Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2024Versi 1

Fenomena Ritual Pakanan Sahur Lewu pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Hindu•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Jodi. 2024. Fenomena Ritual Pakanan Sahur Lewu Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Pembimbing I Hendri, S.Ag., M.Si Pembimbing II Susi, M.Fil.H Skripsi ini mengkaji tentang Fenomena ritual Pakanan Sahur Lewu Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Ritual Pakanan Sahur Lewu merupakan ritual yang wajib dilaksanakan, dan dilestarikan. Ritual ini merupakan bagian dari pitra yajnya yang didalam pelaksanaan masih banyak yang belum dipahami oleh masyarakat terkhususnya masyarakat pemuda/pemudi tentang nilai Pendidikan yang tertuang dalam ritual tersebut. Berdasarkan latar belakang, maka penelitian ini mengkaji 1) Bagaimana Fenomena ritual pakanan sahur lewu pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kabupaten Gunung Mas? 2) Apa saja nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam ritual pakanan sahur lewu? Teori yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: Teori Fenomenalogi, struktural fungsional, dan nilai. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif berupa wawancara dengan informan yang benar-benar mengetahui tentang permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa ritual pakanan sahur lewu yang dilaksanakan sesuai dengan proses dan tahapan-tahapannya. Namun ada perubahan di lihat pada 3-4 tahun akhir-akhir ini ada perubahan pada saat momen menikmati makan bersama terdapat iringan hiburan Karungut yang sangat ramai ditonton oleh masyarakat. Adapun tahapan-tahapan pelaksanaan ritual pakanan sahur lewu mengadakan musyawarah, menyiapkan sarana prasarana, meminjam basir melaksanakan Narinjet Behas (memanggil roh-roh suci), tahap ini pelaksanaan membuka beras hambaruan memberikan sesajen kepada roh-roh leluhur di rumah patahu, dan terdapat pali (pantangan). Sedangkan Nilai pendidikan yang tertuang dalam ritual ini yaitu: 1). Nilai pendidikan tattwa adanya aturan berdasarkan telatah (ajaran). 2) Nilai pendidikan etika yang harus benar-benar ditaati pada saat pelaksanaan ritual pakanan sahur lewu sehingga pelaksanaan ritual dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan yang diinginkan. 3). Nilai ritual yang terdapat dalam ritual pakanan sahur lewu dapat dilihat dari beberapa aspek, baik dari nilai tattwa maupun nilai etik. Kata Kunci: Fenomenalogi, Pakanan Sahur Lewu, Hindu Kaharingan

Kata kunci

Fenomena, Pakanan Sahur Lewu, Hindu Kaharingan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Fenomena Ritual Pakanan Sahur Lewu pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat2024 · oai:ais:skripsi:566