Abstrak
ABSTRAK Handiska Ayu Hepi Irjanti, MMP.17 103 005, Manajemen Pengembangan Kapasitas dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei, Kecamatan Bukit Raya Kabupaten Katingan, Tesis: Manajemen Pendidikan Agama Hindu, Program Pascasarjana IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. Kadek Sukiada, S.Ag., M.Si, Pembimbing II: Dr. Sihung, S.Ag., M.Si. Tesis ini mengkaji manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei (perspektif manajemen pendidikan Hindu). Penelitian ini dilakukan berdasarkan latar belakang masalah di lapangan bahwa tidak terselenggaranya manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei (perspektif manajemen pendidikan Hindu). Dalam penelitian ini ditetapkan rumusan masalah. 1). bagaimanakah sistem manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kejamei (perspektif manajemen pendidikan Hindu); 2). apakah fungsi manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kejamei (perspektif manajemen pendidikan Hindu); 3). bagaimanakah implikasi manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kejamei (perspektif manajemen pendidikan Hindu). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian yang dikaji dengan teori yang digunakan menemukan bahwa : 1). Sistem manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kejamei (perspektif manajemen pendidikan Hindu) yang dikaji menggunakan teori fungsional struktural didapatkan bahwa : dalam memaksimalkan penyediaan dan pembinaan tenaga pendidik, sekolah mengadakan rekrutmen yang sebelumnya telah diadakan perencanaan berdasarkan keperluan yang dibutuhkan sekolah. Selanjutnya dalam menyempurnakan strategi rekrutmen siswa melalui promosi, sekolah melakukan pengakraban bersama wali murid dan menggratiskan semua biaya pendidikan. Selain itu sekolah juga membuat program-program sesuai dengan kebutuhan siswa melalui pembinaan ibadah, pemberian motivasi belajar dan kegiatan ekstrakurikuler. 2). Fungsi manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kejamei (perspektif manajemen pendidikan Hindu) yang dikaji menggunakan teori manajemen, mengacu pada empat tindakan manajerial yang di sebut POAC. Dalam perencanaan terdapat program jangka panjang, menengah dan pendek yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap. Pengorganisasian tanpak jelas dengan struktur organisasi sebagai fungsi kordinasi dan wewenang. Pelaksanaan sebagai bentuk pengarah, proses merumuskan kembali aturan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei. Sedangkan pengawasan, merupakan usaha sistematis untuk menetapkan standar pelaksanaan di SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei. 3). Implikasi manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei yang dikaji menggunakan teori pendidikan, tentu mempunyai implikasi positif dan implikasi negatif dalam meningkatkan mutu pendidikan SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei. Implikasi positif mengacu pada pemerataan pendidikan, peserta didik semakin bertambah, pembiayaan pendidikan gratis dan pengembangan dalam meningkatkan kapasitas individu. Sedangkan implikasi negatif mengacu pada hambatan dalam perencanaan kurangnya pendanaan dalam meningkatkan mutu pendidikan, hambatan dalam pengorganisasian jumlah kekurangan guru yang cukup besar, hambatan dalam pelaksanaan sekolah belum mengevaluasi program kerja dengan pendekatan analisis SWOT serta masih ada guru yang mengajar bukan berdasarkan kualifikasinya, hambatan dalam pengawasan yaitu pengawasan hanya dilakukan bila ada waktu saja serta terganggunya komunikasi dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dari temuan di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen pengembangan kapasitas dalam meningkatkan mutu pendidikan (perspektif manajemen Hindu) pada SMPN Satu Atap Desa Tumbang Kajamei, masih belum berhasil dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hal ini dikarenakan kukurangan jumlah guru yang cukup besar, buku bahan belajar diperpustakaan yang masih belum ada, pendanaan yang kurang dan kurang pemahaman kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.