BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Kepuasan belajar siswa Hindu merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pengelolaan Pendidikan, yang turut dipengaruhi oleh ketersediaan serta persepsi terhadap fasilitas penunjang keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Manajemen Sarana Prasarana (X1) dan Persepsi Siswa (X2) terhadap Kepuasan Belajar Siswa Hindu (Y) di SMAN 4 Palangka Raya, baik secara langsung melalui Fasilitas Keagamaan (Z) sebagai variabel antara (intervening). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain ex post facto menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa beragama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya, dengan jumlah sampel 82 siswa yang ditentukan menggunakan Teknik propotional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran instrumen angket (kuesioner) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) untuk menguji efek langsung dan tidak langsung antarvariabel Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji sub structural I, Manajemen Sarana Prasarana (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Fasilitas Keagamaan (Z) (β = 0,802), sedangkan Persepsi Siswa (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap Fasilitas Keagamaan (Z). pada uji sub structural II, Persepsi Siswa (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Kepuasan Belajar (Y) dengan kontribusi paling dominan (β = 0,942), begitu fula Fasilitas Keagamaan (Z) (β = 0,136). Sebaliknya, Manajemen Sarana Prasarana (X1) tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap Kepuasan Belajar (Y). Hasil uji sobel membuktikan bahwa Fasilitas Keagamaan (Z) berfungsi sebagai variabel mediasi penuh (full mediation) pada hubungan antara Manajemen Sarana Prasarana (X1) terhadap Kepuasan Belajar (Y) (thitung 3,223 > 1,96). Namun, Fasilitas Keagamaan (Z) tidak terbukti memediasi pengaruh Persepsi Siswa (X2) terhadap Kepuasan Belajar Siswa Hindu (Y) (thitung 1,167 1,96). Pihak sekolah diharapakan menjaga persepsi positif siswa dan mengoptimalkan manajemen sarana prasarana fisik khusus keagamaan guna mendongrak kepuasan belajar secara efektif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Kepuasan belajar siswa Hindu merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan pengelolaan Pendidikan, yang turut dipengaruhi oleh ketersediaan serta persepsi terhadap fasilitas penunjang keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Manajemen Sarana Prasarana (X1) dan Persepsi Siswa (X2) terhadap Kepuasan Belajar Siswa Hindu (Y) di SMAN 4 Palangka Raya, baik secara langsung melalui Fasilitas Keagamaan (Z) sebagai variabel antara (intervening). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain ex post facto menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa beragama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya, dengan jumlah sampel 82 siswa yang ditentukan menggunakan Teknik propotional random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran instrumen angket (kuesioner) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis) untuk menguji efek langsung dan tidak langsung antarvariabel Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji sub structural I, Manajemen Sarana Prasarana (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Fasilitas Keagamaan (Z) (β = 0,802), sedangkan Persepsi Siswa (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap Fasilitas Keagamaan (Z). pada uji sub structural II, Persepsi Siswa (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Kepuasan Belajar (Y) dengan kontribusi paling dominan (β = 0,942), begitu fula Fasilitas Keagamaan (Z) (β = 0,136). Sebaliknya, Manajemen Sarana Prasarana (X1) tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap Kepuasan Belajar (Y). Hasil uji sobel membuktikan bahwa Fasilitas Keagamaan (Z) berfungsi sebagai variabel mediasi penuh (full mediation) pada hubungan antara Manajemen Sarana Prasarana (X1) terhadap Kepuasan Belajar (Y) (thitung 3,223 > 1,96). Namun, Fasilitas Keagamaan (Z) tidak terbukti memediasi pengaruh Persepsi Siswa (X2) terhadap Kepuasan Belajar Siswa Hindu (Y) (thitung 1,167 1,96). Pihak sekolah diharapakan menjaga persepsi positif siswa dan mengoptimalkan manajemen sarana prasarana fisik khusus keagamaan guna mendongrak kepuasan belajar secara efektif.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Rona Delpia,2023. Hubungan Gaya Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap
Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan
Agama Hindudi SMAN 4 Palangka Raya. Skripsi Strata
Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama
Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang
Palangka Raya. Pembimbing I Dr.Pranata, S.Pd.,M.Si
dan Pembimbing II Dr.Ni Wayan Gateri,S.Ag.,M.Ag
Penelitian ini dilatarbelakangi nilai prestasi belajar siswa pada pembelajaran
Pendidikan Agama Hindu masih rendah, terdapat beberapa faktor yang dapat
mempengaruhi prestasi belajar siswa diantaranya gaya belajar dan motivasi
belajar. Kedua faktor ini menjadi penting untuk diteliti kembali karena dalam
penelitian terdahulu, terbukti kedua faktor tersebut singnifikan mempengaruhi
prestasi belajar.
Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mengetahui hubungan gaya belajar
terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI pada pembelajaran Pendidikan
Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. (2) Mengetahui hubungan motivasi
belajar terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI pada pembelajaran
Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. (3) Mengetahui hubungan
gaya belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI
pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya.
Metode penelitian ini yang digunakan adalah korelasional dan metode
deskritif kuantitatif. Populasi dan sampel berjumlah 34 siswa Hindu dari seluruh
kelas XI. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan angket
dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis
adalah Teknik korelasi Product Moment dan analisis regresi ganda dengan
menggunakan variabel gaya belajar (X1), motivasi belajar (X2) sebagai prediktor
dan variabel terikat adalah prestasi belajar (Y).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tidak ada hubungan yang
positif dan signifikan antara gaya belajar dan prestasi belajar pada pembelajaran
Pendidikan Agama Hindu, dimana nilai sig 0,273 > 0,05 maka Ho diterima dan
Ha ditolak.(2) Terdapat hubungan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa
pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, dengan nilai sig 0,044 < 0,05 maka
Ho ditolak dan Ha diterima. (3) Tidak ada hubungan yang positif dan signifikan
antara gaya belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada
pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, dimana nilai Fhitung = 2,243 dengan Ftabel
yang diperoleh dari df penyebut = (n – k- 1 ) = 31 dan df pembilang n = 2 pada
taraf signifikansi 5%. Nilai Fhitung = 2,243 < Ftabel = 3,30.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rona Delpia,2023. Hubungan Gaya Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Hindudi SMAN 4 Palangka Raya. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr.Pranata, S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II Dr.Ni Wayan Gateri,S.Ag.,M.Ag Penelitian ini dilatarbelakangi nilai prestasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu masih rendah, terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa diantaranya gaya belajar dan motivasi belajar. Kedua faktor ini menjadi penting untuk diteliti kembali karena dalam penelitian terdahulu, terbukti kedua faktor tersebut singnifikan mempengaruhi prestasi belajar. Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mengetahui hubungan gaya belajar terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. (2) Mengetahui hubungan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. (3) Mengetahui hubungan gaya belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. Metode penelitian ini yang digunakan adalah korelasional dan metode deskritif kuantitatif. Populasi dan sampel berjumlah 34 siswa Hindu dari seluruh kelas XI. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah Teknik korelasi Product Moment dan analisis regresi ganda dengan menggunakan variabel gaya belajar (X1), motivasi belajar (X2) sebagai prediktor dan variabel terikat adalah prestasi belajar (Y). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara gaya belajar dan prestasi belajar pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, dimana nilai sig 0,273 > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak.(2) Terdapat hubungan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, dengan nilai sig 0,044 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. (3) Tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara gaya belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, dimana nilai Fhitung = 2,243 dengan Ftabel yang diperoleh dari df penyebut = (n – k- 1 ) = 31 dan df pembilang n = 2 pada taraf signifikansi 5%. Nilai Fhitung = 2,243 Ftabel = 3,30.