Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Filosofi Upacara Na'ah Uroy Hindu Kaharingan Di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Filsafat Agama Hindu•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Mentili, 2022, Filosofi Upacara Na’ah Uroy Hindu Kaharingan Di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya Skripsi Strata satu Program studi Filsafat Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Prof. Drs I Ketut Subagiasta, M.Si.,D.Phil dan Pembimbing II: Dr. Ervantia Restulita L, Sigai,SS.,M.Si. Upacara Na’ah Uroy merupakan rangkaian upacara tahunan yang dilaksanakan umat Hindu Kaharingan di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Upacara ini dilaksanakan sebagai ungkapan permohonan kepada Mohotara Labata Dilang Sangumang (Tuhan Yang Maha Esa) beserta manifestasinya pada saat masa bertani agar diberikan kesuburan pada benih padi. Berdasarkan latar belakang terdapat tiga rumusan masalah yang dikaji :(1) Bagaimanakah pelaksanaan upacara Na’ah Uroy ? (2) Bagaimana fungsi upakara pada upacara Na’ah Uroy ? dan (3) Bagaimana nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam upacara Na’ah Uroy ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, fungsi upakara dan nilai-nilai filosofis upacara Na’ah Uroy. Untuk membedah masalah penelitian menggunakan kajian pustaka, konsep dan beberapa teori : (1) Teori religi, (2) Teori fungsionalisme struktural dan (3) Teori interaksionisme simbolik. Metode yang digunakan metode kualitatif yang dilengkapi dengan data kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik : (1) Observasi, (2) wawancara, (3) studi kepustakaan dan (4) studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Tokoh agama, Wasy, Kepala Adat dan Tokoh masyarakat. Hasil dari penelitian: (1) Na’ah Uroy diawali pelaksanaan upacara, tempat dan waktu, aturan dan larangan, memimpin pelaksanaan, orang yang melaksanakan dan tujuan upacara Na’ah Uroy, (2) fungsi upakara fungsi religius, fungsi sosial, fungsi etika, dan fungsi estetika, (3) nilai religi, nilai sosial, nilai etika, nilai estetika, dan nilai filosofis. Dimana ketaatan dalam melaksanakan sembahyang maupun persembahan upacara yang ditunjukan kepada Mohotara Lobata Dilang Sangumang (Tuhan Yang Maha Esa) merupakan aplikasi dari perilaku yang taat dalam kehidupan yang bernuansa religius yang menghantarkan pada suasana kehidupan yang tentram lahir batin.

Kata kunci

Filosofi Upacara Na’ah Uroy, Hindu Kaharingan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Filosofi Upacara Na'ah Uroy Hindu Kaharingan Di Desa Kalasin Kecamatan Uut Murung Kabupaten Murung Raya2022 · oai:ais:skripsi:303