Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

Ritual Pakanan Batu Menurut Agama Hindu Kaharingan Di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas (Perspektif Pendidikan Hindu)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Hindu•3 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

REDI, 2020 Ritual pakanan Batu Manurut Agama Hindu Kaharingan di kelurahan Tumbang Napoi kecamatan Miri Manasa, Fakultas Dharma Acarya, Prodi pendidikan Keagamaan dan pendidikan seni. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Papalangka Raya. Pembimbing I MITRO,S.Pd.,M.Si Pembimbing II HENDRI,S.Ag.,M.Si Latar berlakang. Ajaran agama Hindu yang ada di Negara Indonesia tidak lepas dengan budaya dan keagamaan yang ada di wilayah Negara Indonesia. Ditinjau secara ethimologinya, kata yadnya berasal dari bahasa sansekerta, yaitu dari kata “yaj” yang artinya memuja atau memberi penghormatan atau menjadikan suci. Yadnya (yajna) dapat juga diartikan korban suci, yaitu korban yang didasarkan atas pengabdian dan cinta kasih. Pelaksanaan yadnya bagi umat Hindu adalah satu contoh perbuatan Hyang Widhi yang telah menciptalan alam semesta dengan segala isinya dengan Yadnya-Nya. Yadnya adalah cara yang dilakukan untuk menghubungkan diri antara manusia dengan Hyang Widhi beserta semua manifestasinya. Untuk memperoleh kesucian jiwa dan persatuan Atman dengan Paramatman. Yadnya juga merupakan kebaktian, penghormatan dan pengabdian atas dasar kesadaran dan cinta kasih yang keluar dari hati rohani yang suci dan tulus iklas sebagai pengabdian yang sejati kepada Hyang Widhi (Tuhan Yang Maha Esa). Metode penelitian kualitatif ini sering disebut penelitian naturalistic karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah ( Natural Setting ) disebut juga sebagai metode etnografi”. pada awal metode ini banyak digunakan untuk penelitian bidang antropologi budaya tersebut sebagai metode kualitatif karena data yang terkumpul dan analisinya lebih bersifat kualitatif. Hasil dan kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian tentang Ritual Pakanan Batu Manurut Agama Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas. Dan untuk menjaga, melestarikan nilai-nilai budaya, adat dan tradisi yang terlah diwariskan oleh pendahulu yang tak ternilai harganya. Adapun tujuan Khusus yang ingin dicapai antara lain: Untuk mengetahui apa saja saran yang diperlukan dalam Ritual Pakanan Batu Manurut Agama Hindu Kaharing Di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas. Uuntuk mengetahui apa fungsi Ritual Pakanan Batu Manurut Agama Hindu Kaharingan Di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas. Untuk mengtahui bagaimana pelaksanaan Ritual Pakanan Batu Manurut Agama Hindu Kaharingan Di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas.

Kata kunci

Ritual Pakanan Batu Menurut Agama Hindu Kaharingan di Kelurahan Tumbang Napoi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Ritual Pakanan Batu Menurut Agama Hindu Kaharingan Di Kelurahan Tumbang Napoi Kecamatan Miri Manasa Kabupaten Gunung Mas (Perspektif Pendidikan Hindu)2020 · oai:ais:skripsi:34