Abstrak
ABSTRAK Dedi Suganda. 2022. Penggunaan Media Sosial Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SD Negeri 9 Palangka Kota Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH., M.Pd.H. Dan Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si. Yang melatar belakangi penelitian ini ialah kurang maksimalnya penggunaan media sosial dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu, kurangnya minat belajar siswa, bahkan siswa tidak hadir dalam pembelajaran menggunakan media sosial. Sehingga mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan latar belakang tersebut yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut : (1) bagaimana penggunaan media sosial dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 9 Palangka Kota Palangka Raya. (2) apa saja keunggulan dan kelemahan penggunaan media sosial dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 9 Palangka Kota Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori belajar kognitif dan teori belajar sibernetik. Metode yang di gunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah : Observasi, Wawancara, Dokumnetasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan media sosial dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu yaitu: (a) media sosial yang digunakan oleh guru agama Hindu ada beberapa media sosial di antaranya WhatsApp dan Youtube. (b) guru agama Hindu membuat grup WhatsApp agar bisa berkomunikasi dengan siswa yang juga memiliki media sosial WhatsApp. (c) melakukan proses pembelajaran dengan cara panggilan video atau kirim pesan teks atau Audio. (d) membantu menfasilitasi siswa dengan memberikan kouta internet gratis kepada siswa. (2) keunggulan dan kekurangan penggunaan media sosial dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SD Negeri 9 Palangka yaitu : (a) dengan penggunaan media sosial guru agama Hindu merasa sangat terbantu, mudah mencari bahan belajar siswa baik soal pembelajaran, materi, dan pembelajaran menyenangkan seperti penggunaan media Youtube. (b) tidak semua siswa menggunakan media sosial karena tidak punya handphone sebagai alat dalam penggunaan media sosial. (c) penggunaan media sosial tidak bisa digunakan tanpa adanya paket data atau kouta internet dan gangguan jaringan juga mengakibatkan penggunaan media sosial tidak maksimal. Kata Kunci : Penggunaan, Media Sosial, Pembelajaran pendidikan agama Hindu.