ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Irma Anjelina. 2025. Peranan Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Menanamkan Sikap Religius Siswa Melalui Persembahyangan Basarah Di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarrya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Dr. I Gede Dharman Gunawan,S.H.,M.Pd.H Pembimbing II.I Made Pustikayasa, S.T., M.Pd. Pentingnya peranan guru pendidikan agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Dengan menanamkan sikap Religius melalui persembahyangan Basarah diharapkan mampu menjadi pribadi yang baik, bertingkah laku yang baik, membentuk karakter yang baik, meningkatkan toleransi, dan menciptakan individu yang beriman serta bertakwa serta mampu menanamkan sikap Religius baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Guru Pendidikan Agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah di SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Peneliti menggunakan teknik Purposive Sampling, teknik pengumpulan data, menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Waktu penelitian dilaksanakan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 12 Juni 12 Juli 2025. Adapun yang menjadi tempat penelitian yaitu SMAN 1 Sepang Kecamatan Sepang Kabupaten Gunung Mas. Hasil penelitian yaitu 1). Peranan guru agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah yaitu: sebagai pendidikan, pembimbing dan teladan, 2). Kendala guru agama Hindu dalam menanamkan sikap Religius siswa melalui persembahyangan Basarah yaitu: 1) Internal yaitu berasal dari siswa agama Hindu seperti kurangnya kesadaran terkait penanaman sikap Religius dan karakter siswa yang kurang baik. Dan 2) Kendala Eksternal, yaitu kurangnya waktu belajar di sekolah dan pengaruh buruk dari lingkungan sekitar baik itu di sekolah maupun di rumah. Adapun upaya yang dilakukan yaitu dari guru agama Hindu dengan memberikan tambahan waktu belajar di luar jam belajar di sekolah dan pihak sekolah memberikan pengawasan secara langsung terkait penanaman sikap Religius.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Anjeli. 2024. Pergeseran Seni Lukis Pada Pambak Bagi Umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah Kabupaten Katingan Skripsi Prodi Pendidikan Seni Dan Keagamaan Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Hendri, S.Ag., M.Si .Pembimbing II. Niwayan Sukraini, S.Pd., M.Pd. Seni lukis pada Pambak adalah sebuah lukisan yang terdapat pada dinding Pambak. Pambak merupakan sebuah banguanan kecil berbentuk rumah yang digunakan untuk menyimpan tulang-belulang orang yang telah meninggal pada acara Tiwah Umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah. Namun seiring berjalannya waktu pada jaman sekarang Pambak sudah tidak dilukis lagi, yang menyebabkan pergeseran pada seni lukis Pambak bagi Umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah Kabupaten Katingan. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: 1). Apakah penyebab terjadinya pergeseran seni lukis Pambak pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah Kabupaten Katingan, 2).Bagaimana upaya yang dilakukan umat hindu kaharingan untuk melestarikan seni lukis pada Pambak di Desa Talangkah Kabupaten Katingan. Metode pada penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori Fenomenologi dan teori Upaya. Teknik informan Purposive Sampling. Informan pada penelitian ini adalah pisor, pelukis Pambak, Ketua Majelis Kelompok Hindu Kaharingan, 2 orang Umat Hindu Kaharingan Desa Talangkah. Analisis data yang digunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1). Berdasarkan hasil penelitian dari peneliti, ini terjadi karena kurangnya pemahaman dari Hindu Kaharingan mengenai makna dari seni lukis Pambak, selain itu juga kurangnya generasi penerus yang pandai melukis dan untuk para orang tua yang bisa melukis tidak ada waktu untuk membantu melukis ataupun melatih.2). Upaya melestarikan kembali seni lukis pada Pambak bagi umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah Kabupaten Katingan yang dilakukan oleh Umat Hindu Kaharingan yaitu melalui sosialisasi, sarana dan prasarana dan melakukan renovasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Enjel. 2023. Peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Memotivasi Umat Untuk Meningkatkan Pendidikan di Desa Tumbang Banjang Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan. Prodi Pendidikan Agama Hindu. Pembimbing I Mitro, S.Pd., M.Si dan Pembimbing II I Komang Mertayasa, S.Pd.H., M.Si. Skripsi ini mengkaji tentang Peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Memotivasi Umat Untuk Meningkatkan Pendidikan Di Desa Tumbang Banjang Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan. Berdasarkan observasi sementara ditemukan fenomena, Dari hasil observasi bahwa yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi itu masih sangat rendah hal ini dibuktikan dari lulusan 2021 dari sekian banyak umat Hindu Kaharingan jumlah siswa yang tamat SMA di Desa tersebut yang melanjutkan hanya beberapa orang saja, oleh sebab itu Peran Majelis Kelompok sangat penting agar mampu mengayomi umatnya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi supaya umat Kaharingan tidak ketinggalan dari umat yang lain. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua teori yaitu, teori motivasi dan teori kendala sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini juga penentuan informan dilakukan secara purposive dengan memilih yang dianggap memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai terhadap objek penelitian, sedangkan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data kualitatif yang di dukung oleh data kuantitatif berupa data luas wilayah, jumlah penduduk, dan mata pencaharian masyarakat Desa Tumbang Banjang . Peran Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Memotivasi Umat Untuk Meningkatkan Pendidikan Di Desa Tumbang Banjang masih berfungsi dan eksis dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pengurus Majelis Agama Hindu Kaharingan. Hal ini tampak pada hasil penelitian bahwa Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Banjang selalu memberikan motivasi serta pelayanan terhadap umatnya, hanya saja ada beberapa kendala yang dihadapi oleh Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Banjang yaitu kurangnya sarana prasarana keagamaan seperti buku-buku ajaran keagamaan Hindu itu sendir