Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pembelajaran Teknik Titik Perspektif dalam Meningkatkan Kemampuan Menggambar Bentuk pada Siswa Kelas VII di SMPN 2 Palangka Raya

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pillmanto.2026. Pembelajaran Teknik Titik Perspektif Dalam Meningkatkan Kemampuan Menggambar Bentuk Pada Siswa Kelas VII di SMPN 2 Palangka Raya. Skripsi Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Dr AA Gede Wiranata, S.Ag.,M.Ag. Pembimbing II Niwayan Sukraini, S.Pd.,M.Pd Pembelajaran Seni Budaya, khususnya pada materi menggambar bentuk, memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan visual, kreativitas, dan keterampilan artistik siswa. Namun, berdasarkan hasil observasi awal di kelas VII9 SMPN 2 Palangka Raya, kemampuan menggambar bentuk siswa masih tergolong rendah. Sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep perspektif, seperti menentukan garis horizon, titik hilang, dan garis proyeksi, sehingga hasil gambar yang dibuat masih tampak datar, kurang proporsional, dan belum menunjukkan kesan ruang serta kedalaman. Oleh karena itu, diperlukan suatu pembelajaran yang mampu membantu siswa memahami konsep perspektif secara lebih konkret melalui penerapan teknik titik perspektif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII-9 SMPN 2 Palangka Raya yang berjumlah 31 orang. Penelitian dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes praktik menggambar bentuk. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif komparatif untuk membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran teknik titik perspektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran teknik titik perspektif mampu meningkatkan kemampuan menggambar bentuk siswa. Pada tahap pratindakan, sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan rata-rata nilai sebesar 60. Setelah tindakan pada Siklus I, rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 95 dengan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 100% dari siswa yang mengikuti pembelajaran. Selain itu, aktivitas, keterlibatan, motivasi, dan kepercayaan diri siswa selama proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, pembelajaran teknik titik perspektif terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menggambar bentuk siswa kelas VII di SMPN 2 Palangka Raya.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pembelajaran Teknik Titik Perspektif dalam Meningkatkan Kemampuan Menggambar Bentuk pada Siswa Kelas VII di SMPN 2 Palangka Raya2026 · oai:ais:library-item:2764