UPAYA GURU DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMPN-5 KURUN KECAMATAN KUALA KURUN KABUPATEN GUNUNG MAS
ABSTRAK Deyan, 2022. berjudul Upaya Guru Dalam Mengembangkan Keterampilan Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMPN-5 Kurun Kecamatan Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Jurusan Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya, Pembimbing I, I Komang Mertayasa,S.Pd.H.,M.Si dan Pembimbing II, I Made Paramarta, S.Ag.,M.Si . Tugas guru dalam melaksanakan proses pembelajaran tentunya dituntut suatu kemampuan khusus yang harus ditingkatkan agar apa yang menjadi harapan untuk menciptakan kader harapan bangsa dapat tercapai, guru yang mengemban tugas dan tanggung jawab guru sebagai pendidik dalam membantu dan membimbing anak didiknya untuk mencapai seluruh aspek yang ada pada anak didinya sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan khususnya dalam upaya mengembangkan keterampilan siswa belajar agama Hindu. Adapun tujuan penelitian yaitu: 1) Untuk mengetahui upaya guru dalam mengembangkan keterampilan siswa pada mata pelajaran agama Hindu dan 2) Untuk mengetahui kendala guru dalam mengembangkan keterampilan Siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui, observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan metode penentuan informan adalah metode Purposive Sampling. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa guru di SMPN-5 Kurun menerapkan kurikulum K13, RPP dan Silabus mengacu kepada kurikulum dan diketahui oleh kepada sekolah, guru agama Hindu juga juga selalu memperhatikan aspek ketrampilan siswa agama Hindu, seperti mengadakan jadwal sembahyangan, dan mengadakan jadwal pelaksanaan persembahyangan atau Basarah seperti memimpin berdoa, mangaru sangku, pandehen/dharma wacana, ngandayu, dan mambuwur behas. Juga ada jadwal untuk praktek membuat sarana persembahyangan contohnya membuat ruku, giling pinang, tampung tawar dan hiasan sangku serta membuat jadwal latihan ngandayu dan jadwal latihan menari seperti tari kinyah mandau, tari manasai dan tari tambun bungai. Keterampilan ini khususnya bagi peserta didik agama Hindu dalam mengembangan ketrampilan yang dilakukan pada setiap hari sabtu pagi sampai siang di sekolah. sudah melakukan tugas sebagai seorang guru dengan baik dimana dia berperan dalam membimbing siswa memberi nasehat yang baik, membantu siswa mengali potensi atau bakat yang ada di dalam diri masing-masing siswa sehingga dapat membantu siswa beragama Hindu dalam berprestasi dan mampu bersaing dengan yang yang lain. Kendala guru dalam mengembangkan keterampilan siswa yaitu kehadiran saat latihan yang kurang, bermain saat latihan dan sarana atau perlengkapan yang masih kekurangan untuk menunjang pelatihan yang kita ketahui sekolah yang berada di desa jadi memakai yang sudah saja namun itu tidak mengurangi semangat bagi siswa yang memang benar ingin belajar untuk mengembangkan bakat atau potensi yang ada didalam dirinya untuk berprestasi membanggakan orang tua dan sekolah. Adapun kendala yang lain berasal dari siswa yang ada juga yang malas mengikuti ini menjadi hal perlu diperhatikan oleh guru yang bersangkutan apa saja pendekatan yang sesauai untuk menarik hati siswa yang malas untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut.