Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Implementasi Pendidikan Seni Rupa Bukung Ringa Dalam Ritual Nganda Di Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah Kabupataen Seruyan.

Koleksi Perpustakaan•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Hartono, 2024, Implementasi Pendidikan Seni Rupa Bukung Ringa Dalam Ritual Nganda Di Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah Kabupataen Seruyan. Skripsi Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. AA. Gede Wiranata, S.Ag.,M.Ag, Pembimbing II Niwayan Sukraini, S.Pd.,M.Pd Bukung Ringa adalah salah satu properti yang digunakan untuk ritual nganda atau Habukung yang terbuat dari kayu palawi atau kayu hampul. Namun tidak semua orang yang bisa membuat jenis Bukung ini terutama pada bagian junjungnya atau mahkota Bukung Ringa, sehingga jenis Bukung ini jarang sekali ditampilkan kecuali pada malam kerinduan atau malam terakhir bagi liau haring, padahal Bukung Ringa sangat penting untuk ditampilkan pada saat ritual nganda untuk membantu liau haring menuju ke lewu tatau atau surga. Oleh karena itu, penelitian ini dianggap penting. Tujuan dari penelitian ini adalah menjawab rumusan masalah: (1) bagaimana bentuk seni rupa Bukung Ringa? (2) bagaimana proses pembuatan seni rupa Bukung Ringa? dan (3) bagaimana implementasi pendidikan seni rupa Bukung Ringa khususnya dalam ritual nganda di Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah Kabupaten Seruyan. Teori yang digunakan untuk menganalisis data untuk menjawab rumusan masalah yaitu teori mimesis, teori fenomenologi dan teori pendidikan klasik. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah penelitian pendekatan kualitatif, dengan teknik penentuan informan purposive sampling, dan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Daya yang diperoleh selanjutnya dianalis secara sistematis dan disimpulkan. Hasil dari penelitian terkait bentuk Bukung Ringa adalah sebelum diciptakan para seniman, seni rupa Bukung Ringa memiliki arti yaitu jelmaan dari gana atau naga yang menghuni di hutan belantara sehingga memiliki perwujudan mirip seperti naga. Proses pembuatan Bukung Ringa dimulai dari pengumpulan alat dan bahan. Kayu palawi dibagi menjadi dua bagian yaitu ada yang dibelah dan ada juga yang tidak dibelah, kayu palawi yang bulat untuk pembuatan rahang atau bentuk kepala Bukung Ringa sedangkan yang dibelah seperti papan tipis untuk pembuatan junjungnya. Proses selanjutnya yaitu pembuatan pola rahang atau junjung yang menggunakan pensil atau spidol, lalu kayu dipahat dan diukir sesuai bentuk pola. Kemudian masuk ke proses pewarnaan dengan cat kaleng, kemudian dilanjutkan ke proses penjemuran. Implementasi tranfer ilmu pembuatan Bukung Ringa di Kelurahan Rantau Pulut masih berlangsung, walaupun hanya sebagian generasi muda yang berminat mempelajari cara pembuatannya. Hal ini dikarenakan kurangnya penjelasan dari para rohaniawan Tukang Jaya, selain pentingnya untuk pelestarian seni rupanya Bukung Ringa juga berguna untuk ritual nganda.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Implementasi Pendidikan Seni Rupa Bukung Ringa Dalam Ritual Nganda Di Kelurahan Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah Kabupataen Seruyan.2024 · oai:ais:library-item:2531