ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rimbun Wahyuni, 2025: Komunikasi Kepemimpinan Dalam Organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa Rekto*rat InstitutAgama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Wayan Suasta, S.Ag., M.Pd.H, pembimbing II I Wayan Sutarwan.S.Pd., M.Pd.H Penelitian ini dilatar belakangi oleh pola komunikasi kepemimpinan dapat mempengaruhi efektifitas atau keberhasilan program kerja dalam organisasi, termasuk organisasi kemahasiswaan seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Rektorat Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Terdapat dua rumusan masalah yang dikaji dalam penelitian ini yaitu, (1) Bagaimana pola komunikasi kepemimpinan dalam organisasi BEM Rektorat IAHN-TP Palangka Raya? dan (2) Bagaimana dampak dari pola komunikasi terhadap kepemimpinan dalam organisasi BEM Rektorat IAHN-TP Palangka Raya?. Tujuan dari penelitian ini adalah memehami Bagaimana pola komunikasi kepemimpinan dalam organisasi BEM Rektorat IAHN-TP Palangka Raya, serta Bagaimana dampak dari pola komunikasi terhadap kepemimpinan dalam organisasi BEM Rektorat IAHN-TP Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori Sistem Sosial Katz And Kahn. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, serta teknik pengumpulan data seperti, teknik osevasi, wawancara, kepustakaan serta dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan. (1)Pola komunikasi kepemimpinan yang diterapkan dalam organisasi BEM Rektorat IAHN-TP Palangka Raya menerapkan empat pola komunikasi utama, yaitu vertikal, horizontal, diagonal, dan informal. Keempat pola ini berjalan saling melengkapi sehingga menciptakan sistem komunikasi yang dinamis dan adaptif. Penerapan komunikasi tersebut efektif terhadap keaktifan anggota dalam program kerja, konsolidasi internal, solidaritas tim, serta citra dan kinerja BEM di mata mahasiswa. (2)Dampak dari pola komunikasi yang diterapkan terlihat pada meningkatnya keaktifan anggota dalam program kerja, terjaganya konsolidasi internal dan solidaritas tim, serta membaiknya citra BEM di mata mahasiswa selain itu pola komunikasi yang diterapkan juga mendorong pengambilan keputusan yang lebih partisipatif dan adaptif, meningkatkan motivasi serta partisipasi anggota, menjaga transparansi dan akuntabilitas, serta memperlancar penyelesaian konflik melalui saluran komunikasi yang beragam. Kata kunci: Pola Komunikasi, Kepemimpinan, BEM IAHN-TP Palangka Raya
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepemimpinan keagamaan tradisional dalam masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan nilai spiritual, budaya, dan sosial. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Pisor dalam upacara Nahunan masyarakat Hindu Kaharingan di Kecamatan Sanaman Mantikei, Kabupaten Katingan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji fungsi, nilai-nilai, dan implikasi kepemimpinan Pisor dalam perspektif Manajemen Pendidikan Agama Hindu, serta memahami bagaimana praktik kepemimpinan ini mendukung pelestarian budaya dan pendidikan keagamaan lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, dengan melibatkan para Pisor, tokoh masyarakat, masyarakat Hindu Kaharingan dan generasi muda sebagai informan kunci. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta ditinjau melalui perspektif manajemen pendidikan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Pisor menjalankan fungsi manajerial yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, dan pembinaan spiritualitas secara partisipatif. Nilai-nilai kepemimpinan yang dikembangkan meliputi kepemimpinan spiritual transendental, keteladanan etis, transmisi nilai-nilai budaya, kesadaran ekologis, serta penguatan identitas komunitas. Implikasi dari kepemimpinan ini tidak hanya memperkuat regenerasi nilai-nilai keagamaan, tetapi juga membentuk model pendidikan agama Hindu yang kontekstual, adaptif, dan transformatif berbasis nilai lokal Kaharingan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Reko Kurniawan, 2022: Penerapan Komunikasi Kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Fakultas Dharma Duta Brahma Widya. Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Fakultas Dharma Duta Brahma Widya Institut agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing (1) Dr Tardi Edung, S.Ag., M.Ag, Pembimbing (2) Ni Putu Eka Merliana, ST., M.T. Gambaran terhadap sesuatu yang dilakukan oleh seorang pemimpin, salah satunya adalah menyangkut masalah komunikasi dan kepemimpinan dalam menjalankan tugas dan kewajiban terhadap organisasi serta menjalin komunikasi yang baik di Program Studi Ilmu Komunnikasi Hindu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan komunikasi kepemimpinan himpunan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Fakultas Dharma Duta Brahma Widya serta untuk mengetahui implikasi Penerapan Komunikasi Kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu Fakultas Dharma Duta Brahma Widya. Teori yang digunakan adalah (1) teori tindakan komunikatif dan (2) teori dampak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Kualitatif. Hasil data yang diperoleh terdapat berbagai pola komunikasi kepemimpinan yang digunakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu yaitu pola komunikasi interpersonal dan pola komunikasi kelompok yang kemudian di analisa dengan teori tindakan komunikatif. Pola komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh ketua yaitu mengajak anggota bertemu secara pribadi jika anggota tidak merespon penyampaian melalui group whatsapp maupun komunikasi yang dilakukan dalam forum diskusi secara tatap muka. Sedangkan pola komunikasi kelompok dilakukan secara tatap muka dalam forum diskusi guna membahas kegiatan yang ada di Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu. Implikasi yang terjadi dalam komunikasi kepemimpinan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Hindu di analisa dengan teori dampak yang mana dampak positifnya adalah terjalinnya kerjasama antara pimpinan dan anggota serta mahasiswa yang ada di Prodi Ilmu Komunikasi Hindu. Sedangkan dampak negatifnya adalah kurang jelasnya penyampain informasi yang dapat mengakibatkan kesalahpahaman baik antar anggota maupun mahasiswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Wayan Miarsa, 2021 ”Nilai-nilai Kepemimpinan Hindu dalam Asta Brata sebagai peningkatan disiplin kerja guru di SDN-1 lunuk Ramba Kecamatan Basarang”. Pembimbing I : Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag., M.Ag Pembimbing II : Dr. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si Pengelolaan disiplin guru guna terciptanya disiplin kerja, dalam proses pencapaian kemajuan, meningkatkan sumber daya manusia diperlukan sebuah upaya yang mesti dilakukan. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan Asta Brata sebagai dasar interpretasi dalam disiplin pada diri kemudian direalisasikan pada sikap tindakan dalam kerja. Penelitian ini terfokus pada Nilai-nilai Kepemimpinan Asta Brata dalam disiplin kerja guru dengan rumusan masalah: 1) Nilai-nilai Kepemimpinan Hindu dalam ajaran Asta Brata tercermin dalam disiplin kerja guru, 2) Bagaimana Relevansi Nilai-nilai kepemimpinan Asta Brata dalam kontek pengelolaan disiplin kerja guru pada SDN-1 Lunuk Ramba, 3) Bagaimana langkah-langkah yang bisa ditempuh dalam rangka mengaplikasikankan nilai-nilai kepemimpinan Asta Brata pada SDN-1 Lunuk Ramba. Adapun teori yang digunakan menganalisis permasalahan tersebut adalah teori Analisis Kontent (Analisis nilai) dari Vredenbreght, Teori Fungsionalisme Struktural dengan Skema Agil yang dikemukakan Talcott Parsons, Teori Sosialisasi atau Teori Belajar dari Edwin H. Sutherland. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, studi kepustakaan. Hasil penelitian ini ada beberapa : Pertama, nilai-nilai kepemimpinan Asta Brata tercermin dalam disiplin kerja pegawai ada beberapa yaitu; 1) nilai kearifan, dan kewibawaan pada Indra Brata 2) nilai keberanian, keadilan dan bijaksana pada Yama Brata 3) Nilai-nilai Semangat, efektif dan efisien pada Surya Brata. 4) nilai-nilai penerangan dan empati pada Candra Brata. 5) nilai rendah hati dan moral yang luhur pada Vayu Brata. 6) nilai-nilai teguh pendirian dan rela mengabdi pada Kuwera Brata . 7) nilai-nilai berwawasan luas, berinisiatif, kreatif dan inovatif pada Varuna Brata 8) nilai-nilai kemuliaan dan tanpa pilih kasih pada Agni Brata. Kedua, relevansi nilai-nilai kepemimpinan asta brata dalam kontek pengelolaan disiplin kerja guru pada SDN-1 Lunuk Ramaba yaitu; 1) relevansi nilai sikap dan prilaku, 2) Relevansi nilai personal dan relevansi nilai sosial dapat terwujud dari interpretasi nilai-nilai Asta Brata sebagai norma yang menjadi tolak ukur dalam penanaman nilai terbaik pada diri pribadi; 3) Relevansi nilai subjektif dan nilai objektif dalam mewujudkan disiplin kerja pegawai. Ketiga, langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan Asta Brata ; 1) Langkah dari guru, dimensi integrasi nilai-nilai kepemimpinan Asta Brata dalam meningkatkan disiplin kerja pada diri; 2) Langkah-langkah dari pimpinan, Pendekatan aksi sosial, yaitu pengkombinasian pendekatan transformatif dengan aktivitas-aktivitas yang berupaya untuk melakukan perubahan; 3) Langkah-langkah dari instansi yaitu; Lembaga memberikan dimensi pembelajaran yang sama dan adil, menuangkan dalam format pelatihan, diklat, seminar, lokakarya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran seorang pemimpin dalam suatu organisasi menjadi hal yang urgen dan penting untuk memperbaiki tingkat kehadiran tenaga pendidik yang berdampak pada kinerja tenaga pendidik. Pengaruh seorang pemimpin sangat penting untuk mendorong tenaga pendidik sehingga lebih berdisplin dan meningkatkan kinerja tentunya dengan kebijakan dan keputusan yang dibuat agar tenaga pendidik dapat melaksanakan tugas yang dibebankan kepada tenaga pendidik demi mewujudkan tujuan yang ingin dicapai oleh Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya, yaitu terwujudnya kedisiplinan dari seluruh komponen untuk membentuk kepribadian yang tangguh dan kokoh serta meningkatkan mutu pendidikan yang edukatif dan berwawasan. Atas dasar latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan dengan fokus kajian pada tiga aspek permasalahan, yaitu bentuk pengaruh kepemimpinan, fungsi pengaruh kepemimpinan, dan implikasi pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin dan kinerja tenaga pendidik di Pasraman Widya Bhakti Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan tersebut yakni teori fungsionalisme struktural, teori manajemen, dan teori pendukung di antaranya teori situasional dan teori ciri-ciri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Selanjutnya data diolah melalui teknik analisis data, yakni dengan melakukan reduksi data, menyajikan data dalam bentuk uraian singkat dengan teks yang bersifat naratif dan melakukan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini disampaikan sebagai berikut. (1) Bentuk pengaruh kepemimpinan, yakni kata-kata, tindakan, bahasa tubuh, sikap dan keputusan. (2) Fungsi pengaruh kepemimpinan, yakni instruksi, konsultasi, partisipasi, delegasi, dan pengendalian. Lima fungsi pengaruh kepemimpinan tenaga pendidik dituntut untuk dapat melaksanakan apa yang menjadi tuntutan dari ketua pasraman dan mencari solusi untuk meningkatkan disiplin dan kinerja tenaga pendidik (3) Implikasi pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin dan kinerja, yakni meningkatnya kuantitas kerja, meningkatnya kualitas kerja, inisiatif tenaga pendidik, kehadiran tenaga pendidik, dan memiliki kemampuan bekerja sama.