Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Eksistensi Seni Kriya Katupat Sinta pada Upacara Keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Kehadiran Seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan memiliki makna, fungsi dan tujuan tersendiri dalam praktiknya dan dilatarbelakangi oleh kebudayaan yang menjadi dasarnya. Fenomena yang terjadi adalah tidak semua dari umat dan generasi Hindu Kaharingan itu sendiri mengetahui dan memahami bagaimana eksistensi dari seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan. Berikut Rumusan masalah dalam penelitian: 1). Bagaimana eksistensi seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan? 2). Bagaimana bentuk seni kriya katupat sinta yang digunakan pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menganalisis eksistensi dan bentuk seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan dan memahami peran dan dampaknya dalam menjaga tradisi keagamaan dan budaya yang melekat pada umat Hindu Kaharingan di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori eksistensi dan teori bentuk. Sampel dalam penelitian ini meliputi beberapa dari umat Hindu Kaharingan dan guru Sekolah Dasar Negeri di Desa Tarusan Danum. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan terhadap hasil penelitian. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1). Eksistensi dari seni kriya katupat sinta pada upacara keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan masih tetap eksis hingga sekarang, karena pada pelaksanaan upacara keagamaan tersebut, seni kriya katupat sinta masih dipergunakan pada setiap upacara keagamaan Hindu Kaharingan di dalam kehidupan. 2). Katupat sinta berbentuk belah ketupat tidak sama sisi dan berwarna kekuningan (warna janur). Ukuran seni kriya katupat sinta sebenarnya bervariasi tergantung dari seberapa panjang dan lebar daun janur yang digunakan untuk membuatnya.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Eksistensi Seni Kriya Katupat Sinta pada Upacara Keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Tarusan Danum Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan2024 · oai:ais:library-item:2411