2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rima Noktayani, 2024 Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN TP Palangka Raya. Dosen pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Dosen pembimbing II, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang penulis temukan di program studi pendidikan agama Hindu tahun akademik 2023/2024. Penelitian menemukan bahwa keterampilan mahasiswa khususnya dalam pembuatan sarana upacara dapat dikatakan masih kurang. hal ini terlihat dari masih banyaknya mahasiswa yang belum mampu membuat sarana upacara seperti membuat ketupat, tampung tawar, hiasan dalam sangku untuk basarah, kurang tertariknya dengan pembuatan sarana upacara, serta masih ada mahasiswa yang tidak fokus dalam proses pembelajaran tersebut sehingga dalam hal ini memerlukan upaya yang lebih untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membuat sarana upacara. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan terhadap keterampilan membuat sarana upacara keagamaan mahasiswa prodi pendidikan agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN TP) Palangka Raya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan metode survey dan metode pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Data pembelajaran diperoleh dari menyebarkan angket/kuesioner dengan cara membagikannya ke responden yang jumlahnya sudah diketahui yaitu 52 responden, sedangkan data keterampilan diperoleh dari nilai ujian akhir semester (UAS) mahasiswa kelas A dan B semester genap tahun akademik 2023/2024, data dianalisis dengan regresi sederhana menggunakan IBM Statistics for windows. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan hipotesis pada penelitian ini menujukan bahwa t hitung (0,017) t tabel (1,675), dapat disimpulakan bahwa hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini tidak terdapat pengaruh antara pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan dengan keterampilann dalam membuat sarana upacara mahasiswa program studi pendidikan agama Hindu kelas A dan kelas B semester genap tahun akademik 2023/2024 dan dengan sekala pembelajaran pada kategori tinggi terdapat 13 orang dengan persentase 6,9%, kategori sedang terdapat 37 dengan persentase 19,47% dan pada kategori rendah terdapat 2 orang dengan persentase 1,6% dari keseluruhan total 52 orang responden. Kata kunci : Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Media Sosial Terhadap Keputusan Berkunjung ke Objek Wisata Matan Andau Kota Palangka Raya.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MINARTI, 2024, Planting Hindu Education Values in Students Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya City. Scripting of the Hindu Education Program, Faculty of Dharma Acharia IAHN-TP Palangka Raya Instructor I. Dr. Pranata, S.Pd., M.Si and Counselor II Nyoman Sumarni. S.Ag., M.Si This study examines the Planting of Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students in Palangka Raya City. This research is set in place with religious education is one of the factors that can determine a person to be a man of noble character. Therefore, religious education emphasizes the change in behavior from bad to good, especially to students in Adi Widyalaya Widya Bhakti, Palangka Raya City. There are three problems, namely How to Plant Hindu Education Values in Students Adi Widyalaya Widya Bhakti, Palangka Raya City, What are the obstacles to planting Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students in Palangka Raya City and how to overcome the obstacles to planting Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students in Palangka Raya City. The purpose of this study is as follows: 1. The general purpose is to refer to the overview title To Know and Analysis the Planting of Hindu Education Values on Students Adi Widyalaya Widya Bhakti, Palangka Raya City.2. Special Purpose to Know and Analyse the Planting of Hindu Education Values, Analysis of obstacles and to find out the Efforts to overcome the Planting of Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students of Palangka Raya City. Research methods used qualitative methods. The theories used include Behavioristic theory, obstacle theory and Role theory. The techniques used are purposive sampling consisting of the school's Foundation Education Coordinator (one person), the principal (one person), the teacher (two people), the student's parents (two people) and the student's informant (three people). Data collection techniques: 1) observations, 2) interviews, and 3) documentation. Furthermore, data analysis techniques consist of data reduction/condensation, data presentation, and results/conclusion discovery stages. Based on the research results, it can be concluded that 1) How to Plant Hindu Education Values in Students Adi Widyalaya Widya Bhakti, Palangka Raya City, 2) What are the obstacles to planting Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students, Palangka Raya City, 3) What are the efforts in overcoming the obstacles to planting Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students, Palangka Raya City.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skripsi ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan fenomena yang ada, masih ada beberapa guru yang menerapkan model pembelajaran berbasis konvensional atau pembelajaran yang berfokus kepada guru sehingga mengakibatkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini daharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan berpikir kritis siswa untuk meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang dikaji yakni seberapa efektif penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Rumusan masalah dikaji menggunakan teori konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain pre-exsperimen tipe one group pretest-posttest dimana pemilihan teknik pengambilan sampel Probability Sampling yaitu Proportionate Stratified Random Sampling dipilih per-kelas yaitu kelas III-A. Pengumpulan data menggunakan tes tulis sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran berbasis masalah berupa pilihan ganda untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Pada hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon signed- rank test menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. selain itu, ditemukan bahwa pembelajaran berbasis masalah juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam konteks pendidikan dasar dan memberikan implikasi penting bagi praktik pengajaran. Disarankan agar pembelajaran berbasis masalah diimplementasikan lebih luas dan dipertimbangkan untuk berbagai subjek pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
RUMINA : (2024) Daun Sambabelum Sebagai Sarana Dalam Upacara Perkawinan Agama Hindu Kaharingan Di Desa Penda Nange Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan Perspektif Filosofi Hindu.(Pembimbing I Drs. I Ketut Soter, M.Pd.H dan Pembimbing II I Gede Arya Juni Arta, S.Fil.H.,M.Ag). Upacara perkawinan Hindu Kaharingan di Desa Penda Nange, Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan, banyak yang kurang mengetahui fungsi dan makna, dan nilai dari penggunaan daun sambabelum. Penelitian bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang fungsi dan makna daun sambabelum sebagai sarana dalam upacara agama Hindu Kaharingan. Dari latar belakang tersebut, adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana fungsi daun sambabelum(kalanchoe pinneta)dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan di Desa Penda Nange, Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan, (2) Bagaimana makna daun sambabelum (kalanchoe pinneta)dalam upacara perkawinan agama Hindu kaharingan di Desa Penda Nange, Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah metode observasi, wawancara,dan dukumen/perpustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkajikan permasalahan bagi peneliti ini menggunakan, (1) teori religi dan (2) teori simbolik. Subjek penelitian ini adalah: pisor, tokoh adat, majelis desa, mantir adat, dan orang-orang yang mengetahui tentang penelitian yang dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian lapangan bahwa dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan, maka fungsi daun Sambabelum adalah sebagai simbolkebersamaan, perlindungan spiritual, penyucian, kehidupan dan keseimbangan, melestarikan budaya, keberuntungan, kesuburan, dan keharmonisan. sedangkan maknanya sebagai kesuburan, kesucian dan penyucian, keberkahan dan kesejahteraan, keseimbangan, kebersamaan, keharmonisan dan kebahagiaan, nilai budaya dan tradisi, dan filosofi kehidupan berumah tangga.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan membaca sangat penting bagi siswa sekolah dasar (SD) karena dengan membaca kita dapat mengetahui informasi-informasi dan meningkatkan pengetahuan. Kemampuan membaca menjadi salah satu kunci keberhasilan atau kemajuan bagi siswa karena memudahkan siswa dalam mencari informasi dari berbagai sumber tertulis. Pada penelitian ini saat dilakukannya observasi awal, peneliti menemukan bahwa masih terdapat siswa yang belum bisa membaca di kelas I SDN 1 Basarang Jaya. Untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa maka, peneliti menerapkan media kartu huruf pada pembelajaran di kelas I SD. Media pembelajaran kartu huruf merupakan media yang mengenalkan huruf atau simbol-simbol yang bermanfaat untuk memudahkan siswa membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan yang terjadi pada kemampuan membaca siswa kelas I SD dengan bantuan media kartu huruf. Penelitian yang digunakan ialah penelitian tindakan kelas (PTK) pada penelitian ini terdiri dari 2 siklus yaitu siklus 1 dan siklus 2. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan data observasi dan tes membaca. Dengan seluruh jumlah siswa kelas I berjumlah 6 siswa. Data yang diperoleh memperlihatkan jika adanya peningkatan pada kemampuan membaca siswa. Peningkatan pada pratindakan ke siklus 1 mengalami peningkatan. Pada pratindakan yang telah dilaksanakan diperoleh nilai rata-rata 60 dengan persentase ketuntasan 33,33 % dan pada siklus 1 nilai rata-rata 68,33 dengan persentase ketuntasan 33,33 %. Peningkatan terjadi dari pratindakan ke siklus 1 dengan nilai rata-rata meningkat sebesar 8,33. Kemudian pada siklus 2 meningkat sebesar 8,37 dari siklus 1 nilai rata-rata 68,33 menjadi 76,7 pada siklus 2 dan persentase ketuntasan 83,33%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan bantuan media pembelajaran kartu huruf akan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa di kelas I SDN 1 Basarang Jaya. Siswa akan memiliki kemampuan dalam berpikir serta dapat melatih ingatan siswa selain itu, siswa juga memiliki kemampuan dalam memecahkan suatu masalah.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lontong merupakan alat yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk bertani, berladang dan memancing, bahkan pada zaman dahulu banyak masayarakat Desa Putat Durei yang bisa membuat lontong. Namun seiring perkembangn zaman saat ini eksistensi seni menganyam lontong mengalami kemunduran. Hal ini dikarenakan kurangnya minat masyarakat untuk belajar menganyam, sehingga pengrajin lontong di Desa Putat Durei hanya tersisa lima orang dengan keterangan lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1)Faktor yang mempengaruhi eksistensi pengunaan lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas, 2)eksistensi seni menganyam lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: teorieksistensi dan teori fungsionalisme. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari pengrajin dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Faktor yang mempengaruhi eksistensi lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas yaitu perubahan selera ekonomi, tradisi dan budaya, kurangnya pembinaan dari pemerintah atau lembaga lainnya. 2) Eksistensi seni menganyam lontong pada masyarakat Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas mengalami kemunduran, hal ini dikarenakan kurangnya minat masyarakat dalam mempelajari seni anyaman. Pengrajin lontong yang ada di Desa Putat durei hanya berjumlah lima orang dengan keterangan lanjut usia.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ramudianti, 2024. Seni Kriya Binting Pada Masyarakat Desa Pondok Damar Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Mitro, S.Pd.,M.Si. Pembimbing II : Hendri, S.Ag,. M.Si. Seni kriya binting merupakan kesenian Kalimantan Tengah yang berbentuk tas keranjang yang terbuat dari rotan ataupun tali miliar dan memiliki fungsi bagi kehidupan sehari-hari masyarakat di desa Pondok Damar. Namun pengrajin di Desa Pondok Damar hanya ada beberapa orang saja dengan kategori lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Eksistensi seni kriya binting pada masyarakat Desa Pondok Damar Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur, 2) Estetika seni kriya binting pada masyarakat Desa Pondok Damar Kecamatan Mentaya Hilir Utara Kabupaten Kotawaringin Timur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: teori pelestarian budaya dan teori estetika. Data yang telah dikumpul dianalisis dengan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yakni dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Eksistensi kesenian binting di Desa Pondok Damar terdiri menjadi tiga bagian yakni eksistensi sebagai perlindungan dilakukan dengan cara perlindungan sumber daya alam dan perlindungan hak cipta, eksistensi sebagai pengembangan dilakukan dengan pengembangan bahan pembuatan binting serta pengembangan dalam dunia pendidikan dan eksistensi sebagai pemanfaatan dilakukan dengan pemanfaatan untuk mengurangi kantong plastik dan penjualan kepada masyarakat. 2) Estetika seni kriya binting terlihat dari tiga unsur yaitu unsur bentuk, unsur warna dan juga unsur motif hias. Unsur bentuk yaitu terdiri dari bentuk akhir seni kriya binting yang berbentuk seperti kubus (tas keranjang). Unsur warna yaitu penggunaan warna pada seni kriya binting kebanyakan menggunakan warna primer. Unsur motif hias pada seni kriya binting yakni dapat dilihat dari motif yang ada pada bagian tengah, bagian atas, bagian bawah dan bagian tali pada seni kriya binting. Kata Kunci : Seni Kriya, Binting
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalam meningkatkan disiplin di kalangan mahasiswa dalam institusi akademik. Studi ini mengeksplorasi dinamika komunikasi interpersonal dan dampaknya terhadap peningkatan disiplin mahasiswa. Penelitian ini menggali berbagai strategi komunikasi yang digunakan oleh pendidik dan administrator untuk berinteraksi secara efektif dengan mahasiswa, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dengan menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dan observasi, studi ini mengkaji bagaimana komunikasi interpersonal memengaruhi perilaku dan disiplin mahasiswa. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi terbuka, hormat, dan jelas antara pendidik dan mahasiswa membudayakan saling menghormati dan memahami, sehingga mengurangi insiden ketidakdisiplinan. Selain itu, studi ini menyoroti pentingnya mendengarkan secara empatik, isyarat non-verbal, dan mekanisme umpan balik dalam membentuk sikap dan perilaku mahasiswa secara positif. Rekomendasi menekankan integrasi pelatihan keterampilan komunikasi bagi pendidik dan pendirian saluran komunikasi yang mendukung dalam pengaturan pendidikan untuk meningkatkan perbaikan disiplin yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka pada penelitian ini terdapat tiga perumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) Bagaimana pengaruh komunikasi interpersonal dilingkungan mahasiswa Fakultas Dharma Duta Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya (IAHN-TP) (2) 1. Bagaimana strategi efektif dalam Meningkatkan Kedisiplinan mahasiswa di lingkungan di Lingkungan Fakultas Dharma Duta Brahma Widya IAHN-TP. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah; observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori Tindakan Komunikatif dan (2) Teori Strategi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah: observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Komunikasi interpersonal dapat memberikan sebuah pengaruh bagi lawan bicara. (2) Komunikasi interpersonal yang efektif dapat menjadi strategi dalam meningkatkan kedisiplinan mahasiswa.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Swastike, Made. 2024. Peranan Penyuluh Agama Hindu Dalam Mengimplementasikan Tri Hita Karana Di Desa Basarang Jaya Kabupaten Kapuas: Perspektif Pendidikan Nonformal. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag dan Pembimbing II Ni Nyoman Sumarni, S.Ag.,M,Si Skripsi ini mengkaji tentang Peranan penyuluh Agama Hindu Dalam Mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana: Perpektiv Pendidikan Keagamaan Hindu Nonformal Desa Basarang Jaya Kabupaten Kapuas. Penyuluh agama Hindu merupakan seseorang yang yang memiliki keahlian dan juga tugas dalam membimbing masyarakat pada bidang agama Hindu. Fenomena yang terjadi yaitu kurangnya pemahaman masyarakat mengenai seberapa pentingnya ajaran Tri Hita Karana sehingga menyebabkan kurangnya pengimplementasian Tri Hita Karana. Berdasarkan uraian tersebut, peneliti ini mengkaji rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah peran penyuluh agama Hindu dalam membimbing masyarakat desa Basarang Jaya memahami dan mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana ?. 2) Bagaimana kendala penyuluh dalam mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana pada masyarakat di Desa Basarang Jaya Kabupaten Kapuas ?. 3) Bagaimana upaya Penyuluh agama Hindu dalam membimbing masyarakat desa Basarang Jaya memahami dan mengimplementasikan ajaran Tri Hita Karana ?. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan teori aksi, teori kendala, teori harapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara perpusive sampling. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penenelitian rumusan masalah pertama yamg dikaji dengan teori aksi menghasilkan kesimpulan bahwa peran yang dimiliki oleh seorang penyuluh agama Hindu yaitu, peran sebagai pendidik, peran sebagai pembimbing, peran sebagai teladan. Kendala endala yang dialami penyuluh dikaji menggunakan teori kendala menghasilkan kesimpulan bahwa terdapat dua kendala yaitu kendala internal dan kendala eksternal. Kendala internal diantaranya yaitu Kendala internal yaitu kurang disiplin, rendahnya kreativitas. Kendala eksternal yaitu tingkat pemahaman, kurangnya dukungan umat, faktor cuaca. Kemudian upaya yang dilakukan penyuluh agama Hindu dikaji menggunakan teori harapan, menghasilkan kesimpulan upaya-upaya yang dilakukan yaitu upaya memberikan pendidikan keagamaan Hindu nonformal, dan upaya memberikan contoh yang baik.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK I Komang Budiawan, 2024. Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Upacara Tumpek Landep Di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Pembimbing I Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag., M.Ag Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si Tujuan skripsi mengkaji tentang implementasi nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya. Berdasarkan fenomena yang terjadi, umat Hindu di Desa Basarang Jaya dalam melaksanakan upacara Tumpek Landep kurang memahami arti serta makna dalam upacara Tumpek Landep. Umat Hindu juga kurang memahami nilai-nilai dalam upacara Tumpek Landep. Untuk itu, diperlukannya kajian mendalam tentang pelaksanaan upacara Tumpek Landep pelaksanaan, nilai-nilai pendidikan dan implementasi upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya. Rumusan masalah yang dikaji yakni (1) Bagaimanakah proses pelaksanaan upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas, (2) Apakah nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Penelitian ini dikaji dengan 2 teori yakni: 1).religi dan 2) Teori Nilai penelitian ini menggunakan deskriftif kualitatif,Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan secara purposive. Peneliti sebagai instrument utama. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan kondensasi data (data Condensation), penyajian data(data display) dan penarikan kesimpulan(Conclusions drawing). Berdasarkan hasil penelitian yang dikaji dengan teori religi, bahwa pelaksanaan upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya terbagi menjadi tiga tahap yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan upacara dan tahap akhir. Berdasarkan hasil penelitian yang dikaji dengan teori nilai bahwa nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep terdiri dari nilai pendidikan tattwa(kebenaran) yang merupakan ajaran ketuhanan yang menjadikan landasan keyakinan umat dalam memeluk agama, nilai pendidikan etika(tingkah laku) dan nilai pendidikan estetika yang merupakan ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keindahan, mempelajari semua aspek dari apa yang kita sebut kesenian.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan fenomena yang ada, masih ada beberapa guru yang menerapkan model pembelajaran berbasis konvensional atau pembelajaran yang berfokus kepada guru sehingga mengakibatkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini daharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan berpikir kritis siswa untuk meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang dikaji yakni seberapa efektif penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III-A SD Negeri Percobaan Palangka Raya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar siswa III SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Rumusan masalah dikaji menggunakan teori konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain pre-exsperimen tipe one group pretest-posttest dimana pemilihan teknik pengambilan sampel Probability Sampling yaitu Proportionate Stratified Random Sampling dipilih per-kelas yaitu kelas III-A. Pengumpulan data menggunakan tes tulis sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran berbasis masalah berupa pilihan ganda untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Pada hasil analisis data menggunakan uji wilcoxon signed- rank test menunjukkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. selain itu, ditemukan bahwa pembelajaran berbasis masalah juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan ini mendukung efektivitas pembelajaran berbasis masalah dalam konteks pendidikan dasar dan memberikan implikasi penting bagi praktik pengajaran. Disarankan agar pembelajaran berbasis masalah diimplementasikan lebih luas dan dipertimbangkan untuk berbagai subjek pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Upacara Aruh Buntang Mamali Mate merupakan suatu upacara kematian tingkat akhir yang dilaksanakan oleh umat hindu kaharingan di Desa Kaong Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong. upacara ini ditujukan untuk menghantarkan roh leluhur ke alam berikutnya atau menyatu dengan tuhan.Adapun rumusan masalah yang dapat diangkat oleh peneliti yaitu: 1. Bagaimana Bentuk Pelaksanaan Upacara Aruh Buntang Mamali Mate Di Desa Kaong Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong? 2. Apa Fungsi Dari Upacara Aruh Buntang Mamali Mate di Desa Kaong Kecamatan Upau Kabupaten Tabalong? 3. Apa Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu yang Terkandung Dalam Upacara Aruh Buntang Mamali Mate?. Peneilitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami bentuk pelaksanaan dari upcara Aruh Buntang Mamali Mate, fungsi dan nilai-nilai yang terkandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Fenomenologi, Fungsionalisme, Interfretatif simbolik, dan teori Taksonomi Bloom. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan lokasi penelitian di Desa Kaong, jenis dan sumber data yang digunakan: suber data primer dan data skunder, teknik penentuan informan yaitu Teknik purposive, teknik pengumpulan data yang digunakan: obsrvasi, wawancara, dan dokumentasi, instrument penelitian kualitatif teknik analis data yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari penelitian yang dilakukan tentang upacara Aruh Butang Mamali Mate di Desa Kaong yaitu dalam pelaksanaannya memiliki beberapa tahap: 1. Persiapan, 2. Pelaksanaan, dan 3. Tahap akhir yang memiliki fungsi: 1. Menjaga hubungan harmonis dengan leluhur dan tuhan, 2. Menjaga hubungan harmonis dengan sesama manusia, 3. Menjaga hubungan harmonis dengan alam. Selain mempunyai fungsi upacara kematian Aruh Buntang Mamali Mate juga dalam nilai-nilai Pendidikan agama Hindu yaitu: 1. Tattwa adanya kepercayaan terhadap Tuhan/Brahman sebagai sumber dari Atman serta menghantarkan roh ke alam berikutnya atau menyatu dengan Tuhan , 2. Susila adanya persembahan sebagai bentuk bakti untuk membayar hutang bkepada leluhur, dan 3. Upacara adanya keterampilan atau kreatifitas yang terlihat unik serta indah dalam tarian-tarian serta sarana dan prasarananya .
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Umul Husna, 2024:Penyelesaian Secara Adat Sengketa Masyarakat Petani dalam Sistem Plasma Perkebunan Kelapa Sawit PT. Globalindo Agung Lestari di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas. Dr. I Made Kastama, SH., MH dan Herwandi, MH. Perkebunan kelapa sawit sering menggunakan sistem plasma, di mana perusahaan besar menyewa sebagian lahan kepada petani lokal. PT. Globalindo Agung Lestari adalah salah satu perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, yang memiliki banyak perkebunan kelapa sawit. Sistem plasma ini memberi peluang bagi petani lokal untuk bekerja sama dengan perusahaan besar, terkadang sistem ini bisa menimbulkan konflik terkait pembagian hasil, hak tanah, dan masalah sosial ekonomi lainnya. Oleh karena itu, peneliti ingin menyelidiki penyelesaian secara adat sengketa masyarakat antara petani dan PT. Globalindo Agung Lestari di Kecamatan Dadahup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penyelesaian sengketa secara adat, peran dan fungsi tokoh adat seperti Damang dalam proses penyelesaian sengketa, dan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan dan sanksi yang diberlakukan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap tokoh adat dan masyarakat terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa dilakukan melalui musyawarah dan mediasi oleh tokoh adat. Prosesnya melibatkan pelaporan, musyawarah adat, mediasi, pengambilan keputusan, dan implementasi yang diatur oleh Damang. Sanksi yang diberikan berupa denda dan restitusi sosial, seperti ikut serta dalam kelompok petani plasma. Proses ini mengikuti nilai-nilai budaya dan hukum adat lokal yang mengatur hubungan antara petani dan perusahaan perkebunan, seringkali terkait dengan konflik hak tanah, kompensasi, dan pembagian hasil. Keterlibatan tokoh adat dan nilai budaya lokal membantu penyelesaian sengketa diterima oleh masyarakat setempat, menyeimbangkan kepentingan perusahaan dan hak petani. Keberhasilan proses ini terlihat dari kepatuhan masyarakat terhadap keputusan Damang, kepuasan kedua pihak, dan pencegahan konflik berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang penyelesaian sengketa di perkebunan plasma dan merekomendasikan penguatan mekanisme penyelesaian sengketa berdasarkan kearifan lokal dan keadilan sosial.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MITA RIYANI, 2024. Peran Mantir Adat Dalam Penyelesaian Kasus Sengketa Lahan Pada Masyarakat Di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya. Dengan Dosen Pembimbing I Mariatie,S.Ag,M.Si. dan Dosen Pembimbing II Budiarto Santoso, MH. Sengketa lahan adalah perselisihan atau konflik yang terjadi antara dua pihak atau lebih terkait kepemilikan, penggunaan, atau batas-batas suatu lahan. Peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan pada masyarakat sangatlah penting. Mantir Adat bertindak sebagai mediator atau penengah antara pihak-pihak yang terlibat dalam kasus sengketa lahan. Mereka memiliki pengetahuan yang mendalam tentang hukum Adat, nilai-nilai budaya dan normanorma yang mengatur masyarakat setempat. Masalah yang diteliti mencakup 3 (tiga) yaitu : 1) Bagaimana peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan terkait pemasangan Hinting Pali Adat di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya? 2) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi potensi peran Mantir Adat dalam penyelesaian sengketa lahan? 3) Bagaimana asas kekuatan hukum terhadap penyelesaian kasus sengketa lahan ? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah sebagai prosedur pemecahan yang diselidiki dengan menggambarkan keadaan subjek atau objek dalam masyarakat dan yang lainnya yang pada saat sekarang berdasarkan fakta-fakta yang tampak atau apa adanya. Sedangkan teknik penentuan informan adalah Teknik penentuan Informan untuk tujuan tertentu saja. Teknik observasi, teknik wawancara dan teknik kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif sehingga akurasi data menjadi lebih terjamin. Dari analisis data tersebut maka dapat disimpulkan: 1). Peran Mantir Adat dalam penyelesaian kasus sengketa lahan secara Adat adalah sangat berperan dalam menegakkan hukum Adat dalam menyelesaikan kasus sengketa lahan, menciptakan rasa keadilan dan peran aktif dalam penyelesaian kasus sengketa lahan antara Setiawan dengan Irawan warga masyarakat di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya dan dianalisis dengan teori kewenangan yang dapat menjadi panutan dalam masyarakat, yang hendaknya mempunyai kemampuan-kemampuan tertentu dalam penyelesaian sebuah kasus/masalah yang terjadi, sesuai dengan aspirasi masyarakat. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi potensi peran Mantir Adat di Kelurahan Kereng Bangkirai yang dilakukan oleh Mantir Adat Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya adalah dilakukan secara umum potensi peran Mantir Adat dalam penyelesaian sengketa lahan akan semakin besar jika mereka memiliki pengetahuan, keterampitan, dan integritas yang baik, serta mendapat pengakuan dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat. 3) Asas kekuatan hukum terhadap penyelesaian sengketa lahan keputusan Mantir Adat Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sabagau menjadi kepastian hukum yang kuat sebagai pegangan kedua belah pihak terhadap penyelesaian kasus sengketa lahan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RUMINA : (2024) Daun Sambabelum Sebagai Sarana Dalam Upacara Perkawinan Agama Hindu Kaharingan Di Desa Penda Nange Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan Perspektif Filosofi Hindu.(Pembimbing I Drs. I Ketut Soter, M.Pd.H dan Pembimbing II I Gede Arya Juni Arta, S.Fil.H.,M.Ag). Upacara perkawinan Hindu Kaharingan di Desa Penda Nange, Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan, banyak yang kurang mengetahui fungsi dan makna, dan nilai dari penggunaan daun sambabelum. Penelitian bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang fungsi dan makna daun sambabelum sebagai sarana dalam upacara agama Hindu Kaharingan. Dari latar belakang tersebut, adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana fungsi daun sambabelum(kalanchoe pinneta)dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan di Desa Penda Nange, Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan, (2) Bagaimana makna daun sambabelum (kalanchoe pinneta)dalam upacara perkawinan agama Hindu kaharingan di Desa Penda Nange, Kecamatan Bukit Raya, Kabupaten Katingan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah metode observasi, wawancara,dan dukumen/perpustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkajikan permasalahan bagi peneliti ini menggunakan, (1) teori religi dan (2) teori simbolik. Subjek penelitian ini adalah: pisor, tokoh adat, majelis desa, mantir adat, dan orang-orang yang mengetahui tentang penelitian yang dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian lapangan bahwa dalam upacara perkawinan agama Hindu Kaharingan, maka fungsi daun Sambabelum adalah sebagai simbolkebersamaan, perlindungan spiritual, penyucian, kehidupan dan keseimbangan, melestarikan budaya, keberuntungan, kesuburan, dan keharmonisan. sedangkan maknanya sebagai kesuburan, kesucian dan penyucian, keberkahan dan kesejahteraan, keseimbangan, kebersamaan, keharmonisan dan kebahagiaan, nilai budaya dan tradisi, dan filosofi kehidupan berumah tangga.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Teknologi digital adalah salah satu bagian perkembangan yang ditawarkan serta menyebabkan perubahan besar-besaran di era saat ini. Banyak pelaku usaha dan perusahaan memanfaatkan digital marketing untuk memasarkan produk maupun jasa mereka. Iklan dan promosi digital marketing sangat mudah untuk dijalankan dan memiliki tingkat efisiensi yang tinggi, karena platform digital semakin banyak penggunanya dalam kegiatan sehari-hari, masyarakat semakin beralih melakukan kegiatan pembelian secara online dari pada pergi ke toko fisik. Melalui buku ini, penulis mencoba memaparkan beberapa hal menarik yang perlu dipahami oleh siapapun yang ingin terjun di dunia digital, khususnya digital marketing. Beberapa pokok bahasan buku ini antara lain; Konsep Pemasaran Digital/Digital Marketing, Tahapan-Tahapan Efektifitas Pemasaran Digital, Media Sosial Dalam Digital Marketing, Keunggulan Digital Marketing Dengan Konvensional, Pengembangan Dan Desain Web, Search Engine Optimization (Seo, Search Advertising Dan Online Advertising, Sampai Terkait Dengan Pola Kepemimpinan Digital. Semua akan dibahas secara dirinici dalam buku ini. Dengan membaca buku ini akan menerjemahkan kegiatan pemasaran yang dilakukan dengan internet. Penggunaan internet atau teknologi akan membantu memperluas, sekaligus meningkatkan fungsi dari pemasaran tradisional sebelumnya.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini merupakan simbol semangat intelektual dalam mengakaji tentang digital marketing : konsep dan strategi yang terbit pada tahun 2021. Kontributor dari buku ini adalah para peneliti dan dosen dari berbagai kampus di Indonesia. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda. Penulisan buku ini dilandasi atas pentingnya update penelitian terbaru tentang kajian digital marketing dalam berbagai bidang yang menjadi isu dan problematika saat ini. Buku ini terdiri dari 15 artikel yang dimasukan ke dalam 15 bab di dalam buku ini. Upaya penyusunan buku ini dilakukan untuk mendokumentasikan karya-karya yang dihasilkan para penulis sehingga dapat bermanfaat bagi pembaca secara lebih luas.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
KONVERGENSI MEDIA Transformasi Media Komunikasi di Era Digital pada Masyarakat Berjejaring Buku ini ditulis secara sistematis dengan tujuan agar pembaca mengetahui dan mengerti tentang perkembangan teknologi komunikasi dalam konvergensi media, dan diharapkan dapat mengerti dan memahami jenis media baru (new media) yang digunakan dalam berkomunikasi terutama pada era digital media. Selain itu, melalui buku ini, pembaca diharapkan mampu memahami dan hingga menganalisis bagaimana konvergensi media berpengaruh dalam kehidupan masyarakat informasi dan berjejaring. B Buku Konvergensi Media: Transformasi Media Komunikasi di Era Digital pada Masyarakat Berjejaring ini terbagi dalam 8 (delapan) bab materi pembahasan. Dalam tiap bab pembahasan juga dilengkapi dengan latihan. soal dan tes formatif yang bertujuan untuk dapat memberikan umpan balik hasil evaluasi belajar tiap materi yang diberikan. Oleh karena itu, buku ini dapat menjadi panduan belajar mahasiswa, baik mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi maupun pembaca pada umumnya yang tertarik mempelajari perkembangan dan transformasi media (Konvergensi Media) khususnya pada masyarakat berjejaring di era digital saat ini. 1.1 PENGERTIAN DASAR Buku ini merupakan menjelaskan tentang perkembangan media komunikasi sekaligus juga materi ajar perkuliahan mata kuliah konvergensi media. Buku ini yang disusun dan disajikan secara terstruktur dengan tujuan agar pembaca atau mahasiswa yang sedang belajar tentang konvergensi media di masyarakat berjejaring di era digital ini dapat menyerap secara mandiri materi yang diberikan. Buku ini ditulis dan disusun lebih terperinci agar mudah dipahami sekaligus dapat dijadikan buku ajar untuk mata kuliah konvergensi media dan atau perkembangan teknologi dan komunikasi di era digital. Isi buku ini sesuai dengan mata kuliah konvergensi media pada ranah dan jenjang yang telah ditetapkan dalam analisis kebutuhan pembelajaran yang sesuai Rencana Pembelajaran Semester (RPS) matakuliah. Buku ini menggunakan bahasa yang sederhana, berisi pengetahuan sesuai dengan matakuliah dengan mengacu pada sasaran pembelajaran.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku ini didedikasikan sebagai telaah akademis terhadap fenomena media, baik di media arus utama (mainstream) maupun di media sosial dalam hubungannya dengan ragam aktivitas politik aktor perseorangan maupun lembaga. Kajian tentang hubungan media dan politik membentang panjang dalam sejarah Ilmu Komunikasi Politik. Mulai dari opini publik, propaganda, kampanye, publisitas politik, political public relations, dan lain-lain. Terdapat relasi kuasa politik yang sangat menarik ditelaah baik secara akademis maupun praktis di panggung politik media, baik yang terjadi di masa lalu, saat ini, maupun di masa mendatang. Media tidak semata menjadi saluran komunikasi politik. Di banyak peristiwa, media kerapkali tampil menjadi aktor politik yang memainkan peran signifikannya. Dalam konteks inilah, kajian tentang media komunikasi politik menjadi sangat penting. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. Penulis “Buku ini memberikan panduan ilmiah dan pedoman praktis bagi para calon pemimpin politik ketika mengaktualisasikan gagasan dan cita-citanya menghadapi masyarakat informasi yang sedang mengalami revolusi media sosial. Buku ini juga penting dibaca masyarakat luas agar dapat memahami bagaimana para pemimpin politik mengoperasikan simbol-simbol untuk memperkuat posisi politik mereka di hadapan publik.” Dr. Ahmad Basarah, Anggota DPR RI/Ketua Badan Sosialisasi MPR RI “Dalam buku terbarunya ini, Dr. Gun Gun Heryanto menyajikan analisis komprehensif tentang komunikasi politik dan detail isu-isu penting terkait. Pemaparan, gagasan dan artikulasi pemikirannya sangat sistematis, dikonstruksi, dan dikemas dalam ekspresi bahasa yang apik, lincah, dan bernas. Dari bab ke bab berikutnya, pembaca diajak secara kreatif-reflektif untuk berwacana dan berdiskusi tentang poin-poin pemikiran dan tema-tema aktual yang secara kritis disoroti oleh Dr. Gun Gun dalam buku ini. —Prof. Dr. H. Faisal Ismail, M.A., Ph.D., Duta Besar RI untuk Negara Kuwait dan Bahrain 2002–2006 dan Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta “Merawat demokrasi itu soal komitmen. Pelaku utama dalam proses komunikasi politik (politisi, masyarakat dan media) harus punya iktikad baik. Gun Gun Heryanto, dengan gaya khasnya, selalu membumikan bahasa berat politik dan menempatkannya ke ruang-ruang awam. Buku ini menjadi pengingat bagi politisi, masyarakat, dan media bahwa pertarungan sekeras apa pun tidak boleh menyisakan luka sosial. Peran sentral media di dalam proses komunikasi politik diingatkan penulis, agar sekuat mungkin terhindar dari bias kepentingan.” —Yogi Arif Nugraha, Wakil Pemimpin Redaksi KompasTV “Politisi dan mereka yang ingin memanfaatkan media sebagai wahana konstruksi citra, wajib membaca buku ini. Sebagai akademisi, tulisan Gun Gun mengedepankan independensi tanpa tendensi, seperti yang ia pertontonkan di panggung-panggung talkshow. —Latief Siregar, Produser Senior RCTI “Di buku ini, Anda akan memahami cara mentransformasikan media sebagai saluran komunikasi politik. Sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin terjun di dunia politik atau yang berkecimpung di jagat komunikasi. Pemaparan yang bernas menjadi ciri khas Dr. Gun Gun Heryanto dalam setiap ulasannya.” —Ike Kesuma, Produser Senior iNews TV