Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2020Versi 1

Kendala Siswa dalam Mata Pelajaran Seni Budaya di SMAN 1 Marikit Kabupaten Katingan

Koleksi Perpustakaan•4 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Skripsi ini bertujuan untuk mengkaji tentang Kendala yang terjadi pada Siswa dalam Mata Pelajaran Seni Budaya di SMAN 1 Marikit. Siswa di SMAN 1 Marikit mengalami kesulitan dan hambatan dalam memahami dan menerima Mata Pelajaran Seni Budaya yang disampaikan oleh guru, oleh karena itu perlu mengkaji tentang: (1) pembelajaran siswa dalam Seni Budaya di SMAN 1 Marikit Kabupaten Katingan (2) Kendala Siswa dalam Mengikuti Pembelajaran Seni Budaya di SMAN 1 Marikit Kabupaten Katingan (3) Upaya yang dilakukan dalam mengatasi Kendala Siswa dalam Mata Pelajaran Seni Budaya di SMAN 1 Marikit Kabupaten Katingan. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kualitatif. Penentuan informan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dikaji dengan teori Behavioristik, teori Kendala, dan teori Motivasi Belajar. Hasil penelitian ini dikaji dengan menggunakan teori: (1) Pada pembedahan rumusan masalah yang nomor satu menggunakan teori Behavioristik (2) pada rumusan masalah yang ke-dua menggunakan teori Kendala (3) pada rumussan masalah nomor tiga menggunakan teori motivasi belajar. Hasil penelitian yang dikaji berdasarkan teori yang digunakan adalah: (1) sistem pembelajaran pada Mata Pelajaran Seni Budaya masih belum menggunakan silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan bahan ajar yang digunakan hanya satu bahan ajar saja yakni buku paket Seni Budaya; (2) guru hanya menggunakan metode ceramah, metode diskusi, dan metode tanya jawab saja, belum tersedianya alat-alat atau media yang digunakan untuk melakukan praktek, media yang digunakan hanya spidol dan papan tulis saja. Guru yang mengajar Mata Pelajaran Seni Budaya merupakan tidak berlatar belakang dari pendidikan Seni. Keadaan ruang kela yang masih belum efektif. Kurangnya kreativitas guru dalam mengajar; (3) adapun upaya yang dilakukan adalah kepala sekolah udah menanyakan tentang silabus kepada Dinas Pendidikan namun masih belum ada respon. Guru Seni Budaya menanyakan pada sekolah lain yang mungkin mempunyai silabus agar bisa menyusun RPP. Kepala sekolah jjuga sudah mengusulkan untuk pengadaan alat-alat atau sarana prasarana agar bisa digunakan pada saat praktek. Kepala sekolah sudah mengupayakan untuk memperbanyak bahan ajar Mata Pelajaran Seni Budaya

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Kendala Siswa dalam Mata Pelajaran Seni Budaya di SMAN 1 Marikit Kabupaten Katingan2020 · oai:ais:library-item:1162