Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

PENGARUH PERUBAHAN SOSIAL TERHADAP EKSISTENSI GALERI LEWU SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KOTA PALANGKA RAYA

Koleksi Perpustakaan•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Luh Maya Rani. Pengaruh Perubahan Sosial terhadap Eksistensi Galeri Lewu sebagai Wisata Edukasi di Kota Palangka Raya. Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka. Pembimbing: I Handoko, S,Ag.,M.Si dan Pembimbing II: Dr. I Kadek Sukiada S.Ag., M.Si. 2026. Galeri Lewu merupakan galeri seni independen yang diresmikan pada November 2024 di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, yang berfungsi sebagai ruang pamer seni sekaligus wisata edukasi. Keberadaan galeri ini menjadi alternatif bagi seniman lokal yang selama ini kesulitan mendapatkan ruang pamer permanen. Namun, perubahan sosial yang terjadi di masyarakat perkotaan, seperti perkembangan teknologi digital, pergeseran gaya hidup, dan rendahnya apresiasi terhadap seni budaya, diduga mempengaruhi eksistensi Galeri Lewu sebagai destinasi wisata edukasi. Penelitian ini penting dilakukan mengingat belum ada kajian ilmiah yang secara spesifik membahas pengaruh perubahan sosial terhadap eksistensi galeri seni di Palangka Raya. Dari pembahasan diatas maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Bagaimanakah bentuk Perubahan Sosial yang terjadi di Galeri Lewu di Kota Palangka Raya? (2) Bagaimana Eksistensi Galeri Lewu sebagai wisata edukasi di Kota Palangka Raya? (3) Bagaimana Pengaruh Perubahan Sosial terhadap Eksistensi Galeri Lewu sebagai wisata edukasi di Kota Palangka Raya? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik galeri, dan pengunjung, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian dilaksanakan pada Juni-Juli 2026 di Galeri Lewu, Jalan Punai No. 107, Palangka Raya. Hasil penelitian bentuk perubahan sosial yang terjadi di Galeri Lewu meliputi: perubahan fungsi dan diferensiasi struktural sebagai ruang seni independen, perubahan dari sederhana ke kompleks melalui diversifikasi program, perubahan pola hubungan sosial antar seniman dan masyarakat, regenerasi seniman melalui sanggar anak, dan perubahan ekonomi kreatif. Eksistensi Galeri Lewu sebagai wisata edukasi tetap terjaga melalui program edukatif seperti penyediaan kanvas bagi pengunjung, workshop melukis, crafting, pelatihan motif seni, dan kunjungan edukasi sekolah tanpa biaya. Pengaruh perubahan sosial bersifat ambivalen, dimana kendala utama meliputi keterbatasan dana operasional, kurangnya SDM pemasaran digital, dan keterbatasan fasilitas

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH PERUBAHAN SOSIAL TERHADAP EKSISTENSI GALERI LEWU SEBAGAI WISATA EDUKASI DI KOTA PALANGKA RAYA2026 · oai:ais:library-item:2809