Abstrak
ABSTRAK Ni Wayan Diah D.K, 2026. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Persepsi guru terhadap kemampuan membaca siswa kelas I yang tidak memiliki pengalaman PAUD di SDN 3 Terusan Makmur. Pembimbing I Tri Aspiyana, M.Pd dan Pembimbing II Krisma Natalia, M.Pd. Kemampuan literasi awal merupakan fondasi penting bagi keberhasilan belajar siswa di sekolah dasar. Siswa yang tidak memiliki pengalaman mengikuti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) umumnya memiliki kesiapan membaca yang lebih rendah sehingga menghadapi berbagai kesulitan dalam pembelajaran membaca permulaan. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya penelitian ini yang bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru kelas I terhadap kemampuan membaca siswa yang tidak memiliki pengalaman PAUD, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam pembelajaran membaca permulaan, serta mengkaji upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa di SDN 3 Terusan Makmur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru kelas I SDN 3 Terusan Makmur. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan persepsi guru, kemampuan membaca permulaan siswa yang tidak memiliki pengalaman PAUD masih tergolong rendah, terutama pada aspek pengenalan huruf, penggabungan suku kata, dan pemahaman kata sederhana. Guru juga menghadapi berbagai tantangan dalam pembelajaran, antara lain perbedaan kemampuan membaca yang cukup mencolok antarsiswa, rendahnya konsentrasi belajar, serta keterbatasan media dan metode pembelajaran. Untuk mengatasi kondisi tersebut, guru menerapkan bimbingan individual, pengulangan materi secara bertahap, pemberian motivasi belajar, serta menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengalaman mengikuti PAUD berperan penting dalam mendukung kesiapan membaca permulaan siswa di sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara guru, sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran membaca permulaan serta memperluas akses layanan PAUD sebagai upaya memperkuat kesiapan literasi anak sebelum memasuki jenjang sekolah dasar. Kata kunci: persepsi guru, membaca permulaan, pendidikan anak usia dini, literasi awal, sekolah dasar.