GIA PRANATA PUTRA
2023 · Book · Open Access
Gia Pranata Putra, 2023. Penerapan Sanksi Adat Terhadap Pembatalan Surat Perjanjian Panggul Secara Sepihak Di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Dosen Pembimbing I Dr. I Made Kastama.SH.MH. dan Dosen Pembimbing II Dede Suryanto, MH. Panggul merupakan kelanjutan dari hakumbang auh atau cara meminta si gadis secara resmi setelah pihak keluarga laki-laki mengetahui bahwa keinginan hati mereka diterima oleh pihak perempuan. Masalah dalam penelitian ini ada 2 (dua) yaitu : 1) Bagaimana penerapan sanksi adat terhadap pembatalan surat perjanjian panggul secara sepihak di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas? 2) Apa dampak dari penerapan sanksi adat terhadap pembatalan surat perjanjian panggul secara sepihak di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui, memahami bagaimana penerapan sanksi adat dan dampak dari penerapan sanksi adat terhadap pembatalan surat perjanjian panggul secara sepihak di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data menggunakan data primer dan sekunder, sedangkan teknik penentuan informan adalah teknik Purposive sampling. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah dengan cara : teknik observasi, teknik wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dimulai dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa : 1) Penerapan sanksi adat terhadap pembatalan surat perjanjian panggul secara sepihak di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas adalah dengan adanya kesepakatan kedua belah pihak untuk memberi sejumlah materi kepada salah satu pihak yang dirugikan supaya tidak ada kesalah pahaman yang terjadi di masa yang akan datang dengan diadakannya pembatalan surat perjanjian panggul tersebut. 2) Dampak dari penerapan sanksi adat terhadap pembatalan surat perjanjian panggul secara sepihak di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas yaitu terdiri dari dua dampak yaitu : Dampak positif yaitu membuat masyarakat sekitarnya lebih berhati-hati ketika menentukan calon pasangan serta bersungguh-sungguh dan lebih memantapkan hatinya ketika hendak menuju ke jenjang perkawinan. Dampak negatif yaitu : membuat malu pihak keluarga yang telah sepakat dalam surat perjanjian panggul, menimbulkan kerugian pihak keluarga yang harus mengeluarkan biaya untuk membayar denda adat, hubungan pihak keluarga laki-laki maupun pihak keluarga perempuan menjadi tidak harmonis. Kata Kunci : Penerapan Sanksi, Pembatalan, Surat Perjanjian, Panggul, Sepihak.
SECI LESTARINA
2023 · Book · Open Access
SECI LESTARINA, 2023. Upacara kematian turu olo pada umat Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kabupaten Barito Utara (Perspektif Pendidikan Agama Hindu)
Pembimbing I Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag
Pembimbing II Dr. Nali Eka, S.Ag.,M.Si
Upacara Turu Olo juga merupakan suatu upacara yang ditujukan kepada leluhur (pitra yadnya). Upacara ini dilaksankan sebagai ungkapan syukur kepada Dewa Kelelungan Aning Kekelio sebagai manisfestasi Ranying Hatalla Langit Juus Tuha Alah Tala yang telah diyakini membantu dan mewujudkan harapan apa yang dikehendaki atau diinginkan.
Berdasarkan uraian di atas, rumusan masalah yang dapat diangkat oleh peneliti yaitu: 1. Bagaimana Pelaksanaan Upacara Kematian Turu Olo Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara? 2. Apakah Fungsi Upacara Kematian Turu Olo Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara? 3. Bagaimana Perspektif Pendidikan Agama Hindu dalam Upacara Kematian Turu Olo Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami proses pelaksanaan upacara Kematian Turu Olo pada umat Hindu Kaharingan, fungsi dan nilai-nilai yang terkandung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan teori Religi, teori Fungsional Struktural, dan teori Nilai.
Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan lokasi penelitian di Desa Payang Ara, jenis dan sumber data yang digunakan: sumber data primer dan data sekunder, teknik penentuan informan yaitu teknik purposive, teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara, dan dokumentasi, instrument penelitian kualitatif, teknik analisis data yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.
Dari penelitian yang dilakukan tentang upacara Kematian Turu Olo pada umat Hindu yaitu dalam pelaksanaannya memiliki beberapa tahap:1. Persiapan, 2. Pelaksanaan, 3. Tahap akhir yang memiliki fungsi sebagai: 1. Menjaga hubungan harmonis dengan tuhan dan leluhur, 2. Menjaga hubungan harmoni dengan sosial sesama manusia. Selain mempunyai fungsi upacara Kematian Turu Olo juga perspektif pendidikan agama Hindu terhadap upacara yakni: 1. Perspektif pendidikan Tattwa agama Hindu, 2. Perspektif pendidikan Etika agama Hindu, 3. Perspektif pendidikan upacara agama Hindu.
Upacara Kematian Turu Olo ini biasanya dilakukan setelah penguburan atau setelah orang meninggal, dimana penduduk setempat bergotong-royong untuk membuat perlengkapan sarana dan prasarana untuk memberikan sesaji kepada roh bagi umat Hindu kaharingan yang berada di Desa Payang Ara Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara. bahwa Turu Olo memiliki nilai magis yang sangat tinggi, karena di samping bisa memberikan tuah rezeki kepada keluarga dan anak cucunya juga diyakini sebagai pelindung terhadap segala gangguan malapetaka.
SAPTUNI
2023 · Book · Open Access
SAPTUNI, 2023. Nilai-nilai Pendidikan Agama Hindu dalam Upacara Nenos Luang Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Penda Asam. Dosen Pembimbing I, Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag dan Dosen Pembimbing II, Suwito, S.Ag., M.Si.
Upacara merupakan bagian dari tri kerangka dasar agama Hindu yaitu tattwa (filsafat), etika (susila) dan upacara. Ketiga kerangka tersebut tidak dapat dipisahkan karna saling berhubungan satu sama lain yang mana sifat nya saling berkaitan dan menyesuaikan desa, kala patra artinya sesuai waktu, tempat, dan keadaan daerah setempat berbeda-beda dalam pelaksanaan ritualnya. Demikian pula dalam rukun upacara kematian umat Hindu Kaharingan di desa Penda asam yang memiliki keunikan dan perbedaan yang salah satunya adalah upacara Nenos Luang. Upacara memutuskan hubungan dengan Diyau belum ada yang mengangkat nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Nenos Luang menjadi menarik untuk di teliti pada umat Hindu Kaharingan di Desa Penda Asam Kabupaten Barito Selatan.
Berdasarkan permaslahan di atas peneliti memperoleh dua formula rumusan masalah sebagai berikut ini: (1) Bagaimanakah proses pelaksanaan upacara Nenos Luang pada rukun upacara kematian Umat Hindu Kaharingan di Desa Penda Asam Kabupaten Barito Selatan?, (2) Apakah nilai-nilai pendidikan Agama Hindu dalam Upacara Nenos Luang Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Penda Asam Kabupaten Barito Selatan?
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan teori religi menurut Koentjaraningrat dengan tiga pendekatan yaitu (1) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada keyakinan, (2) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada sikap terhadap alam gaib atau hal-hal yang bersifat gaib, dan (3) teori religi yang dalam pendekatan berorientasi kepada upacara religi. Teori nilai menurut Natonegoro.
Berdasarkan hasil penelitian melalui wawancara dan dokumentasi yang diperoleh dari beberapa sumber bahwa dapat disimpulan terdapat beberapa tahapan pelaksanaan upacara Nenos Luang yaitu. (1) Tahapan persiapan Paner Jampa Asbah dan meyiapkan sarana dan prasarana (2) tahapan pelaksanaan upacara Nenos Luang sampai dengan selesai, (3) tahap akhir paner jampa Nupon Gawi dan Nyarah Tamai berupa uang dan sepotong besi sebagai syarat yang diberikan kepada penutui. Selain proses upacara Nenos Luang terdapat itu nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Nenos Luang 1) Nilai-nilai Pendidikan Hindu yang terdapat dalam upacara Nenos Luang pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Penda Asam berikut adalah (1) Nilai Pendidikan Tattwa dimana pelaksanaan upacara Nenos Luang di tujukan kepada Diyau/almarhum/leluhur sebagai bentuk penghormatan, rasa terima kasih dan menghargai liau (almarhum) disaat-saat terakhir, (2) Nilai Pendidikan yang dapat dilihat dari aturan dalam pelaksanaan upacara Nenos Luang dan pantangan yang harus di lakukan saat awal kematian sampai pelaksanaan upacara Nenos Luang selesai, (3) Nilai Pendidikan Upacara terdapat penerapan ajaran keagamaan yang untuk menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan tuhan, leluhur dan sesamanya, (4) Nilai Pendidikan Sosial dilihat dari kebersamaan dan gontong royong saling membantu dari awal pelaksanaan upacara Nenos Luang sampai selesai.
SUNARTI
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK
Sunarti, 2023. Pelaksanaan Puja Tri Sandhya Pada Siswa Agama Hindu Di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya.
Pembimbing (I) Dr. Mujiyono, S.Ag.,M.Ag.
Pembimbing (II) Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A.
Skripsi ini mengkaji tentang pelaksanaan Puja Tri Sandhya pada siswa agama Hindu di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat. Terdapat fenomena yang terjadi pada siswa yaitu sebagian siswa kesulitan dalam melantunkan, kurangnya minat belajar siswa dalam menghapal dan kurangnya kedisiplinan dalam melaksanakan Puja Tri Sandhya. Adapun rumusan masalah yang diteliti yaitu 1) Bagaimanakah pelaksanaan Puja Tri Sandhya pada siswa agama Hindu di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat? 2) Apa kendala dari pelaksanaan Puja Tri Sandhya pada siswa agama Hindu di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat? 3) Bagaimanakah strategi guru dalam mengajarkan Puja Tri Sandhya pada siswa Agama Hindu di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat? Teori yang digunakan yakni teori humanistik, teori konstruktivisme, dan teori strategi. Penelitian ini bertujuan mengkaji pelaksanaan Puja Tri Sandhya, kendala pelaksanaan Puja Tri Sandhya dan strategi guru mengajarkan Puja Tri Sandhya pada siswa Agama Hindu di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat. Penelitian ini mempunyai manfaat untuk menambah ilmu pengetahuan.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yaitu dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi empat langkah yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini: 1) pelaksanaan Puja Tri Sandhya pada siswa agama Hindu di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat belum berjalan secara maksimal. 2) Kendala dari pelaksanaan Puja Tri Sandhya pada siswa Agama Hindu di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat ada 2 (dua) yaitu : Kendala internal yaitu kurangnya minat siswa, siswa kesulitan menghapal Puja Tri Sandhya dan siswa belum terbiasa melaksanakan Puja Tri Sandhya, sedangkan kendala eksternal yaitu guru kurang bisa melatih siswa, orang tua kurang memberikan motivasi dan kurangnya kedisiplinan siswa saat melaksanakan Puja Tri Sandhya bersama. 3) Strategi guru dalam mengajarkan Puja Tri Sandhya pada siswa agama Hindu di SMP Negeri Satu Atap 1 Rungan Barat yaitu strategi guru dalam melatih siswa, strategi guru dalam memotivasi siswa dan strategi guru dalam membimbing siswa melaksanakan Puja Tri Sandhya.
BAMBANG NOPRIADI
2023 · Book · Open Access
Bambang Nopriadi, 2023. Peranan Mantir Adat Dalam Menetapkan Hak Waris Anak Berupa Petak Palaku Pada Kasus Perceraian Di Desa Tewang TampangKecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan Dengan Dosen Pembimbing I Dr. I Made Kastama, SH.,MH dan Dosen Pembimbing II Budiarto Santoso, MH Hukum Adat tidak terlepas dari Hukum Delik Adat (Adatrecht Delicten) atau Hukum Pidana Adat atau Hukum Pelanggaran Adat ialah aturan-aturan hukum adat yang mengatur peristiwa atau perbuatan kesalahan yang berakibat terganggunya keseimbangan masyarakat sehingga perlu diselesaikan secara aturan hukum agar keseimbangan masyarakat tidak terganggu. Kelebihan hukum adat dalam menyelesaikan permasalahan pada masyarakat yaitu memiliki rasa kebersamaan untuk musyawarah mufakat secara damai dan memperhatikan keseimbangan lingkungan sosial masyarakat. Di desa, sistem hubungan kekeluargaan begitu erat, namun tidak jarang terjadi kesalahpahaman, tindakan pidana atau konflik oleh seseorang ataupun sekelompok masyarakat.Masalah yang diteliti mencakup 2 (dua) yaitu : 1). Bagaimana peranan mantir adat dalam menetapkan hak waris anak berupa petak palaku pada kasus perceraian di desa Tewang Tampang Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan? 2). Bagaimana sanksi yang diberikan oleh mantir adat terhadap pengingkaran pemberian petak palaku di desa Tewang Tampang Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel yang lain, Jenis penelitian menggunakan data primer dan skunder, sedangkan teknik penentuan informan adalah Teknik penentuan Informan untuk tujuan tertentu saja. Purposive sampling juga bisa berarti sampling yang menentukan target kelompok tertentu. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan ialah dengan cara : Teknik observasi, Teknik wawancara dan Teknik Kepustakaan dan Dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif sehingga akurasi data menjadi lebih terjamin. Dari analisis data tersebut maka dapat disimpulkan: 1) Peranan Mantir Adat Dalam Menetapkan Hak Waris Anak Berupa Petak Palaku Pada Kasus Perceraian Di Desa Tewang Tampang Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. adalah Mantir adat memiliki kewenangan berperan sebagai penegak hukum adat di wilayah desa Tewang Tampang. Mantir adat menetapkan hak waris anak berupa petak palaku yang menitiberatkan perdamaian guna mengembalikan keseimbangan guna mengembalikan keseimbangan tata kehidupan baik yang sifatnya, jasmani dan rohani berdasrakan hukum adat tumbang anoi.2) Pertimbangan Mantir Adat Dalam Memutuskan Hak Waris Anak Berupa Petak Palaku Pada Kasus Perceraian Di Desa Tewang Tampang Kecamatan Tasik Payawan Kabupaten Katingan. adalah berdasarkan perjanjian tumbang anoi yang mempunyai 96 pasal yang lebih jelasnya terdapat pada pasal Pasal 4 Singer Hatulang Palekak Sama Handak (denda perceraian karena kehendak bersama) Kata Kunci : Peran, Mantir, Adat, Penyelesaian, hak waris anak.
RIO MONTEGARSA ANDI
2023 · Book · Open Access
Skripsi ini mengkaji tentang efektivitas model pembelajaran berbasis proyek terhadap motivasi dan hasil belajar siswa di SD Negeri Percobaan Palangka Raya. Hal tersebut dilihat dari fenomena dalam model pembelajaran berbasis proyek, belum diketahuinya motivasi dan hasil belajar siswa dari Projek penguatan profil pelajar Pancasila di SDN Percobaan, sebab harus ada 4 hal supaya dikatakan berhasil dalam profil pelajar Pancasila yakni: Budaya satuan pendidikan, Pembelajaran intrakulikuler, Projek penguatan profil pelajar Pancasila dan Ekstrakulikuler. Berdasarkan latar belakang tersebut, masalah yang dikaji yakni: 1) Bagaimana efektivitas model pembelajaran berbasis proyek terhadap motivasi belajar siswa di kelas IVC SDN Percobaan Palangka Raya?, 2) Bagaimana efektivitas model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar siswa di kelas IVC SDN Percobaan Palangka Raya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran berbasis proyek terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Rumusan masalah dikaji menggunakan teori konstruktivisme. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei pada siswa. Populasi dan sampelnya seluruh siswa kelas IV-C berjumlah 28 orang dengan teknik nonprobability sampling berupa sampling jenuh. Teknik ini digunakan karena semua anggota populasi dalam penelitian digunakan sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes angket, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan rumus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran berbasis proyek di kelas IV-C SD Negeri Percobaan Palangka Raya bekerja efektif terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari data pengamatan terhadap motivasi siswa yang dilakukan melalui angket menunjukkan motivasi siswa Baik dengan nilai rata-rata 3,15 dan berdasarkan pengamatan terhadap raport siswa, dapat dijelaskan bahwa sesuai dengan kriteria penilaian yang sudah ditetapkan di SDN Percobaan Palangka Raya, maka nilai rata-rata hasil belajar siswa yang diperoleh adalah 3,17 dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan sebanyak 28 siswa.
LISTHY
2023 · Book · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung dengan menggunakan Media Belajar Microsoft PowerPoint pada pelajaran Matematika materi Diagram Batang dan Tabel Frekuensi kelas IIIA SDN 8 Menteng Palangka Raya. Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dengan mencari peningkatan hasil belajar siswa dalam setiap pelaksanaan siklusnya dengan menggunakan media pembelajaran Microsoft PowerPoint untuk mempasilitasi materi belajar siswa. dengan melibatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran dan bantuan guru kelas sebagai pengamatan membantu peneliti. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IIIA SDN 8 Menteng Palangka Raya tahun pelajaran 2023/2024, yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan berupa: (a) observasi; (b) tes; (c) angket dan kuesioner (d) Penilaian aktifitas siswa. Prosedur penelitian tindakan meliputi tahap: (a) perencanaan tindakan, (b) pelaksanaan tindakan, (c) observasi (Pengamatan) terhadap tindakan, dan (d) refleksi terhadap tindakan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Behavioristik. Hasil observasi pada proses pembelajaran PraTindakan, siklus I dan siklus II hingga Post-test menunjukkan bahwa keaktifan ranah Kognitif siswa mengalami peningkatan pada rerata nilai akhir belajar persentase skor siswa, yaitu dari Pratindakan 15, siklus I dengan nilai 67,5. Dan 74,1672 pada siklus II, kemudian mendapatkan nilai akhir Post-test adalah 92,5.
ANGGI RESNUNGKI
2023 · Book · Open Access
Kreativitas guru sangat diperlukan dalam suatu proses pembelajaran guna meningkatkan motivasi peserta didik. Penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan berupa kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (conclusions drawing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kreativitas yang baik dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik (1) Kreativitas guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik yaitu dengan (a) Menggunakan Metode Tanya jawab, ceramah, dan diskusi kelompok. (b) Media pembelajaran yang digunakan LCD proyektor untuk menampilkan pembelajaran. (c) Guru membuat perencanaan sebelum proses pembelajaran dan melakukan evaluasi. (d) Beberapa metode dan strategi pembelajaran yang digunakan. Beberapa metode dan strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru adalah untuk meningkatkan motivasi dan menarik minat belajar pada peserta didik. (2) Kendala guru dalam meningkatkan kreativitas untuk memotivasi belajar peserta didik yaitu: (a) Karakter dan perilaku peserta didik yang berbeda-beda. (b) Peserta didik yang tidak bisa membaca dan berhitung akan kesulitan mengikuti kegiatan pembelajaran. (c) Sarana dan prasarana yang terbatas. Beberapa kendala tersebut dapat menghalangi dan menghambat jalannya suatu proses pembelajaran.
SAFITRI
2023 · Book · Open Access
Safitri, 2023, Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara di Desa Bengahon Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Skripsi Strata Satu Program Studi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negri (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Suwito, S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II: Niwayan Sukraini, M.Pd
Tari daerah merupakan perwujudan budaya pada suatu daerah yang dilestarikan sejak turun temurun. Setiap tari daerah memiliki keunikan tersendiri dan mengandung adat istiadat serta budaya di masing-masing daerah atau wilayah.
Tandrik Karang Alu adalah permainan sakral dimainkan dengan tujuan khusus Untuk menyambut kedatangan Liau yang sudah dipanggil oleh Kandong. Berdasarkan latar belakang, penelitian ini terdapat tiga permasalahan yang dibahas sebagai berikut: (1) Bagaimana pelaksanaan Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara di Desa Bengahon Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara? (2) Apa fungsi Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara (3) Apa makna religius yang terkandung dalam Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan, fungsi dan makna religius yang terkandung pada Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara. untuk membedakan masalah dalam penelitian ini dapat digunakan beberapa teori: (1) Teori Religi, (2) Teori Fungsional Struktural dan (3) Teori Simbol. Teknik yang digunakan yaitu teknik Purposive Sampling dalam penelitian Kualitatif dan lokasi di Desa Bengahon Kecamatan Lahei Kabupaten Barito Utara. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) Teknik Observasi (2) Teknik Wawancara (3) Teknik Dokumentasi. Objek penelitian ini adalah Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara di Desa Bengahon dengan Subjek penelitian Kandong, Ketua Adat dan Masyarakat Desa Bengahon.
Hasil penelitian ini adalah: (1) Pelaksanaan Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara dilaksanakan setelah Kandong melakukan proses pemanggilan Liau untuk menghadiri Upacara Wara. (2) Fungsi Tandrik Karang Alu diuraikan menjadi lima yaitu fungsi sarana, fungsi etika fungsi religius dan fungsi sosial (3) Makna Religius yang terkandung dalam Tandrik Karang Alu pada Upacara Wara diuraikan menjadi tiga bagian yaitu Makna Sosial dan Makna Estetika.
LISANTI
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh bimbingan belajar dari orang tua terhadap prestasi belajar siswa kelas III SDN 1 Menteng Palangka Raya yang berjumlah 41 orang siswa/i. Penelitian ini menggunakan metode deskriktif kuantitatif, dengan variabel bimbingan belajar dari orang tua dan prestasi belajar siswa yang menjadi variabel terikat. Penelitian yang dilaksanakan pada bulan mei sampai dengan juni 2023. Dengan menggunakan metode pengumpulan data; Observasi atau pengamatan, dokumentasi dan kuesioner atau angket. Penilaian angket menggunakan Skala Likert dengan menggunakan teknik analis data linier sederhana.Pada analisis data digunakan uji keberartian regresi linier sederhana yaitu uji hipotesi, uji signifikan dan uji koefiseien determinasi. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan garis regresi yaitu Y = 70,585 + 0,104 + e yang diperoleh nilai thitung sebesar 2.022. Dapat diketahui bahwa nilai koefisien koefisien kolerasi R sebesar 0,437 dan indeks koefisien sebesar 0,191. Hal tersebut berarti bahwa pengaruh variabel X (Bimbingan belajar dari orang tua) terhadap variabel Y (Prestasi belajar) adalah sebesar 91%, sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Untuk hasil analisis dan uji hipotesis tarap signifikan diperoleh nilai thitung sebesar 2.022. Berarti nilai thitung lebih besar dari ttabel (3.038 > 2.022) Kerena thitung didaerah Ha diteriama dan Ho di tolak sehingga hipotesis dengan hasil berbunyi terdapat pengaruh bimbingan belajar dari orang tua terhadap prestasi belajar siswa kelas III SDN 1 Menteng Palangka Raya.
BUJANG ASIH
2023 · Book · Open Access
BUJANG ASIH 2023, Analisis Kemampuan Kognitif Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran
Pendidikan Agama Hindu Di SD Negeri 2 Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman
Mantikei Kabupaten Katingan.
Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H
Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si
Kemampuan kognitif adalah salah satu bertujuan untuk melihat pemahaman siswa
secara mendalam proses berpikir, menghubungkan, menilai, serta pertimbangkan dalam
menyesuaikan diri mencapai tujuan. Kemampuan kognitif siswa Kelas V dalam memahami
pembelajaran pendidikan Agama Hindu masih ada beberapa siswa diantaranya yang sulit
untuk memahami materi. Berdasarkan latar belakang diatas, maka dalam penelitian ini ada
dua permasalahan yang akan dibahas antara lain (1) Bagaimanakah kemampuan kognitif
siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 2 Tumbang
Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan, (2) Faktor apa saja menyebab
kemampuan kognitif siswa kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD
Negeri 2 Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan
kognitif siswa Kelas V pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 2
Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei Kabupaten Katingan. Teori yang
digunakan untuk menganalisis rumusan masalah adalah teori kognitif dan teori
kontruktivisme.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Adapun untuk
pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Teknik observasi, wawancara dan
dokumentasi. Untuk menganalisis data yang diperoleh peneliti menggunakan Teknik
analisis deskriptif kualitatif dengan langkah pengumpulan data, kondensasi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian bahwa: 1) Kemampuan kognitif siswa Kelas V pada Mata Pelajaran
Pendidikan Agama Hindu di SD Negeri 2 Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman
Mantikei Kabupaten Katingan yaitu dalam menjawab 10 (sepuluh) pertanyaan dengan
berdasarkan aspek penilaian pengetahuan mengingat (C1) sejumlah 7 (tujuh) siswa mapu
menjawab 3 pertanyaan dengan jawaban yang benar, dalam proses memahami (C2) 2 siswa
mampu menjawab 4 pertanyaan dengan jawaban yang benar sedangkan 5 siswa yang lain
masih belum mampu menjawab pertanyaan dengan jawaban yang benar, dan dalam proses
mengaplikasikan (C3) sejumlah 7 siswa mapu menjawab 3 pertanyaan dengan jawaban
yang benar. 2) faktor penyebab kemampuan kognitif siswa Kelas V pada Mata Pelajaran
PendidikanAgama Hindu di SD Negeri 2 Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei
Kabupaten Katingan yaitu: (1) sarana dan prasarana yang ada di Sekolah kurang memadai
seperti buku paket dan ruang kelas khususnya ruang belajar Agama Hindu. (2) beberapa
siswa yang tidak fokus pada pembelajaran bahkan lebih mudah cepat bosan saat
pembelajaran berlangsung.
RONA DELPIA
2023 · Book · Open Access
Rona Delpia,2023. Hubungan Gaya Belajar dan Motivasi Belajar Terhadap
Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan
Agama Hindudi SMAN 4 Palangka Raya. Skripsi Strata
Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama
Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang
Palangka Raya. Pembimbing I Dr.Pranata, S.Pd.,M.Si
dan Pembimbing II Dr.Ni Wayan Gateri,S.Ag.,M.Ag
Penelitian ini dilatarbelakangi nilai prestasi belajar siswa pada pembelajaran
Pendidikan Agama Hindu masih rendah, terdapat beberapa faktor yang dapat
mempengaruhi prestasi belajar siswa diantaranya gaya belajar dan motivasi
belajar. Kedua faktor ini menjadi penting untuk diteliti kembali karena dalam
penelitian terdahulu, terbukti kedua faktor tersebut singnifikan mempengaruhi
prestasi belajar.
Tujuan Penelitian ini adalah (1) Mengetahui hubungan gaya belajar
terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI pada pembelajaran Pendidikan
Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. (2) Mengetahui hubungan motivasi
belajar terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI pada pembelajaran
Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya. (3) Mengetahui hubungan
gaya belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa Hindu kelas XI
pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SMAN 4 Palangka Raya.
Metode penelitian ini yang digunakan adalah korelasional dan metode
deskritif kuantitatif. Populasi dan sampel berjumlah 34 siswa Hindu dari seluruh
kelas XI. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan angket
dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis
adalah Teknik korelasi Product Moment dan analisis regresi ganda dengan
menggunakan variabel gaya belajar (X1), motivasi belajar (X2) sebagai prediktor
dan variabel terikat adalah prestasi belajar (Y).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Tidak ada hubungan yang
positif dan signifikan antara gaya belajar dan prestasi belajar pada pembelajaran
Pendidikan Agama Hindu, dimana nilai sig 0,273 > 0,05 maka Ho diterima dan
Ha ditolak.(2) Terdapat hubungan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa
pada pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, dengan nilai sig 0,044 < 0,05 maka
Ho ditolak dan Ha diterima. (3) Tidak ada hubungan yang positif dan signifikan
antara gaya belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa pada
pembelajaran Pendidikan Agama Hindu, dimana nilai Fhitung = 2,243 dengan Ftabel
yang diperoleh dari df penyebut = (n – k- 1 ) = 31 dan df pembilang n = 2 pada
taraf signifikansi 5%. Nilai Fhitung = 2,243 < Ftabel = 3,30.
KARLINA MUSTIEKASARI
2023 · Book · Open Access
KARLINA MUSTIEKASARI, 2023, Peran Pisor Dalam Ritual Nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan (Perspektif Hukum Hindu) Skripsi. Fakultas Dharma Sastra Prodi Hukum Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing (I). Dra, Ni Made Ratini, M.Si, Pembimbing (II) Sri Kayun, SH., M.Si. Peran pisor dalam ritual nyadiri sebagai pemimpin ritual, rohaniawan, pelaksana dan perantara untuk memberitahu melalui tawur kepada leluhur/Ranying Hatalla Langit bahwa di Pantai danum kalunen (dibumi) sedang ada yang melaksanakan ritual. Nyadiri adalah salah satu ritual yang ada dalam suku Dayak Ngaju yang merupakan suatu ritual keagamaan secara turun-temurun yang dipercayai oleh umat Hindu Kaharingan untuk menghilangkan malapetaka yang akan terjadi setelah seseorang mendapatkan mimpi buruk. Karena itu umat Hindu Kaharingan meyakini bahwa mimpi pada malam hari memiliki makna/arti khusus. Selain itu, Nyadiri merupakan ritual yang dilaksanakan juga untuk wanita yang sedang mengandung, karena diyakini akan menangkal hal-hal buruk yang akan terjadi ketika wanita tersebut akan melahirkan, sehingga ia dapat melahirkan dengan lancar. Maka dari itu nyadiri adalah salah satu ritual yang digukan umat Hindu Kaharingan untuk menghilangkan malapetaka dan hal-hal buruk. Masalah yang diteliti dalam skripsi ini mencakup 3 (tiga) hal yaitu : Bagaimana Peran Pisor Dalam Ritual Nyadiri Di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan. 2)Bagaimana Proses Pelaksanaan Ritual Nyadiri Di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan. 3) Apa Akibat Apabila Tidak Dilaksanakan Ritual Nyadiri Di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupate Katingan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi. Data yang telah dikumpul dianalisis dengan metode kualitatif, dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Peran pisor dalam ritual nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, yaitu sebagai pelaksana dan pelantara untuk memberitahu melalui tawur kepada leluhur/Ranying Hatalla langit bahwa di pantai danum kalunen sedang ada yang melaksanakan ritual, juga sebagai penentu hari baik untuk melaksanakan ritual itu, sebagai orang yang akan memberitahukan sarana dan prasarana apa yang akan disiapkan. (2) Proses Pelaksanan Ritual Nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, melalui 3 proses yaitu : 1 proses persiapan, 2 proses pelaksanaan, 3 proses akhir. (3) Akibat Apabila Tidak Dilaksanakan Ritual Nyadiri di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, akibatnya ialah bisa mengalami gangguan seperti sakit ringan,sakit keras serta meninggal dunia. Kata kunci : Peran pisor, ritual nyadiri
LETRO
2023 · Book · Open Access
LETRO, 2023, Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dan Anak (Studi Di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur) Skripsi, Fakultas Dharma Sastra, Prodi Hukum Adat, Institut Agama Hindu Negeri Tampug Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing (I) Citranu,S.H.,MH. Pembimbing (II) I Kadek Kartika Yase, S.H.AH.,MH. Perempuan dan anak merupakan kelompok rentan dalam masyarakat yang sering kali menjadi korban berbagai bentuk kekerasan dan penindasan. Oleh karena itu, penting untuk melindungi hak-hak mereka melalui perangkat hukum yang tepat. salah satu lembaga yang bertanggung jawab dalam perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak adalah DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana). Sehingga yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur Dalam Melaksanakan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dan Anak. (2) kendala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur Dalam Menjalankan Tugas Dan Fungsinya. (3) Upaya Preventif Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kotawaringin Timur Dalam Melaksanakan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Dan Anak. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode kualitatif dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) teori kewenangan dan (2) teori preventif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dinas P3AP2KB Kotawaringin Timur memiliki peran penting dalam perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak. Lembaga ini bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, seperti kepolisian, lembaga kesehatan, dan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), untuk memberikan pendampingan, peningkatan kesadaran masyarakat dan bantuan hukum kepada korban kekerasan dan penindasan (2) Dinas P3AP2KB Kotawaringin Timur memiliki beberapa kendala dalam menjalankan tugas dan fungsinya yaitu (a) keterbatasan tenaga kerja (b) kasus tidak dilaporkan. (3) Upaya preventif yang dilakukan oleh Dinas P3AP2KB Kotawaringin Timur yaitu dengan melakukan peningkatan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan, sosialisasi, dan edukasi.
FITRI NADA
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya perhatian orang tua dan minat belajar. Sehingga hasil belajar siswa tidak maksimal. Orang tua sering kali dihadapkan dengan berbagai macam tingkah atau prilaku anak yang tidak sesuai dengan norma-norma dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan yang dibahas yaitu: (1) Apakah ada pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Lungkuh Layang Kabupaten Kapuas. (2) Apakah ada pengaruh minat belajar terhadap hasil belaja siswa kelas V SD Negeri 1 Lungkuh Layang Kabupaten Kapuas. (3) Apakah ada pengaruh perhatian orang tua dan minat belajar terhadap belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Lungkuh Layang Kabupaten Kapuas. Penulisan ini bertujuan (1) untuk mengetahui ada tidanya pengaruh perhatian orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Lungkuh Layang Kabupaten Kapuas. (2) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh minat belajar terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Lungkuh Layang Kabupaten Kapuas. (3) untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh perhatian orang tua dan minat belajar siswa kelas V SD Negeri 1 Lungkuh Layang Kabupaten Kapuas. Teori untuk menganalisis rumusan masalah adalah teori behavioristik dan humanistik. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan penarikan kesimpulan melalui analisis statistik. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas V yang berjumlah 15 siswa. Sampel penelitian dengan jumlah 15 siswa. Teknik pengambilan sampel mengunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data mengunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data mengunakan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda diperoleh persamaan : Y = 69.470 – 0,247 + 0,349. Hasil analisis data taraf signifikan 5% diperoleh (1) Perhatian Orang Tua berpengaruh terhadap hasil belajar. Hal ini berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa t_(hitung )> t_(tabel ), yaitu – 3.501 > 2,179 dan nilai signifikansi 0,05 yaitu 0,004 0,05. (2) Minat Belajar berpengaruh terhadap hasil belajar. Hal ini berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa t_(hitung )> t_(tabel ), yaitu 4.788 > 2,179 dan nilai signifikansi 0,05 yaitu 0,000 0,05.(3) Perhatian Orang Tua Dan Minat Belajar berpengaruh secara simultan terhadap hasil belajar. Hal ini berdasarkan uji F diketahui bahwa 〖F 〗_(hitung ) > 〖F 〗_(tabel ) yaitu 13.488 3.885 dan nilai signifikansi 0,05 yaitu 0,001.
DELPIA TARA CELY ISVARA ARTHA
2023 · Book · Open Access
DELPIA TARA CELY ISVARA ARTHA, 2023. Perbedaan Hasil Belajar
Menggunakan Metode Joyfull Learning dan Metode Ceramah Pada
Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-6 Menteng Kota
Palangka Raya, Skripsi Fakultas Dharma Acarya Program Studi
Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri-Tampung
Penyang Palangka Raya. Dosen pembimbing I Dr.Pranata,S.Pd,M.Si
dan pembimbing II I Komong Mertayasa, S.Pd.H., M.Si
Skripsi ini berlatar belakangi tentang metode mengajar yang merupakan
cara yang ditempuh oleh guru dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada
peserta didik di dalam kelas. Metode pembelajaran yang tidak efektif menjadikan
faktor penyebab hasil belajar yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk (1)
Untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode metode Joyfull Learning
pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN-6 Menteng Kota Palangka
Raya. (2) Untuk mengetahui hasil belajar menggunakan metode ceramah pada
pelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-6 Menteng Kota Palangka Raya (3)
Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar menggunakan metode Joyfull Learning
dan metode ceramah pada pelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-6
Menteng Kota Palangka Raya.
Pendekatan penelitian ini digunakan dengan penelitian kuantitatif. Lokasi
penelitian dilaksanakan di SDN-6 Menteng Kota Palangka Raya dan dilaksanakan
selama 1 bulan. Popolasi dan sampel berjumlah 6 peserta didik yang berada
dikelas V.A dan V.B dan teknik pengumpulan data dengan dilakukan observasi,
tes, dokumentasi dan teknik analisa data dengan menggunakan rumus t-test.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti berjumlah 4 kali pertemuan
dikelas V.A sebagai kelas kontrol 2 kali dan kelas V.B sebagai kelas eksperimen 2
kali, maka dapat diketahui adanya perbedaan hasil belajar peserta didik
menggunakan metode Joyfull Learning dan metode ceramah dapat dilihat dari
hasil hipotesis dengan menggunakan uji “t”. terdapat kedua kelompok dengan
hasil analisis tes pertama yang diperoleh thitung = 17,456 sedangkan ttabel dengan df
4 pada taraf signifikan 5% yaitu 2,776 dan hasil analisis tes kedua terdapat kedua
kelompok dengan hasil yang diperoleh thitung = 22,962 sedangkan ttabel dengan df 4
pada taraf signifikan 5% yaitu 2,776. Dengan demikian, hasil analisis tes pertama
diperoleh thitung ttabel (17,456 2,776) hasil analisis tes kedua diperoleh thitung
ttabel (22,962 2,776) yang berarti hipotesis (Ha) dalam penelitian ini diterima,
(Ho) ditolak maka terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik dengan
menggunakan metode pembelajaran Joyfull Learning dan metode Ceramah pada
mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN-6 Menteng Kota Palangka Raya
PUTU SELI AGUSTINA
2023 · Book · Open Access
Seli Agustina, Putu. 2023. Strategi Orang Tua dalam Internalisasi Ajaran Tat Twam Asi pada Anak Usia Dini di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Skripsi Strata Satu Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. Mujiyono, S. Ag.,M.Ag dan Pembimbing II Lamri, S.Pd., M.Pd.H. Skripsi ini mengkaji tentang strategi orang tua dalam internalisasi ajaran Tat Twam Asi pada anak usia dini di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang, sebab anak-anak usia dini di desa tersebut terdapat sebuah masalah yakni kurangnya rasa kasih sayang, kepedulian dan kerukunan terhadap sesamanya. Hal tersebut bertentangan dengan ajaran Tat Twam Asi, oleh karena itu perlu dikaji tentang strategi orang tua dalam internalisasi ajaran Tat Twam Asi pada anak usia dini. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalahnya yakni sebagai berikut: (1) Bagaimanakah strategi orang tua dalam menginternalisasikan ajaran Tat Twam Asi pada anak usia dini di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang? (2) Bagaimanakah kendala orang tua dalam menginternalisasikan ajaran Tat Twam Asi pada anak usia dini di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang?. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ilmu pengetahuan khususnya strategi orang tua dalam internalisasi ajaran Tat Twam Asi. Penelitian ini juga bermanfaat untuk memberikan pengetahuan dan wawasan bagi orang tua dan anak mengenai pendidikan moral. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Teori aksi dan (2) Teori kendala. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif yang berlokasi di Desa Batu Nindan Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sumber data skunder. Subjek dalam penelitian ini yakni orang tua di Desa Batu Nindan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik menganalisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian rumusan masalah pertama yang dikaji dengan teori aksi menunjukan bahwa orang tua memiliki tindakan berupa strategi dalam menginternalisasikan ajaran Tat Twam Asi kepada anak-anaknya. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian orang tua mengajarkan dan memberikan arahan, memberikan contoh atau teladan, melatih anak, melakukan pengawasan pada anak, serta memberikan teguran dan sanksi kepada anaknya. Dalam menjalankan strategi terdapat pula beberapa kendala yang dihadapi orang tua yaitu karakter dan watak anak, keterbatasan pemahaman, daya ingat anak yang terbatas, faktor pengaruh lingkungan dan pergaulan serta pengaruh negatif perkembangan teknologi. Rumusan masalah kedua yang dikaji menggunakan teori kendala yang merupakan suatu metode untuk melakukan perbaikan dan peningkatan secara terus-menerus dengan fokus terhadap faktor penghambat yang disebut kendala. Kata Kunci : Strategi Orang Tua, Tat Twam Asi.
GUSIA
2023 · Book · Open Access
Gusia, 2023. Penerapan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran Agama Hindu Di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya (IAHN-TP).
Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag.
Pada skiripsi ini berdasarkan fenomena yang terjadi yaitu kurang fokusnya siswa/siswi ketika pembelajaran berlangsung mengakibatkan sistem belajar kurang efisien dan efektif sehingga siswa mudah bosan ketika belajar, kurang mengerti, kurang paham dan kurang jelas dalam belajar. Maka peneliti meneliti penerapan media audio visual untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V dalam pembelajaran agama Hindu di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya sebagaimana siswa terlihat memiliki tingkatan pemahaman yang sangat tinggi ketika belajar menggunakan media audio visual yang dimana materi pembelajarannya ditayangkan secara langsung dengan laptop sehingga mereka bisa melihat dan memahaminya secara langsung. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut:1). Bagaimanakah penerapan media audio visual dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas V pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya, 2).Apakah penerapan media audio visual dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas V pada pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya.
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom action research), dengan objek penelitian siswa kelas V yang beragama Hindu dengan jumlah 2 (dua) orang. Penelitian ini dengan tujuan Penerapan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V Dalam Pembelajaran Agama Hindu Di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya. Pada penelitian ini mengkaji tentang pembelajaran Catur Guru yang dilaksanakan dalam siklus I dan siklus II, adapun tahapannya yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Beberapa data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kualitatif untuk menganalisis dan penyajian data dalam penarikan kesimpulannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media audio visual untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas V dalam pembelajaran agama Hindu di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya. Pada siklus I dapat dilihat skor yang dicapai 70% dengan kriteria “baik” dan siklus II dengan skor 90 % dengan kriteria “sangat baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa meningkatnya pemahaman siswa pada pembelajaran agama Hindu dengan menggunakan media audio visual sangat baik dibandingkan ceramah. Oleh karena itu, dengan hasil penelitian di SDN 6 Palangka Kota Palangka Raya sudah terealisasi dengan baik.
VONNY
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK
Vonny. 2023 : Implementasi Media Gambar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Hindu Di SDN 1 Tampang Tumbang Anjir Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Drs. I Wayan Karya, M.Pd.,M.Si,dan Pembimbing II, I Komang Mertayasa, S.Pd.H., M.Si
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research), berlatar belakang SDN 1 Tampang Tumbang Anjir Kabupaten Gunung Mas dengan objek penelitian siswa kelas III yang beragama Hindu berjumlah 2 (dua) orang dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan media gambar dalam pembelajaran Pendidikan agama hindu dan efektifitas penggunaan media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi pokok Memahami Sembahyang dalam Agama Hindu. Pada penelitian ini mengkaji pokok penerapan media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III di SDN 1 Tampang Tumbang Anjir Kabupaten Gunung Mas. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus dan 4 (empat) tahap, meliputi ; 1) Perencanan, 2) Pelaksanan,
3) Observasi dan 4) Refleksi. Data diperoleh melalui observasi, angket dan dokumen. Menggunakan analisis kuantitatif untuk analisis datanya termasuk penyajian data dan penarikan kesimpulanya secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sangat baik untuk di implementasikan pada proses pembelajaran. Peningkatan motivasi belajar siswa dapat di lihat pada siklus I dan siklus II. Motivasi siswa pada siklus I dengan nilai angket 57,5% dan observasi 64,5% berada pada kriteria “cukup baik” dan pada siklus II berada kriteria “baik” dengan nilai angket 78% dan observasi 84,5%. Jadi hasil penelitian yang dilaksanakan menunjukan bahwa implementasi media gambar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN 1 Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun Kabupaten Gunung Mas sangat efektif untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Sehingga penelitian ini dapat terealisasi dengan baik.
ELI KENANGA
2023 · Book · Open Access
Eli Kenanga, 2023. UPACARA SANGKAI DEDER PADA UPACARA
PERKAWINAN UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA CINTA
BUDIMAN KABUPATEN MURUNG RAYA (PERSPEKTIF
PENDIDIKAN AGAMA HINDU). Pembimbing I Dr. Nali Eka,
S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Komang Suarta, S.Ag.,M.Si.
Upacara Sangkai Deder merupakan sebagai ungkapan syukur atas
permintaan, harapan yang pernah diutarakan ataupun dijanjikan kepada leluhur
mereka dan sekaligus meminta berkat dan perlindungan kepada Mohotara Labata/
Ranying Hatalla Langit. Dilihat dari perkembangannya dimasa sekarang fenomena
yang terjadi yaitu semakin berkurang umat Hindu menerapkan atau melaksanakan
upacara Sangkai Deder karena berbagai faktor terpengaruh budaya modern.
Dengan munculnya budaya modern sangat disukai dan disenangi oleh para generasi
muda, sehingga bahwa upacara Sangkai Deder sudah dianggap tidak zamannya lagi
dianggap kuno. Nilai-nilai dalam upacara Sangkai Deder tersebut tidak
terimplikasikan dengan baik dan benar, sehingga nilai-nilai yang ingin disampaikan
tidak dapat tercapai sesuai yang seharusnya. Adapun yang menjadi rumusan
masalah penilitian ini adalah: 1. Bagaimana pelaksanaan Upacara Sangkai Deder
pada upacara perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Cinta Budiman
Kabupaten Murung Raya?, 2. Mengapa dilaksanakan Upacara Sangkai Deder pada
upacara perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Cinta Budiman Kabupaten
Murung Raya?, 3. Bagaimana Perspektif Pendidikan Agama Hindu terhadap
Upacara Sangkai Deder pada upacara perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa
Cinta Budiman Kabupaten Murung Raya?. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk
mengetahui, memahami, menganalisis dan mendiskripsikan Upacara Sangkai
Deder pada upacara perkawinan Umat Hindu Kaharingan serta mengkaji Perspektif
Pendidikan Agama Hindu.
Teori yang digunakan untuk membedah permasalahan yaitu teori
fenomenalogi, teori tindakan beralasan (Theory Of Reasoned Action) dan teori
interpretatif simbolik. Metode yang digunaka deskriptif kualitataif. Teknik
penentuan informan menggunakan Purposive. Teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara dan studi dokumen. Kemudian Teknik analisis data
menggunakan teknik analisis data kualitatif.
Pelaksanaan Upacara Sangkai Deder pada upacara perkawinan Umat Hindu
Kaharingan di Desa Cinta Budiman Kabupaten Murung Raya ada beberapa
rangkaian yaitu tahap persiapa, tahap pelaksanaan dan tahap akhir. Alasan
dilaksanakan Upacara Sangkai Deder pada upacara perkawinan Umat Hindu
Kaharingan di Desa Cinta Budiman Kabupaten Murung Raya adalah sebagi bentuk
wujud syukur, menunaikan janji, memohon perlindungan dan hiburan. Perspektif
Pendidikan Agama Hindu terhadap Upacara Sangkai Deder pada upacara
perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Cinta Budiman Kabupaten Murung
Raya adalah nilai Tattwa, nilai Etika dan nilai upacara