Abstrak
Pelaksanaan Basarah merupakan bagian penting dari kewajiban spiritual umat Hindu Kaharingan sebagai bentuk penghayatan terhadap ajaran agama. Strategi komunikasi persuasif Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan yang efektif dalam memotivasi umat mengikuti basarah dapat meningkatkan partisipasi umat mengikuti kegiatan basarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran strategi komunikasi persuasif yang digunakan oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan untuk memotivasi umat Hindu Kaharingan mengikuti Basarah dan efektivitas dari strategi tersebut. Penelitian ini terdapat dua rumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) bagaimanakah strategi komunikasi persuasif Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam memotivasi umat Hindu Kaharingan mengikuti basarah, (2) bagaimanakah efektivitas strategi komunikasi persuasif Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam memotivasi umat Hindu Kaharingan mengikuti Basarah. Penelitian ini menggunakan teori Retorika dan teori perubahan sikap. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Selanjutnya teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama strategi komunikasi persuasif yang digunakan oleh Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam memotivasi umat Hindu Kaharingan adalah menggunakan strategi Basarah giliran yang memuat kegiatan arisan, Sekolah Hari Kamis, dan strategi pelatihan yang terdiri dari pelatihan dharma wacana dan diskusi yang dianalisis menggunakan teori retorika. Kedua efektivitas strategi Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam memotivasi umat mengikuti Basarah di Desa Reong terbukti efektif, dilihat dari semakin meningkatnya pemahaman dan pengalaman ajaran agama, dan meningkatnya partisipasi umat dalam mengikuti Basarah yang dianalisis menggunkakan teori perubahan sikap.