Abstrak
ABSTRAK Unyi, 2020, Peranan Basir Dalam Pelaksanaan Upacara Kematian Pada Umat Hindu Kaharingan Di Dusun Tumbang Onah Kecamatan Pasak Talawang Kabupaten Kapuas. Skripsi Strata Satu Program Studi Kepanditaan, Fakultas Dharma Duta Dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Tiwi Etika, S.Ag., M.Ag., Ph.D dan Pembimbing II : Nurlensi, S.Ag., M.Si. Upacara kematian haruslah dilaksanakan dengan cermat dan teliti karena jika tidak dilaksanakan dengan baik maka akan berdampak buruk untuk orang yang meninggal serta orang yang masih hidup. Peranan Basir dalam pelaksanaan upacara menjadi hal yang penting agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar, tetapi umat Hindu Kaharingan yang ada di Dusun Tumbang Onah belum memahami pentingnya peranan Basir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pelaksanaan, Kedudukan dan peranan Basir dalam upacara kematian. Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dan lokasi yang digunakan yaitu bertepatan di Dusun Tumbang Onah Kecamatan Pasak Talawang Kabupaten Kapuas. Teknik pengumpulan data yang digunakan : (1) Observasi (2) Wawancara (3) Dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Basir, Rohaniawan Agama Hindu Kaharingan dan Masyarakat Hindu Kaharingan. Hasil dari penelitian (1) Pelaksanaan upacara kematian ada beberapa tahap yaitu : Memandikan jenazah, Mendandani jenazah, Menunding jenazah dengan emas atau jarenang, Membuat Peti Jenazah (Raung), Proses Manyaluh Raung (peti jenazah), Memasukan Jenazah Ke Dalam Raung (peti jenazah), Berangkat Mengali Kubur ,Pelaksanaan Upacara Penguburan. (2) Kedudukan Basir sangat penting terutama memimpin jalannya ritual keagamaan Hindu Kaharingan hingga dapat berjalan dengan baik dan lancar. (3) Peranan Basir, sesuai dengan tingkatan kemampuannya dalam Upacara Kematian. Kata Kunci : Peranan Basir, Upacara Kematian, Hindu Kaharingan