Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

Eksistensi Sandung Pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Kota Palangka Raya

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Magister Pendidikan Agama Hindu•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

ABSTRAK YU ASRI HARING, 2020 : Eksistensi Sandung bagi Masyarakat Hindu Kaharingan di Kota Palangka Raya. Tesis Program Studi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing (I) Dr. Ervantia Restulita L. Sigai, S.S.,M.Si. Pembimbing (II) Dr. Pranata, S.Pd., M.Si. Penelitian ini mengkaji eksistensi sandung bagi masyarakat Hindu Kaharingan di Kota Palangka Raya. Penelitian ini mengangkat fenomena masyarakat dalam memahami eksistensi sandung. Masyarakat hanya memahami bahwa sandung merupakan bangunan yang berbentuk rumah kecil tempat menyimpan tulang leluhur semata, padahal sandung sesungguhnya mampu dijadikan sebagai media identitas. Jika generasi ingin berpindah identitas agama tentunya sebagai suatu pertimbangan adanya sandung leluhur di dekat rumah menggambarkan bahwa pemilik rumah tersebut beragama Hindu Kaharingan. Berdasarkan latar belakang tersebut rumusan masalah meliputi: (1) Bagaimanakah eksistensi sandung pada masyarakat Hindu Kaharingan di Kota Palangka Raya? (2) Bagaimanakah nilai-nilai pendidikan dalam sandung pada masyarakat Hindu Kaharingan di Kota Palangka Raya? Teori yang digunakan adalah teori interaksionisme simbolik, teori fungsional struktural, teori nilai dan teori pendidikan Hindu. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, studi kepustakaan dan studi dokumentasi. Kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa eksistensi sandung bagi masyarakat Hindu Kaharingan di Kota Palangka Raya terlihat dari adanya berbagai bentuk motif yang terdapat pada sandung yaitu burung piak liau, patung bawi-hatue, balanga, batang haring, batang enyuh, matahari, bulan dan bintang. Selain bentuk motif dapat dilihat dari letak sandung yang lebih fleksible tidak hanya di depan rumah saja tapi sekarang juga bisa diletakan di komplek. Pemilihan bahan pada sandung juga mampu menyesuaikan kondisi lingkungan tidak harus menggunakan kayu ulin, tetapi juga dapat menggunakan beton. Nilai-nilai pendidikan pada sandung yaitu nilai pendidikan parawidya kebenaran, nilai pendidikan parawidya keagamaan, nilai pendidikan aparawidya material, nilai pendidikan aparawidya sosial, nilai pendidikan aparawidya keindahan dan nilai pendidikan aparawidya moral.

Kata kunci

Kata kunci : Eksistensi, sandung, masyarakat Hindu Kaharingan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Eksistensi Sandung Pada Masyarakat Hindu Kaharingan di Kota Palangka Raya2020 · oai:ais:skripsi:84

Publikasi terkait