Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

YULI

15 karya publik ditemukan.

2025: 62024: 12023: 32021: 42020: 1

PENGARUH METODE BERMAIN TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS III DI SDN-2 BUKIT TUNGGAL PALANGKARAYA

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini mengkaji pengaruh metode bermain terhadap minat belajar siswa kelas III di SDN-2 Bukit Tunggal, kota Palangka Raya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan kesulitan belajar siswa akibat metode pembelajaran yang monoton, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan untuk meningkatkan keterlibatan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis positivisme dengan metode survei melalui penyebaran angket.

Pengaruh Metode Bermain terhadap Minat Belajar Siswa Kelas III di SDN - 2 Bukit Tunggal Palangka Raya

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pengaruh metode bermain terhadap minat belajar siswa kelas III di SDN-2 Bukit Tunggal, kota Palangka Raya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi dan kesulitan belajar siswa akibat metode pembelajaran yang monoton, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih interaktif dan menyenangkan untuk meningkatkan keterlibatan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis positivisme dengan metode survei melalui penyebaran angket.

Filosofi Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei di Desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Yuli, 2025 : Filosofi Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei di Desa Parit, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kota Waringin Timur. Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei tetap eksis dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan di Desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Atas dasar anggapan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan fokus kajian pada dua aspek permasalahan, yaitu (1) Apa saja fungsi filosofi pelaksanaan Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei di desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur?., Bagaimanakah makna Filosofis pelaksanaan Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei di desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur ?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sedangkan landasan analisis, digunakan Teori Religi, Teori Fungsionalisme Struktural, dan Teori Interaksionisme Simbolik. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Berdasarkan telaah dan metode analisis tersebut dapat diasumsikan sebagai berikut. Pertama, Filosofis Pelaksanaan Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei yaitu Tiga hari setelah proses penguburan jenazah, upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei adalah ritual kematian khas orang Hindu Kaharingan. Tujuan utama dari upacara ini adalah untuk mengirimkan arwah orang yang meninggal (Liau Haring Kaharingan) ke Bukit Nalian Lanting, tempat penantian sebelum upacara Tiwah, dan sekaligus membersihkan keluarga yang telah meninggal dari gangguan magis, penyakit, dan sial yang terkait dengan kematian. Prosesi dimulai dengan menyiapkan perlengkapan upacara secara keseluruhan. Perlengkapan ini mencakup simbol-simbol suci, alat musik tradisional, sesajen, dan berbagai perlengkapan ritual lainnya. Setelah Basir dijemput dan disucikan, ritual Balian dimulai. Dalam ritual ini, Sangiang (roh suci) dipanggil oleh Basir serta merasuki Basir, dan nanti akan bertanggung jawab untuk mengatur perjalanan dan proses pensucian arwah. Kedua, Makna Filosofis Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei yaitu dalam kehidupan religius masyarakat Hindu Kaharingan, terutama di kalangan Dayak Ngaju, upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei adalah praktik spiritual yang penuh dengan makna filosofis. Upacara ini lebih dari sekadar ekspresi keagamaan; itu mencerminkan perspektif dunia (worldview) yang rumit dan mendalam tentang kehidupan, keseimbangan, kesedihan, dan hubungan antara manusia dan alam semesta.

KESADARAN HUKUM MASYARAKAT DALAM PENDAFTARAN SERTIFIKAT HAK MILIK ATAS TANAH DI DESA TEWAI HARA KECAMATAN BUKIT SANTUAI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

OPTA YULIA, 2025: Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Pendaftaran Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Di Desa Tewai Hara Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur. Skripsi Strata Satu Program Studi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Made Kastama, SH., MH Pembimbing II Alfred Yetno, MH Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kesadaran hukum masyarakat dalam pendaftaran Sertifikat Hak Milik atas tanah di Desa Tewai Hara, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur. Masyarakat umumnya menganggap kepemilikan turun-temurun sudah cukup sebagai bukti tanpa perlu pendaftaran resmi, sehingga banyak tanah tidak bersertifikat dan rawan sengketa. Penelitian ini berusaha menjawab tiga pertanyaan pokok: (1) Bagaimana tingkat kesadaran hukum masyarakat dalam pendaftaran Sertifikat Hak Milik; (2) Apa saja faktor penghambat yang menyebabkan masyarakat belum melakukan pendaftaran tanah; dan (3) Upaya apa yang telah dilakukan oleh masyarakat untuk memperoleh sertifikat hak milik atas tanah mereka. Penelitian ini termasuk penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pusposiv sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis permasalahan yang dikaji yaitu : (1) Teori efektivitas hukum; (2) Kesadaran Hukum; dan (3) Tujuan hukum. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Para informan yang menjadi narsumber dalam penelitian ini ialah Kepala Desa Tewai Hara, BPD Desa Tewai Hara, Staf Badan Pertanahan Kabupaten Kotawaringin Timur, dan masyarakat Desa Tewai Hara. Dari hasil penelitian dan analisis data maka dapat disimpulkan, yaitu : (1) Kesadaran hukum masyarakat Desa Tewai Hara dalam mendaftarkan sertifikat hak milik atas tanah masih tergolong sangat rendah, hal ini didasakan pada pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum dan perilaku hukum; (2) Faktor penghambat yang menyebabkan mereka belum mendaftarkan tanah yaitu karena disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor dari dalam diri individu yang dipengaruhi oleh pengetahuan, pemahaman, kesadaran hukum, dan motivasi yang masih rendah. Sedangkan dari faktor ekstrenal yaitu faktor dari luar diri sendiri yang dapat mempengaruhi kesadaran hukum masyarakat yaitu antara lain kurangnya sosialisasi, biaya mahal, persyaratan yang cukup rumit, proses yang memakan waktu cukup lama, dan faktor ekonomi masyarakat, serta status tanah yang masih menjadi kawasan hutan; (3) Upaya yang dilakukan untuk mendaftarkan tanah ada dua cara yaitu, dengan cara inisiatif mandiri dan mengikuti program PTSL.

Filosofi Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei di Desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Yuli, 2025 : Filosofi Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei di Desa Parit, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kota Waringin Timur. Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei tetap eksis dilaksanakan oleh umat Hindu Kaharingan di Desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Atas dasar anggapan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan fokus kajian pada dua aspek permasalahan, yaitu (1) Apa saja fungsi filosofi pelaksanaan Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei di desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur?., Bagaimanakah makna Filosofis pelaksanaan Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei di desa Parit Kecamatan Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur ?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sedangkan landasan analisis, digunakan Teori Religi, Teori Fungsionalisme Struktural, dan Teori Interaksionisme Simbolik. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Berdasarkan telaah dan metode analisis tersebut dapat diasumsikan sebagai berikut. Pertama, Filosofis Pelaksanaan Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei yaitu Tiga hari setelah proses penguburan jenazah, upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei adalah ritual kematian khas orang Hindu Kaharingan. Tujuan utama dari upacara ini adalah untuk mengirimkan arwah orang yang meninggal (Liau Haring Kaharingan) ke Bukit Nalian Lanting, tempat penantian sebelum upacara Tiwah, dan sekaligus membersihkan keluarga yang telah meninggal dari gangguan magis, penyakit, dan sial yang terkait dengan kematian. Prosesi dimulai dengan menyiapkan perlengkapan upacara secara keseluruhan. Perlengkapan ini mencakup simbol-simbol suci, alat musik tradisional, sesajen, dan berbagai perlengkapan ritual lainnya. Setelah Basir dijemput dan disucikan, ritual Balian dimulai. Dalam ritual ini, Sangiang (roh suci) dipanggil oleh Basir serta merasuki Basir, dan nanti akan bertanggung jawab untuk mengatur perjalanan dan proses pensucian arwah. Kedua, Makna Filosofis Upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei yaitu dalam kehidupan religius masyarakat Hindu Kaharingan, terutama di kalangan Dayak Ngaju, upacara Balian Tantulak Ambun Rutas Matei adalah praktik spiritual yang penuh dengan makna filosofis. Upacara ini lebih dari sekadar ekspresi keagamaan; itu mencerminkan perspektif dunia (worldview) yang rumit dan mendalam tentang kehidupan, keseimbangan, kesedihan, dan hubungan antara manusia dan alam semesta.

Kesadaran Hukum Masyarakat dalam Pendaftaran Sertifikat Hak Milik Atas Tanah di Desa Tewai Hara Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

OPTA YULIA, 2025: Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Pendaftaran Sertifikat Hak Milik Atas Tanah Di Desa Tewai Hara Kecamatan Bukit Santuai Kabupaten Kotawaringin Timur. Skripsi Strata Satu Program Studi Hukum Adat, Fakultas Dharma Sastra, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Made Kastama, SH., MH Pembimbing II Alfred Yetno, MH Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kesadaran hukum masyarakat dalam pendaftaran Sertifikat Hak Milik atas tanah di Desa Tewai Hara, Kecamatan Bukit Santuai, Kabupaten Kotawaringin Timur. Masyarakat umumnya menganggap kepemilikan turun-temurun sudah cukup sebagai bukti tanpa perlu pendaftaran resmi, sehingga banyak tanah tidak bersertifikat dan rawan sengketa. Penelitian ini berusaha menjawab tiga pertanyaan pokok: (1) Bagaimana tingkat kesadaran hukum masyarakat dalam pendaftaran Sertifikat Hak Milik; (2) Apa saja faktor penghambat yang menyebabkan masyarakat belum melakukan pendaftaran tanah; dan (3) Upaya apa yang telah dilakukan oleh masyarakat untuk memperoleh sertifikat hak milik atas tanah mereka. Penelitian ini termasuk penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pusposiv sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis permasalahan yang dikaji yaitu : (1) Teori efektivitas hukum; (2) Kesadaran Hukum; dan (3) Tujuan hukum. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Para informan yang menjadi narsumber dalam penelitian ini ialah Kepala Desa Tewai Hara, BPD Desa Tewai Hara, Staf Badan Pertanahan Kabupaten Kotawaringin Timur, dan masyarakat Desa Tewai Hara. Dari hasil penelitian dan analisis data maka dapat disimpulkan, yaitu : (1) Kesadaran hukum masyarakat Desa Tewai Hara dalam mendaftarkan sertifikat hak milik atas tanah masih tergolong sangat rendah, hal ini didasakan pada pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum dan perilaku hukum; (2) Faktor penghambat yang menyebabkan mereka belum mendaftarkan tanah yaitu karena disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor dari dalam diri individu yang dipengaruhi oleh pengetahuan, pemahaman, kesadaran hukum, dan motivasi yang masih rendah. Sedangkan dari faktor ekstrenal yaitu faktor dari luar diri sendiri yang dapat mempengaruhi kesadaran hukum masyarakat yaitu antara lain kurangnya sosialisasi, biaya mahal, persyaratan yang cukup rumit, proses yang memakan waktu cukup lama, dan faktor ekonomi masyarakat, serta status tanah yang masih menjadi kawasan hutan; (3) Upaya yang dilakukan untuk mendaftarkan tanah ada dua cara yaitu, dengan cara inisiatif mandiri dan mengikuti program PTSL.

Digital Marketing : Konsep dan Strategi

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini merupakan simbol semangat intelektual dalam mengakaji tentang digital marketing : konsep dan strategi yang terbit pada tahun 2021. Kontributor dari buku ini adalah para peneliti dan dosen dari berbagai kampus di Indonesia. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda. Penulisan buku ini dilandasi atas pentingnya update penelitian terbaru tentang kajian digital marketing dalam berbagai bidang yang menjadi isu dan problematika saat ini. Buku ini terdiri dari 15 artikel yang dimasukan ke dalam 15 bab di dalam buku ini. Upaya penyusunan buku ini dilakukan untuk mendokumentasikan karya-karya yang dihasilkan para penulis sehingga dapat bermanfaat bagi pembaca secara lebih luas.

Evaluasi Program Pendidikan

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku bertajuk Evaluasi Program Pendidikan ini merupakan karya kolaborasi dari laporan paper mahasiswa Semester II Magister Manajemen Pendidikan Islam kelas Reguler pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Medan (Stambuk 2021). Editor melakukan proses korektif pada beberapa bagian dari laporan paper Evaluasi Program Pendidikan yang dibuat dan telah dipresentasikan oleh mahasiswa

Asesmen Dan Evaluasi Pembelajaran

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan difinisinya Asesmen merupakan proses pengumpulan data yang menunjukan perkembangan pembelajaran peserta didik. Sedangkan evaluasi pembelajaran ialah penilaian terhadap informasi dan keterangan yang diperoleh dari aktifitas asesmen. Berdasarkan definisi tersebut, asesmen dan evaluasi pembelajaran merupakan kedua hal yang saling berkaitan. Kedua hal ini perlu dipahami oleh pelajar/mahasiswa dan khususnya tenaga pengajar/guru/dosen dalam merancang asesmen yang pada akhirnya menuju ke penilaian peserta didik. Oleh karena itu tenaga pengajar perlu untuk memahami dan menguasai jenis-jenis dan kelebihan-kekurangan asesmen dan lain lain, yang digunakan untuk menilai kemampuan siswa setelah mendapatkan pembelajaran, sehingga peserta didik berhasil menguasai kompetesi yang ditargetkan. Buku Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran ini akan menyajikan materi yang mencakup 7 bab yang disusun secara koheren. Kami berharap buku Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran ini dapat menjadi referensi kepada pelajar/mahasiswa serta tenaga pengajar/guru/dosen agar lebih memahami Asesmen dan Evaluasi Pembelajaran.

Pengantar Hukum Indonesia

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini diharapkan dapat hadir memberi kontribusi positif dalam ilmu pengetahuan Hukum khususnya terkait dengan Dasar atau Pengantar Hukum Indonesia. Sistematika Buku Pengantar Hukum Indonesia ini memberikan nuansa berbeda yang saling menyempurnakan dari setiap pembahasannya baik dari sisi teori, konsep maupun peraturan perundang-undangan yang sesuai dan mudah dipahami. Sistematika buku Pengantar Hukum Indonesia ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan ragulasi yang ada didalam berbagai peraturan perundang-undangan yang berlaku yang melengkapi khasanah keilmuan sebagai pengantar dalam mempelajari Hukum di Indonesia. Buku ini terdiri atas 16 Bab yang dibahas secara rinci dalam pembahasan yakni : Pengertian, Tujuan, Fungsi, Subyek, dan Obyek hukum, Sistem Hukum dan Klasifikasi Hukum, Istilah, pengertian PHI, Sejarah Tata Hukum Indonesia, Tujuan Mempelajari PHI, Hubungan PHI dan PIH, Dasar-Dasar HTN, Dasar-Dasar HAN, Dasar-Dasar Hukum Acara PTUN, Dasar-Dasar Hukum Pidana, Dasar-Dasar Hukum Acara Pidana, Dasar-Dasar Hukum Perdata, Dasar-Dasar Hukum Acara Perdata, Dasar-Dasar Hukum Adat, Dasar-Dasar Hukum Islam, Dasar-Dasar Hukum Internasional, Dasar-Dasar Hukum Perdata Internasional, Dasar-Dasar Hukum Dagang.

JEJAK SENI DALAM SEJARAH ISLAM

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini berbicara tentang keberadaan, performance dan pengaruh seni Islam pada pembentukan peradaban Islam masa kini, berisi tinjauan khusus tentang : Seni Bicara (Pidato) atau Retorika, Seni Musik, Seni Suara (Nyanyian), Seni Rupa (Bina), Seni Kaligrafi, Seni Ukir dan Dekorasi.

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU PADA MASA COVID-19 DI SDN 1 PAHIRANGAN KECAMATAN MENTAYA HULU KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

YULI YANA, 2021. Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Yuni Permata, S.Pd., M.Pd Pembimbing II Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H Pembelajaran sistem daring telah diterapkan disemua sekolah yang terdampak dari Covid-19. Salah satu sekolah yang terdampak dari wabah covid-19 yaitu SDN 1 Pahirangan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, Salah satu mata pelajaran yang terdampak dari wabah Covid-19 yaitu mata pelajaran pendidikan Agama Hindu. Akan tetapi yang terjadi dilapangan tidak semua siswa bisa mengikuti pembelajaran secara daring karena tidak semua siswa memiliki perangkat pembelajaran (laptop/handphone) yang memadai untuk mengikuti pembelajaran daring. Sehingga sekolah ini tidak menerapkan pembelajaran daring dikarenakan beberapa kendala dan alasan tersendiri diantaranya karena sekolah ini berada di pedalaman dan jaringan untuk mengakses internet masih sangat sulit untuk ditemukan, kemudian dikarenakan juga jumlah siswa disekolah ini juga bisa dikatakan sedikit, sehingga pada masa covid-19 seperti saat ini ketika melangsungkan pembelajaran secara tatap muka tidak akan menimbulkan kerumunan, hingga pada akhirnya sekolah ini menerapkan pembelajaran pada masa covid-19 ini yaitu tetap dengan tatap muka / luring. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, (2) Untuk mengetahui bagaimana kendala dan solusi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Narasumber penelitian, terdiri dari guru mata pelajaran pendidikan agama Hindu Kepala sekolah dan siswa kelas IV dan kelas V yang beragama Hindu sebanyak 2 orang. Untuk memperoleh data penelitian digunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan dilaksanakan dengan luring, motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan agama Hindu dan pengetahuan masih stabil tidak mengalami penurunan dari tahun lalu dilihat dari nilai rata-rata siswa 80-90.(2) kendala dan solusi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan yaitu kurangnya sarana atau media pembelajaran yang disediakan sekolah,Solusinya guru-guru harus membuat jadwal untuk bergantian memakai laptop sekolah dan sekolah mengusulkan ke dinas untuk pengadaan penambahan komputer atau laptop sekolah.

STRATEGI DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN DI ERA MILENIAL

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Upaya mewujudkan pembelajaran yang efektif sangat tergantung kepada bagaimana guru dapat mengembangkan strategi pembelajaran, serta dapat memilih strategi yang tepat dalam kegiatan pembelajaran. Strategi merupakan usaha untuk memperoleh kesuksesan dan keberhasilan dalam mencapai tujuan. Setidaknya ada ada 3 jenis strategi yang berkaitan dengan pembelajaran yang harus dikuasai oleh guru, yakni: a) strategi pengorganisasian pembelajaran, b) strategi penyampaian pembelajaran, c) strategi pengelolaan pembelajaran. Pembelajaran yang efektif apabila kegiatan mengajar dapat mencapai tujuan yaitu peserta didik belajar meraih target sesuai dengan kriteria target pada perencanaan awal. Pembelajaran dapat dikatakan efektif jika peserta didik dapat menyerap materi pelajaran dan mempraktekannya sehingga memperoleh kompetensi dan keterampilan terbaiknya. Pembelajaran efektif berarti guru menggunakan waktu yang sesingkat-singkatnya dengan hasil setinggi-tingginya. Jadi mengajar yang efektif berarti mengajar yang efisien. Salah satu upaya untuk mewujudkan pembelajaran efektif apabila guru dapat menerapkan strategi dan metode pembelajaran yang efektif. Walaupun tidak dapat dijadikan jaminan, bahwa variasi strategi dan metode guru mengajar akan dapat menyebabkan pembelajaran efektif, namun setidak-tidaknya dengan kebervariasian menggunakan strategi dan metode itu, guru benar-benar berusaha secara maksimal untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. Dengan kebervariasian strategi dan metode setidaknya dapat menjadi jaminan tumbuh berkembangnya motivasi dan minat peserta didik terhadap proses pembelajaran. Melalui buku ini diharapkan dapat memberikan modal pengetahuan bagi para pengamat pendidikan serta para pimpinan satuan pendidikan. Selain itu, juga diperuntukkan bagi para mahasiswa untuk mengembangkan buku ini dan menjadi rujukan referensi. Semoga apa yang telah diupayakan ini bermanfaat bagi para pembaca. Selain itu, juga memberi manfaat bagi seluruh civitas akademika.

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU PADA MASA COVID-19 DI SDN 1 PAHIRANGAN KECAMATAN MENTAYA HULU KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YULI YANA, 2021. Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Yuni Permata, S.Pd., M.Pd Pembimbing II Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H Pembelajaran sistem daring telah diterapkan disemua sekolah yang terdampak dari Covid-19. Salah satu sekolah yang terdampak dari wabah covid-19 yaitu SDN 1 Pahirangan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, Salah satu mata pelajaran yang terdampak dari wabah Covid-19 yaitu mata pelajaran pendidikan Agama Hindu. Akan tetapi yang terjadi dilapangan tidak semua siswa bisa mengikuti pembelajaran secara daring karena tidak semua siswa memiliki perangkat pembelajaran (laptop/handphone) yang memadai untuk mengikuti pembelajaran daring. Sehingga sekolah ini tidak menerapkan pembelajaran daring dikarenakan beberapa kendala dan alasan tersendiri diantaranya karena sekolah ini berada di pedalaman dan jaringan untuk mengakses internet masih sangat sulit untuk ditemukan, kemudian dikarenakan juga jumlah siswa disekolah ini juga bisa dikatakan sedikit, sehingga pada masa covid-19 seperti saat ini ketika melangsungkan pembelajaran secara tatap muka tidak akan menimbulkan kerumunan, hingga pada akhirnya sekolah ini menerapkan pembelajaran pada masa covid-19 ini yaitu tetap dengan tatap muka / luring. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, (2) Untuk mengetahui bagaimana kendala dan solusi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan Kecamatan Mentaya Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur. Narasumber penelitian, terdiri dari guru mata pelajaran pendidikan agama Hindu Kepala sekolah dan siswa kelas IV dan kelas V yang beragama Hindu sebanyak 2 orang. Untuk memperoleh data penelitian digunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan dilaksanakan dengan luring, motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan agama Hindu dan pengetahuan masih stabil tidak mengalami penurunan dari tahun lalu dilihat dari nilai rata-rata siswa 80-90.(2) kendala dan solusi Guru dalam Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Masa Covid-19 di SDN 1 Pahirangan yaitu kurangnya sarana atau media pembelajaran yang disediakan sekolah,Solusinya guru-guru harus membuat jadwal untuk bergantian memakai laptop sekolah dan sekolah mengusulkan ke dinas untuk pengadaan penambahan komputer atau laptop sekolah.

Pelaksanaan Kegiatan Basarah Umat Hindu Kaharingan Di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Juani Yulistira. 2020. Pelaksanaan Kegiatan Basarah Umat Hindu Kaharingan Di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan. Skripsi: Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Jenjang Strata Satu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing (I) Dr. Drs. I Wayan Karya, M.Pd.,M.Si Pembimbing (II) Hendri, S.Ag.,M.Si Persembahyangan pelaksanaan Basarah di Desa Bangkal belum dilakukan dengan maksimal oleh umat Hindu Kaharingan karena kurang berperannya pengurus Majelis Kelompok dalam mengaktifkan kegiatan Basarah atau dalam memberikan pembinaan bagi umat Hindu Kaharingan. Adapun rumusan permasalahan yang ada dalam penulisan ini yaitu: 1. Bagaimana pelaksanaan kegiatan Basarah umat Hindu Kaharingan Di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan? 2. Apa saja faktor yang menyebabkan kurangnya minat Basarah umat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan? 3. Apa upaya yang dilakukan oleh Majelis Kelompok Hindu Kaharingan untuk meningkatkan minat Basarah umat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan? Tujan penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui tentang pelaksanaan, faktor yang menyebabkan kurangnya minat Basarah serta Untuk memperoleh data tentang upaya yang dilakukan oleh Majelis Kelompok Hindu Kaharingan untuk meningkatkan minat Basarah umat Hindu Kaharingan di Desa Bangkal Kecamatan Seruyan Raya Kabupaten Seruyan. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Teori Sistem, Teori Motivasi Vroom dan Teori Komunikasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif. Teknik penentuan informan yaitu menggunakan Purpossive Sampling. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan metode deskriptif analisa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Basarah belum dilakukan secara maksimal oleh umat Hindu Kaharingan disebabkan karena beberapa faktor yang menghambat diantaranya adalah 1. Kurangnya kesadaran diri, 2. Kurangnya pengetahuan agama, 3. Pengaruh Kesibukan, 4. Pengaruh waktu dan, 5. Transportasi. Upaya yang dilakukan oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Desa Bangkal memperhatikan kendala, membuat jadwal Basarah serta selalu menjalin komunikasi dengan umat Hindu Kaharingan.