Abstrak
ABSTRAK SELIN KOBI, 2023: Pengembangan wisata Batu Batungkat di Desa Kubung kecamatan delang Kabupaten Lamandau. Pembimbing 1: Dr. Kadek Sukiada, S.Ag. Msi dan pembimbing 2: Buhol, S.Ag., MFIL.H. Wisata Batu Batungkat di Desa Kubung merupakan salah satu objek wisata yang sangat terkenal dengan keunukan nya wisata yang berbentuk seperti rumah dengan ketinggian kurang lebih 15 m. dari permukaan tanah di kelilingi perbukitan sehingga memiliki pemandangan yang indah wisata Batu Batungkat merupakan salah satu aset yang dimiliki oleh kecamatan Delang lokasi Batu Batungkat berada di sebelah kiri masuk kedalam sekitar 5 km pinggiran jalan raya utama yaitu di Trans Kalimantan Km 10 yang menghubungkan akses menuju perbatasan antara Kalimantan Tengah dan Kalimatan Barat. Namun kawasan ini masih belum terrkelola dengan baik serta masih terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki. Berdasrakan permasalahan latar belakang penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah pengembangan wisata Batu Batungkat di Desa Kubung kecamatan Delang Kabupaten Lamandau, (2) apakah kendala pengembangan wisata Batu Batungkat di Desa Kubung kecamatan Delang Kabupaten Lamandau, serta upaya masyarakat dan pemerintah dalam pengembangan wisata Batu Batungkat di Desa Kubung Kecamatan Delang Kabupaten Lamandau. Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Analisis deskriptif kualikatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawancara, dokumentasi, dan keperpustakaan teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini adalah; (1) teori pengembangan pariwisata dan (2) teori kendala pariwisata. subjek penelitian ini adalah dinas pariwisata, masyarakat, pemerintahan Desa, tokoh masyarakat, juru kunci. Hasil penelitian ini adalah; pengembangan wisata Batu Batungkat perlu di kelola dan di jaga kebersihannya dan fasilitas yang ada, supaya wisata tersebut dapat dikenal oleh para wisatawan (2) kendala yang paling utama dihadapi anggaran yang tidak memadai yang digunakan dalam pengembangan wisata Batu Batungkat, serta perlu di tingkatkan kembali partisipasi masyarakat dan pemerintah, (3) upaya yang harus dilakukan melakukan musrembang Desa, melaksanakan festival budaya seperti Babukung, melakukan promosi melalui media sosial dan kunjungan ke dinas-dinas terkait, serta melakukan swadaya masyarakat baik material maupun tenaga.