2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ermandi. 2021. Upaya Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hindu di Smpn 1 timpah. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Hendri. S.Ag.,M.Si Skripsi ini mengkaji upaya guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMPN 1 timpah. Upaya guru adalah usaha yang dilakukan guru sebagai pendidik profesional dalam mendidik, membimbing, mengarahkan, serta mengevaluasi peserta didik dengan mengembangkan segala potensi. Motivasi diri untuk terus belajar merupakan hal yang sangat penting bagi setiap siswa Hindu, karena motivasi tersebut yang akan menggugah siswa untuk tetap belajar. Sebaliknya, tanpa motivasi maka siswa akan merasa sulit untuk memahami materi yang telah dijelaskan oleh guru. Sebab motivasi yang mampu membangun dan merubah tingkah laku seseorang setelah mendapatkan motivasi dari orang lain, karena motivasi sangat penting bagi siswa Hindu. Motivasi yaitu minat atau kemauan untuk mengubah suatu pola dalam tingkah laku (belajar), sehingga sesuatu itu menjadi menarik untuk dipelajari. Berdasarkan latar belakang tersebut, Skripsi mengkaji tentang (1) Upaya guru pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMPN 1 timpah desa timpah kabupaten kapuas (2) Kendala upaya guru pendidikan Agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMPN 1 timpah desa timpah kabupaten kapuas. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Penentuan informan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dikaji dengan teori perilaku (Behavioristik), teori motivasi, dan teori kendala. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa: (1) Upaya guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu di SMPN 1 timpah desa timpah kabupaten kapuas dalam proses pembelajaran di kelas dengan rangkaian perencanaan dan persiapan meliputi metode, media dan bahan ajar sesuai dengan buku kurikulum 2013. Rangkain proses pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Bentuk motivasi yang diberikan dengan penghargaan yang dilakukan oleh guru pendidikan agama Hindu kepada siswa Hindu berupa kalimat pujian agar belajar dengan rajin, tekun dan disiplin. Selain itu, siswa Hindu saat berinteraksi dengan guru di sekolah berperilaku santun, tanggung jawab, serta bhakti kepada guru dan guru mata pelajaran agama Hindu; (2) Kendala guru pendidikan agama Hindu dalam meningkatkan motivasi belajar siswa Hindu yang ditemukan dalam penelitian, yaitu siswa Hindu pasif saat proses pembelajaran, masih kurang dalam pelafalan untuk melantunkan doa Puja Tri Sandya, belum tersedia media sebagai penunjang belajar di dalam ruang kelas seperti LCD proyektor, dan lingkungan sekolah yang terkadang belum efektif, sehingga fokus belajar siswa Hindu menjadi terganggu.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Harjo Romi. 2022. Peran Guru Agama Hindu dalam Pembinaan Umat Hindu di Desa Mekar Sari Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Skripsi, Fakultas Dharma Acarya. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd., M.Si Pembimbing II Suryanto, S.Pd., M.Pd Umat agama hindu di Desa Mekar Sari Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki pemahaman yang kurang terhadap ajaran agama hindu yang disebabkan karena kurangnya pembinaan sehingga masyarakat lebih memilih berangkat bekerja dari pada mengikuti kegiatan keagamaan. Oleh sebab itu, guru agama Hindu memiliki peran dalam memberikan pelayanan melalui pembinaan umat. Penelitian ini bertuuan. 1. untuk memgetahui Peran Guru Agama Hindu dalam pembinaan Umat Hindu di Desa Mekar Sari Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur 2. untuk mengetahui faktor penghambat dalam pembinaan Umat oleh Guru Agama Hindu di Desa Mekar Sari Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur penelitian ini berlokasi di Desa Mekar Sari Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur dimulai pada tanggal 3 agustus 2021 sampai 3 September 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan adalah Teori Peran dan Teori Humanisme. Imforman pada penelitian ini adalah Ketua Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan, Guru Agama Hindu dan umat Hindu desa Mekar Sari dengan total jumlah informan 5 orang. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian guru agama Hindu sangat berperan penting dalam pembinaan Umat Hindu di Desa Mekar Sari Kecamatan Tualan Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Dapat dilihat dalam hasil wawancara yang dilakukan dengan ketua majelis kelompok agama Hindu Kaharingan, guru agama Hindu dan umat Hindu. 1. Guru agama Hindu berperan penting dalam pembinaaan umat Hindu. seperti memimpim persembahyangan basarah, penyediaan sarana basarah, memberikan pandehen atau dharma wacana, sehingga dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada umat Hindu terkait ajaran agama Hindu secara luas pihak majelis kelompok memberikan dukungan penuh kepada guru agama Hindu berupa dukungan material dan non material. 2. Faktor yang mempengaruhi peran guru agama Hindu dalam pembinaan umat Hindu adalah faktor internal yaitu dorongan psikologis yang meliputi perhatian dan penanaman serta pemberian pemahaman nilai keagamaan. Faktor eksternal dorongan dari luar seperti dari keluarga dan faktor manusia yang meliputi kegiatan dalam masyarakat. Upaya guru agama Hindu dalam memberikan pembinaan meliputi pemberian pengetahuan tentang keagamaan secara luas,memberikan keteladan,memberikan perhatian dan kegiatan bersifat keagamaan. Kata kunci : Peran, Guru agama Hindu, dan Pembinaan umat Hindu
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Mira Alpina, 2022. Berjudul Upacara Bekepilah Seletamput Umat Hindu Kaharingan Di Desa Payang Ara Kecamatan Gnung Timang Kabupaten Barito Utara. Skripsi Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I, Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag dan Pembimbing II, Lamri, S.Pd.,M.Pd.H Didalam ajaran Agama Hindu meliputi Tattwa, Etika, Upacara. Begitu jga yang terdapat dalam Upacara Bekepilah Seletamput pada prosesi perkawinan mat Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara, pacara Bekepilah Seletamput merupakan upacara Perkawinan umat Hindu. Saat ini umat Hindu tidak lagi melihat sebagaimana yang telah tertulis dalam Kitab Suci Panaturan 2006 Pasal 30 Nyai Endas Bulau Lisan Tingang Kawin dan ini menjadi pedoman bagi mat Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara dalam pelaksanaan Upacara Bekepilah Seletamput. Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini yakni: 1. Apa penyebab terjadinya Upacara Bekepilah Seletamput di Desa Payang Ara Kecamatan Gnng Timang Kabupaten Barito Utara? 2. Bagaimana Proses Perkawinan Upacara Bekepilah Seletamput di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara? 3. Apa Nilai Pendidikan Dalam Upacara Bekepilah Seletamput di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara? Tujuan penelitian ini yaitu sebagai masukan bagi umat Hindu Kaharingan dalam meningkatkan Sradha dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, dasar Upacara Bekepilah Seletamput itu pernah dilaksanakan prosesi perkawianan umat Hindu Kaharingan dan menggali nilai pendidikan pada Upacara Bekepilah Seletamput dalam prosesi perkawinan umat Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara. Manfaat penelitian ini: dengan adanya penelitian ini bisa bermanfaat untuk kemajuan ilmu pengetahuan, pendidikan wawasan yang lebih luas tentang Upacara Bekepilah Seletamput, proses dan nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriftif Kulitatif. Populasinya adalah umat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Payang Ara dan informannya adalah Pisor, Basir, Tokoh Umat Hindu Kaharingan dan mantir yang keseluruhannya berjumlah 4 orang. Teknik pengumpulan data yaitu digunakan meliputi empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/menarik kesimpulan. Waktu penelian dilakukan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 23 Mei – 23 Juni 2022. Adapun yang menjadi tempat penelitian ini adalah Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian bertujuan untuk mengkaji dan mengetahui serta mendiskripsikan seberapa tinggi peningkatan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu yang akan terjadi setelah diterapkan metode Mind Mapping di SD Negeri 1 Kamantu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dilengkapi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan tes. Sedangkan untuk memperoleh data menggunakan instrumen berupa soal tes dengan teori humanistik. Analisis data menggunakan uji N-Gain Score dengan hasil data berupa nilai presentase keefektifan. Nilai hasil belajar peserta didik Agama Hindu SDN-1 Kamantu pada pre-test adalah dengan rata-rata sebesar 52 yang dimana nilai tersebut di bawah KKM yang telah ditetapkan sekolah yaitu sebesar 60. Metode mind mapping digunakan dalam pembelajaran mata pelajaran pendidikan Agama Hindu. Dengan menggunakan metode mind mapping peningkatan minat peserta didik dalam proses belajar mengajar dengan rata-rata sebesar 81%. Penilaian post-test dilaksanakan setelah dilakukannya proses pembelajaran menggunakan metode mind mapping. Nilai hasil belajar peserta didik Agama Hindu pada post-test adalah dengan rata-rata sebesar 87. Tingkat pengaruh metode mind mapping dihitung menggunakan teknik uji N-Gain Score. Pengaruh metode mind mapping pada hasil belajar peserta didik dalam pendidikan Agama Hindu adalah 73% dengan tafsiran efektifitas cukup efektif. Jadi, dengan demikian dapat disimpulkan hasil akhir penelitian adalah adanya pengaruh metode mind mapping dalam pendidikan Agama Hindu untuk meningkatkan belajar peserta didik di SDN-1 Kamantu Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MANYA, 2022. Strategi Pembelajaran Agama Hindu Di SDN-3 Timpah Kabupaten Kapuas, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampun Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II Ibu Nyoman Sumarni, S. Ag., M. Si Dalam dunia pendidikan, Strategi Pembelajaran sangatlah penting untuk dilaksanakan gunanya juga agar terwujudnya proses pembelajaran yang di inginkan dan di cita-citakan pada setiap sekolah dan dengan ini Skripsi ini mengkaji Strategi Pembelajaran Agama Hindu di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Oleh karena itu di dalam sekolah ini juga ada beberapa perencanaan atau yang sering di sebut dengan Strategi yang guru Agama Hindu laksanakan pada proses pembelajaran di sekolah dasar pada peserta didik yang beragama Hindu. Berdasarkan latar belakang yang sudah dijelaskan bahwa yang sangat berpengaruhnya terhadapt keberhasilan dalam perencanaan pembelajaran yang dalam hal ini peserta didik Agama Hindu tidak terlalu fokus dalam melaksanakan pembelajaran Agama Hindu yang di mana proses pembelajaran Agama masih di laksanakan bersama dalam artian nya bergabung belajar bersama pada peserta didik Agama lain, otomatis pembelajaran yang direncanakan atau di lakukan oleh guru tentu tidak maksimal di terima oleh peserta didik Agama Hindu dan juga tidak efektif dalam menerima materi pembelajaran Agama Hindu saat dilaksanakan dalam ruangan. Dengan ini juga ada beberapa Rumusan Masalah dalam penelitian ini yang di mana adalah : 1. Bagaimana strategi pembelajaran Agama Hindu di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas ? 2. Apa saja kendala pembelajaran Agama Hindu di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? 3. Apa upaya strategi pembelajaran Agama Hindu di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? Begitu juga dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih jelasnya bagaimana strategi yang direncanakan oleh guru Agama Hindu dalam pembelajaran di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori konstruktivistik dan teori humanistik Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian jenis dan sumber data yaitu data primer dan data sekunder teknik penentuan informana yaitu menggunakan teknik pusposive sampling serta teknik pengumpulan data seperti observasi,wawancara dan dokumentasi dan instrument penelitian teknik analisis data seperti metode deskriptif dan metode analisis data kualitatif. Untuk itu tidak lupa juga bahwa hasil dari penelitian menunjukan strategi pembelajaran Agama Hindu dapat terlaksana sebagaimana mesti nya walaupun ada beberapa kendala yang terjadi dalam pembelajaran Agama Hindu di SDN-3 Timpah ini serta hal itu juga tidak terlepas dari adanya upaya yang di rencanakan atau di laksanakan untuk mencegah terjadi nya kendala yang akan di alami pada proses pembelajaran yang akan berlansung tentu juga guru menggunakan berbagai strategi dan upaya dalam pembelajaran Agama Hindu di SDN-3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Mardionoe. 2022. Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Desa Tumbang Kaman Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan. Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II Suwito, S.Ag.,M.Si Skripsi ini mengkaji tentang Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Desa Tumbang Kaman Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan. tantangan bagi umat hindu kaharingan Desa Tumbang Kaman sekarang sangatlah berat, banyak permasalahan yang terjadi yang dialami mulai dari konversi agama yang dilakukan oleh agama lain, hingga kurangnya keaktifan umat hindu kaharingan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan, maka hal tersebutlah yang menjadi keprihatinan dan merupakaan tantangan bagi majelis kelompok agama hindu kaharingan untuk melakukan penguatan Nilai-Nilai Pendidikan hindu kepada Umat Hindu Kaharingan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka skripsi ini mengkaji tentang (1) Bagaimana peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kaman (2) Apakah faktor kendala Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kaman (3) Bagaimana Upaya Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penentuan informan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Studi Dokumen. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori peran, teori kendala dan teori motivasi. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa: (1) Bagaimana peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu Peran majelis kelompok agama hindu kaharingan desa tumbang Kaman sudah berupaya dan sudah berjalan dengan baik. (2) Apakah faktor kendala Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu faktor kendala majelis kelompok adalah kurang SDM umat sehingga mempengaruhi tingkat kesadaran untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan, keadaan ekonomi umat yang rata-rata menegah ke bawah, faktor kesibukan dengan aktifitas sehari-hari, kurang rohaniawan. (3) Bagaimana Upaya Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu. Upaya yang dilakukan majelis kelompok adalah dengan aktif memberikan pelayanan basarah sesuai dengan program kerja yang telah terlaksana, berusaha memberikan dorongan atau motivasi kepada umat.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Wayan swartama, 2022. Implementasi Pendekatan Pembelajaran MIKiR Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Isen Mulang Palangka Raya Kota Palangka Raya. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A. dan Pembimbing II Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos.,MAP. Pembelajaran di abad 21 ini diharapkan agar bermuara pada pembelajaran yang berfokus pada siswa, hal ini dimaksudkan agar siswa menjadi lebih aktif pada saat mengikuti proses kegiatan pembelajaran. Namun pada situasi pandemi seperti sekarang ini telah berdampak hingga ke ranah pendidikan yang membuat proses pembelajaran menjadi kurang maksimal. Melihat hal tersebut guru harus memiliki kemampuan dalm berinovasi mengembangkan pembelajaran agar pembelajaran yang dilakuan lebih optimal. Salah satu inovasi yang dapat dilakukan oleh guru adalah dengan menggunkan pendekatan MIKiR pada pembelajaran, pendekatan MIKiR ini sendiri masih tergolong baru dan belum banyak sekolah yang menerapkannya. Berangkat dari hal tersebut peneliti ingin mengangkat permasalahan tentang: (1) Bagaimana Implementasi pendekatan pembelajaran MIKiR pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Isen Mulang Palangka Raya? (2) apa saja keunggulan dan kendala dalam implementasi pendektan pembelajaran MIKiR pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Isen Mulang Palangka Raya?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami implementasi pendektan pembelajaran MIKiR pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Isen Mulang Palangka Raya dan mendeskripsikan keunggulan serta kendala dalam pendektan pembelajaran MIKiR pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMP Isen Mulang Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi dan teori kognitivisme untuk membahas rumusan masalah 1, serta teori konstruktivisme untuk membahas rumusan masalah 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun untuk pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk menganalisis data yang diperoleh peneliti menggunakan teknik analisis data dengan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan pendekatan pembelajaran mikir telah di Implementasikan kedalam mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Keunggulan dari pendekatan MIKiR: (1) memberi siswa kesempatan mengeksplor kemampuannya, (2) siswa menjadi lebih aktif, (3) pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien. Adapun kendala yang dialami: (1) pemahaman siswa yang masih kurang, (2) kemampuan guru dalam pendagogik yang masih kurang, (3) sarana dan prasarana yang masih kurang.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SARI, MANTA. 2022. berjudul Pelaksanaan Pembelajaran Agama Hindu Di SMA Negeri 1 Timpah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas. Skripsi Jurusan Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I, Dr. Drs. I Wayan Karya, M.Pd.,M.Si dan Pembimbing II, Lilik, S.Ag.,M.Pd.H Dalam proses belajar mengajar, guru memegang peranan penting karena bertindak sebagai pengelola dan pelaksana interaksi belajar mengajar. Guru tidak hanya dituntut menyusun perencanaan pengajaran dan mentransfer pengetahuan atau isi pelajaran yang disajikan kepada para siswanya, tetapi guru juga harus mentransfer kecakapan terkandung dalam materi pelajaran yang disajikan. Adapun tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui pelaksanaan, kendala dan upaya dalam pembelajaran agama Hindu di SMA Negeri 1 Timpah, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode penentuan informan adalah metode Purposive Sampling. Lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Timpah. Hasil penelitian Guru agama Hindu menyusun RPP dan Silabus yang mengacu kepada kurikulum K 13, wajib diperiksa dan ditanda tangani oleh kepala sekolah, guru selalu menyampaikan penganjali umat Om Swasty Astu dan Tabe salamat Lingu Nalatai salam sujud karendem malempang, di buka dengan doa bersama dilakukan bergiliran oleh siswa agama Hindu. Pelaksanaan apersepsi hanya dilakukan kadang-kadang saja, Metode yang sering digunakan adalah metode ceramah, kadang-kadang dengan metode Tanya jawab, pelaksanaan Post tes kadang-kadang dilakukan oleh guru, lebih sering memberikan pekerjaan rumah. Akhir pokok bahasan selalu mengadakan evaluasi, Selanjutnya mengadakan tes tengah semester sesuai dengan jadwal. Kemudian tes akhir semester dilakukan serentak sesuai dengan jadwal yang telah di tetapkan oleh sekolah. Hasil tes yang disampaikan kepada siswa dilakukan pada tengah semester. Kendala yang dihadapi yaitu buku paket pelajaran pendidikan agama Hindu yang terbatas dan ruangan khusus untuk melaksanakan Basarah tidak ada. Upaya yang dilakukan dapat simpulkan sebagai berikut: Memfoto copy buku paket yang dimiliki oleh guru agama Hindu, sekolah menyiapkan anggaran untuk pengadaan buku paket, pelaksanaan Basarah menggunakan ruangan kelas yang ada.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jumiyati,2022. Implementasi Metode Tanya Jawab Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMA Negeri 3 Palangka Raya.Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr.Derson, S.Ag.,M.Ag, Pembimbing II Megawati, S.Pi., M.Pd.H Yang melatarbelakangi penelitan ini adalah penyampaian materi dari guru untuk siswa sudah terlaksana dengan baik, tetapi pada saat guru mengajukan pertanyaan dan bertanya apakah siswa ada yang ingin di tanyakan , siswa hanya diam menerima apa yang diajarkan, tidak berminat untuk aktif dalam proses pembelajaran. Siswa enggan bertanya, mengerjakan tugas dengan jawaban seadanya,tidak menanggapi dengan baik. Berdasarkan latar belakang di atas yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut :(1) bagaimana implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu diSMA Negeri 3 Palangka Raya ? (2) apa kendala yang dihadapi dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya ? (3)upaya apa yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya ?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui bagaimana Implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya.(2) Untuk mengetahui apa kendala yang dihadapi dalam Implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya (3) Untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Teori yang digunakan adalah :Teori Kognitivistik, Teori Kendala Dan Teori Peran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah :Metode Observasi Non Partisipan, Metode Wawancara Terstuktur, Dan Metode Dokumentasi Literer. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode deskritif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) guru menjelaskan materi dengan mengguakan dua metode yaitu metode ceramah/bercerita dan metode diskusi, guru juga telah memberikan pertanyaan-pertanyaan secara langsung ataupun tidak langsung untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menanggapi materi. (2) siswa merasa tidak nyaman berada dikelas, siswa bosan dan tidak fokus saat belajar,kurang minat membaca dan tidak percaya diri. (3) memberikan tugas tambahan,menasehati/memotifasi dan memberikan nilai tambahan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ritual Aruh Ganal Bawanang merupakan ritual Masyarakat Hindu Meratus di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin yang sangat percaya kepada Leluhur yang dilaksanakan setiap Tahun sekali yakni pada bulan Juli menjelang bulan purnama, masyarakat Meratus yang meyakini leluhur secara kental melaksanakan ritual Aruh Ganal Bawanang. ritual Aruh Ganal Bawanang, jika dikaitkan dengan ajaran Panca Yadnya ritual Aruh Ganal Bawanang tergolong Ritual Dewa Yadnya, Pitra yadnya dan Bhuta Yadnya. ritual Aruh Ganal Bawanan dilaksanakan oleh masyarakat Hindu Meratus di Kecamatan Piani yang masih menganut agama Hindu lokal. Pelaksanaan ritual Aruh Ganal Bawanang oleh masyarakat Hindu Meratus di Kecamtan Piani selama ini masih dipahami dalam bentuk tradisi dan kebiasaan yang membudaya yang turun temurun, tanpa memahami dan mengetahui nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam Ritual Aruh Ganal Bawanang. Oleh karena itu penelitian lebih terfokus pada Kajian Nilai Pendidikan dalam ritual Aruh Ganal Bawanang pada masyarakat Hindu Meratus dengan rumusan masalah: 1) Bagaimana pelaksanaan ritual Aruh Ganal Bawanang di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin. 2) Bagaimana nilai-nilai ritual dalam Aruh Ganal Bawanang. 3) Bagaimana Implikasi Pendidikan ritual Aruh Ganal Bawanang di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin. Peneliti bertujuan untuk lebih mengetahui ritual Aruh Ganal Bawanang. Teori yang digunakan untuk mengetahui ritual Aruh Ganal Bawanang yaitu: teori Simbol, teori Fungsional Struktural dan teori pertukaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: metode deskriptif, motode Analises Kualitatif, metode wawancara, metode observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian sebagai berikut: Ritual Aruh Ganal Bawanang yaitu dimulai dengan: 1) Ritual Mulai Manabas, 2) Ritual Batabang 3.) Ritual Manyalukut, 4) Ritual Mamanduk dan Mahayip, 5) Ritual Bamata Umang, 6) Ritual Mananam Banih, 7) Ritual Merabon Banih Mandara, 8) Ritual Bapalas Banih, 9) Ritual Manyampuk Banih Mawai (bunga Padi Mulai mengeluarkan Berbuah), 10) Ritual Mangatam, 11) Ritual Aruh Ganal Bawanang, 12) Ritual Babuat atau Baancak Banih Kalulung. Dalam Aruh Ganal Bawanang terdapat (1) Nilai Pendidikan religious, (2) Nilai Sosial dan Budaya, (3) Nilai Etika, (4) Nilai Toleransi Beragama dan (5) Nilai Estetika, sedangkan Implikasi Pendidikan yaitu: (1) Implikasi Religius, (2) Implikasi Budaya, (3) Implikasi Sosial, dan (4) Imlikasi Sumber Daya Alam. Kata Kunci: Kajian Nilai Pendidikan, Ritual Aruh Ganal Bawanang, Masyarakat Hindu Meratus
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Mardionoe. 2022. Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Desa Tumbang Kaman Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan. Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II Suwito, S.Ag.,M.Si Skripsi ini mengkaji tentang Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Desa Tumbang Kaman Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan. tantangan bagi umat hindu kaharingan Desa Tumbang Kaman sekarang sangatlah berat, banyak permasalahan yang terjadi yang dialami mulai dari konversi agama yang dilakukan oleh agama lain, hingga kurangnya keaktifan umat hindu kaharingan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan, maka hal tersebutlah yang menjadi keprihatinan dan merupakaan tantangan bagi majelis kelompok agama hindu kaharingan untuk melakukan penguatan Nilai-Nilai Pendidikan hindu kepada Umat Hindu Kaharingan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka skripsi ini mengkaji tentang (1) Bagaimana peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kaman (2) Apakah faktor kendala Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kaman (3) Bagaimana Upaya Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penentuan informan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Observasi, Wawancara dan Studi Dokumen. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori peran, teori kendala dan teori motivasi. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan ini menyatakan bahwa: (1) Bagaimana peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu Peran majelis kelompok agama hindu kaharingan desa tumbang Kaman sudah berupaya dan sudah berjalan dengan baik. (2) Apakah faktor kendala Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Upaya Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu faktor kendala majelis kelompok adalah kurang SDM umat sehingga mempengaruhi tingkat kesadaran untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan, keadaan ekonomi umat yang rata-rata menegah ke bawah, faktor kesibukan dengan aktifitas sehari-hari, kurang rohaniawan. (3) Bagaimana Upaya Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Penguatan Nilai-nilai Pendidikan Hindu Kepada Umat Hindu. Upaya yang dilakukan majelis kelompok adalah dengan aktif memberikan pelayanan basarah sesuai dengan program kerja yang telah terlaksana, berusaha memberikan dorongan atau motivasi kepada umat.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Mersie, 2022. berjudul Penggelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMPN 3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I, Mitro,S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II, Lilik, S.Ag.,M.Pd.H . Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu khususnya dalam pengelolaan pembelajaran di SMPN 3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, merupakan tugas dan tanggung jawab guru sebagai pendidik dalam membantu dan membimbing anak didiknya untuk mencapai seluruh aspek yang ada pada anak didinya sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Dengan tujuan penelitian yaitu: 1) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang pengelolaan pembelajaran pendidikan agama Hindu, 2) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan kendala yang dihadapi oleh guru agama Hindu dalam pengelolaan pembelajaran agama Hindu dan 3) Untuk mengetahui dan mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam meningkatkan pengelolaan pembelajaran agama Hindu di SMPN 3 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode penentuan informan adalah metode Purposive Sampling. Hasil dari penelitian ini yaitu guru agama Hindu menyusun RPP dan Silabus yang mengacu kepada kurikulum K 13, dan diperiksa serta ditanda tangani oleh kepala sekolah. Aspek dalam penyusunan perencanaan pembelajaran yaitu aspek tujuan pembelajaran, bahan atau isi pelajaran, metode dan teknik pembelajaran yang digunakan serta pelaksanaan evaluasi. Dalam membuka pelajaran, guru selalu menyampaikan penganjali umat. Guru memperhatikan keadaan atau situasi kelas, pelaksanaan apersepsi hanya dilakukan kadang-kadang saja, Metode yang sering digunakan adalah metode ceramah diselingi dengan metode Tanya jawab, pelaksanaan Post tes kadang-kadang dilakukan, sering dengan memberikan pekerjaan rumah. Mengadakan tes tengah semester, kemudian tes akhir semester sesuai dengan jadwal. Tidak semua hasil tes disampaikan kepada siswa, hanya hasil tes tengah semester. Kendala buku paket pelajaran, Ruangan belajar agama, Sarana dan prasarana penunjang pembelajaran yang berbasis IT, Sarana dan prasarana untuk praktek persembahyangan basarah tidak ada. Mengupayakan memfoto copy buku paket, dan untuk perlengkapan sarana dan prasaranan praktek persembahyangan. Mengusulkan kepada pemerintah agar dapat penambahan ruangan belajar bagi siswa.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mita, 2022. berjudul Upaya Guru Agama Hindu Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Agama Hindu Pada Masa Pandemi Covid 19 di Sekolah Dasar Negeri 2 Timpah Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Skripsi Jurusan Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I, Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II, I Made Paramarta, S.Ag.,M.Si . Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu khususnya dalam upaya meningkatkan kedispilinan belajar siswa agama Hindu pada masa pandemi covid 19, merupakan tugas yang sangat berat bagi guru sebagai pendidik dalam membantu dan membimbing anak didiknya untuk mencapai keberhasilan. Dengan tujuan penelitian yaitu: Untuk mengetahui upaya dan kendala yang dilakukan oleh guru agama Hindu dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa agama Hindu saat pandemi covid 19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode penentuan informan adalah metode Purposive Sampling. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kedisplinan dan motivasi belajar siswa agama Hindu SDN 2 Timpah masa pandemic covid 19 yaitu sistem pembelajaran dari rumah, dan membuat group WA, terjadi penurunan kedisiplinan dan motivasi belajar siswa, faktor yang mempengaruhi terjadinya penurunan kedisplinan dan motivasi siswa dalam belajar yaitu karena pembelajaran dari rumah kurang pengawasan dari guru dan orang tua siswa., factor sarana dan prasarana pendukung yang kurang, orang tua siswa kurang fasih dalam penggunaan media pembelajaran daring. Guru agama Hindu telah melakukan komunikasi dengan orang tua siswa, melalui WA group, mengingatkan via WA group agar tugas yang berikan untuk dikerjakan tepat waktu dan selalu berupaya untuk memberikan jawaban kepada siswa yang bertanya dalam WA Group. Guru memberikan sangsi berupa penurunan nilai, sehingga dengan adanya sangsi tugas siswa dapat dikumpulkan tepat waktu. guru memberikan nasehat atau teguran kepada siswa agar mereka selalu rajib belajar, mengerjakan tugasnya tepat waktu. Guru dalam menyampaikan tata tertib tidak dibuatkan secara khusus, melainkan hanya menyampaikan via Chat di WA group. Guru agama Hindu mengadakan absensi siswa pada jam pelajaran untuk mengetahui keadaan siswa, guru agama Hindu selalu memberikan arahan, nasehat, motivasi, memberikan pujian atau reward kepada siswa yang memiliki keberhasilan, Kendala yang dirasakan oleh guru agama Hindu dalam meningkatkan kedisiplinan dan motivasi belajar siswa agama Hindu di masa pandemic covid 19 yaitu: 1). Keterlibatan orang tua siswa yang kurang untuk mengawasi anak dalam belajar maupun menyelesaikan tugas, 2). Kurangnya penguasaan media pembelajaran berbasis daring baik itu guru agama Hindu maupun siswa atau orang tua siswa dan 3). Kendala biaya baik yang diraskan oleh guru maupun orang tua siswa.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Titi Karmila. 2022. Peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam Memotivasi Pelaksanaan Basarah di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas. Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Pranata, S.Pd., M.Si., Pembimbing II Suwito, S.Ag., M.Si. Basarah merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan sebagai wujud Sradha dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa (Ranying Hatalla Langit) oleh umat Hindu Kaharingan yang ada di Kalimantan Tengah khususnya di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas karena tujuan Basarah mempunyai arti dan makna semua orang mendekatkan dirinya dengan Tuhan untuk memohon perlindungan. Permasalahan yang di bahas yaitu:(1)Bagaimana pelaksanaan Basarah di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas?; (2)Bagaimana peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam pelaksanaan Basarah di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas?; dan (3)Apa kendala dan upaya untuk meningkatkan motivasi dalam pelaksanaan Basarah di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas?. Penulisan ini bertujuan:(1)Untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan Basarah di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas; (2)Untuk menganalisis peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam pelaksanaan Basarah di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas; dan (3)Untuk menganalisis kendala dan upaya untuk meningkatkan motivasi dalam pelaksanaan Basarah di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas. Teori untuk menganalisis rumusan masalah adalah teori peran dan teori motivasi. jenis penelitian deskriftif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:(1)pelaksanaan Basarah belum dilaksanakan secara rutin serta umat Hindu Kaharingan tidak aktif mengikuti Basarah terlihat pada tingkat kehadiran umat Hindu Kaharingan yang hadir dapat dihitung dengan jari baik orang tua, remaja dan anak-anak; (2) Peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan di Desa Kayu Bulan Kabupaten Kapuas sudah terlihat adanya sebuah peran yang dilakukan namun kurangnya kerjasama antar pengurus, sehingga belum maksimal mencapai sasaran dan perlu ditingkatkan lagi agar umat yang ada di Desa Kayu Bulan dapat meningkatkan motivasi nya dalam pelaksanaan Basarah sehingga tercapainya Basarah yang rutin dan efektif; dan (3) Kendala internal yang dihadapi oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan melaksanakan Basarah seperti: kurangnya kesadaran dalam membina umat Hindu Kaharingan, pengetahuan keagamaan yang terbatas, rasa acuh tak acuh, sibuk bekerja, serta faktor malas dalam diri. Kendala eksternal tidak adanya penyuluh agama, tidak ada kendaraan, kurang aktifnya sebagian pengurus Majelis Kelompok, dan faktor signal. Upaya yang dilakukan Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan seperti:Membuat jadwal pelaksanaan Basarah di balai umum, Basarah bergiliran di rumah-rumah, Basarah khusus generasi muda pada sore hari Kamis, memotivasi melalui Pandehen, mengubah pola pikir, kesadaran dalam diri, adanya dukungan dari umat Hindu Kaharingan kepada Majelis Kelompok, mengadakan arisan dan diadakan kunjungan Basarah ke desa-desa lainnya. Kata kunci: Basarah, Majelis kelompok
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SURIP, KOMANG ARTAWAN, 2022: Peran Pemangku dalam Mengajarkan Keterampilan Membuat Sarana Upacara pada Pemuda Hindu di Desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Suryanto, S.Pd.,M.Pd Pembimbing II I Komang Mertayasa, S.Pd.H., M.Si. Dalam ajaran Agama Hindu meliputi Tatwa, Etika dan Upacara. Begitu juga terdapat dalam pelatihan pembuatan sarana upacara pada pemuda Hindu di Desa Sari Makur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara jelas mengenai peran pemangku dalam pelatihan pembuatan Sarana Upacara pada pemuda Hindu di Desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Tujuan yang terdapat dalam penelitian ini yakni: 1). Mengetahui peran Pemangku dalam mengajarkan keterampilan membuat Sarana Upacara pada pemuda Hindu di Desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. 2). Mengetahui bagaimana kendala peran Pemangku dalam mengajarkan keterampilan membuat Sarana Upacara pada pemuda Hindu di Desa Sari Makmur. 3). Mengetahui Upaya-upaya Pemangku dalam mengatasi kendala dalam mengajarkan keterampilan membuat Sarana Upacara pada pemuda Hindu di Desa Sari Makmur. Penelitian ini mengunakan metode penelitian deskriftif kualitatif, informan dalam penelitian ini yaitu berjunlah 6 (enam) informan. Tehnik pengumpulan data yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Waktu penelitian di lakukan selama 1 (satu) bulan yaitu dari tanggal 28 April-30 Mei 2022. Adapun yang menjadi tempat penelitian ini adalah Desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Hasil dari penelitian ini adalah: 1). Pemangku berperan mengarahkan pemuda/pemudi Hindu, dan sekaligus berperan aktif dalam mengajarkan pembuatan sarana upacara. 2). Kendala dalam pelatihan pembuatan sarana upacara yaitu kurangnya minat pemuda/pemudi Hindu dalam mengikuti pelatihan pembuatan sarana upacara, serta kesulitan dalam mendapatkan daun kelapa yang digunakan dalam pembuatan sarana upacara. 3). Upaya-upaya pemangku dalam mengatasi kendala pada pelatihan keterampilan membuat sarana upacara yaitu dengan cara memberikan motivasi dan pencerahan pada pemuda/pemudi Hindu, dalam Mengikuti pelatihan membuat sarana upacara. Selain itu juga Pemangku berinisiatif dengan mengunakan daun kelapa sawit untuk pelatihan membuat sarana upacara, karena susahnya mendapatkan daun kelapa di Desa Sari Makmur.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Martono, 2022, Eksistensi Basir Dalam Pelaksanaan Ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban) Di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Strata Satu Program Studi Kepanditaan Fakultas Dharma Duta Dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag. dan Pembimbing II Yoppie, M.Pd.H. Pelaksanaan ritual tidak bisa dipisahkan dengan seorang Basir atau Rohaniawan, oleh karena itu masalah yang terjadi di dalam penelitian ini merupakan permasalahan yang sering terjadi di dalam pelaksanaan ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban), yang dimana selalu mecari dan membutuhkan tenaga seorang Basir untuk melaksanakan serta menjalankan ritual tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Eksistensi dan Kendala seorang Basir dalam pelaksanaan ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan lokasi penelitian yang digunakan yaitu bertepatan di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas. Teknik pengumpulan data yang digunakan : (1). Observasi (2) Wawancara (3) Dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 Orang Basir 1 Orang Tokoh Agama Ketua Majelis Resort agama Hindu Kaharingan dan Ketua Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Desa Tumbang Oroi. Hasil dari penelitian (1) Eksistensi Basir dalam pelaksanaan ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban) umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas, Yaitu : eksistensi atau keberadaan Basir Di Desa tersebut sangat terbatas dan selalu membutuhkan tenaga Basir Dari Daerah lain. (2) Kendala pelaksanaan Ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban) Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Oroi Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung yaitu : Kendala atau permasalahan yang sering terjadi di Desa Tumbang Oroi Merupakan permasalahan yang sama yakni tentang kurangnya serta terbatasnya orang yang berperan utama dalam pelaksanaan Ritual Tantulak Bala (Manulak Lanting Bamban) atau pelaku utama yang menjalankan dan melaksanakan ritual tersebut.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ELMI WINARTI, 2022. Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Masa Pandemi Covid-19 Di SMP Negeri Satu Atap 1 Pulau Malan Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan. Skripsi Strata Satu (S-1), Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing (I) Dr. Pranata, S.Pd., M.Si, Pembimbing (II) Dr. I Putu Widyanto, M.Pd. H Motivasi belajar merupakan daya penggerak dalam diri siswa sehingga menjamin kegiatan belajar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Motivasi belajar juga bisa dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak baik dari dalam diri maupun dari luar siswa (dengan menciptakan serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu) yang menjamin kelangsungan dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Permasalahan yang diteliti adalah Bagaimana Tingkat Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SMPN Satu Atap 1 Pulau Malan Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan. Dalam penelitian ini teori yang digunakan adalah teori motivasi dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan menyebarkan angket menggunakan teknik observasi dan studi kepustakaan. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Masa Pandemi Covid-19 Di SMPN Satu Atap 1 Pulau Malan Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan dengan berbagai fenomena dan aspek yang dimilikinya. Adapun yang menjadi populasi penelitian ini adalah 4 orang siswa yang beragama Hindu kelas VII-VIII di SMPN Satu Atap 1 Pulau Malan Kecamatan Pulau Malan Kabupaten katingan. Hipotesis awal pada penelitian ini adalah Tingkat motivasi belajar siswa dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMPN Satu Atap 1 Pulau Malan pada masa pandemi tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Tingkat Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Masa Pandemi Covid-19 Di SMP Negeri Satu Atap 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan dengan kategori tinggi dengan persentase 71% Sehingga Ho ditolak dan H_1 diterima. Sehingga kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah Tingkat Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Masa Pandemi Covid-19 di SMP Negeri Satu Atap 1 Pulau Malan Kabupaten Katingan adalah Kategori Tinggi.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Fitri Mei Densi. 2022. Nilai Pendidikan Karakter Hindu Dalam Upacara Aruh Bawanang Pada Masyarakat Dayak Pitap Di Desa Langkap Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H, Pembimbing II Lamri, S.Pd., M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji tentang nilai pendidikan karakter Hindu dalam upacara Aruh Bawanang pada masyarakat Dayak Pitap di Desa Langkap Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan. Berdasarkan fenomena yang terjadi, upacara Aruh Bawanang merupakan upacara yang unik, menarik, signifikan, dan urgen sehingga penting untuk dikaji lebih mendalam. Sebab upacara tersebut mempunyai nilai karakter Hindu yang penting untuk dikaji. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini mengkaji rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana pelaksanaan upacara Aruh Bawanang yang memiliki nilai pendidikan karakter Hindu masyarakat Dayak Pitap di Desa Langkap?, dan apakah nilai-nilai pendidikan karakter Hindu dalam upacara Aruh Bawanang masyarakat Dayak Pitap di Desa Langkap?. Penelitian ini mengkaji nilai pendidikan karakter Hindu dalam upacara Aruh Bawanang, dianalisis dengan teori struktural fungsional dan teori nilai. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis sumber data primer dan data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara Purposive. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa upacara Aruh Bawanang pada masyarakat Dayak Pitap di Desa Langkap dikaji menggunakan teori struktural fungsional. Pelaksanaan upacara ini memiliki beberapa tahapan yaitu proses persiapan, pelaksanaan, dan tahap akhir/penutupan. Adapun tahapan persiapan yakni; musyawarah, waktu dan tempat upacara, pemimpin upacara, dan sarana prasarana dalam upacara. Tahap selanjutnya yaitu proses pelaksanaan yang terdiri dari beberapa tahapan yakni: Upacara Batagas, Upacara Babalian, Upacara Penyerahan, Upacara Balapas Basar, Upacara Manjanji Balai, Tari Bakanjar, Bakapur Baminyak, Bamamang, Batatabusan, Bapalit Liur, dan Manggalung. Tahap selanjutnya yaitu tahap akhir yaitu penutup. Terkait nilai pendidikan karakter Hindu dianalisis dengan teori nilai yang terbagi menjadi enam yakni; Nilai Religius, Nilai Kejujuran, Nilai Persahabatan/komunikatif, Nilai Cinta Damai, Nilai Kepedulian Sosial, dan Nilai Tanggung Jawab. Upacara Aruh Bawanang merupakan hal yang sangat penting sebagai ungkapan rasa syukur yang tinggi kepada Tuhan Yang Maha Esa/Nining Bahatara dan juga sebagai bentuk nilai karakter Hindu yang mewujudkan masyarakat hidup harmonis dan damai atas hasil panen padi yang diperoleh setiap tahunnya, serta permohonan agar mereka selalu diberi rejeki, kesehatan, dan kesejahteraan sekaligus penghormatan terhadap leluhur yang diyakini senantiasa melindungi mereka dari berbagai marabahaya. Kata kunci: Nilai Pendidikan Karakter Hindu, Aruh Bawanang, Harmonis, dan Damai.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ni Komang Saraswati Sinta Devi, 2022. Pembelajaran Seni Musik Baleganjur pada Umat Hindu di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang kabupaten Kutai Kartanegera. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos,. M.A.P Pembimbing II : I Made Paramarta, S.Ag,. M.Si. Seni musik Baleganjur yang berasal dari Bali dipelajari oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya dengan mayoritas umatnya adalah Hindu Jawa. Meskipun telah melakukan kegiatan latihan, tetapi dalam prakteknya umat belum bisa menampilkan pada ritual-ritual keagamaan Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 2) Pemahaman umat Hindu terhadap seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 3) kendala yang umat Hindu hadapi dalam mempelajari seni musik Baleganjur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori pembelajaran, teori estetika, dan teori nilai. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari Ketua PHDI Desa Manunggal Jaya, pelatih, pemangku 3 orang, umat Hindu 3 orang, dan pemudi Hindu 3 orang. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur bisa terlaksanan karena adanya bantuan dari Pambimas Hindu dengan memberikan kelengkapan alat, pelatih serta diminati oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya sehingga proses pembelajaran dapat berjalan. 2) Pemahaman umat terhadap seni musik Baleganjur yakni karena perannya sebagai pelengkap upacara keagamaan dan fungsinya sebagai pengiring upacara keagamaan. 3) Kendala yang dihadapi umat yakni kendala umat Hindu yang sedikit, sehingga peminat seni muik Baleganjur pun sedikit. Pelatih seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya hanya satu, sehingga belum ada latihan rutin karena menyesuaikan dengan jadwal pelatih. Selain itu karena adanya pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala yang menghambat praktek kesenian Baleganjur dalam beberapa upacara keagamaan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mentili, 2022, Filosofi Upacara Na’ah Uroy Hindu Kaharingan Di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya Skripsi Strata satu Program studi Filsafat Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Prof. Drs I Ketut Subagiasta, M.Si.,D.Phil dan Pembimbing II: Dr. Ervantia Restulita L, Sigai,SS.,M.Si. Upacara Na’ah Uroy merupakan rangkaian upacara tahunan yang dilaksanakan umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Upacara ini dilaksanakan sebagai ungkapan permohonan kepada Mohotara Labata Dilang Sangumang (Tuhan Yang Maha Esa) beserta manifestasinya pada saat masa bertani agar diberikan kesuburan pada benih padi. Berdasarkan latar belakang terdapat tiga rumusan masalah yang dikaji :(1) Bagaimanakah pelaksanaan upacara Na’ah Uroy ? (2) Bagaimana fungsi upakara pada upacara Na’ah Uroy ? dan (3) Bagaimana nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam upacara Na’ah Uroy ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, fungsi upakara dan nilai-nilai filosofis upacara Na’ah Uroy. Untuk membedah masalah penelitian menggunakan kajian pustaka, konsep dan beberapa teori : (1) Teori religi, (2) Teori fungsionalisme struktural dan (3) Teori interaksionisme simbolik. Metode yang digunakan metode kualitatif yang dilengkapi dengan data kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik : (1) Observasi, (2) wawancara, (3) studi kepustakaan dan (4) studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Tokoh agama, Wasy, Kepala Adat dan Tokoh masyarakat. Hasil dari penelitian: (1) Na’ah Uroy diawali pelaksanaan upacara, tempat dan waktu, aturan dan larangan, memimpin pelaksanaan, orang yang melaksanakan dan tujuan upacara Na’ah Uroy, (2) fungsi upakara fungsi religius, fungsi sosial, fungsi etika, dan fungsi estetika, (3) nilai religi, nilai sosial, nilai etika, nilai estetika, dan nilai filosofis. Dimana ketaatan dalam melaksanakan sembahyang maupun persembahan upacara yang ditunjukan kepada Mohotara Lobata Dilang Sangumang (Tuhan Yang Maha Esa) merupakan aplikasi dari perilaku yang taat dalam kehidupan yang bernuansa religius yang menghantarkan pada suasana kehidupan yang tentram lahir batin.