Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ATI

163 karya publik ditemukan.

2026: 182025: 192024: 202023: 272022: 292021: 362020: 42018: 32017: 7

MOTIVASI BELAJAR SISWA AGAMA HINDU PADA ERA NEW NORMAL DI SDN 1 LAWANG KAJANG KECAMATAN TIMPAH KABUPATEN KAPUAS

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SELAWATIE, 2022 : Studi Tentang Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada Era New Normal Di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Drs. I Wayan Karya, M.Si Pembimbing II, Mitro, S.Pd., M.Si. Motivasi merupakan keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong individu untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk mencapai suatu tujuan. Setiap aktivitas yang dilakukan seseorang karena didorong oleh suatu kekuatan ari dalam diri orang tersebut, maka kekuatan pendorong inilah yang dinamakan motivasi siswa, motivasi sangat berperan penting dalam proses pembelajaran dan keberhasilan belajar itu sendiri, adanya motivasi belajar yang tinggi pada seorang siswa untuk belajar dapat dilihat dari ketekunannya serta tidak mudah putus asa untuk mencapai kesuksesan yang diharapkan meskipun dihadang berbagai macam penghambat. Penelitian ini ada tiga permasalahan : (1) Bagaimana Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? (2) Apa Faktor-Faktor Kendala Yang Menjadi Penghambat Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas? (3) Apa Upaya-upaya Yang Dilakukan Dalam Motivasi Belajar Siswa Agama Hindu Pada New Normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas?. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan penelitian menggunakan teknik snowball sampling pengambilan sampel dengan bantuan ke informan. Studi tentang motivasi belajar siswa agama Hindu pada era new normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas, yaitu baik dengan komponem yang ada pada pembelajaran. Motivasi dengan cara memberikan sebuah dorongan semangat untuk siswa sesuai dengan keadaan siswa itu sendiri. Hambatan motivasi belajar siswa agama Hindu pada era new normal di SDN 1 Lawang Kajang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas yaitu faktor lingkungan (Pandemi covid-19) sarana dan prasarana kurangnya bahan ajar atau buku pendidikan agama Hindu dan budi pekerti, tidak dapat mengefektif dan mengefisien menggunakan waktu, hal inilah yang menjadi hambatan yang merupakan suatu dapat mengganggu jalannya proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan dalam motivasi belajar siswa agama Hindu kepala sekolah telah mengijinkan ruangan kelas yang bisa digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan agama Hindu, peran seorang guru mendidik, mengotrol kepada siswa saat pembelajaran berlangsung dan adanya niat siswa untuk belajar dan termotivasi ketika melihat temannya yang lain aktif dalam belajar.

implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran penddikan agama hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jumiyati,2022. Implementasi Metode Tanya Jawab Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMA Negeri 3 Palangka Raya.Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr.Derson, S.Ag.,M.Ag, Pembimbing II Megawati, S.Pi., M.Pd.H Yang melatarbelakangi penelitan ini adalah penyampaian materi dari guru untuk siswa sudah terlaksana dengan baik, tetapi pada saat guru mengajukan pertanyaan dan bertanya apakah siswa ada yang ingin di tanyakan , siswa hanya diam menerima apa yang diajarkan, tidak berminat untuk aktif dalam proses pembelajaran. Siswa enggan bertanya, mengerjakan tugas dengan jawaban seadanya,tidak menanggapi dengan baik. Berdasarkan latar belakang di atas yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut :(1) bagaimana implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu diSMA Negeri 3 Palangka Raya ? (2) apa kendala yang dihadapi dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya ? (3)upaya apa yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya ?. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)Untuk mengetahui bagaimana Implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya.(2) Untuk mengetahui apa kendala yang dihadapi dalam Implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya (3) Untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala dalam implementasi metode tanya jawab pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SMA Negeri 3 Palangka Raya. Teori yang digunakan adalah :Teori Kognitivistik, Teori Kendala Dan Teori Peran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah :Metode Observasi Non Partisipan, Metode Wawancara Terstuktur, Dan Metode Dokumentasi Literer. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode deskritif kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) guru menjelaskan materi dengan mengguakan dua metode yaitu metode ceramah/bercerita dan metode diskusi, guru juga telah memberikan pertanyaan-pertanyaan secara langsung ataupun tidak langsung untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menanggapi materi. (2) siswa merasa tidak nyaman berada dikelas, siswa bosan dan tidak fokus saat belajar,kurang minat membaca dan tidak percaya diri. (3) memberikan tugas tambahan,menasehati/memotifasi dan memberikan nilai tambahan.

Sistem Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Sman Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 mengalami banyak perubahan dalam pelaksanaan pembelajaran yang menjadi persoalan dalam dunia pendidikan di sekolah termasuk sekolah menengah atas. Persoalan pendidikan pada masa pandemi Covid-19 banyak menjadi fokus berbagai penelitian. Akan tetapi sistem pelaksanaan pembelajaran khususnya pendidikan agama Hindu di sekolah menengah atas kabupaten Kapuas belum tersedia. Dengan demikian peneliti tertarik mengkaji sistem pelaksanaan pembelajaran di SMA Negeri Kuala Kapuas dengan fokus masalah (1) Bagaimana kesiapan dalam menerapkan sistem pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu pada masa pandemi Covid-19 di SMAN Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas, (2) Bagaimana sistem yang diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu pada masa Covid-19 di SMAN Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas, dan (3) Apa kendala dan solusi yang dihadapi dalam sistem pelaksanaan pembelajaran pendidikan agama Hindu pada masa pandemi Covid-19 di SMAN Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas. Teori yang digunakan untuk mengkaji dan mendeskripsikan rumusan masalah penelitian tersebut ialah teori behaviorisme, teori sistem, dan teori kognitif. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil analisis sistem pelaksanaan pembelajaran menunjukkan beberapa hal berikut. (1) kesiapan pelaksanaan pembelajaran daring yakni kesiapan guru, siswa dan infrastruktur pendukung pembelajaran daring, sedangkan PTM terbatas adalah kesiapan jadwal dan protokol kesehatan. (2) Sistem yang diterapkan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah pembelajaran daring penuh, pembelajaran dengan penugasan, dan PTM terbatas dengan penerapan protokol kesehatan. (3) Kendala yang dihadapi sekolah yakni pengetahuan guru dan siswa terkait pembelajaran daring masih beragam, pelajaran sulit dipahami siswa dalam pembelajaran daring, dan ketersediaan sarana dan prasarana belum memadai. Solusi yang ditawarkan dalam sistem pelaksanaan pembelajaran pada masa pandemi yakni meningkatkan kreativitas guru dan siswa dan melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas untuk pemenuhan kebutuhan siswa dalam belajar. Kata Kunci: sistem pelaksanaan pembelajaran, pendidikan agama hindu, pandemi Covid-19

UPAYA GURU AGAMA HINDU DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMPN 2 KATINGAN HULU DESA TUMBANG GAEI KECAMATAN BUKIT RAYA KABUPATEN KATINGAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK LISAWATI. 2022. Upaya Guru Agama Hindu Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan. Skripsi. Strata Satu. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Mitro S.Pd.,M.,Si dan Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri S.Ag., M.Ag Pendidikan adalah suatu interaksi antara pendidik atau guru dengan anak didik atau siswa yang dapat menunjang pengembangan manusia seutuhnya yang berorientasi pada nilai-nilai dan pelestarian serta pengembangan kebudayaan yang berhubungan dengan usaha-usaha pengembangan manusia tersebut. Pendidikan dipandang sebagai salah satu faktor utama yang menentukan pertumbuhan ekonomi, yaitu melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja terdidik. Di samping itu pendidikan di pandang mempunyai peranan penting dalam menjamin perkembangan dan kelangsungan bangsa. Guru di harapkan dapat mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan yang di harapkan dengan memperhatikan motif/tujuan pribadi siswa. Berhasil tidaknya siswa dalam proses belajar tergantung dari upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, karena motivasi besar pengaruhnya terhadap minat dan prestasi belajar siswa. Sebab motivasi yang baik adalah motivasi yang mampu membangun dan merubah perbuatan seseorang setelah mendapatkan motivasi dari orang lain. Sehingga, guru agama Hindu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada bidang pelajaran agama Hindu di SMPN 2 Katingan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan. Masalah yang diteliti mencakup 3 (tiga) rumusan masalah yaitu :1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? 2. Apa kendala yang di alami guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? 3. Apa upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, yang di maksud dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru agama Hindu dan Siswa. Dalam pengumpulan data ini di lakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori motivasi dan teori behavioristik. Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu guru agama Hindu dalam pembelajaran membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran terlebih dahulu meliputi materi yang di ambil dari berbagai sumber seperti Kitab Suci Panaturan, Buku Kandayu dan buku pekajaran agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3 yang akan disampaikan setiap pertemuan di ruang kelas . Selain itu metode yang digunakan ceramah dan tanya jawab, media yang digunakan dalam pembelajaran berupa papan tulis dan spidol dan bahan ajar yang bersumber dari Kitab Suci Panaturan, buku Kandayu dan buku pelajaran pendidikan agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3. Dalam pengelolaan kelas guru agama Hindu selalu memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa, dengan memperhatikan tempat duduk siswa supaya tidak terganggu selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun minat dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yaitu masih sangat kurang hal ini di karenakan siswa tidak faham terkait materi yang sulit di fahami sehingga siswa lebih memilih diam dan tidak ingin bertanya. Kendala yang di alami guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu fasilitas pembelajaran yang belum tersedianya dalam menunjang proses pembelajaran di ruang kelas seperti buku paket mata pelajaran pendidikan agama Hindu yang masih belum ada, serta lingkungan yang masih kurang peduli terhadap pembelajaran pendidikan agama Hindu sehingga kegiatan pembelajaran terkadang belum efektif. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu dengan rangkaian perencanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, metode, media dan bahan ajar. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dan tanya jawab, serta sebagai media pendukung dalam pembelajaran digunakan media visual berupa papan tulis dan spidol untuk mencatat yang perlu dicatat oleh guru agama Hindu. Bahan ajar yang digunakan berupa Kitab suci Panaturan, buku Kandayu dan buku pelajaran pendidikan agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3 dengan mencatat materi yang di dikte oleh guru agama Hindu. Rangkaian proses pembelajaran di dalam ruang kelas seperti salam panganjali, berdoa dengan menggunakan doa Hindu Kaharingan, mencatat materi yang didikte oleh guru agama HIindu, penjelasan materi, kemudian tanya jawab dan diskusi terkait dengan materi yang belum dipahami oleh siswa sehingga siswa yang pasif dan kurang mengerti dapat berinteraksi dalam kegiatan pembelajaran dengan siswa yang aktif dan paham. Hal ini bertujuan untuk memotivasi belajar siswa oleh guru agama Hindu agar dalam proses pembelajaran lebih aktif lagi. Selain itu, setiap akhir pembelajaran, guru agama Hindu memberikan evaluasi kepada siswa dalam bentuk tugas yang dikerjakan dirumah.

Banten Gebogan Dalam Upacara Piodalan Pada Umat Hindu di Desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ratih Pujali, Ni Wayan. 2022. Banten Gebogan Dalam Upacara Piodalan Pada Umat Hindu di Desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Prodi Pendidikan Agama Hindu. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag. Skripsi ini mengkaji banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Banten gebogan merupakan upakara yang unik, menarik, dan urgent dalam upacara piodalan, akan tetapi umat Hindu belum memahami proses pembuatan, fungsi, dan nilai filosofi yang terdapat dalam banten gebogan. Berdasarkan latar belakang tersebut, skripsi ini difokuskan tentang (1) Bagaimanakah proses pembuatan banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur?, (2) Apakah fungsi banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur?, dan (3) Bagaimanakah perspektif pendidikan agama Hindu terhadap banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas?. Tujuan penelitian untuk memahami dan mendeskripsikan banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, bertujuan memahami dan menganalisis banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas (perspektif pendidikan agama Hindu). Informan dipilih secara purposive. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama dengan alat bantu. Data diverifikasi, dianalisis dengan teori unsur-unsur religi, teori fungsionalisme, dan teori nilai. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan menunjukan bahwa proses pembuatan banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu terbagi menjadi tiga tahapan yaitu tahapan awal, tahapan pokok dan tahapan akhir. Fungsi banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu dibagi menjadi dua bagian yaitu: fungsi manifes dan fungsi laten. Fungsi manifes terdiri dari banten gebogan sebagai persembahan, banten gebogan sebagai simbol dan banten gebogan sebagai ungkapan rasa syukur. Fungsi laten terdiri dari fungsi estetika, fungsi ekonomi, fungi sosial, fungsi etika dan fungsi simbolik. Perspektif pendidikan agama Hindu terhadap banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu dapat dilihat dari nilai-nilai yang terdapat dalam banten gebogan yaitu nilai material meliputi: nilai pendidikan seni dan nilai pendidikan ekonomi. Nilai vital meliputi: nilai pendidikan etika (susila) dan nilai pendidikan sosial. Nilai kerohanian meliputi: nilai pendidikan kebenaran (tattwa), nilai pendidikan keindahan (estetika), nilai pendidikan moralitas dan nilai pendidikan keagamaan.

Pembelajaran Seni Musik Baleganjur pada Umat Hindu di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ni Komang Saraswati Sinta Devi, 2022. Pembelajaran Seni Musik Baleganjur pada Umat Hindu di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang kabupaten Kutai Kartanegera. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos,. M.A.P Pembimbing II : I Made Paramarta, S.Ag,. M.Si. Seni musik Baleganjur yang berasal dari Bali dipelajari oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya dengan mayoritas umatnya adalah Hindu Jawa. Meskipun telah melakukan kegiatan latihan, tetapi dalam prakteknya umat belum bisa menampilkan pada ritual-ritual keagamaan Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 2) Pemahaman umat Hindu terhadap seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 3) kendala yang umat Hindu hadapi dalam mempelajari seni musik Baleganjur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori pembelajaran, teori estetika, dan teori nilai. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari Ketua PHDI Desa Manunggal Jaya, pelatih, pemangku 3 orang, umat Hindu 3 orang, dan pemudi Hindu 3 orang. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur bisa terlaksanan karena adanya bantuan dari Pambimas Hindu dengan memberikan kelengkapan alat, pelatih serta diminati oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya sehingga proses pembelajaran dapat berjalan. 2) Pemahaman umat terhadap seni musik Baleganjur yakni karena perannya sebagai pelengkap upacara keagamaan dan fungsinya sebagai pengiring upacara keagamaan. 3) Kendala yang dihadapi umat yakni kendala umat Hindu yang sedikit, sehingga peminat seni muik Baleganjur pun sedikit. Pelatih seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya hanya satu, sehingga belum ada latihan rutin karena menyesuaikan dengan jadwal pelatih. Selain itu karena adanya pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala yang menghambat praktek kesenian Baleganjur dalam beberapa upacara keagamaan.

MAKNA FILOSOFIS UPACARA NGONOLAH PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DI DESA TUMBANG BONDANG KECAMATAN LAUNG TUHUP KABUPATEN MURUNG RAYA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ngonolah merupakan upacara yang ada di Desa Tumbang Bondang Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya, Ngonolah hanya dilaksanakan pada saat ada orang meninggal secara tiba-tiba atau tidak wajar, seperti yang orang meninggal kecelakaan kendaraan, meninggal karena tenggelam, meninggal karena melahirkan atau meninggal karena ari-ari bayinya terjebak, dan bunuh. Ngonolah terkait upacara yadnya yaitu manusa yadnya. Adapun hal ini yang menjadi permasalahan tersebut ada beberapa rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini yaitu: (1). Bagaimana proses upacara Ngonolah pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Bondang Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya?, (2). Bagaimana makna upacara Ngonolah pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Bondang Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya?. Tujuan penelitian ini agar data ditemukan, dikembangkan dan dibuktikan. Terkait dengan teori untuk membedah permasalahan dalam penelitian ini yang digunakan yaitu: Teori religi untuk membedah permasalahan pertama, dan Teori Simbol yang akan digunakan untuk membedah permasalahan kedua yang ada dalam upacara Ngonolah yang ada di Desa Tumbang Bondang Kecamatan Laung Tuhup Kabupaten Murung Raya. Metode yang digunakan penelitian ini meliputi: Metode kualitatif kerena untuk menghasilkan gambaran secara utuh dan mendalam tentang realita sosial dan berbagai fenomena yang terjadi. Jenis dan pendekatan penelitian, lokasi dan waktu penelitian, jenis dan sumber data, objek dan subjek penelitian, teknik penentuan informan. Hasil penelitian yang telah diperoleh dilapangan yaitu: proses upacara Ngonolah, persiapan upacara Ngonolah, tempat pelaksanaan dan sarana prasarana upacara Ngonolah. Pelaksanaan upacara Ngonolah yang mengandung makna sosial, makna etika, makna religuis, makna estetika dan makna sarana upacara Ngonolah yang berkaitan dengan makna filosofis.

Upaya Guru Agama Hindu Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan.

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK LISAWATI. 2022. Upaya Guru Agama Hindu Dalam Memotivasi Belajar Siswa Di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan. Skripsi. Strata Satu. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Mitro S.Pd.,M.,Si dan Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri S.Ag., M.Ag Pendidikan adalah suatu interaksi antara pendidik atau guru dengan anak didik atau siswa yang dapat menunjang pengembangan manusia seutuhnya yang berorientasi pada nilai-nilai dan pelestarian serta pengembangan kebudayaan yang berhubungan dengan usaha-usaha pengembangan manusia tersebut. Pendidikan dipandang sebagai salah satu faktor utama yang menentukan pertumbuhan ekonomi, yaitu melalui peningkatan produktivitas tenaga kerja terdidik. Di samping itu pendidikan di pandang mempunyai peranan penting dalam menjamin perkembangan dan kelangsungan bangsa. Guru di harapkan dapat mengarahkan siswa untuk mencapai tujuan yang di harapkan dengan memperhatikan motif/tujuan pribadi siswa. Berhasil tidaknya siswa dalam proses belajar tergantung dari upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, karena motivasi besar pengaruhnya terhadap minat dan prestasi belajar siswa. Sebab motivasi yang baik adalah motivasi yang mampu membangun dan merubah perbuatan seseorang setelah mendapatkan motivasi dari orang lain. Sehingga, guru agama Hindu dapat meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada bidang pelajaran agama Hindu di SMPN 2 Katingan Hulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu Desa Tumbang Gaei Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan. Masalah yang diteliti mencakup 3 (tiga) rumusan masalah yaitu :1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? 2. Apa kendala yang di alami guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? 3. Apa upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu? Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam penelitian kualitatif, yang di maksud dengan informan adalah orang yang memberikan data penelitian melalui wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, guru agama Hindu dan Siswa. Dalam pengumpulan data ini di lakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori motivasi dan teori behavioristik. Pelaksanaan pembelajaran agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu guru agama Hindu dalam pembelajaran membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran terlebih dahulu meliputi materi yang di ambil dari berbagai sumber seperti Kitab Suci Panaturan, Buku Kandayu dan buku pekajaran agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3 yang akan disampaikan setiap pertemuan di ruang kelas . Selain itu metode yang digunakan ceramah dan tanya jawab, media yang digunakan dalam pembelajaran berupa papan tulis dan spidol dan bahan ajar yang bersumber dari Kitab Suci Panaturan, buku Kandayu dan buku pelajaran pendidikan agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3. Dalam pengelolaan kelas guru agama Hindu selalu memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa, dengan memperhatikan tempat duduk siswa supaya tidak terganggu selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun minat dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran yaitu masih sangat kurang hal ini di karenakan siswa tidak faham terkait materi yang sulit di fahami sehingga siswa lebih memilih diam dan tidak ingin bertanya. Kendala yang di alami guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu fasilitas pembelajaran yang belum tersedianya dalam menunjang proses pembelajaran di ruang kelas seperti buku paket mata pelajaran pendidikan agama Hindu yang masih belum ada, serta lingkungan yang masih kurang peduli terhadap pembelajaran pendidikan agama Hindu sehingga kegiatan pembelajaran terkadang belum efektif. Upaya yang dilakukan guru agama Hindu dalam memotivasi belajar siswa di SMPN 2 Katingan Hulu yaitu dengan rangkaian perencanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, metode, media dan bahan ajar. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah dan tanya jawab, serta sebagai media pendukung dalam pembelajaran digunakan media visual berupa papan tulis dan spidol untuk mencatat yang perlu dicatat oleh guru agama Hindu. Bahan ajar yang digunakan berupa Kitab suci Panaturan, buku Kandayu dan buku pelajaran pendidikan agama Hindu SD kelas 1, 2 dan 3 dengan mencatat materi yang di dikte oleh guru agama Hindu. Rangkaian proses pembelajaran di dalam ruang kelas seperti salam panganjali, berdoa dengan menggunakan doa Hindu Kaharingan, mencatat materi yang didikte oleh guru agama HIindu, penjelasan materi, kemudian tanya jawab dan diskusi terkait dengan materi yang belum dipahami oleh siswa sehingga siswa yang pasif dan kurang mengerti dapat berinteraksi dalam kegiatan pembelajaran dengan siswa yang aktif dan paham. Hal ini bertujuan untuk memotivasi belajar siswa oleh guru agama Hindu agar dalam proses pembelajaran lebih aktif lagi. Selain itu, setiap akhir pembelajaran, guru agama Hindu memberikan evaluasi kepada siswa dalam bentuk tugas yang dikerjakan dirumah.

Banten Gebogan Dalam Upacara Piodalan Pada Umat Hindu di Desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ratih Pujali, Ni Wayan. 2022. Banten Gebogan Dalam Upacara Piodalan Pada Umat Hindu di Desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas (Perspektif Pendidikan Agama Hindu). Prodi Pendidikan Agama Hindu. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag Pembimbing II Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag. Skripsi ini mengkaji banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Banten gebogan merupakan upakara yang unik, menarik, dan urgent dalam upacara piodalan, akan tetapi umat Hindu belum memahami proses pembuatan, fungsi, dan nilai filosofi yang terdapat dalam banten gebogan. Berdasarkan latar belakang tersebut, skripsi ini difokuskan tentang (1) Bagaimanakah proses pembuatan banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur?, (2) Apakah fungsi banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur?, dan (3) Bagaimanakah perspektif pendidikan agama Hindu terhadap banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas?. Tujuan penelitian untuk memahami dan mendeskripsikan banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, bertujuan memahami dan menganalisis banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu di desa Sari Makmur Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas (perspektif pendidikan agama Hindu). Informan dipilih secara purposive. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama dengan alat bantu. Data diverifikasi, dianalisis dengan teori unsur-unsur religi, teori fungsionalisme, dan teori nilai. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan menunjukan bahwa proses pembuatan banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu terbagi menjadi tiga tahapan yaitu tahapan awal, tahapan pokok dan tahapan akhir. Fungsi banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu dibagi menjadi dua bagian yaitu: fungsi manifes dan fungsi laten. Fungsi manifes terdiri dari banten gebogan sebagai persembahan, banten gebogan sebagai simbol dan banten gebogan sebagai ungkapan rasa syukur. Fungsi laten terdiri dari fungsi estetika, fungsi ekonomi, fungi sosial, fungsi etika dan fungsi simbolik. Perspektif pendidikan agama Hindu terhadap banten gebogan dalam upacara piodalan pada umat Hindu dapat dilihat dari nilai-nilai yang terdapat dalam banten gebogan yaitu nilai material meliputi: nilai pendidikan seni dan nilai pendidikan ekonomi. Nilai vital meliputi: nilai pendidikan etika (susila) dan nilai pendidikan sosial. Nilai kerohanian meliputi: nilai pendidikan kebenaran (tattwa), nilai pendidikan keindahan (estetika), nilai pendidikan moralitas dan nilai pendidikan keagamaan.

Pembelajaran Seni Musik Baleganjur pada Umat Hindu di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ni Komang Saraswati Sinta Devi, 2022. Pembelajaran Seni Musik Baleganjur pada Umat Hindu di Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang kabupaten Kutai Kartanegera. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. I Ketut Sudiarta, S.Sos,. M.A.P Pembimbing II : I Made Paramarta, S.Ag,. M.Si. Seni musik Baleganjur yang berasal dari Bali dipelajari oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya dengan mayoritas umatnya adalah Hindu Jawa. Meskipun telah melakukan kegiatan latihan, tetapi dalam prakteknya umat belum bisa menampilkan pada ritual-ritual keagamaan Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 2) Pemahaman umat Hindu terhadap seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya, 3) kendala yang umat Hindu hadapi dalam mempelajari seni musik Baleganjur. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu : teori pembelajaran, teori estetika, dan teori nilai. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari Ketua PHDI Desa Manunggal Jaya, pelatih, pemangku 3 orang, umat Hindu 3 orang, dan pemudi Hindu 3 orang. Hasil penelitian digunakan untuk menunjukan bahwa: 1) Pembelajaran seni musik Baleganjur bisa terlaksanan karena adanya bantuan dari Pambimas Hindu dengan memberikan kelengkapan alat, pelatih serta diminati oleh umat Hindu di Desa Manunggal Jaya sehingga proses pembelajaran dapat berjalan. 2) Pemahaman umat terhadap seni musik Baleganjur yakni karena perannya sebagai pelengkap upacara keagamaan dan fungsinya sebagai pengiring upacara keagamaan. 3) Kendala yang dihadapi umat yakni kendala umat Hindu yang sedikit, sehingga peminat seni muik Baleganjur pun sedikit. Pelatih seni musik Baleganjur di Desa Manunggal Jaya hanya satu, sehingga belum ada latihan rutin karena menyesuaikan dengan jadwal pelatih. Selain itu karena adanya pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala yang menghambat praktek kesenian Baleganjur dalam beberapa upacara keagamaan.

Teknologi Pendidikan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat proses pembelajaran lebih cepat dan efektif. Perkembangan kajian teknologi pendidikan menghasilkan berbagai konsep dan praktik pendidikan yang banyak memanfaatkan media sebagai sumber belajar. Oleh karena itu, terdapat persepsi bahwa teknologi pendidikan sama dengan media, padahal kedudukan media berfungsi sebagai sarana untuk mempermudah dalam penyampaian informasi atau bahan belajar. Buku ini berisi materi yang dapat digunakan baik oleh tenaga pengajar maupun mahasiswa, serta para pembaca umumnya untuk menambah wawasan berpikir dan ilmu yang berkenaan dengan Teknologi Pendidikan. Buku ini terdiri dari 11 Bab yang membahas tentang: Bab 1 Hakikat Media Pembelajaran Bab 2 Kedudukan Media dalam Pembelajaran Bab 3 Fungsi Media Pembelajaran Bab 4 Klasifikasi Media Pembelajaran Bab 5 Media Visual Bab 6 Media Audio Bab 7 Media Audio Visual dan Animasi Bab 8 Media Komputer Bab 9 Prosedur Pemilihan Media Pembelajaran Bab 10 Mekanisme Produksi Media Pembelajaran Bab 11 Evaluasi Media Pembelajaran

Teknologi Informasi & Komunikasi untuk Pemula

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan teknologi komunikasi seiring dengan perkembangan sains dan teknologi yang merupakan kemajuan zaman, menuntut peningkatan kualitas, pengetahuan dan keterampilan kita dalam berkomunikasi. Sehingga kita memerlukan suatu teknologi yang dapat memberikan pengetahuan yang lebih banyak dengan informasi yang paling mutakhir. Dalam menghadapi perkembangan teknologi komunikasi, kita dituntut untuk belajar sejak dini agar kita dapat berperan secara optimal. Paket pembelajaran ini adalah untuk mengenalkan kepada siswa tentang penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak untuk menghasilkan karya informasi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Banyak hal yang dapat siswa pelajari melalui pengamatan, penggalian informasi dari berbagai sumber baik cetak maupun elektronik, serta melalui tugas-tugas praktikum. Dengan cara seperti itu, maka siswa mempelajari perangkat keras dan lunak secara praktis serta mendapatkan keterampilan mengoperasikan dan pengalaman proses berpikir. Hal ini diharapkan dapat menjadi bekal siswa dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang terkait ditengah-tengah kehidupan baik di rumah maupun di sekolah. Dalam paket pembelajaran ini siswa diharuskan mengikutinya dengan seksama melalui pendekatan pemecahan masalah (problem solving) dimana siswa akan berfikir sistematis berdasarkan fakta yang ada yang didukung oleh daya kreatifitas siswa. Dengan buku pembelajaran ini juga diharapkan siswa memiliki cakrawala pemikiran dan pengetahuan secara umum ataupun khusus yang sekarang ini banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengantar Teknologi Pendidikan

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Pengantar Teknologi Pendidikan ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai dasar pendidikan, konsep dasar, ruang lingkup dan persoalan mendasar tentang pendidikan serta kontekstualisasinya bagi praksis pendidikan di Indonesia juga bagaimana penerapan Teknologi Pendidikan di negara maju dan negara berkembang. Buku ini terdiri dari 8 Bab yang mendiskusikan tentang: Bab 1 Konsep Dasar Teknologi Pendidikan Bab 2 Kawasan dan Ranah Teknologi Pendidikan Bab 3 Teknologi Sebagai Pendekatan Dalam Permasalahan Pendidikan Bab 4 Teknologi Sebagai Pendekatan Dalam Praktik Pendidikan Bab 5 Teknologi Komunikasi dalam Pendidikan Bab 6 Klasifikasi Media Pembelajaran Bab 7 Produksi Media Cetak Bab 8 Penerapan Teknologi Pendidikan di Negara Maju dan Negara Berkembang

PERNIKAHAN DINI PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DI KELURAHAN TUMBANG JUTUH KECAMATAN RUNGAN KABUPATEN GUNUNG MAS DITINJAU DARI PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NO. 1 TAHUN 1974

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK RUSNIATI, 2021 : Pernikahan Dini Pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas Ditinjau Dari Perspektif Undang-Undang No. 1 Tahun 1974. Pembimbing I Mariatie, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Armadiansyah, S.Ag,SH.,MH. Pernikahan Dini Pada Masyarakat Hindu Kaharingan Di Kelurahan Tumbang Jutuh Kecamatan Rungan Kabupaten Gunung Mas Ditinjau Dari Perspektif UU No 1 Tahun 1974 yang menyatakan bahwa pasangan calon pengantin pria dapat melangsungkan perkawinan apabila telah berusia 21 tahun dan calon pengantin wanita telah berusia 18 tahun. Masalah dalam penelitian ini adalah 1 Apa akibat hukum yang timbul dari pasal 7 ayat (1) Undang-Undang No. 01 Tahun 1974. 2) Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir prilaku masyarakat Hindu Kaharingan dalam hal pernikahan dini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori kesadaran hukum/kepatuhan hukum, Teori Objektivitas Hukum. Metode yang digunakan metode kualitatif. Peneliti ingin mendeskripsikan data lapangan yang didapat sehingga mendapat sebuah gambaran umum mengenai permasalahan penelitian, sedangkan teknik penentuan informan menggunakan teknik pusposive sampling yaitu penentuan informan berdasarkan pertimbangan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumen, teknik analisis data menggunakan teknik analisis mengalir. Berdasarkan hasil penelitian dapat peneliti simpulkan: 1) Akibat hukum yang timbul dari pasal 7 ayat (1) Undang-Undang No. 01 Tahun 1974 (1) anak yang lahir dari perkawinan, adalah anak sah berdasarkan (pasal 42 UU no. 1 Tahun 1974, (2) Suami menjadi waris dari istri dan sebaliknya istri menjadi waris bagi suaminya, apabila salah seorang meninggal dalam perkawinan. Maka dari itu pentingnya perkawinan yang cukup umur berdasarkan UU No. 1 pasal 7 ayart 1 tahun 1974. 2) Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir prilaku masyarakat Hindu Kaharingan dalam hal pernikahan dini, seperti : (1) Pemberian nasehat oleh pemimpin perkawinan kepada pasangan tunangan agar tidak melakukan hubungan suami istri sebelum menikah. (2) Pemberian nasehat oleh saksi pertunangan kepada pasangan tunangan agar tidak melakukan hubungan suami istri sebelum menikah. (3) Pemberian pertanyaan oleh modin kepada pasangan yang akan menikah tentang apakah mereka sudah melakukan hubungan suami istri sebelum menikah atau tidak. (4) Pengharusan melakukan upacara pertobatan bagi pasangan yang hamil lebih dahulu sebelum pernikahan. (5) Upaya yang dilakukan pihak sekolah dalam mencegah terjadinya pernikahan usia dini adalah mendorong para siswanya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat membekali para pelajar tersebut untuk tidak melakukan tindakan siswa/pelajar Kegiatan-kegiatan tersebut berupa kegiatan ekstrakurikuler, pelatihan keterampilan dan lain sebagainya. Pihak sekolah sering memberikan pelatihan keterampilan skil bagi siswa siswi untuk mengasah kemampuan mereka dan semuanya. (6) Pengawasan orang tua merupakan salah satu kunci utama dalam pencegahan pernikahan remaja usia dini. Peran orang tua ini berupa nasehat untuk menjaga diri dan pergaulan, menanamkan nilai moral, menjadi teladan, memberikan pola asuh yang baik, bagaimana cara bergaul, serta berdiskusi ix dengan anak tentang hal-hal penting lainnya. Orang tua harus selalu memberikan nasehat untuk menjaga dirinya serta mengawasi kegiatan yang dilaksanakan di sekolah. Orang tua juga harus menanamkan nilai-nilai kebaikan agar moral anak baik. Orang tua harus bisa memberikan contoh, tidak mengekang tapi anak-anak tidak bebas dalam bergaul.

Sejarah Kebudayaan Bali: Kajian Perkembangan dan Dampak Pariwisata

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Sejarah Kebudayaan Bali, Kajian Perkembangan dan Dampak Pariwisata merupakan salah satu hasil pelaksanaan kegiatan Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1996—1997. Penulisan Sejarah Kebudayaan Bali ini merupakan salah satu bagian dari penulisan sejarah kebudayaan di Indonesia yang dilakukan Proyek IDSN secara bertahap. Buku ini memuat ikhwal sejarah kebudayaan Bali dalam berbagai aspek. Diantaranya tentang sejarah, geografi, dan perkembangan pariwisata di Bali serta dampak pariwisata bagi kehidupan masyarakat Bali.

Pasti Bisa Sejarah Indonesia untuk SMA/MA Kelas X

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Untuk versi cetak, kunjungi link: http://www.penerbitduta.com/read_resensi/2019/5/pasti-bisa-sejarah-smama-kelas-x#.YWfQB1VBxhE Seri buku PASTI BISA merupakan buku pengayaan yang disusun berdasarkan Kurikulum 2013. Buku ini berisi materi dan soal-soal latihan untuk membantu siswa menghadapi ulangan harian dan ulangan akhir semester. Buku yang membantu siswa mempersiapkan diri agar sukses meraih nilai tinggi ini disusun dengan sistematika sebagai berikut. • Berisi ringkasan materi pelajaran sesuai Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) dalam Kurikulum 2013. • Dilengkapi contoh-contoh soal pada setiap subbab yang dibahas secara gamblang dan mudah dipahami (belajar melalui contoh). • Dilengkapi soal-soal latihan yang komprehensif di bagian akhir bab untuk menguji pemahaman materi di setiap bab. • Dilengkapi soal-soal Penilaian Hasil Belajar Semester 1 dan Penilaian Hasil Belajar Semester 2 sebagai latihan untuk menghadapi ulangan akhir semester. Seri PASTI BISA membantu mencapai kesuksesan meraih nilai tinggi pada ulangan harian dan ulangan akhir semester.

SENI RUPA INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SEJARAH

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku “Seni Rupa Indonesia dalam Perspektif Sejarah” ini khusus dirancang untuk membantu kelancaran perkulihan mahasiswa di Fakultas Seni Rupa dan Desain terutama jurusan yang ada mata kuliah Sejarah Seni Rupa Indonesia. Di Samping itu buku ini hadir dalam rangka untuk membantu mahasiswa agar lebih memahami tentang Seni Rupa Indonesia dalam perpektif sejarah yang meliputi masa prasejarah sampai masa Hindu Budha di Indonesia. Dengan demikian, buku ini diharapkan dapat menjadikan salah satu referensi bagi perkuliahan mahasiswa untuk mata kuliah Sejarah Seni Rupa Indonesia .