Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2021Versi 1

Eksistensi Museum Balanga Dalam Pengembangan Pariwisata Budaya dan Keagamaan di Kota Palangka Raya.

Koleksi Perpustakaan•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK WIDIYA, 2021. Eksistensi Museum Balanga Dalam Pengembangan Pariwisata Budaya Dan Keagamaan Di Kota Palangka Raya. Pembimbing I: Tiwi Etika, S.Ag., M.Ag., Ph.D dan Pembimbing II: I Made Puspe, S.Ag., M.Pd.H Museum Balanga memiliki peran yang sangat penting dalam pelestarian tradisi yang dapat menjadi wadah pembelajaran kebudayaan Suku Dayak yang mayoritasnya mendiami wilayah Kalimantan Tengah. Selain itu Museum Balanga tidak hanya sebagai tempat merawat dan penyimpanan benda-benda bersejarah warisan budaya tetapi juga dapat memberikan informasi yang positif mengenai benda bersejarah, serta budaya dan sumber daya alam di lingkungan Suku Dayak. Seiring dengan perkembangan jaman yang semakin pesat Museum Balanga harus memiliki pengelolaan yang baik dalam proses pengembangannya. Untuk itu diperlukan suatu manajemen yang bisa memperbaiki dan membangun museum, supaya dapat menarik wisatawan maupun pengunjung museum agar dapat mengenal dan mempelajari sejarah yang ada di dalam Museum Balanga. Dilihat dari pembahasan diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana Peran dan Fungsi Museum Balanga dalam Pengembangan Pariwisata Budaya dan Keagamaan di Kota Palangka Raya, (2) Bagaimana Strategi Museum Balanga dalam Pengembangan Pariwisata Budaya dan Keagamaan Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1) Teori Peran dan 2) Teori Pengembangan Pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hal ini dikarenakan penulis ingin mendeskripsikan data lapangan mengenai permasalahan penelitian, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan pertimbangan tertentu. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data yang dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pertama Peran Museum Balanga dalam pengembangan pariwisata budaya dan keagamaan berperan sebagai daya tarik wisatawan, ikon Kota Palangka Raya, dan sebagai pendukung perkembangan pariwisata, kedua Fungsi Museum Balanga dalam pengembangan pariwisata budaya dan keagamaan berfungsi sebagai pendidikan, komunikasi, dan tempat merawat dan melindungi benda-benda bersejarah, dan yang ketiga Strategi Museum Balanga dalam pengembangan pariwisata budaya dan keagamaan yaitu Museum Balanga melakukan promosi dan pengelolaan yang dilaksanakan dan diterapkan dalam pengembangan pariwisata budaya dan keagamaan di Kota Palangka Raya. Kata Kunci : Eksistensi, Museum Balanga, Pengembangan Pariwisata

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Eksistensi Museum Balanga Dalam Pengembangan Pariwisata Budaya dan Keagamaan di Kota Palangka Raya.2021 · oai:ais:library-item:1552