Abstrak
ABSTRAK Ima, 2020: Peranan Orang Tua Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Muda Hindu Di Desa Danau Pantau Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Dhrma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya.Pembimbing:(1) Dr. Derson,S.Ag.,M.Ag (2) Yuni Permata, S.Pd.,M.Pd Pusat pendidikan yang pertama adalah lingkungan keluarga, pendidikan di lingkungan keluarga sangat strategis untuk memberikan pendidikan ke arah kecerdasan, budi pekerti atau kepribadian serta persiapan hidup di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran orang tua dalam penguatan pendidikan karakter, faktor pendukung dan penghambat serta upaya yang dilakukan orang tua untuk menghadapi hambatan dalam penguatan pendidikan karakter generasi muda Hindu di Desa Danau Pantau Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Teori motivasi adalah suatu energi penggerak, pengarah dan memperkuat tingkah laku dan teori behaviorisme merupakan aliran psikologi bahwa manusia belajar di pengaruhi oleh lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dilapangan. Subjek penelitian adalah masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Danau Pantau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan orang tua dalam penguatan pendidikan karakter generasi muda hindu di Desa Danau Pantau Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. Sangatlah penting yang mana pembentukan karakter anak harus dimulai sedini mungkin bahkan sejak anak baru lahir. Menanamkan nilai-nilai karakter yang baik kepada anak akan menjadikan anak yang tangguh, bertanggung jawab, jujur, mandiri, sopan, bertingkah laku yang sesuai dengan ajaran agama dan memiliki kepribadian maupun akhlak yang baik. Adapun cara mendidik anak yaitu dengan cara yang baik, mendidik dengan kelembutan, ketulusan, penuh kasih sayang, mendidik dengan keteladanan, dan mengajarkan tentang agama. Cara penguatan karakter yaitu dengan membiasakan anak melakukan hal-hal yang baik, memberikan contoh teladan yang baik dan menggunakan bahasa yang sopan ketika sedang berbicara dihadapan anak.