Abstrak
Hendra, 2026: Peran Pasraman Penyang Hinje Simpei dalam Menanamkan Ajaran Agama Hindu di Desa Barunang Kecamatan Kapuas Tengah. Fakultas Dharma Acarya Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Pembimbing II,_Ni Putu Sri Pinatih, S.Pd.,M.Pd.H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pengetahuan dan pemahaman siswa Hindu jenjang SD dan SMP di Desa Barunang Kecamatan Kapuas Tengah terhadap ajaran Agama Hindu, seperti pelafalan Tri Sandya, doa sehari-hari, konsep dasar ajaran Hindu, tata cara ibadah, serta pembuatan sarana persembahyangan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan pembelajaran Agama Hindu di sekolah formal, sehingga diperlukan lembaga pendidikan nonformal yang dapat memperkuat pembelajaran keagamaan siswa. Dalam hal ini, Pasraman Penyang Hinje Simpei hadir sebagai wadah pendidikan yang memberikan pembelajaran agama, pembinaan spiritual, pembentukan karakter, serta pelestarian tradisi Hindu bagi generasi muda. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Pasraman Penyang Hinje Simpei dalam menanamkan ajaran Agama Hindu serta implikasinya bagi siswa SD dan SMP di Desa Barunang Kecamatan Kapuas Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di Pasraman Penyang Hinje Simpei Desa Barunang Kecamatan Kapuas Tengah. Informan dalam penelitian ini adalah pengelola Pasraman, guru Pasraman, serta siswa SD dan SMP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori humanisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasraman Penyang Hinje Simpei memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan ajaran Agama Hindu melalui empat aspek utama, yaitu sebagai lembaga pengajaran Agama Hindu, pusat pembinaan spiritual siswa, wadah pembentukan karakter peserta didik, serta sarana pelestarian tradisi dan budaya Hindu. Implikasi dari peran tersebut terlihat pada meningkatnya pengetahuan siswa tentang ajaran agama, bertambahnya pemahaman terhadap makna ibadah dan tradisi Hindu, serta berkembangnya karakter positif seperti disiplin, sopan santun, tanggung jawab, rajin beribadah, dan sikap saling menghargai. Dengan demikian, Pasraman Penyang Hinje Simpei berfungsi sebagai lembaga pendidikan nonformal yang strategis dalam membentuk generasi muda Hindu yang berpengetahuan, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.