketa, dan pihak perusahaan, serta didukung observasi dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme adat yang mengedepankan dialog, musyawarah, mediasi adat, partisipasi aktif para pihak, pemberian kesempatan yang seimbang untuk menyampaikan kepentingan, serta kesepakatan yang berorientasi pada pemulihan kerugian dan pemulihan hubungan sosial. Pendekatan tersebut tidak hanya menghasilkan penyelesaian sengketa yang diterima oleh para pihak, tetapi juga menjaga keseimbangan, ketertiban, dan keharmonisan dalam masyarakat adat Dayak. Faktor pendukung pelaksanaan penyelesaian sengketa meliputi kewibawaan lembaga adat, kepatuhan masyarakat terhadap hukum adat, dan keterlibatan para pihak dalam proses musyawarah, sedangkan faktor penghambatnya adalah perbedaan kepentingan, terbatasnya pengakuan terhadap putusan adat, serta kompleksitas sengketa yang melibatkan badan hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan penyelesaian sengketa lahan oleh Damang Kepala Adat berbasis restorative justice merupakan mekanisme yang efektif dalam mewujudkan keadilan yang bersifat restoratif, menjaga harmoni sosial, serta dapat menjadi alternatif penyelesaian sengketa yang perlu diperkuat melalui sinergi antara hukum adat dan hukum nasional. Tampusuk, 23MHA004, 2026. A Restorative Justice-Based Land Dispute Resolution Approach by the Damang Kepala Adat Between the Community and the Limited Liability Company Karya Dewi Putra in Rantau Asem Village, Supervisor I: Dr. Derson, S.Ag., M.Ag., Supervisor II: Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag. This study aims to analyze the restorative justice-based land dispute resolution approach implemented by the Damang Kepala Adat between the community and PT. Karya Dewi Putra in Rantau Asem Village, identify factors influencing its implementation, and examine the implementation of restorative justice principles in dispute resolution based on Dayak customary law. The study used empirical legal methods with a qualitative approach and case studies. Data were obtained through interviews with the Damang Kepala Adat , the customary leader, the disputing community, and the company, supported by observation and documentation studies. Data were analyzed using descriptive qualitative methods. The research results indicate that dispute resolution is carried out through customary mechanisms that prioritize dialogue, deliberation, customary mediation, active participation of the parties, equal opportunity to express interests, and agreements oriented towards redressing losses and restoring social relations. This approach not only results in dispute resolutions acceptable to the parties but also maintains balance, order, and harmony within the Dayak indigenous community. Supporting factors for dispute resolution include the authority of customary institutions, community compliance with customary law, and the involvement of the parties in the deliberation process. While inhibiting factors include differing interests, limited recognition of customary decisions, and the complexity of disputes involving legal entities. This research concludes that the restorative justice-based approach to land dispute resolution by the Damang Kepala Adat is an effective mechanism for realizing restorative justice, maintaining social harmony, and can be an alternative dispute resolution that needs to be strengthened through synergy between customary law and national law. Keywords: Restorative Justice, Damang Kepala Adat , Land Disputes, Dayak Customary Law.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Medi. 2026. Penerapan Metode Reward and Punishment untuk Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Hindu dalam Kelas Bimbingan Rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H. Pembimbing II: Putu Cory Candra Yhani, S.Pd., M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kedisiplinan siswa Hindu dalam kegiatan bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Permasalahan yang ditemukan meliputi siswa yang masih datang terlambat, kurang mematuhi aturan, kurang memperhatikan penjelasan guru, serta kurang bertanggung jawab dalam mengerjakan dan mengumpulkan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode reward and punishment dalam meningkatkan kedisiplinan siswa Hindu pada kegiatan bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Hindu dalam kelas bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya yang berjumlah 22 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan expert judgement, triangulasi sumber, dan triangulasi waktu, sedangkan uji reliabilitas dilakukan melalui pemeriksaan secara berulang dan kolaborasi dengan guru Pendidikan Agama Hindu sebagai observer penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode reward and punishment mampu meningkatkan kedisiplinan siswa secara signifikan. Pada tahap pra-tindakan, tingkat kedisiplinan siswa memperoleh persentase sebesar 36% dengan kategori “Kurang”. Setelah diterapkan metode reward and punishment pada siklus I, persentase kedisiplinan meningkat menjadi 58% dengan kategori “Cukup”. Selanjutnya, pada siklus II terjadi peningkatan yang sangat signifikan menjadi 97% dengan kategori “Sangat Baik”. Peningkatan tersebut terlihat dari perubahan perilaku siswa yang lebih disiplin, tertib, bertanggung jawab, serta lebih patuh terhadap aturan selama kegiatan bimbingan rohani berlangsung. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode reward and punishment efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa Hindu pada kegiatan bimbingan rohani di SDN 4 Menteng Palangka Raya.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
MELA SHAPITRI, 2025 : Analisis Terhadap Putusan Perkata Perdata Nomor : 5/PDT .G/2015S/PN Klk Pengadilan Negeri Kuala Kapuas. Skripsi Strata Satu Program Studi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Agung Adi, S.Ag.,M.Si Pembimbing II Budiarto Santoso, M.H Penelitian ini membahas “Analisis Putusan Perkara Perdata Nomor: 5/PDT.G/2015S/PN Klk Pengadilan Negeri Kuala Kapuas” Mengenai Sengketa Lahan di Desa Saka Kajang dan Desa Henda, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara sengketa lahan antara masyarakat desa Saka Kajang dan Desa Henda di Pengadilan Negeri Kuala Kapuas dan upaya hukum dan penyusunan kembali gugatan oleh penggugat setelah putusan yang mengabulkan eksepsi tergugat di tinjau ketentuan hukum acara perdata di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode normatif dan empiris, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian dianalisis secara deskriptif dengan landasan teori Kepastian Hukum dan Perlindungan Hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa lahan berakar pada tumpang tindih klaim yang diperparah oleh lemahnya pembuktian kepemilikan tanah. Dalam kondisi ini, Hakim tidak hanya berorientasi pada formalisme hukum, melainkan berupaya mewujudkan keadilan substantif. Sintesis pertimbangan atas alat bukti dan penegakan Kepastian Hukum mengindikasikan adanya keseimbangan antara aspek yuridis dan keadilan, mencerminkan fungsi Perlindungan Hukum Hakim dalam mencari kebenaran materiil di tengah keterbatasan bukti formil. Disimpulkan, Putusan Pengadilan Negeri Kuala Kapuas memiliki dasar hukum kuat dan telah mencapai keseimbangan antara penegakan hukum positif dan keadilan masyarakat, namun penyelesaian akhir yang komprehensif memerlukan dukungan implementatif dari berbagai pihak demi terciptanya keadilan dan ketertiban sosial yang berkelanjutan di wilayah sengketa. Kata Kunci: Analisis Hukum, Putusan Pengadilan Negeri, Sengketa Lahan
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan bahan-bahan perkuliahan pada program S-2 Ilmu Hukum Tata Negara yang disadur dari berbagai referensi, buku-buku dan peraturan perundang-undangan sehingga menjadi buku ajar dalam “Metodologi Penelitian Hukum”. Melalui buku ini penulis berharap dapat memberikan kontribusi kepada semua pihak yang melakukan penelitian ilmu hukum. Oleh karena itu, kehadiran buku ini juga dapat menjadi referensi untuk akademisi dan praktisi dalam memahami metodologi penelitian hukum.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku "Metodologi Penelitian Bidang Hukum: Suatu Pendekatan Teori dan Praktik" adalah panduan esensial bagi peneliti, mahasiswa, dan praktisi hukum yang tengah memperdalam pemahaman mereka tentang ilmu penelitian hukum. Buku ini membuka pintu ke dunia penelitian hukum dengan membahas konsep mendasar seperti pencarian kebenaran dan etika, serta karakteristik khusus yang perlu diperhatikan dalam penelitian hukum. Selain itu, buku ini menyoroti dinamika hukum yang berkembang saat ini, membantu pembaca memahami perubahan dan isu-isu terkini dalam bidang hukum. Buku ini juga memberikan panduan langkah demi langkah dalam merumuskan masalah, merancang hipotesis, memilih sumber data, dan mengaplikasikan berbagai metode penelitian, mulai dari kualitatif hingga kuantitatif. Selain itu, buku ini juga membahas mengenai pengembangan metode penelitian hukum untuk masa depan. Dengan pendekatan studi kasus dan sejarah, buku ini membantu pembaca mengintegrasikan teori dengan praktik penelitian hukum yang relevan, menjadikannya sumber daya berharga dalam menguasai seni penelitian hukum. Buku ini bukan hanya panduan teoritis, tetapi juga praktis, yang memandu pembaca melalui proses penelitian dari awal hingga akhir. Dengan penekanan pada teori, pendekatan, dan praktik. Buku ini adalah alat yang sangat berguna bagi mereka yang ingin menjembatani kesenjangan antara teori dan aplikasi dalam disiplin ilmu hukum yang dinamis.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan salah satu buku referensi yang menawarkan pedoman menyeluruh bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi hukum dalam melaksanakan penelitian ilmiah yang sistematis. Bab I membahas dasar-dasar metodologi penelitian hukum, termasuk pengertian, tujuan, dan ruang lingkupnya. Penulis menekankan pentingnya memahami metodologi untuk mengkaji isu-isu hukum secara mendalam dan terarah. Bab II mengeksplorasi penggunaan teori dan konsep dalam merumuskan masalah penelitian, menyusun hipotesis, serta menentukan variabel yang relevan. Bab III menguraikan metode penelitian hukum yang mencakup pendekatan normatif, empiris, dan campuran (mixed methods), dengan penjelasan rinci tentang penerapannya. Bab IV menyajikan panduan untuk menyusun laporan penelitian hukum, mulai dari struktur laporan hingga etika dan integritas penulisan ilmiah. Buku ini dirancang untuk membantu pembaca memahami langkah-langkah praktis dalam menyusun penelitian hukum yang valid dan kredibel, serta memberikan contoh nyata yang memperkuat konsep-konsep metodologis yang disajikan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Metode Penelitian Hukum merupakan sebuah ikhtiar untuk mencari kebenaran hukum terhadap permasalahan di dalam hukum. Penelitian hukum merupakan kegiatan untuk menemukan aturan hukum, norma-norma hukum, atau doktrin-doktrin hukum, dengan tujuan untuk menjawab permasalahan hukum yang dihadapi. Hal ini konsisten dengan karakteristik ilmu hukum yang bersifat preskriptif. Berbeda dengan penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan yang bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk menghasilkan argumen, teori, atau konsep baru sebagai pedoman dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Besar harapan buku ini dapat menjadi bahan bacaan dan referensi bagi mahasiswa Fakultas Hukum dan Program Pascasarjana, pengajar Metode Penelitian Hukum serta peneliti hukum. Sehingga buku ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akademisi sehingga menjadi buku yang signifikan. Untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, penulis menyusun buku ini dalam beberapa bagian bab. Buku ini terdiri dari tiga belas bab, Pertama Pengertian dan Ruang Lingkup Penelitian Hukum, Kedua Konsep dasar dan Karakteristik Penelitian Hukum, Ketiga Perumusan Masalah dan Hipotesis Penelitian Hukum, Keempat Kajian Pustaka dan Kerangka Teoritis Penelitian Hukum, Kelima Jenis-jenis penelitian Hukum, Keenam Strategi dan Metode Penelitian Hukum, Ketujuh Etika Penelitian Hukum, Kedelapan Penulisan Proposal dan Laporan Penelitian Hukum, Kesembilan Penelitian Hukum Komparatif, Kesepuluh Penelitian Socio Legal, Kesebelas Penelitian Hukum Normatif, Keduabelas Penelitian Hukum Empiris, Ketigabelas, Pengembangan Metode Penelitian Hukum untuk Penelitian masa depan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Emilda, 2026. Peran Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Minat Basarah Pada Siswa (Pasraman) Di Desa Netampin Kabupaten Barito Timur. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Mitro, S.Pd., M.Si Pembimbing II: Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si Dalam PMA (Peraturan Menteri Agama) No. 56 Tahun 2014, pemerintah mengakomodasi pendidikan keagamaan Hindu. Dalam PMA ini, pendidikan keagamaan Hindu disebut Pendidikan Pasraman. Pendidikan Pasraman dibagi menjadi dua: Pasraman Formal dan Non Formal. Pasraman Formal meliputi: Pratama Widya Pasraman, Adi Widya Pasraman, Madyama Widya Pasraman, Utama Widya Pasraman; dan Maha Widya Pasraman. Sedangkan Pasraman Non Formal adalah Pasraman yang menyelenggarakan pendidikan dalam bentuk Pesantian, Sad Dharma, Padepokan, Aguronguron, Parampara, Guru Kula, dan bentuk lainnya yang sejenis. Pasraman Non Formal diselanggarakan dalam bentuk satuan Pendidikan atau program. Penelitian ini berfokus mengungkap peranan guru pasraman nonformal dalam meningkatkan minat siswa melakukan Bhakti berupa peribadatan Basarah pada umat Hindu Kaharingan. Di dalam Pasraman Nunuk Nyuli adapun yang melatar belakangi rumusan masalah terdapat 3 Masalah, malasah yang ( 1 ) Bagaimanakah Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Basarah pada Pasraman Nunuk Nyuli? ( 2 ) Apa saja Kendala yang dihadapi Guru Pasraman dalam meningkatkan Minat Basarah Siswa Pasraman Nunuk Nyuli? (3)Apa Upaya yang dilakakukan oleh Guru Pasraman Penyang Hinje Simpei Untuk meningkatkan Minat Basarah Siswa di Pasraman Nunuk Nyuli?. Penulisan ini bertujuan : (1) untuk mengetahui dan mendiskripsikan Bagaimana Peran Guru dalam Meningkatkan Minat Basarah Siswa di Desa Netampin kecematan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur. (2) untuk mengetahui dan mendiskripsikan apa kendala Guru dalam Meningkatkan Minat Basarah Siswa di Desa Netampin kecematan Dusun Tengah Kabupaten Barito Timur. (3) untuk mengetahui mendiskripsikan Upaya yang dilakukan Guru untuk meningkatkan minat Basarah Siswa Teori yang di gunakan untuk penelitian ini untuk menganalisis rumusan masalah adalah teori Behaviorisme menekankan hanya pada hal-hal yang dapat diobservasi secara kasat mata, maka teori ini memandang proses belajar yang alami oleh manusia oleh kondisi stimulus ( S ) dan respon ( R ). Penelitian ini dilakukan pada Pasraman Nunuk Nyuli di Desa Tarantang Kecamatan Dusun Tengah Kabupaten Kapuas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan jumlah informan terdiri dari 13 orang , yang menjadi instrumen penelitian adalah penelitian sendiri. waktu yang di gunakan untuk penelitian ini kurang lebih 1 ( satu ) bulan di mulai dari tanggal 10 mei 2025 untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Bagaimanakah Peran Guru dalam meningkatkan Minat Basarah siswa Pada Pasraman Penyang Nunuk Nyuli (a) memberikan siswa Motivasi (b) memberikan dorongan (c) menyediakan fasilitas (d) mengajarkan siswa membuat sarana prasarana dan (e) latihan menari (2) Apa saja Kendala yang dihadapi Guru Pasraman dalam meningkatkan Minat Basarah Siswa Pasraman Nunuk Nyuli (a) kurangnya minat siswa dalam mengikuti ibadah Basarah (b) kurangnya dorongan dari orang tua (c) malas (d) minimnya pengetahuan tentang Agama (e) jarak dan kurang termotivasi. (3) Apa upaya yang dilakukan Guru dalam meningkatkan minat Basarah siswa (a) memberikan motivasi (b) memberikan pembelajaran yang menarik (c) memberikan nasehat (d) memberikan kepercayaan kepada siswa (e) memberikan Bimbingan ke siswa.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kondisi siswa yang ideal pada Kurikulum Merdeka Belajar adalah siswa yang aktif dalam pembelajaran, dimana pembelajaran terpusat pada siswa dan tidak lagi pada guru. Namun hasil observasi menunjukan siswa belum sepenuhnya dapat mengikuti perubahan kurikulum Merdeka Belajar, hal ini ditunjukkan dengan adanya sikap bosan dan sikap pasif dalam mengikuti proses pembelajaran. Hal ini berdampak pada kemampuan mereka untuk memahami materi secara menyeluruh. Solusinya adalah pendekatan pembelajaran yang inovatif dan interaktif melalui media pembelajaran Canva. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penggunaan media Canva dapat meningkatkan motivasi, kreativitas, dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Agama Hindu di SMPN 8 Palangka Raya. Teori hierarki kebutuhan Maslow dan teori konstruktivisme yang menjadi landasan penelitian ini. Metode yang digunakan adalah pre-experimental group dengan model one-group pre-test and post-test design yang digunakan untuk mengukur motivasi, kreativitas dan hasil belajar siswa kelas VIII di SMPN 8 Palangka Raya. Instrumen tes berbentuk kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert untuk mengukur motivasi dan kreativitas siswa sedangkan tes dalam bentuk soal untuk mengukur hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini sebagai berikut : 1) Motivasi belajar siswa Hindu kelas VIII di SMPN 8 Palangka Raya bernilai 73,7 % yang termasuk dalam kategori motivasi tingkat tinggi. 2) Tingkat kreativitas siswa mencapai 76%, yang masuk dalam kategori tingkat kreativitas yang tinggi. 3) N-Gain Score siswa rata-rata nilai yang diraih yaitu 0,65 dimana termasuk dalam N-Gain kategori sedang, dengan 5 orang siswa yang termasuk dalam kategori N-Gain tinggi (55.5%), sedangkan 4 orang dalam N-Gain kategori sedang (44.4%). Kesimpulan terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Canva terhadap kreativitas, motivasi, dan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMPN 8 Palangka Raya.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penerapan pendekatan Restorative Justice (RJ) di Kepolisian Sektor Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menjadi salah satu alternatif penyelesaian tindak pidana. Pendekatan ini merujuk pada Surat Edaran Kapolri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif. RJ menitik beratkan pada penyelesaian perkara secara damai melalui mediasi dengan melibatkan pelaku, korban, Kepolisian dan masyarakat, serta bertujuan memulihkan hubungan sosial yang terganggu akibat tindak pidana. Selain itu, pendekatan ini mengakomodasi nilai-nilai kearifan lokal yang berkembang dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan RJ, mengidentifikasi hambatan internal dan eksternal, serta menggambarkan strategi atau solusi yang diterapkan oleh Polsek Cempaka untuk mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Informan ditentukan secara purposive, yang terdiri dari penyidik kepolisian, tokoh masyarakat dan alim ulama serta akademisi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, klasifikasi, penyajian data (display), interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses RJ di Polsek Cempaka meliputi identifikasi kasus, mediasi, kesepakatan damai, dan pemantauan kesepakatan. Hambatan internal yang dihadapi meliputi kurangnya SDM terlatih, lemahnya pemahaman, SOP yang belum maksimal, dan minimnya koordinasi. Hambatan eksternal berupa resistensi masyarakat, rendahnya kepercayaan terhadap mekanisme RJ, serta belum optimalnya dukungan Lembaga Peradilan. Untuk mengatasi hal tersebut, Polsek Cempaka melakukan pelatihan internal, penyusunan SOP, sosialisasi ke masyarakat, pelibatan mediator independen, serta pembentukan tim khusus RJ. RJ terbukti mampu mendukung penyelesaian perkara yang cepat, efisien, dan berakar pada nilai-nilai sosial budaya masyarakat.