Abstrak
SENDI, 2022.Upaya Guru Agama Hindu dalam pembel ajaran pendidikan Agama Hindu pada masa New Normal di SD Negeri 3 Timpah kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas. pembimbing I Dr.Deson,S.Ag,.M.Ag dan pemimbing II nyoman Sumarni,S.Ag.M.Si Yang melatar belakangi penelitian ini adalah kesulitan dalam melaksankan pembelajaran jarak jauh pada masa New Normal, karena keterbatasan sarana dan prasarana seperti Handphone, keterbatasan paket data, kesulitan akses internet, orang tua yang kurang memperhatikan anak dalam proses pembelajaran sehingga siswa kurang memahami proses pembelajaran pada masa New Normal. Berdasarkan latar belakang tersebut yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut : (1) bagaimana upaya yang dilakukan Guru Agama Hindu dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu pada masa New Normal di SD Negeri 3 Timpah. (2) apa saja kendala Guru Agama Hindu dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 3 Timpah. (3) bagaimana implikasi pembelajaran pendidikan Agama Hindu pada masa New Normal di SD Negeri 3 Timpah. Teori yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Teori Peran, Teori Belajar, dan Teori Belajar Sibernetik. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data penetilian ini adalah: Observasi, wawancara, dokumentasi. data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan langkah langkah, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) ada beberapa upaya yang dilakukan Guru Agama Hindu dalam proses pembelajaran jarak jauh pada pada masa New Normal yaitu : (a) Guru Agama Hindu mendesain pembelajaran agar mudah dipahami siswa dengan membuat RPP, pembelajaran diberikan melalui whatsApp grup, berbentuk gambar, PDF, Video, Audio. (b) memberikan tugas kepada siswa yang tidak dapat mengikuti pembelajaran. (c) memberikan paket data secara gratis. (d) berkoordinasi dengan kepala sekolah. (2) kendala yang dialami Guru Agama Hindu dalam pembelajaran jarak jauh yaitu jaringan internet, keterbatasan fasilitas, siswa sering terlambat dalam mengumpul tugas, tulisan siswa sulit untuk dibaca dan orangtua yang tidak memberikan pengawasan secara penuh kepada siswa. (3) Implikasi pembelajaran pendidikan Agama Hindu pada masa New Normal yaitu siswa tetap aktif mengikuti pembelajaran, aktif dalam bertanya, aktif mengumpukan tugas, pembelajaran bisa dikaksanakan dimana saja, Guru Agama Hindu tetap melakukan penilayan.