Abstrak
Tuti Yuniati. 2026. Pembimbing I Dr. I Wayan dana, S.Pd., M.Si, Pembimbing II Ayu Fitriana, M.Pd. Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Penggunaan Buku Garis Tiga Terhadap Keterampilan Menulis Tegak Bersambung Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas III SDN 11 Langkai. Pendidikan pada tingkat dasar siswa tidak hanya mengarah pada penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga pada perkembangan keterampilan berbahasa, salah satunya keterampilan menulis. Pada fase B sekolah dasar, siswa diharapkan mampu menulis tegak bersambung dengan memperhatikan ketepatan bentuk huruf, kerapian, keteraturan, dan proporsi tulisan. Namun, hasil observasi awal di kelas III SDN 11 Langkai menunjukkan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan menulis tegak bersambung secara rapi dan sesuai kaidah. Salah satu upaya untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut adalah penggunaan buku garis tiga sebagai panduan visual dalam menulis tegak bersambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan menulis tegak bersambung siswa setelah penggunaan buku garis tiga pembelajaran Bahasa Indonesia kelas III SDN 11 Langkai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi-experimental pretestposttest control group design. Sampel penelitian berjumlah 56 siswa, terdiri atas 29 siswa kelas III B sebagai eksperimen dan 27 siswa kelas III C sebagai kelas kontrol Dengan sampel yang terdiri dari siswa kelas III B sebagai kelas eksperimen dan kelas III C sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan tes praktik menulis tegak bersambung. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan N – Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata (mean) pretest kelas eksperimen sebesar 24,00 (min 12; max 33; std dev 5,948), meningkat menjadi 27,68 (min 15; max 38; std dev 6.890) pada posttest, sedangkan nilai rata-rata (mean) pretest kelas kontrol sebesar 22,61 (min 15; max 32; std dev 5.349) menurun menjadi 22,24 (min 14; max 30; std dev 5.281). Hasil analisis N – Gain Score menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,26 dengan kategori rendah, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata sebesar -0,04 dengan kategori terjadi penurunan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan menulis tegak bersambung pada kelas yang menggunakan buku garis tiga lebih baik dibandingkan kelas yang menggunakan buku tulis standar. Dengan demikian, buku garis tiga dapat digunakan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran untuk membantu meningkatkan keterampilan menulis tegak bersambung siswa sekolah dasar.