Abstrak
ABSTRAK Jumriadi. 2024, Nilai Pendidikan Hindu Dalam Upacara Mopas Lowu Pada Masyarakat Hindu Kaharingan Di Desa Tumbang Naan Kecamatan Seribu Riam KabupatenMurung Raya skripsi program studi Hindu Pendidikan Agama hindu fakultas dharma acarya institute agama Hindu NegriTamping Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pemimbing I : Dr. Derson, S.Ag., M.Ag., Pemimbing II : Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., M.Ag. Penelitian dalam Skriipsi ini mengkaji tentang Nilai Pendidikan Hindu dalam Upacara Mopas Lowu pada: masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Naan Kecamatan Seribu Riam Kabupaten Murung Raya. Upacara Mopas Lowu Di Desa Tumbang Naan masih dilaksanakan sesuai dengan ajaran yang diwariskan oleh nenek moyang dahulu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tata cara upacara mopas lowu fungsi serta maknanya bagi kehidupan masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Naan Kalimantan Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data (data collection), reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Mopas lowu adalah salah satu implementasi ajaran Hindu kaharingan dalam mewujudkan rasa hormat, dan terima kasih kepada Tuhan (Ranying Hatalla Langit) karena telah menjaga alam dan kampung dari marabahaya. Mopas lowu dilakukan karena adanya suatu peristiwa atau kejadian yang berhubungan dengan pembunuhan, ancaman keselamatan, atau kejadian di timpa musibah penyakit yang menimpa seluruh penduduk atau kota. Upacara ini bertujuan untuk membersihkan alam dan lingkungan hidup (petak danum) beserta segala isinya dari berbagai bahaya dan celaka agar diberikan keberuntungan, keselamatan, umur yang panjang, rejeki yang melimpah serta ketentraman lahir batin kepada seluruh penduduk kampung atau kota