Abstrak
ABSTRAK Hariyanti. 2023. Peran Sanggar Kanderang Tingang Panunjung Tarung dalam Menumbahkan Minat Siswa pada Kegiatan Ekstrakulikuler Seni Tari di SMAN 1 Kapuas Tengah. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Komang Suarta, S.Ag.,M.Si. Pembimbing II: Dr. Ni Wayan Gateri, S. Ag.,M.Ag . Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan kurikuler yang dilakukan oleh siswa di luar jam belajar kegiatan intrakurikuler dan kegiatan kokurikuler, dibawah bimbingan dan pengawasan satuan pendidikan. Di mana kegiatan ekstrakurikuler ini bertujuan untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kemampuan, kepribadian, kerjasama, dan kemandirian siswa secara optimal untuk mendukung pencapaian tujuan pendidikan. Seperti halnya kegiatan ekstrakurikuler seni tari dimana ekstrakurikuler seni tari merupakan sebagai sebagai wadah untuk siswa belajar tentang seni budaya tradisional yang ada di daerah dengan demikian pentingnya minat siswa pada kegiatan ektrakurikuler seni tari. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui, memahami, mendeskripsikan kendala Sanggar Kanderang Tingang Panunjun Tarung dalam Menumbuhkan Minat Siswa pada Kegiatan Ekstrakulikuler Seni Tari di SMA Negeri 1 Kapuas Tengah. (2) Mengetahui, memahami, mendeskripsikan Peran Sanggar Kanderang Tingang Panunjung Tarung dalam Menumbuhkan Minat Siswa pada Kegiatan Ekstrakulikuler Seni Tari di SMA Negeri 1 Kapuas Tengah. Penelitian ini menggunakan teori kendala dan teori fungsionalisme struktural. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Kapuas Tengah. jenis data menggunakan deskriptif kualitatif dan sumber data bersifat kualitatif. Dengan menggunakan informan ditentukan melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat beberapa faktor yang menjadi kendala Sanggar Kanderang Tingang Panunjung Tarung dalam menumbuhkan minat siswa pada ekstrakurikuler seni tari di SMA Negeri 1 Kapuas Tengah, 1) Kurang efektifnya sosialisasi ekstrakurikuler seni tari, 2) Belum ada struktur kepengurusan ekstrakurikuler seni tari, 3) Dukungan pihak sekolah yang kurang memadai. Adapun peran dari Sanggar Kanderang Tingang Panunjung Tarung dalam menumbuhkan minat siswa pada ekstrakurikuler seni tari di SMA Negeri 1 Kapuas Tengah dapat dilakukan melalui mekanisme dalam menumbuhkan minat siswa pada ekstrakurikuler seni tari dan perlibatan dari beberapa pihak yang terkait sesuai dengan isi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 62 tahun 2014.