Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2022Versi 1

Eksistensi Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Pembinaan Umat Hindu Kaharingan Di Desa Batu Tunggal Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Hindu•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Meki. 2022. Eksistensi Majelis Klompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Pembinaan Umat Hindu Kaharinan Di Desa Batu Tunggal Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lmandau. Prodi Pendidikan Agama Hindu. Pembimbing I Dr. Nali Eka, S.Ag., M.Si dan Pembimbing II Komang Suarta, S.Ag., M.Si Skripsi ini mengkaji tentang Eksistensi Majelis Klompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Pembinaan Umat Hindu Kaharinan Di Desa Batu Tunggal Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau. Berdasarkan observasi sementara ditemukan fenomena, pelayanan oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan di Desa Batu Tunggal Kecamatan Bulik Timur kabupaten Lamandau masih kurang dalam melakukan pembinaan umat seperti pelayanan Basarah dan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya seperti perayaan hari raya Nyepi, hari raya Galungan dan Kuningan. Hal tersebut secara umum terjadi dikarenakan terkendala oleh waktu dan faktor ekonomi, karena Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan di Desa Batu Tunggal selain melakukan pelayanan terhadap umat, Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan juga memiliki kesibukan-kesibukan yang lain yang harus dikerjakan seperti bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehingga pembinaan umat Hindu Kaharingan di Desa Batu Tunggal masih belum terlaksana dengan baik dan belum maksimal dilakukan oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan dua teori yaitu, teori Peran dan teori kendala, dimana kedua materi ini digunakan oleh peneliti untuk mebedah permasalahan-permasalahan yang terjadi pada Majelis Kelompok Agama Hindu kaharingan dan Umat Hindu Kaharingan di Desa Batu Tunggal, sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan Studi Dokumen. Dalam penelitian ini juga Penentuan informan dilakukan secara purposive dengan memilih yang dianggap memiliki pengetahuan dan wawasan yang memadai terhadap objek penelitian, sedangkan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data kualitatif yang di dukung oleh data kuantitatif berupa data luas wilayah, jumlah penduduk, dan mata pencaharian masyarakat Desa Batu Tunggal . Eksistensi Majelis Agama Hindu Kaharingan di Desa Batu Tunggal masih berfungsi dan eksis dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pengurus Majelis Agama Hindu Kaharingan. Hal ini tampak pada hasil wawancara terhadap beberapa informan yang mengatakan bahwa Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan di Desa Batu Tunggal selalu memberikan pelayanan terhadap umatnya, hanya saja pada saat pandemi covid-19 pelayanan tersebut sempat terhenti karena adanya regulasi dari Pemerintahan yang tidak memberikan ijin untuk melakukan kegiatan yang sifatnya menghadirkan/mengumpulkan orang banyak. Sedangkan kendala yang dihadapi oleh Pengurus majelis dan umat Hindu Kaharingan di Desa Batu Tunggal berupa kurangnya sarana prasarana keagamaan, seperti buku kandayu, Kitab suci panaturan, dan bahkan tempat melaksanakan Persembahyangan Basarah (Balai Basarah), di mana Balai Basarah pada saat ini belum selesai di bangun dikarenakan masih kekurangan dana.

Kata kunci

Eksistensi Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan, Pembinaan Umat Hindu Kaharingan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Eksistensi Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Pembinaan Umat Hindu Kaharingan Di Desa Batu Tunggal Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau2022 · oai:ais:skripsi:271