2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Oktavia.2025. Penerapan Problem Based Learning Dalam Mata Pelajaran PPKn Kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., MA. Pembimbing II Putu Cory Candra Yhani, S.Pd,. M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning dalam mata pelajaran PPKn pada peserta didik kelas V D di SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Utuk mengetahui bagaimana bentuk pelaksanaan model Problem Based Learning pada pembelajaran PPKn kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya, (2) Untuk mengetahui bagaimana kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan model Problem Based Learning pada pembelajaran PPKn kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya, (3) Untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam mengatasi kendala-kendala dalam penerapan model Problem Based Learning pada pembelajaran PPKn kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan lokasi penelitian dilakukan di SDN Percobaan Palangka Raya pada bulan April hingga Mei 2025. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan wakil bagian kurikulum, wali kelas VD, dan 5 oran peserta didik, serta studi dokumen. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning di kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya telah dilakukan sesuai tahapan, di mana guru memfasilitasi peserta didik dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah autentik melalui diskusi kelompok dan eksplorasi berbagai sumber belajar. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan kemampuan peserta didik yang beragam dan keterbatasan alokasi waktu pembelajaran. Upaya guru dalam mengatasi kendala ini meliputi diferensiasi pembelajaran, seperti pengelompokan peserta didik berdasarkan kemampuan dan pemberian pertanyaan/evaluasi yang disesuaikan, serta pengelolaan waktu yang efektif dengan menetapkan batas waktu jelas untuk setiap sesi diskusi.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Oktavia.2025. Penerapan Problem Based Learning Dalam Mata Pelajaran PPKn Kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., MA. Pembimbing II Putu Cory Candra Yhani, S.Pd,. M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning dalam mata pelajaran PPKn pada peserta didik kelas V D di SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Utuk mengetahui bagaimana bentuk pelaksanaan model Problem Based Learning pada pembelajaran PPKn kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya, (2) Untuk mengetahui bagaimana kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan model Problem Based Learning pada pembelajaran PPKn kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya, (3) Untuk mengetahui bagaimana upaya guru dalam mengatasi kendala-kendala dalam penerapan model Problem Based Learning pada pembelajaran PPKn kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan lokasi penelitian dilakukan di SDN Percobaan Palangka Raya pada bulan April hingga Mei 2025. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan wakil bagian kurikulum, wali kelas VD, dan 5 oran peserta didik, serta studi dokumen. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning di kelas V D SDN Percobaan Palangka Raya telah dilakukan sesuai tahapan, di mana guru memfasilitasi peserta didik dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah autentik melalui diskusi kelompok dan eksplorasi berbagai sumber belajar. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah perbedaan kemampuan peserta didik yang beragam dan keterbatasan alokasi waktu pembelajaran. Upaya guru dalam mengatasi kendala ini meliputi diferensiasi pembelajaran, seperti pengelompokan peserta didik berdasarkan kemampuan dan pemberian pertanyaan/evaluasi yang disesuaikan, serta pengelolaan waktu yang efektif dengan menetapkan batas waktu jelas untuk setiap sesi diskusi.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Manusia diberikan karunia rasa ingin tahu yang terus berkembang sehingga selalu berupaya memahami diri sendiri dan fenomena yang ada di lingkungan sekitarnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan penelitian. Melalui penelitian manusia berupaya menjawab pertanyaan dari fenomena yang menjadi minat dan perhatian melalui proses yang sistematis. Penelitian telah digunakan di banyak bidang. Salah satu bidang tersebut adalah pendidikan. Penelitian digunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan terkait fenomena yang ditemukan dalam bidang pendidikan. Pada buku ini akan membahas lebih detail tentang: Konsep Dasar Penelitian Kode Etik dalam Penelitian Kajian Literatur dan Masalah Penelitian Plagiarisme dan Manajemen Referensi Hipotesis Penelitian & Teknik Analisis Metode Penelitian Deskriptif: Korelasi & Ex Post Facto Metode Penelitian Eksperiment Pendekatan Penelitian Naturalistik/Kualitatif Metode Penelitian Studi Kasus Metode Penelian PTK Analisis Data Kualitatif
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK TRI OKTAVIANI,2022 Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-1 Tumbang Manangei. Skripsi Jurusan Dharma Acaraya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya.Pembimbing I Mitro,S.Pd.,M.Si Pembimbing II Dr, Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag. Pendidikan berlangsung sepanjang zaman sesuai dengan perkembangan dan situasi.Kekurangan guru proses pembelajaran menjadi tidak efektif dan banyak problematika pembelajaran yang tidak terlaksana, tenaga pendidik berlatar agama berbeda,pembelajaran tidak sesuai dengan kurikulum, bahan belajar yang kekurangan. Rumus masalah Bagaimana Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-1 Tumbang Manangei Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan. Apa saja Dampak Dalam Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-1 Tumbang Manangei Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti problematika pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN-1 Tumbang Manangei, untuk mengetahui bagaimana problematika pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN-1 Tumbang Manangei, mengetahui apa saja dampak problematika pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN-1 Tumbang Manangei. Subjek penelitiannya yaitu guru yang mengajar pendidikan agama Hindu,kepala sekolah, dan orang tua siswa.Metode yang di gunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif.Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumen. Di analisis mengunakan deskripsif kualitatif, teori yang di gunakan yaitu teori problematika pendidikan dan problematika solving. Hasil penelitian problematika pembelajaran pendidikan agama Hindu yang tidak terlaksana adalah kekurangan pengetahuan tenaga pendidik tentang ilmu agama, problematika tenaga pendidik berlatar belakang agama yang berbeda adalah kurangnya tenaga pendidik yang beragama Hindu.Problematika yang tidak sesuai dengan kurikulum adalah tenaga pendidik yang tidak menguasai materi, dari agama yang berbeda, kurangnya buku referensi pendidikan agama Hindu adalah kurangnya pengetahuan siswa dalam pendidikan agama, tidak adanya bahan belajar di luar jam kelas siswa, keterbatasan jarak dan waktu serta kekurangan pengetahuan tempat penjualan buku. Dampak problematika pembelajaran yang tidak terlaksana, kurangnya pengetahuan siswa tidak bisa mengendalikan lima musuh yang ada dalam diri manusia, kurangnya rasa inggin tahu kepada hyang widhi wasa.Dampak negatif bagi siswa pelaksanaan pembelajaran kurang efektifnya: ribut dalam kelas pada saat jam belajar, berkelahi, kurang minat mengikuti persembahyangan basarah,kurang tata rama sopan santun terhadap orang tua, Dampak bagi siswa kekurangan buku referensi: kekurangan bahan belajar siswa, bahan materi guru, kurang pengetahuan dalam prasaraa persembahyangan basarah,pelaksanaan basarah. Dampak pelaksanaan pembelajaran yang melangar aturan: keimana tenaga pendidik yang mengajar pendidikan agama agama Hindu yang bukan segama,rasa bersalah kepada Tuhan, kepada orang tua siswa,sekolah belum bisa memberikan yang terbaik untuk anak didik Kata Kunci: Problematika, Pembelajaran,Agama Hindu
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK TRI OKTAVIANI,2022 Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-1 Tumbang Manangei. Skripsi Jurusan Dharma Acaraya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya.Pembimbing I Mitro,S.Pd.,M.Si Pembimbing II Dr, Ni Wayan Gateri, S.Ag.,M.Ag. Pendidikan berlangsung sepanjang zaman sesuai dengan perkembangan dan situasi.Kekurangan guru proses pembelajaran menjadi tidak efektif dan banyak problematika pembelajaran yang tidak terlaksana, tenaga pendidik berlatar agama berbeda,pembelajaran tidak sesuai dengan kurikulum, bahan belajar yang kekurangan. Rumus masalah Bagaimana Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-1 Tumbang Manangei Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan. Apa saja Dampak Dalam Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-1 Tumbang Manangei Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan.Penelitian ini bertujuan untuk meneliti problematika pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN-1 Tumbang Manangei, untuk mengetahui bagaimana problematika pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN-1 Tumbang Manangei, mengetahui apa saja dampak problematika pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN-1 Tumbang Manangei. Subjek penelitiannya yaitu guru yang mengajar pendidikan agama Hindu,kepala sekolah, dan orang tua siswa.Metode yang di gunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif.Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumen. Di analisis mengunakan deskripsif kualitatif, teori yang di gunakan yaitu teori problematika pendidikan dan problematika solving. Hasil penelitian problematika pembelajaran pendidikan agama Hindu yang tidak terlaksana adalah kekurangan pengetahuan tenaga pendidik tentang ilmu agama, problematika tenaga pendidik berlatar belakang agama yang berbeda adalah kurangnya tenaga pendidik yang beragama Hindu.Problematika yang tidak sesuai dengan kurikulum adalah tenaga pendidik yang tidak menguasai materi, dari agama yang berbeda, kurangnya buku referensi pendidikan agama Hindu adalah kurangnya pengetahuan siswa dalam pendidikan agama, tidak adanya bahan belajar di luar jam kelas siswa, keterbatasan jarak dan waktu serta kekurangan pengetahuan tempat penjualan buku. Dampak problematika pembelajaran yang tidak terlaksana, kurangnya pengetahuan siswa tidak bisa mengendalikan lima musuh yang ada dalam diri manusia, kurangnya rasa inggin tahu kepada hyang widhi wasa.Dampak negatif bagi siswa pelaksanaan pembelajaran kurang efektifnya: ribut dalam kelas pada saat jam belajar, berkelahi, kurang minat mengikuti persembahyangan basarah,kurang tata rama sopan santun terhadap orang tua, Dampak bagi siswa kekurangan buku referensi: kekurangan bahan belajar siswa, bahan materi guru, kurang pengetahuan dalam prasaraa persembahyangan basarah,pelaksanaan basarah. Dampak pelaksanaan pembelajaran yang melangar aturan: keimana tenaga pendidik yang mengajar pendidikan agama agama Hindu yang bukan segama,rasa bersalah kepada Tuhan, kepada orang tua siswa,sekolah belum bisa memberikan yang terbaik untuk anak didik Kata Kunci: Problematika, Pembelajaran,Agama Hindu