Abstrak
ABSTRAK Ratnasari lenti . 2022. Upacara Ngalangkang Kedue Taun di Desa Gandrung Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur (Persfektif Pendidikan Hindu). Pembimbing I Hendri, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si. Masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Gandrung terkhususnya generasi muda kurang memahami makna Upacara Ngalangkang Kedue Taun. Dalam pelaksanaan Upacara Ngalangkang kedue taun generasi muda kebanyakan hanya ikut senang- senang saja seperti contoh saat para Mantir adat sedang melaksanakan ritual di dalam rumah, generasi mudanya malah bermain kartu di teras depan rumah. Hal ini terlihat sangat memprihatinkan karena seharusnya generasi muda bisa terlibat langsung dalam Upacara Ngalangkang Kedue taun agar bisa memahami tentang Upacara tersebut. Berdasarkan Uraian diatas, rumusan masalah yang diangkat oleh peneliti yaitu: 1. Bagaimana Proses Pelaksanaan Upacara Ngalangkang Kedue Taun di Desa Gandrung kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur?, 2. Apa saja nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara Ngalangkang Kedue Taun di Desa Gandrung Kecamatan Paku Kabupaten Barito Timur?. Teori yang digunakan untuk membedah permasalahan yaitu teori Fungsional Struktural, teori Simbol dan teori Nilai. Meteologi penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh mengenai proses upacara Ngalangkang Kedue Taun meliputi tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap kegiatan inti dan tahap kegiatan penutup. Upacara Ngalangkang Kedue taun dilaksanakan setelah panen padi dan dilaksanakan selama 2 hari 2 malam di rumah tempat almarhum tersebut meninggal atau dirumah keluarga yang lain sesuai kesepakatan. Ngalangkang kedue taun di Desa Gandrung diyakini oleh umat Hindu Kaharingan sebagai upacara untuk menjemput Liau (Roh) dari Malingan Mungut Malingan datai (Kuburan) untuk diberikan persembahan dan kemudian di kembalikan lagi ke Malinggan Mungut Malingan datai (Kuburan) sambil menunggu Upacara selajutnya yaitu Ngalangkang pengawus ( Tiga tahun). Upacara Ngalangkang kedue taun juga untuk memohon berkat kepada Ju’us Tuha Alata’ala (Tuhan) dan para dewa Kelulungan aning keleliu agar seluruh keluarga yang ditinggalkan mendapat tuah rejeki, umur panjang, dan kedamaian. Dalam upacara Ngalangkang Kedue Taun mengandung Nilai-nilai pendidikan yaitu nilai pendidikan tattwa, nilai Pendidikan etika, nilai pendidikan susila dan nilai pendidikan upacara. Terkait dengan hasil penelitian ini disarankan Upacara Ngalangkang Kedue Taun ini sangat perlu dilestarikan, karena mengingat upacara Ngalangkang kedue taun tersebut mengandung nilai-nilai pendidikan religius serta merupakan warisan budaya leluhur. Yang perlu dikembangkan lagi oleh Generasi muda. Kata Kunci : Upacara Ngalangkang kedue Taun, desa Gandrung