SERUNI
2023 · Book · Open Access
SDN 4 Menteng palangka raya dalam kegiatan obsevasi awal mendapatkan hasil bahwa masih terdapat beberapa siswa yang menggunakan smartphone pada saat disekolah dan penggunaan smartphone tersebut yang dimana seharusnya digunakan untuk pembelajaran tetapi pada kenyataannya digunakan siswa untuk bermain-main saja, melihat dari latar belakang tersebut, pada penelitian ini terdapat tiga rumusan masalah, yaitu: 1). bagaimana pemanpaatan smartphone pada siswa kelas IV di SDN 4 Menteng Kota Palangka Raya; 2). Bagaimana dampak negatif pemanpaatan smartphone pada siswa kelas IV di SDN 4 Menteng Kota Palangka Raya; 3). Bagaimana hasil belajar siswa kelas IV yang menggunakan smartphone di SDN 4 Menteng Kota Palangka Raya. Peneliti ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan tehnik observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, dengan jumlah informan sebanyak 8 orang, yaitu kepala sekolah, wali kelas IV dan 6 orang siswa kelas IV. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan smartphone pada SDN 4 menteng yang dimana seharusnya digunakan untuk keperluan belajar tetapi digunakan oleh siswa untuk hal-hal lain seperti bermain game, menonton youtube, dan sosial media, sehingga hal tersebut berdampak pada sikap, dan tingkah laku siswa.
PINNI ALPIONITA
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sertifikasi guru terhadap kinerja guru di SDN Percobaan Palangka Raya. Sertifikasi guru merupakan proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Adanya sertifikasi diharapkan kinerja guru akan menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan total sampling, yaitu menggunakan seluruh populasi penelitian yang berjumlah 22 guru yang telah bersertifikasi, teknik pengumpulan data menggunakan angket yang disebar ke 22 guru yang telah bersertifikasi. Penelitian ini menggunakan teori Human Capital yang mengatakan bahwa investasi sumber daya manusia mempunyai pengaruh yang besar terhadap peningkatan produktivitas tenaga kinerja, produktivitas tenaga kinerja ini dapat didorong melalui pendidikan dan pelatihan. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara sertifikasi guru dengan kinerja guru di SDN Percobaan Palangka Raya. Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan pengaruh antara sertifikasi guru dengan kinerja guru di SDN Percobaan Palangka Raya dengan kategori yang tinggi. Hal ini dapat diketahui dari skor sertifikasi guru yang menunjukkan tidak ada guru yang mendapat kategori rendah, namun satu guru mendapat kategori sedang dan 21 guru yang mendapat kategori tinggi dan dari skor kinerja guru diketahui bahwa tidak ada guru yang mendapat kategori rendah dan sedang, melainkan semua guru yang berjumlah 22 orang mendapat kategori tinggi. Dari hasil pengkategorian tersebut dapat disimpulkan bahwa sertifikasi guru dan kinerja guru termasuk dalam kategori tinggi.
ERA JULIANA
2023 · Book · Open Access
Era Juliana, 2023 : WhatsApp Messenger sebagai Media Komuikasi Pembajaran Mahasiswa di Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Wayan Salendra, S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Hadianto Ego Gantiano, M.Pd.H. Whatsapp messenger sebagai media komunikasi pembelajaran mahasiswa tak jarang bila aplikasi whatsapp messenger menjadi aplikasi yang sangat berguna bagi dosen dan mahasiswa untuk saling berinteraksi secara online. hal ini yang menjadikan whatsapp messenger sebagai alat yang mudah digunakan secara efektif yang dimana tanpa perlu bertemu langsung namun masih bisa berkomunikasi lewat media sosial. Berdasarkan penelitian di atas terdapat dua rumusan masalah dalam skripsi adalah :1). Bagaimana efektivitas whatsapp messenger dalam meningkatkan komunikasi pembelajaran mahasiswa di Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. 2). Apa yang menjadi kendala dalam penggunaan whatsapp messenger sebagai media komunikasi pembelajaran bagi mahasiswa. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah: 1) Teori Efektivitas, 2) Teori Media Sosial. Metode yang digunakan metode deskriptif kualitatif, sedangkan teknik penentuan informan adalah teknik Snowbell sampling. Berdasarkan hal penelitian yang dibahas peneliti dapat disimpulkan bahwa proses komunikasi pembelajaran melalui whatsapp messenger memberikan kemudahan untuk saling berinteraksi satu sama lain dalam hal ini juga penggunaan whatsapp messenger sebagai media komunikasi pembelajaran menjadi efektif bagi mahasiswa dan dosen di Fakultas Dharma Duta dan Brahma Widya. Penggunaan whatsapp messenger sebagai media komunikasi pembelajaran terdapat kendala yang dialami oleh mahasiswa diantaranya yaitu jaringan internet yang tidak stabil, kurangnya pemahaman mahasiswa mengenai informasi, kurangnya bersosialisai dengan sesama.
MANARUNG
2023 · Book · Open Access
Kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik yaitu minat dan motivasi belajar peserta didik yang rendah dalam menguasai pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju, faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri anak, yaitu guru kurang memahami karakteristik peserta didik dalam belajar muatan lokal bahasa Dayak Ngaju sehingga pemilihan materi dan strategi yang digunakan kurang relevan dengan peserta didik. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengkaji informasi tentang pendidikan dalam pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju SDN 8 Menteng Palangka Raya. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah Teori Humanistik. Subjek penelitian yaitu: kepala sekolah, guru pengampu mata pelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju, peserta didik kelas IV. Tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mengatahui penyebab kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju (2) Untuk mengatahui upaya yang diterapkan untuk mangatasi kesulitan dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju. Hasil kajian penulis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyebab kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju meliputi dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Upaya yang dapat diterapkan untuk mengatasi kesulitan peserta didik dalam memahami pembejaran muatan lokal bahasa Dayak Ngaju yaitu: 1) Kepala sekolah menjadi motivator bagi guru dan peserta didik agar pembelajaran muatan lokal dapat berjalan dengan baik; 2) Membiasakan peserta didik berbicara menggunakan bahasa Dayak Ngaju pada saat pembelajaran muatan lokal berlangsung; 3) Memberikan pekerjaan rumah yaitu menulis karangan menggunakan bahasa Dayak Ngaju; 4) praktik percakapan menggunakan bahasa Dayak Ngaju; dan 5) menggunakan metode pembelajaran tanya jawab.
I WAYAN ALEK SADEWO
2023 · Book · Open Access
Pada dasarnya pendidikan merupakan suatu proses untuk membantu manusia dalam mengembangkan dirinya sehingga mampu menghadapi setiap perubahan yang terjadi. Orangtua berperan penting dalam sebuah keluarga sehingga orangtua yang selalu memberikan partisipasi kepada anaknya akan senantiasa termotivasi untuk belajar, begitupun sebaliknya. Penelitian ini Bertujuan Untuk Mengetahui Pengaruh Partisipasi Orangtua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SDN 3 Terusan Makmur Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas. Jenis penelitian ini tergolong kuantitatif dengan pendekatan penelitian kuntitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dan dokumentasi. Dan metode analisis yang digunakan pada penulisan ini yaitu analisis regresi sederhana. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu sampel jenuh. Penelitian dilakukan di kelas V SDN 3 Terusan Makmur kecamatan bataguh kabupaten Kapuas. populasi penelitian adalah Semua siswa Kelas V SDN 3 Terusan Makmur kecamatan bataguh kabupaten Kapuas yang berjumlah 13 siswa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat analisis regresi sederhana, dan menggunakan uji t untuk menganalisis keeratan hubungan variabel secara individual, maka diperoleh persamaan regresi : Y= 8.532 + 1 , 2 0 2 X. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif antara partisipasi orang tua terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 3 Terusan Makmur Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas.
FAHREZA ASMAWATI
2023 · Book · Open Access
Objek wisata Dermaga Kereng Bangkirai yang terletak di Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, yang sering disebut dengan nama “Pesona Wisata Alam Air Hitam Sungai Sebangau Kota Palangka Raya”. Dermaga Kereng Bangkirai merupakan pintu gerbang utama menuju kawasan Taman Nasional Sebangau dan merupakan tujuan wisata alam. Apalagi didukung oleh aksesibilitas yang cukup dekat, dimana kawasan ini hanya berjarak sekitar 12 km dari jantung Kota Palangka Raya. Panorama keindahan dan di dukung dengan fasilitas di dermaga Kereng Bangkirai. Objek wisata dermaga Kereng Bangkirai memiliki peranan penting dalam pembangunan sektor ekonomi, khususnya di Kereng Bangkira. Berdasarkan permasalahan latar belakang penelitian ini yaitu (1) Bagaimanakah Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai, (2) Apakah Bentuk Hambatan Terhadap Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai. Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Untuk Mengetahui Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas di Dermaga Kereng Bangkirai, (2) Untuk Mengetahui Bentuk Hambatan Terhadap Pelayanan dan Penataan Fasilitas Dermaga Kereng Bangkirai. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah; observasi, wawancara, dokumentasi, dan kepustakaan. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan ini adalah; (1) Teori Pelayanan dan (2) Teori Fungsional Struktural. Subjek penelitian ini adalah Pemerintah Desa, Masyarakat, Pemerintah dan Pengunjung. Hasil penelitian ini adalah; (1) Bentuk Pelayanan dan Penataan Fasilitas Objek Wisata Dermaga Kereng Bangkirai, perlu lebih di maksimalkan lagi untuk menarik wisatawan luar daerah hingga negeri (2) Kendala utama yang dihadapi kurangnya anggaran yang digunakan dalam Pengelolaan Dermaga Kereng Bangkirai, serta perlu ditingkatkan kembali partisipasi masyarakat ataupun pemerintah
RIRIN RIANTI
2023 · Book · Open Access
Membaca adalah bagian penting didalam proses pembelajaran. Siswa akan memiliki pengetahuan yang lebih luas ketika mempunyai minat baca yang tinggi. Pengetahuan yang telah dimiliki tentu akan berpengaruh pada pencapaian prestasi belajarnya di sekolah. Namun, pada SDN 1 Menteng Palangka Raya siswa-siswinya masih kurang antusias dalam memanfaatkan sarana perpustakaan. Maka, diketahui bahwa minat baca di sekolah tersebut masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil observasi peneliti, siswa hanya tertarik pada buku cerita bergambar, sedangkan buku paket mata pelajaran jarang untuk dipinjam maupun dibaca di perpustakaan. Buku paket PPKn salah satunya, buku tersebut hampir tidak ada pada daftar peminjaman buku. Oleh sebab itu, peneliti mengamati lebih lanjut serta mendapatkan informasi dari wali kelas V.a bahwa siswa/i dikelas tersebut masih terdapat nilai yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) terkhusus pada mata pelajaran PPKn. Adanya permasalahan tersebut yang melatarbelakangi penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh minat baca terhadap prestasi belajar PPKn siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas V.a SDN 1 Menteng yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuesioner, dan tes prestasi belajar PPKn. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana dan menggunakan koefisien determinasi (R2) untuk melihat seberapa besar persentase pengaruh variabel minat baca terhadap variabel prestasi belajar PPKn siswa. Analisis data pada penelitian ini menggunakan bantuan program SPSS versi 26 for windows. Teori yang digunakan dalam skripsi ini adalah teori konstruktivisme. Posisi teori ini tidak untuk meramalkan jawaban dari rumusan masalah, melainkan hanya sebatas membantu menjelaskan rumusan masalah pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan minat baca terhadap prestasi belajar PPKn siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 1 Menteng. Berdasarkan analisis data didapatkan nilai thitung 3.808 > ttabel 2.086. Maka, dapat diketahui bahwa nilai thitung lebih besar daripada ttabel, serta hasil analisis regresi linear sederhana juga menunjukkan taraf signifikan 0,001 0,05 yang berarti antar variabel didalam penelitian ini memiliki pengaruh. Pengaruh variabel X (minat baca) terhadap variabel Y (prestasi belajar PPKn) sebesar 42,0% dan sisanya dipengaruhi variabel yang tidak terdapat pada penelitian ini. Persentase pengaruh variabel minat baca terhadap prestasi belajar PPKn siswa didapatkan dengan melihat nilai R Square pada hasil uji koefisien determinasi.
VIA
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK VIA,2023: Pasah Patahu di Dusun Tumbang Onah Kecamatan Pasak Talawang Kabupaten Kapuas (Kajian Bentuk Fungsi dan Makna), Prodi Filsafat Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pemimbing I: Handoko, S.Ag, M.Si Pemimbing II: I Gusti Agung Dharmawan, S.Pd.H.,M.Pd Umat Hindu Kaharingan yang ada di Kalimantan Tengah memiliki beberapa sistem keyakinan atau kepercayaan salah satunya mengenai keayakinan tentang Pasah Patahu yang dijadikan sebagai tempat bahajat/memohon untuk meminta perlindungan yang ditujukan kepada para leluhur agar dapat terhindar dari marabahaya yang akan menimpa. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah bentuk Pasah Patahu di Dusun Tumbang Onah Kecamatan Pasak Talawang Kabupaten Kapuas, bagaimanakah fungsi Pasah Patahu dan bagaimanakah makna dari Pasah Patahu yang dijadikan sebagai tempat bahajat/memohon perlindungan bagi umat Hindu Kaharingan. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk menggali lebih dalam bagaimanakah bentuk, fungsi dan makna yang terkandung dari Pasah Patahu. Adapun subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Basir, tokoh masyarakat Hindu Kaharingan, sedangkan objek penelitiannya adalah bagaiman bentuk, fungsi dan makna Pasah Patahu. Teknik yang dipergunakan untuk mengumpulkan data adalah: Metode observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Adapun data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini. 1. Bentuk dari Pasah Patahu yaitu memiliki berbagai macam bentuk baik yang berupa memanjang ataapun pendek dengan mempunyai arti atau makna tersendiri dari setiap bentuknya yang berdasarkan kepercayaan atau keyakinan umat Hindu Kaharingan. 2.Fungsi Pasah Patahu berfungsi sebagai tempat bahajat/memohon perlindungan agar terhindar dari marabahaya yang ditujukan kepada sang pencipta atau Sang Hyang Widhi Wasa yaitu melalui perantara para leluhur. 3. Makna Pasah Patahu, makna yang terkandung dari Pasah Patahu yaitu sangat sakral karena Pasah Patahu menurut keyakinan umat Hindu Kaharingan merupakan tempat bahajat/memohon yang dipercayai atau meyakini bahwa Ganan Patahu/penjaga mampu melindungi kampung atau Dusun agar dapat terhindar dari marabahaya yang akan menimpa Dusun tersebut. Kata Kunci: Pasah Patahu, Bentuk, Fungsi, Makna.
MIYANTIE
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK MIYANTIE, 2023: Makna Mampendeng Karamat Lewu Bagi Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Habangoi Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan, Prodi Filsafat Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing I: Dr. Kuri, S.Ag.,M.Ag, Pembimbing II: Kunti Ayu Vedanti, S.Fil.H.,M.Ag. Agama Hindu Kaharingan adalah agama yang tertua di Kalimantan Tengah, mempunyai berbagai macam upacara keagamaan yang mengandung nilai religi yang diyakini oleh penganutnya salah satu bagian dari dari upacara keagamaan agama Hindu Kaharingan yaitu Mampendeng Karamat Lewu. Permasalahan pada penelitian ini yaitu bagaimanakah proses Mampendeng Karamat Lewu bagi umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Habangoi Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan, bagaimanakah fungsi Mampendeng Karamat Lewu bagi umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Habangoi Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan dan makna apakah yang terkandung di dalam Mampendeng Karamat Lewu bagi umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Habangoi Kecamatan Petak Malai Kabupaten Katingan. Adapun tujuan pada penelitian ini yaitu untuk menggali lebih dalam bagaimanakah proses, fungsi dan makna dari Mampendeng Karamat Lewu. Adapun subjek yang digunakan pada penelitian ini yaitu Basir atau Pisor, Tokoh Agama dan tokoh masyarakat Hindu Kaharingan, sedangkan objek penelitiannya adalah bagaimanakah proses, fungsi, dan makna Mampendeng Karamat Lewu.Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah: Metode observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Adapun data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif Kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini. 1. Proses Mampendeng Karamat Lewu sesuai dengan petunjuk Manenung atau petunjuk Sangiang tempat dan waktu pelaksanaan proses Mampendeng Karamat Lewu serta sarana dan prasarana pada proses Mampendeng Karamat Lewu tersebut. 2. Fungsi Mampendeng Karamat Lewu bagi umat Hindu Kaharingan adalah mempunyai fungsi yang bertujuan untuk menjaga alam lingkungan manusia agar terciptanya keseimbangan keharmonisan dan keselamatan dunia. 3. Makna yang terkandung di dalam Mampendeng Karamat Lewu pada hakekatnya adalah sebagai perwujudan simbol simbol ketuhanan yang mempunyai makna yang tinggi dalam hal manusia memuja kebesaran Tuhan beserta semua manifestasinya karena segala yang akan terjadi dikarenakan atas kehendak Ranying Hatalla Langi tTuhan Kata Kunci: Makna, Mampendeng Karamat Lewu
LINGEI
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini mengkaji nilai pendidikan Hindu dalam ritual manyaki ehet Dayak Ngaju di Kota Palangka Raya. Keberadaan ritual manyaki ehet dalam kepercayaan Hindu Kaharingan yang sarat dengan nilai pendidikan Hindu sangat perlu untuk dikaji. Fenomena yang terjadi kurangnya pemahaman generasi muda Hindu Kaharingan mengenai ritual manyaki ehet masih kurang, baik menyangkut proses pelaksanaan ritual, pembuatan sesajen sarana prasarana ritual, nilai pendidikan Hindu, serta implikasi nilai pendidikan Hindu yang ada dalam ritual manyaki ehet Dayak Nagju di Kota Palangka Raya, ritual manyaki ehet hanya dilaksanakan satu kali pada kehamilan pertama saja. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini mengkaji rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah proses pelaksanaan dalam ritual manyaki ehet Dayak Ngaju Di Kota Palangka Raya?, 2) Apakah nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam ritual manyaki ehet Dayak Ngaju Di Kota Palangka Raya ?, 3) Bagaimanakah implikasi nilai pendidikan Hindu dalam ritual manyaki ehet Dayak Ngaju Di Kota Palangka Raya?. Penelitian dikaji dengan teori fungsional struktural, teori nilai, Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik Penyajian Hasil Analisis Data, dengan Teknik penyajian informal dan teknik penyajian formal. Berdasarkan hasil penelitian, meliputi ritual manyaki ehet merupakan ritual tujuh bulan dalam kepercayaan agama Hindu Kaharingan, dengan adanya ritual manyaki ehet mengungkapkan rasa syukur kepada Ranying Hatalla Langit/Tuhan Yang Maha Esa atas karunia yang telah diberikan selama proses mengandung sampai melahirkan selalu diberikan kelancaran dan kemudahan. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa proses pelaksanaan ritual manyaki ehet yang dikaji meliputi : (1) Tahap Persiapan, (2) Tahapan Pokok Pelaksanaan. Beberapa nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam ritual manyaki ehet yaitu : (1) Nilai Pendidikan Tattwa, (2) Nilai Pendidikan etika (susila), dan (3) Nilai Pendidikan Estetika. Implikasi nilai pendidikan dalam ritual manyaki ehet yaitu : (1) Terjaganya Keseimbangan Dan Keharmonisan Alam Semesta, (2) Taat Terhadap Pelaksanaan Ritual Sebagai Bentuk Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, (3) Tercipta Hubungan Harmonis Dengan Sesama yang diwujudkan dalam perilaku Belum Bahadat, dan (4) Tumbuhnya Kesadaran Beretika Kata Kunci: nilai pendidikan Hindu, ritual manyaki ehet.
AME; S.AG
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini dengan tema moderasi beragama dalam masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau (perspektif pendidikan Hindu). Tujuan yang dicita-citakan bersama masyarakat Indonesia yang multikultural adalah kehidupan rukun aman, damai, tentram, sejahtera dan harmonis. Seperti itulah yang diharapkan di Kecamatan Kahayan Tengah di dalam kehidupan masyarakat yang beragam, namun masih terjadi kesenjangan dimana pada tahun 2019-2020 terjadi fenomena tindak kekerasan yang dilakukan secara non fisik dalam bentuk ajakan pindah keyakinan, perbuatan yang tidak sejalan dengan moderasi beragama dalam masyarakat multikultural sehingga hal tersebut perlu dikaji secara mendalam bagaimana moderasi beragama di Kecamatan Kahayan Tengah hal ini peneliti lakukan untuk menghindari perbedaan pendapat atau paham yang berbeda terhadap ajaran dan tradisi keagamaan yang beragam di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau supaya terjadi keharmonisan di dalam kehidupan yang multikultur. Fokus masalah peneltian ini yaitu; 1)Bagaimanakah penerapan moderasi beragama pada Masyarakat Multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah perspektif pendidikan Hindu. 2) Bagaimanakah implikasi penerapan moderasi beragama pada Masyarakat Multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah perspektif pendidikan Hindu. 3) Apa kendala penerapan moderasi beragama pada masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau perspektif pendidikan Hindu. Adapun teori yang digunakan menganalisis permasalahan tersebut adalah Teori Sosial Multikultural, teori Sistem, teori Hegemoni. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, studi dokumen. Hasil penelitian ini adalah : Pertama, penerapan moderasi beragama pada masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah perspektif pendidikan Hindu ditemukan beberapa hal diantaranya toleransi, anti kekerasan, komitmen kebangsaan dan penerimaan terhadap tradisi lokal yang berbeda. Kedua, dampak dari proses penerapan moderasi beragama pada masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah yaitu : 1) Mengambangkan rasa empati, 2) Pembentukan sikap sosial, dan 3) Memperkokoh etika sosial dan perdamaian. Ketiga, kendala penerapan moderasi beragama pada masyarakat multikultural di Kecamatan Kahayan Tengah Kabupaten Pulang Pisau perspektif pendidikan Hindu yaitu; Interaksi yang bersifat sosial masyarakat, lingkungan lembaga dan masyarakat, dan keberpihakan kebijakan pemerintah demi kepentingan komunitas tertentu.
WAYAN OKA RIYADE
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini mengkaji tentang nilai-nilai pendidikan Hindu dalam Yajña Sesa di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Yajña Sesa merupakan sarana dalam persembahan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa berupa makanan yang telah dimasak yang memiliki nilai pendidikan Hindu yang perlu dikaji. Fenomena yang terjadi kurangnya pemahaman dalam diri beberapa orang terhadap bentuk pelaksanaan, fungsi serta nilai-nilai yang terkandung dalam Yajña Sesa. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini mengkaji rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah pelaksanaan Yajña Sesa di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas?, 2) Apakah yang terkandung dalam fungsi Yajña Sesa di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas? 3) Bagaimanakah nilai-nilai pendidikan Hindu dalam Yajña Sesa di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas?. Penelitian dikaji dengan teori simbol, teori fungsional struktural dan teori nilai. Metode penelitian yang digunakan metode kualitatif. Jenis sumber data yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara Purposive. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumen. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa pelaksanaan Yajña Sesa yang dikaji menggunakan teori simbol menghasilkan kesimpulan yaitu: waktu pelaksanaan Yajña Sesa, tempat pelaksanaan Yajña Sesa, sarana dalam pelaksanaan Yajña Sesa, cara membuat Yajña Sesa, doa/mantra dalam pelaksanaan Yajña Sesa, hambatan dalam pelaksanaan Yajña Sesa dan dampak jika tidak melaksanakan Yajña Sesa. Fungsi Yajña Sesa yang dikaji menggunakan teori fungsional struktural menghasilkan kesimpulan yaitu: fungsi religius, fungsi tradisi, fungsi pendidikan, fungsi sosial, fungsi etika, fungsi estetika dan fungsi ekonomi. Nilai-nilai pendidikan Hindu dalam Yajña Sesa yang dikaji menggunakan teori nilai menghasilkan kesimpulan yaitu: nilai pendidikan, nilai pendidikan ekonomi, nilai pendidikan estetika, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan etika (susila), nilai pendidikan tattwa (kebenaran), nilai pendidikan upacara dan nilai pendidikan religius.
WANDI;SH.AH
2023 · Book · Open Access
Relevansi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara (Perspektif Hukum Hindu)” Tesis Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Program Pascasarjana Program Studi Ilmu Hukum Agama Hindu. Pembimbing I Dr. I Made Kastama, SH.,MH. Pembimbing II Dr. Derson, S.Ag.,M.Ag. Kalimantan Tengah sangat kaya dengan berbagai ritual, begitu juga di Kabupaten Barito Utara khususnya di Kecamatan Gunung Timang Terkait dengan fenomena Riyek Liau tersebut sangat tertarik karena adanya perubahan dari makna Riyek Liau ke arah perjudian dan ajang bisnis hal inilah yang mengugah peneliti untuk mengkaji “Relevansi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang kabupaten Barito Utara (Perspektif Hukum Hindu)”. Adapun rumusan masalah meliputi: (1) Bagaimanakah proses Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Umat Hindu Kaharingan? (2) Bagaimanakah Relevasi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Hindu Kaharingan? dan (3) Bagaimanakah Implikasi Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara Umat Hindu Kaharingan?. Untuk membedah permasalahan dalam penelitian ini menggunakan teori Teori fenomenologis dan teori perubahan sosial digunakan untuk menganalisis masalah relevansi Riyek Liau dan ritual yang ada dimasyarakat Hindu, sedangkan yang berkaitan dengan larangan perjudian yang ada dimasyarakat setempat mengunakan teori kausalitas yang ada dalam larangan perjudian pada ritual masyarakat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara khususnya. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini meliputi: Teknik Penetuan Informan, Teknik Pengumpulan data, teknik Pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumetasi.Teknik Analisi data dan Teknik Penyajian hasil. Dalam menganalisis data dipergunakan metode kualitatif fenomonologis dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan teknik penyajian data adalah bersifat semi informal-formal dalam artian pada beberapa bagian disajikan dalam bentuk bab dan dibagian lain disajikan secara verbal atau deskriftif kualitatif. Hasil penelitian mencakup tiga aspek yaitu Proses Riyek Liau, Relevansi Riyek Liau pada Penerapan Larangan Perjudian dalam Ritual wara, dan Implikasi Riyek Liau pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual wara meliputi: Pertama Proses Riyek Liau meliputi(1)Pengaturan Riyek Liau dalam ritual wara memang harus diterapkan dilingkungan masyarakat secara umum dan diruang lingkup umat Hindu khususnya, (2) Proses Pelaksanaan Riyek Liau ada berberapa tahapan, yaitu: Tahap awal, tahap Pokok dan Tahap Akhir .(3) Sarana dan prasarana yang harus dipersiapkan dalam proses Riyek Liau ada yang sudah ada dilokasi ritual wara, (4)Orang yang berhak melaksnakan Riyek Liau adalah kalangan keluarga atau pengunjung sesuai petunjuk dari kandong yang memimpin ritual wara tersebut,(5)Tujuan dilaksanakan Riyek Liau adalah untuk melengkapi dari proses perjalan penyucian Roh orang yang telah meninggal yang sedang diupacarai supaya agar perjalannya kembali ke asalnya yaitu Ranying Hatalla Langit yang dihantarkan ke Gunung Lumut itu tidak ada kekurangannya Kedua Relevansi Riyek Liau pada Penerapan Larangan Perjudian dalam Ritual wara, Meliputi:(1). Riyek Liau relevan dilaksanakan sepanjang tidak bertentangan norma atau aturan yang berlaku dan tidak melakukan pelanggaran,(2) Alasan Riyek Liau itu dipertahankan dalam Ritual Wara karena mengandung ajaran leluhur yang sakral dilaksanakan secara turun menurun,(3)Pendapat warga sekitar terkait adanya Riyek Liau Pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual Wara, Riyek Liau itu sudah ada dilaksanakan dari zaman dahulu kala, tetapi bukan disebut sebagai judi, karena kalau disebut judi itu memang dilarang dan melanggar aturan yang ad.Ketiga dari segi Implikasi Riyek Liau pada Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual wara, meliputi: (1) Implikasi Riyek Liau Dalam Ritual wara terhadap kehidupan sosial Masyarakat secara umumnya di Kecamatan Gunung Timang,(2) Implikasi Riyek Liau Dalam Ritual Wara terhadap umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Gunung Timang, (3) Implikasi Riyek Liau Dalam Ritual Wara terhadap perekonomian , Adat istiadat setempat, Terhadap Lembaga Keagamaan Hindu Kaharingan Penegakan Peraturan Penerapan Larangan Perjudian Dalam Ritual wara.
ADHIHAYU ARCCI MAHARDDHIKA
2023 · Book · Open Access
Proses pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa dan diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, juga memotivasi mahasiswa untuk aktif menjadi kondisi pembelajaran ideal yang diharapkan bisa diterapkan di Indonesia saat ini. Kondisi yang diharapkan ini berbanding terbalik dengan kondisi pembelajaran yang ada. Solusi yang tepat untuk mengatasi kondisi tersebut adalah mengubah pembelajaran yang semula menggunakan model Teacher Centered Learning diubah menggunakan Student Centered Learning (SCL) dan Flipped Classroom (FC) adalah salah satu metode SCL yang tepat digunakan. Media Self-Assessment Questionnaire (SAQ) telah lama digunakan sebagai media assessment dalam ranah klinik juga pendidikan Ayurveda. SAQ memiliki banyak kelebihan terutama dalam meningkatkan keaktifan penggunanya dan sejalan dengan metode SCL dan FC. Kombinasi metode FC dengan media SAQ diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan pembelajaran tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana efektivitas metode FC dan media SAQ terhadap hasil belajar, motivasi, dan penerimaan model belajar mahasiswa di IAHN-TP Palangka Raya. Teori Konstruktivisme Piaget yang memberikan kesempatan pembelajar untuk membangun pengetahuan juga pemahamannya sendiri dalam proses pembelajaran menjadi landasan penelitian ini.. Pendekatan kuantitafif pre-experimental design dengan model one-group pre-test and post-test design digunakan untuk mengukur hasil belajar, motivasi, dan penerimaan model belajar 66 orang mahasiswa Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya semester empat yang mengambil mata kuliah Pengantar Ayur Weda pada tahun ajaran 2022/2023. Instrumen tes berupa pre-test dan post-test 11 butir soal pilihan ganda digunakan untuk mengukur hasil belajar mahasiswa dengan N-Gain Score. Sedangkan instrumen non-tes berupa kuesioner dengan skala Likert digunakan untuk mengukur motivasi dan penerimaan model belajar mahasiswa. Dari analisa data penelitian didapatkan hasil sebagai berikut: 1) Nilai peningkatan hasil belajar mahasiswa sebesar 0,3 berada pada rentangan 0,3 ≤ g ≤ 0,7.berarti peningkatan hasil belajar tergolong sedang. Sedangkan efektivitas yang didapat sebesar 32% tergolong tidak efektif, 2) Motivasi belajar mahasiswa sebesar 73,9% yang berarti motivasi tinggi dan efektif, dan 3) Penerimaan model belajar sebesar 75,1% yang berarti penerimaan model tinggi dan efektif. Sehingga dapat dapat disimpulkan bahwa metode FC dan media SAQ belum efektif terhadap hasil belajar, hanya efektif terhadap motivasi dan penerimaan model belajar.
SINTYA WIDHIACARNI ATMANASTUSTI
2023 · Book · Open Access
Penelitian ini mengkaji tentang peran lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu di Pasraman Kota Palangka Raya. Lagu keagamaan tidak hanya sebuah lagu biasa yang dinyanyikan di Pasraman, tetapi lagu keagamaan adalah sebuah lagu dengan lirik yang memuat ajaran tentang pendidikan agama Hindu. Berdasarkan observasi yang penulis lakukan, terdapat perbedaan antara harapan dan kenyataan yang menghasilkan suatu gap, selain itu berdasarkan hasil pencarian literature kepustakaan yang serupa, masih banyak bahkan belum ada yang mengkaji terkait peran lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu.
Penelitian ini terfokus pada peran lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu di Pasraman Kota Palangka Raya dengan rumusan masalah: 1) Nilai-nilai pendidikan agama Hindu apa saja yang terkandung dalam lagu keagamaan di Pasraman Kota Palangka Raya? 2) Bagaimana peran dan fungsi lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu di Pasraman Kota Palangka Raya? Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil yakni: Pertama, nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terkandung dalam lagu keagamaan di Pasraman Kota Palangka Raya dibagi menjadi dua, yaitu nilai pendidikan agama Hindu Paravidya dengan nilai-nilainya sebagai berikut: 1) Ranying Hatalla menciptakan manusia, 2) Percaya adanya manifestasi Tuhan, 3) Berserah diri kepada Tuhan, 4) Memuja Tuhan, dan 5) Percaya kemahakuasaan Sang Hyang Widhi. Nilai pendidikan agama Hindu Aparavidya dengan nilai-nilainya yakni: 1) Nilai pendidikan susila, 2) Nilai pendidikan keagamaan Hindu, dan 3) Nilai pendidikan estetika. Kedua, peran lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu sebagai berikut: 1) Pemotivasi peningkatan keimanan, 2) Pengembang pendidikan karakter, dan 3) Pedoman interaksi sosial. Fungsi lagu keagamaan dalam pendidikan agama Hindu yakni: 1) Meningkatkan keimanan, 2) Mengembangkan pendidikan karakter, dan 3) Meningkatkan hidup bersosialisasi.
ETIOVIA
2023 · Book · Open Access
ETIOVIA, (2023): Smartphone Sebagai Sarana Komunikasi Masyarakat Pada Era Teknologi Informasi Di Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Prodi Ilmu Komunikasi Hindu, Fakultas Dharma Duta Dan Brahma Widya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. Tardi Edung, S.Ag., M.Ag, Pembimbing II: Hadianto Ego Gantiano, M.Pd.H. Era masyarakat digital ditunjukkan oleh pesatnya perkembangan Teknologi Informasi. Smartphone adalah salah satu produk yang paling populer dari teknologi informasi termasuk di kalangan masyarakat Desa Pangi. Permasalahan yang banyak terjadi adalah cara menggunakan smartphone yang masih perlu dibantu oleh orang lain, masih banyaknya penyalahgunaan terhadap pemanfaatan smartphone seperti penyebaran berita palsu serta mengubah kebiasaan komunikasi masyarakat Desa Pangi yang awalnya dominan mengandalkan cara berkomunikasi secara langsung kini mulai ditinggalkan. Berdasarkan latar belakang di atas, maka terdapat dua permasalahan yaitu; 1) Bagaimana Pemanfaatan Smartphone Sebagai Sarana Komunikasi Masyarakat pada Era Teknologi Informasi di Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau?, 2) Bagaimana Dampak Smartphone Sebagai Sarana Komunikasi Masyarakat pada Era Teknologi Informasi di Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau?. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah; 1) Teori Use and Gratification, 2) Teori Dampak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder, dengan subjek penelitian adalah Masyarakat Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, dengan instrument penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu alat rekam seperti handphone. Teknik pengumpulan data menggunakan metode; observasi, wawancara, kepustakaan, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan; reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Smartphone Sebagai Sarana Komunikasi Masyarakat pada Era Teknologi Informasi di Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau adalah ; 1) Pemanfaatan Smartphone Masyarakat Desa Pangi sebagai sarana komunikasi sangat membantu sebab sangat mudah, cepat, dan praktis. 2) Dampak Smartphone sebagai sarana komunikasi yaitu dampak internal dan dampak eksternal.
SUSINI
2023 · Book · Open Access
SUSINI, 2023: Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara. Prodi Ilmu Komunikasi Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, pembimbing I: Dr. I Wayan Suasta, S.Ag., M.Pd.H, Pembimbing II: Handoko, S.Ag., M.Si. Keberadaan teknologi informasi, jaringan internet, dan percepatan aliran informasi menjadi dasar dari pergeeseran paradigma, khususnya dalam dunia pendidikan. Gadget merupakan salah satu teknologi yang canggih dan mudah didapatkan biasanya gadget mempunyai desain yang minimalis dan praktis. Implikasi perkembangan gadget yang sedang diminati baik dari kalangan kecil sampai umur dewasa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam penelitian ini ada dua permasalahan yang akan di bahas antara lain, (1) Bagaimana Efektivitas Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 LAHEI BARAT Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara? (2) Bagaimana Dampak Gadget Sebagai Media Komunikasi di SMAN 1 LAHEI BARAT Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Lahei Barat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Uses and Gratification, teori dampak. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kepustakaan,observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini pada umumnya siswa-siswi di SMAN 1 Lahei Barat memahami penggunaan gadget sebagai media komunikasi yang efektif karena gadget dapat menjadi alat yang dapat membantu dalam proses belajar mengajar di SMAN 1 Lahei Barat dalam meningkatkan prestasi belajarnya siiwa juga diperbolehkan menggunakan gadget sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. dampak penggunaan gadget sebagai media komunikasi di SMAN 1 Lahei Barat yakni: dampak positif sebagai alat komunikasi di belahan dunia lainnya, dapat memperoleh pengetahuan yang cepat dan tepat sebagai media komunikasi dan sarana pembelajaran yang baru dalam belajar. Dampak negatif gadget di SMAN 1 Lahei Barat yaitu dari diri sendiri, kontrol dalam diri sendiri adalah upaya yang dapat dilakukan untuk membentengi diri dari dampak-dampak yang timbul akibat penggunaan gadget. Selain perlu pengawasan di dalam kelas peran orang tua dalam membina dan mengarahkan anaknya agar melakukan aktivitas yang positif bagi anaknya sehingga dapat meminimalisir dampak dari penggunaan gadget di SMAN 1 Lahei Barat.
ROBY SAPUTRA
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK Roby Saputra,2023. Peran Komunikasi Interpersonal Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SDN 1 Tumbang Setoli Kecamatan Suling Tambun Kabupaten Seruyan. Prodi Ilmu Komunikasi Hindu Institut Agama Hindu Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya, Pembimbing I Dr. Ervantia Restulita L Sigai, S.S., M.Si Dan Pembimbing II Evie, Spd., M.Pd Guru merupakan suatu profesi, yang artinya suatu jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru (Uno, 2007: 15).pendidikan merupakan suatu sendi kehidupan. Melalui pendidikan, kecerdasan dan keterampilan manusia lebih terasa dan teruji dalam menghadapi dinamika kehidupan. Tanpa pendidikan manusia tidak berkembang dengan baik. Komunikasi Interpersonal Guru dalam Memotivasi Belajar Siswa SDN 1 Tumbang Setoli.Pada skripsi ini persoalan yang akan dikaji mencakup tiga rumusan masalah yaitu, bagaimanakah Fungsi komunikasi interpersonal Guru Dalam meningkatkan Memotivasi Belajar siswa Di SDN 1 Tumbang Setoli, apa saja faktor peghambat Komunikasi Interpersonal Guru dalam meningkatkan Memotivasi Belajar Siswa Di SDN 1 Tumbang Setoli, bagaimanakah dampak komunikasi interpersonal guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SDN 1 Tumbang Setoli penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Analisis data pada penelitian ini yakni reduksi data, display data dan verifikasi. Sebagaimana telah dijelaskan bahwa dalam proses belajar mengajar kesatuan antara belajar siswa dengan guru, yang keduanya terjalin hubungan saling menunjang. Proses belajar mengajar guru tidak akan berarti tanpa diikuti dengan motivasi belajar siswa, begitu pula sebaliknya motivasi belajar siswa sulit mengarah kepada tujuan jika tanpa ada bimbingan dan komunikasi yang jelas dari guru. Guru mengalami kesulitan berkomunikasi dengan siswa atau mengajar ketika tidak ada sinergi dari siswa sehingga pesan yang disampaikan guru tidak diterima dengan baik oleh siswa membuat feedback yang diberikan oleh siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan guru sehingga membuat komunikasi tidak efektif. komunikasi Intrepersonal yang telah dilakukan antara Siswa dengan guru terhadap motivasi belajar siswa di SDN 1 Tumbang Setoli berdampak positif guru dan kegiatan siswa dalam pembelajaran relatif sama. Komunikasi banyak arah komunikasi yang tidak hanya melibatkan interaksi dinamis antara guru dan siswa, tetapi juga melibatkan interaksi yang dinamis pula antara siswa yang satu dengan siswa yang lainnya.
TITIK
2023 · Book · Open Access
TITIK, 2023 : Peranan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kegiatan Keagamaan Hindu Kaharingan Di Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau (Kajian Persfektif Ilmu Komunikasi Hindu). Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Jurusan Ilmu Komunikasi Hindu, Pembimbing I : Wayan Sutarwan, S.Pd., M.Pd.H Pembimbing II : I Komang Widyana, S.Pd.H., M.Pd Ajaran agama yang berisi nilai-nilai moral berkaitan dengan pembentukan sifat-sifat yang luhur, supaya dapat dipahami secara utuh dan perlu diaktualisasikan melalui kemampuan dan pemahaman. Pemahaman umat terhadap ajaran agama Hindu ditinjau dari aspek tattwa, etika dan upacara, akan berdampak pada pengertian sekaligus pemahaman menyeluruh tentang ajaran agama secara baik dan benar. Salah satu dampak tersebut adalah pelaksanaan Basarah, yang merupakan cara untuk menghubungkan diri dengan Ranying Hatalla. Umat Hindu Kaharingan di desa pangi dalam melaksanakan basarah mengalami berbagai permasalahan atau hambatan karena yang terjadi kurangnya umat Hindu Kaharingan dalam melaksanakan Basarah. Fokus masalah yang dapat dirumuskan dan dikaji dalam penelitian ini yaitu, sebagai berikut; (1) Bagaimanakah peran masyarakat dalam meningkatkan kegiatan keagamaan Hindu Kaharingan di Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau (2) Apakah kendala yang dialami masyarakat dalam mengikuti Kegiatan Keagamaan di Desa Pangi Kecamatan Banama Tingang Kabupaten Pulang Pisau. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) Teori Peranan (2) Teori Kendala (3) Teori Fungsionalisme Struktural. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah : observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Peran umat Hindu Kaharingan dalam mengikuti pelaksanaan Basarah, dapat dilihat dari umat yang melaksanakan Basarah (2) Upaya meningkatkan peran umat Hindu Kaharingan di perlukan pengurus yang aktif, bersungguh-sungguh menjalankan tugas supaya dapat menggali dan menumbuhkan minat umat dalam mengamalkan ajaran dan nilai agama.(3) kendala yang dialami umat Hindu Kaharingan kurangnya minat dan kesibukan pribadi umat.
PURWANTO
2023 · Book · Open Access
ABSTRAK Purwanto, 2023. Peran Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan Dalam Mengajarkan Moderasi Beragama Di Desa Tumbang Kalang Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotawaringin Timur, Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Dosen Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag.,M.A dan Dosen Pembimbing II Ni Nyoman Sumarni, S.Ag,M.Si Studi ini bertujuan untuk mengetahui peran Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam mengajarkan moderasi beragama di desa Tumbang Kalang. Desa ini dikenal sebagai salah satu desa yang kaya akan keberagaman agama, khususnya Hindu Kaharingan, dan dengan kehadiran berbagai umat agama lainnya. Namun, seiring dengan keberagaman tersebut, terdapat permasalahan yaitu kurangnya pemahaman dalam moderasi bergama pada beberapa umat Hindu Kaharingan di sana, baik dari pemuda-pemudi Hindu Kaharingan sampai generasi yang lebih tua. Adapun salah satu kasus permasalahan yang telah peneliti temukan pada saat observasi awal, yaitu adannya oknum dari salah satu masyarakat umat Hindu Kaharingan yang mencampuri (mengomentari) urusan peribadahan umat agama yang lain. Dari hal tersebut maka perlakukan ini secara ilmiah termasuk perilaku Intoleran atau kurang menghargai sebuah perbedaan dalam arti masih belum paham akan moderasi bergama sepenuhnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini metode Kualitatif yang berlokasi di Desa Tumbang Kalang Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotawaringin Timur. Dengan menentukan informan menggunakan teknik penentuan informan Purposive Sampling dengan jumlah informan terdiri dari 9 orang, yang menjadi instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Data yang digunakan adalah data primer dan data skunder. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi, yang dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif yang meliputi empat langkah yaitu mengumpul data, kondensasi data, penyajian data, serta melakukan penarikan data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan dalam mengajarkan moderasi bergaama di Desa Tumbang Kalang adalah sebagai berikut: 1). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan memberikan penyuluhan kepada umat Hindu Kaharingan dalam mengajarkan moderasi beragama. 2). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan memberikan Sosialisi kepada umat Hindu Kaharingan dalam mengajarkan sikap saling menghargai dalam beragama. 3). Pengurus Majelis Kelompok Agama Hindu Kaharingan menjadi teladan bagi Umat Hindu Kaharingan dalam beragama.