Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

1.949 item publik

Publikasi

Halaman 19 dari 98

Penerapan Model Pembelajaran Koopratif tipe jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS SDN 1 Batu Nindan Kecamatan Basarang

WAYAN DIMAS ADI SAPUTRA
2024 · Book · Open Access

Model kooperatif tipe Jigsaw merupakan satu tipe pembelajaran kooperatif yang mendorong siswa aktif dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran untuk mencapai prestasi yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS kelas 3 di SDN 1 Batu Nindan Kecamatan Basarang, (2) Untuk mengetahui bagaimana Kendala Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan prestasi belajar IPAS kelas 3 di SDN 1 Batu Nindan Kecamatan Basarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Serta teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Metode Jigsaw efektif meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa di SDN 1 Batu Nindan. Tahapan penerapannya meliputi pemahaman konsep, penyesuaian konteks, penetapan tujuan, pemilihan metode dan strategi, serta evaluasi. Respon positif siswa menunjukkan mereka menikmati dan aktif dalam pembelajaran berbasis kelompok ini, menandakan keberhasilan penerapan metode oleh guru.(2) Penerapan metode Jigsaw menghadapi tantangan eksternal seperti keterbatasan sumber daya, materi ajar yang tidak sesuai, fasilitas kelas, dan kekurangan alat. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala ini termasuk menyesuaikan materi ajar dari sumber online, merancang materi sendiri, dan berkolaborasi dengan rekan guru. Selain itu, sosialisasi dengan orang tua, pelatihan guru, serta solusi kreatif untuk fasilitas dan komunikasi dengan pihak terkait juga diterapkan.

Logika

Mundiri
2024 · Book · Open Access

Buku Ajar Pendidikan Pancasila

Irwan Gesmi; S.Sos.; M.Si; Yun Hendri; SH; MH
2024 · Book · Open Access

Buku bahan ajar pendidikan pancasila ini bertujuan untuk bermanfaat bagi pembaca secara pengetahuan dan wawasan. Diantaranya Pengertian Pancasila, Tujuan Pendidikan Nasional, Pancasila Sebagai Dasar Pancasila, Sejarah Pancasila Pada Masa Kerajaan, Realisasi Pancasila, Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ), Etika Politik Berdasarkan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Kedudukan Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Ideologi.

Pendidikan Pancasila Untuk Perguruan Tinggi

Ketut Rindjin
2024 · Book · Open Access

"Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia dan dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, jadi sangat ideal apabila warga negara Indonesia memahami Pancasila, lalu mempraktikkannya dalam kehidupan pribadi, kehidupan bermasyarakat, maupun dalam dunia kerja. Proses pembelajaran pendidikan Pancasila pada dasarnya dilakukan secara berkelanjutan dari pendidikan dasar, menengah, sampai tinggi. Pada tingkat pendidikan tinggi, hal tersebut diperkuat oleh UU Pendidikan Tinggi No. 12/2012 tanggal 10 Agustus 2012 Pasar 35 ayat(3) yang menyebutkan bahwa kurikulum pendidikan tinggi tidak hanya wajib memuat mata kuliah Agama, Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia, tetapi juga Pancasila. Buku ini memaparkan antara lain proses pertumbuhan nilai-nilai budaya bangsa hingga perumusan rancangan dasar negara secara runtut dan komprehensif, implementasi Pembukaan dan Pancasila dalam UUD 1945, kontroversi tentang penggali dan lahirnya Pancasila untuk menghindari kesalahan persepsi, dan dinamika kehidupan bernegara sejak Proklamasi hingga dewasa ini. Sebagai salah satu rujukan bagi mahasiswa maupun dosen mata kuliah Pancasila, buku ini dilengkapi dengan standar kompetensi pendidikan Pancasila, di mana tiap bab menyertakan kompetensi dasar serta indikator pencapaiannya."

PENYELESAIAN KASUS PIDANA DI KEDAMANGAN SABANGAU KOTA PALANGKA RAYA

PUTRI LEGINA PRAYOGA
2024 · Book · Open Access

Putri Legina Prayoga, Penyelesaian Kasus Pidana Di Kedamangan Sabangau Kota Palangka Raya. Dosen Pembimbing I, Dr. Agung Adi S.Ag., M. Si. Dosen Pembimbing II I Kadek Kartika Yase, MH Kedamangan merupakan lembaga adat di Kalimantan Tengah yang hingga saat ini tetap menjadi pilihan oleh masyarakat dalam menyelesaikan sengketa. Penyelesaian sengketa dimaksud tidak hanya mencakup masalah tradisi atau adat, tetapi telah merambah pada persoalan-persoalan pidana sebagaimana yang di lakukan oleh Kedamangan Sabangau Kota Palangka Raya. Berdasarkan fenomena di atas tersebut, penelitian tertarik melakukan penelitian dengan merumuskan tiga pertanyaan yaitu, 1) Apa faktor-faktor yang menyebabkan pemilihan Kedamangan dalam penyelesaian kasus pidana di Kedamangan Sabangau Kota Palangka Raya? 2) Bagaimanakah penyelesaian kasus pidana di Kedamangan Sabangau Kota Palangka Raya ? 3) Bagaimanakah penerapan sanksi dalam penyelesaian kasus pidana di Kedamangan Sabangau Kota Palangka Raya?. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris sosiologis dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan teori yang diigunakan untuk menganalisis rumusan masalah tersebut adalah teori Kewenangan, teori Penegak Hukum, dan teori Keadilan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) Faktor-faktor yang menyebabkan Pemilihan Kedamangan dalam penyelesaian kasus pidana meliputi tiga hal, (a) proses penyelesaian di Kedamnagan lebih sederhana; (b) biaya yang di keluarkan dalam proses penyelesaian lebih rendah; (c) proses penyelesaian relatif cepat. Selain itu terdapat pula kepercayaan masyarakat yang kuat terhadap lembaga Kedamangan yang dapat mewujudkan rasa aman, tertib, dan keadilan. 2) Penyelesaian kasus pidana di Kedamangan melalui beberapa proses, meliputi: (a) pelaporan peristiwa pidana; (b) surat panggilan, (c) pemeriksaan pelaku, (c) rapat internal, (d) rapat musyawarah, (e) kesepakatan damai, (f) pembacaan keputusan, dan penandatanganan surat perjanjian. 3) Penerapan sanksi (singer) dalam kasus pidana di Kedamangan Sabangau memiliki beberapa poin, seperti jenis pelanggaran, sanksi, norma adat, hukum adat, dan tindakan pidana yang diatur. Besaran sanksi (singer) tergantung pada jenis pelanggaran adat. Sanksi adat termasuk denda adat dan sangat ditaati oleh masyarakat. Orang Dayak dan masyarakat Adat Dayak di Kedamangan Sabangau masih mematuhi hukum adat yang berlaku, sehingga setiap perkara harus diperiksa, diadili, dan diputuskan. Hukum adat ini masih eksis dan dipatuhi hingga saat ini.

KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN MAHASISWA FAKULTAS DHARMA DUTA BRAHMA WIDYA INSTITUT AGAMA HINDU NEGERI TAMPUNG PENYANG PALANGKA RAYA

I NYOMAN DENY HARYANTAMA
2024 · Book · Open Access

Komunikasi interpersonal memainkan peran penting dalam meningkatkan disiplin di kalangan mahasiswa dalam institusi akademik. Studi ini mengeksplorasi dinamika komunikasi interpersonal dan dampaknya terhadap peningkatan disiplin mahasiswa. Penelitian ini menggali berbagai strategi komunikasi yang digunakan oleh pendidik dan administrator untuk berinteraksi secara efektif dengan mahasiswa, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dengan menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dan observasi, studi ini mengkaji bagaimana komunikasi interpersonal memengaruhi perilaku dan disiplin mahasiswa. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi terbuka, hormat, dan jelas antara pendidik dan mahasiswa membudayakan saling menghormati dan memahami, sehingga mengurangi insiden ketidakdisiplinan. Selain itu, studi ini menyoroti pentingnya mendengarkan secara empatik, isyarat non-verbal, dan mekanisme umpan balik dalam membentuk sikap dan perilaku mahasiswa secara positif. Rekomendasi menekankan integrasi pelatihan keterampilan komunikasi bagi pendidik dan pendirian saluran komunikasi yang mendukung dalam pengaturan pendidikan untuk meningkatkan perbaikan disiplin yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa. Berdasarkan latar belakang di atas, maka pada penelitian ini terdapat tiga perumusan masalah dalam skripsi ini adalah; (1) Bagaimana pengaruh komunikasi interpersonal dilingkungan mahasiswa Fakultas Dharma Duta Brahma Widya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya (IAHN-TP) (2) 1. Bagaimana strategi efektif dalam Meningkatkan Kedisiplinan mahasiswa di lingkungan di Lingkungan Fakultas Dharma Duta Brahma Widya IAHN-TP. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan penulis adalah; observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Teori-teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian ini adalah; (1) Teori Tindakan Komunikatif dan (2) Teori Strategi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah: observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Komunikasi interpersonal dapat memberikan sebuah pengaruh bagi lawan bicara. (2) Komunikasi interpersonal yang efektif dapat menjadi strategi dalam meningkatkan kedisiplinan mahasiswa.

PENGARUH KOMPENTENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III DI SDN 6 PALANGKA RAYA

GUSLI
2024 · Book · Open Access

ABSTRAK GUSLI, 2024: The Influence of Teacher Pedagogical Competence on the Motivation and Mathematics Learning Outcomes of Grade III Students at SDN 6 Palangka Raya. Elementary School Teacher Education Study Program, Faculty of Dharma Acarya, State Hindu Religious Institute, Tampung Penyang, Palangka Raya. Supervisor (I) Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H. Supervisor (II) Putu Cory Candra Yhani, S.Pd., M.Pd Pedagogical competence is the ability of a teacher to manage learning in the classroom, therefore, teachers need to master pedagogical competence, because with this ability students will have high motivation to learn seriously so that the teaching and learning process can run smoothly, regularly, effectively and efficient and can produce learning outcomes that are in line with the expected goals. The aim of this research is to determine whether there is any influence of teacher pedagogical competence on student motivation and learning outcomes. This research includes ex post facto correlation research, or after the event. Data collection for this research was carried out by (1) questionnaire (2) documentation. The data analysis technique uses the partial T test and is processed using the SPSS version 20 program. The research results show that there is no significant influence between teacher pedagogical competence on student motivation and learning outcomes. This can be seen from the data processing of SPSS Vers 20 calculation results, through statistical testing of the t test. The results of teacher pedagogical competence on motivation obtained a t_count value of 0.396 t_table 1.67356. Furthermore, the t test of teachers' pedagogical competence on mathematics learning outcomes obtained a calculated t_value of 0.783 t_table 1.67356. So the basis for making the decision is that the influence of pedagogical competence has no influence on the motivation and mathematics learning outcomes of class III students at SDN 6 Palangka. These findings indicate complexity in the relationships between variables that require further approaches. Although this research contradicts the initial hypothesis. So this research opens up space for further researchers to examine other factors that may play a role in broader dynamics.

PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN HINDU PADA SISWA ADI WIDYALAYA WIDYA BHAKTI KOTA PALANGKA RAYA

MINARTI
2024 · Book · Open Access

MINARTI, 2024, Planting Hindu Education Values in Students Adi Widyalaya Widya Bhakti Palangka Raya City. Scripting of the Hindu Education Program, Faculty of Dharma Acharia IAHN-TP Palangka Raya Instructor I. Dr. Pranata, S.Pd., M.Si and Counselor II Nyoman Sumarni. S.Ag., M.Si This study examines the Planting of Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students in Palangka Raya City. This research is set in place with religious education is one of the factors that can determine a person to be a man of noble character. Therefore, religious education emphasizes the change in behavior from bad to good, especially to students in Adi Widyalaya Widya Bhakti, Palangka Raya City. There are three problems, namely How to Plant Hindu Education Values in Students Adi Widyalaya Widya Bhakti, Palangka Raya City, What are the obstacles to planting Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students in Palangka Raya City and how to overcome the obstacles to planting Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students in Palangka Raya City. The purpose of this study is as follows: 1. The general purpose is to refer to the overview title To Know and Analysis the Planting of Hindu Education Values on Students Adi Widyalaya Widya Bhakti, Palangka Raya City.2. Special Purpose to Know and Analyse the Planting of Hindu Education Values, Analysis of obstacles and to find out the Efforts to overcome the Planting of Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students of Palangka Raya City. Research methods used qualitative methods. The theories used include Behavioristic theory, obstacle theory and Role theory. The techniques used are purposive sampling consisting of the school's Foundation Education Coordinator (one person), the principal (one person), the teacher (two people), the student's parents (two people) and the student's informant (three people). Data collection techniques: 1) observations, 2) interviews, and 3) documentation. Furthermore, data analysis techniques consist of data reduction/condensation, data presentation, and results/conclusion discovery stages. Based on the research results, it can be concluded that 1) How to Plant Hindu Education Values in Students Adi Widyalaya Widya Bhakti, Palangka Raya City, 2) What are the obstacles to planting Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students, Palangka Raya City, 3) What are the efforts in overcoming the obstacles to planting Hindu Education Values in Adi Widyalaya Widya Bhakti Students, Palangka Raya City.

Pengaruh Metode Pembelajaran Market Place Activity Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas IV di SDN 6 Palangka

DESI PUSPITA SARI
2024 · Book · Open Access

Penelitian ini membahas tentang pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 6 Palangka.Berdasarkan fakta yang terjadi dilapangan, guru masih menggunakan metode pembelajaran konvensional yang dalam kegiatan pembelajarannya lebih berpusat pada guru, sehingga membuat siswa kurang aktif dikelas dan prestasi belajar siswa rendah. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar sebelum dan sesudah penggunaan metode pembelajaran market place activity. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan desain penelitiannya yaitu pretest-posttest nonequevalent control group design. Penelitian ini menggunakan dua kelas, yaitu kelas IVA sebagai kelas kontrol dan kelas IVB sebagai kelas eksperimen. Adapun populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN 6 Palangka, yaitu 25 orang siswa dari kelas IVA dan 27 orang siswa dari kelas IVB yang keseluruhannya berjumlah 52 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes berupa essay. Terdiri atas 10 soal pretest dan posttest yang diberikan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Data yang diperoleh peneliti kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif dalam penelitian ini adalah prestasi belajar pada kelas eksperimen sebelum menggunakan metode pembelajaran market place activity diperoleh nilai pretest minimum 30, dan nilai maksimum 75 dengan jumlah sampel sebanyak 27 orang siswa, dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 49,63 dengan standar deviasi 12,08. Sedangkan nilai sesudah diberikan perlakuan menggunakan metode pembelajaran market place activity diperoleh nilai postest minimum 70, dan nilai maksimum 95 jumlah sampel sebanyak 27 orang siswa, dengan rata-rata nilai yang diperoleh siswa adalah 78,33 dengan standar deviasi 6,79. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menggunakan SPSS 25 diperoleh nilai sig. (2-tailed) yaitu sebesar 0,000 0,05. Maka berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sehingga, dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya pengaruh metode pembelajaran market place activity terhadap prestasi belajar siswa kelas IV di SDN 6 Palangka.

PERAN GURU DALAM MENGHADAPI KETERLAMBATAN MENULIS SISWA KELAS I SD NEGERI 5 MENTENG PALANGKA RAYA

TATA SELVIA
2024 · Book · Open Access

Tata Selvia, 2024. Peran Guru Dalam Menghadapi Keterlambatan Menulis Siswa Kelas I SD Negeri 5 Menteng Palangka Raya. Skripsi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I: Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H.,M.Pd.H Pembimbing II : Putu Cory Candra Yhani, S.Pd.,M.Pd Keterlambatan menulis pada anak disebabkan oleh beberapa faktor yang berkaitan dengan perkembangan fisik, psikis dan lingkungan. Hal serupa juga ditemukan permasalahan sama yaitu pada siswa kelas I SD Negeri 5 Menteng, dimana beberapa siswa kelas I masih ada mengalami keterlambatan menulis sehingga proses pembelajaran tidak efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran guru kelas dalam mengatasi keterlambatan menulis siswa serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh yaitu melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun daftar Informan penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas I, sebanyak 4 orang. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan memberikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam mengatasi keterlambatan menulis meliputi peran guru sebagai motivator, fasilitator dan pembimbing. Peran tersebut sangat berpengaruh dalam mengatasi setiap permasalahan dalam proses belajar mengajar yang sedang berlangsung. Adapun faktor-faktor yang ditemukan guru dalam mengatasi keterlambatan menulis pada siswa adalah faktor pendukungnya meliputi dukungan dari orang tua di rumah dalam meningkatkan keterlambatan menulis siswa, guru harus memiliki suasana hati yang baik, guru memberikan motivasi kepada siswa melalui pujian atau reward dan tentunya saat pembelajaran guru menerapkan metode-metode pengajaran yang kreatif dan inovatif, sehingga siswa lebih mudah memahami. Di sisi lain, faktor penghambatnya antara lain bahwa keterbatasan dukungan dan latar belakang pendidikan orang tua mempengaruhi keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran dirumah, ketidaktahuan orang tua, dan keterbatasan sumberdaya. Banyak orang tua tidak memiliki pemahaman yang memadai tentang pentingnya keterampilan menulis dan bagaimana cara efektif untuk mendukung perkembangan tersebut.

KINYAH ANAK LIAU DALAM RITUAL KEMATIAN UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA TELOK KABUPATEN KATINGAN

SEPRI HARYONO
2024 · Book · Open Access

SEPRI HARYONO, 2024, Kinyah Anak Liau Dalam Ritual Kematian Umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan, Pembimbing I Komang Suarta,S.Ag.,M.Si Pembimbing II Roy Wentas,M.Pd.H Era Globalisasi banyak membawa dampak perubahan mulai dari tatanan sampai pola kehidupan masyarakat, sehingga menyebabkan banyak tantangan yang harus dihadapi terutama bagi umat Hindu Kaharingan dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan ajaran yang terkandung di dalam ajaran agama. Salah satunya dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok melaksanakan kinyah anak liau yang sekarang tidak pernah dilaksanakan lagi. Rumusan masalah: 1. Bagaimana bentuk kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan. 2. Apa fungsi dari kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan. 3. Apa nilai pendidikan yang terkandung pada kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan. Bertujuan untuk mengetahui: bentuk dari kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan, untuk mengetahui fungsi dari kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan dan untuk mengetahui nilai pendidikan yang terkandung pada kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok Kabupaten Katingan. Teori digunakan teori semiotika, teori nilai dan teori pendidikan klasik. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan kualitatif, tempat penelitian di Desa Telok Kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan, Teknik penentuan informan snowball sampling, teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan: Bentuk pelaksanaan kinyah anak liau terjadi karena kesepakatan yang dilakukan oleh para nenek moyang atau leluhur zaman dulu, dan pelaksanaannya dasar pelaksanaannya berdasarkan wahyu tuhan yang tertuang dalam kitab suci Panaturan dan dalam pelaksanaan kinyah anak liau dijadikan tradisi yang dilaksanakan secara turun temurun pada ritual kematian oleh anak cucunya berdasarkan garis keturunannya, dan dalam pelaksanaan Kinyah anak liau dalam ritual kematian umat Hindu Kaharingan di Desa Telok terdapat dua fungsi yaitu fungsi estetika dan religius, yang jika dilihat fungsi religius terdapat pada sudut pandang bentuk anak liau dan dalam pelaksanaan kinyah anak liau, kinyah anak liau mempunyai nilai-nilai yang terkandung di dalam pelaksanaannya mulai dari perilaku moral, ekspresi estetika dan sosial politik.

pergeseran seni lukis pada pambak bagi umat hindu kaharingan di desa talangkah kabupaten katingan

ANJELI
2024 · Book · Open Access

ABSTRAK Anjeli. 2024. Pergeseran Seni Lukis Pada Pambak Bagi Umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah Kabupaten Katingan Skripsi Prodi Pendidikan Seni Dan Keagamaan Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I. Hendri, S.Ag., M.Si .Pembimbing II. Niwayan Sukraini, S.Pd., M.Pd. Seni lukis pada Pambak adalah sebuah lukisan yang terdapat pada dinding Pambak. Pambak merupakan sebuah banguanan kecil berbentuk rumah yang digunakan untuk menyimpan tulang-belulang orang yang telah meninggal pada acara Tiwah Umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah. Namun seiring berjalannya waktu pada jaman sekarang Pambak sudah tidak dilukis lagi, yang menyebabkan pergeseran pada seni lukis Pambak bagi Umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah Kabupaten Katingan. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: 1). Apakah penyebab terjadinya pergeseran seni lukis Pambak pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah Kabupaten Katingan, 2).Bagaimana upaya yang dilakukan umat hindu kaharingan untuk melestarikan seni lukis pada Pambak di Desa Talangkah Kabupaten Katingan. Metode pada penelitian ini mengunakan penelitian kualitatif. Teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori Fenomenologi dan teori Upaya. Teknik informan Purposive Sampling. Informan pada penelitian ini adalah pisor, pelukis Pambak, Ketua Majelis Kelompok Hindu Kaharingan, 2 orang Umat Hindu Kaharingan Desa Talangkah. Analisis data yang digunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1). Berdasarkan hasil penelitian dari peneliti, ini terjadi karena kurangnya pemahaman dari Hindu Kaharingan mengenai makna dari seni lukis Pambak, selain itu juga kurangnya generasi penerus yang pandai melukis dan untuk para orang tua yang bisa melukis tidak ada waktu untuk membantu melukis ataupun melatih.2). Upaya melestarikan kembali seni lukis pada Pambak bagi umat Hindu Kaharingan di Desa Talangkah Kabupaten Katingan yang dilakukan oleh Umat Hindu Kaharingan yaitu melalui sosialisasi, sarana dan prasarana dan melakukan renovasi.

PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DI SMP NEGERI 5 PARENGGEAN

WILNAE
2024 · Book · Open Access

ABSTRAK Wilnae, 2024: Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMP Negeri 5 Parenggean. Skripsi, Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing : (1) Mitro, S.Pd., M.Si (2) Dr. I Gede Dharman Gunawan, S.H., M.Pd.H Skripsi ini membahas tentang pengaruh pola asuh orang tua terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 5 Parenggean. Pola asuh orang tua yang kurang terhadap anaknya menyebabkan minat belajar siswa juga sangat kurang terkhususnya pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu sehingga membuat hasil belajar siswa banyak yang belum mencapai nilai KKM yaitu 75. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Pola asuh orang tua siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 5 Parenggean, (2) Pengaruh pola asuh orang tua terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Hindu di SMP Negeri 5 parenggean. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: teori pola asuh orang tua, teori minat belajar siswa dan teori pendidikan agama Hindu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Populasi penelitian ini berjumlah 24 orang yaitu seluruh siswa beserta orang tua siswa yang beragama Hindu di SMP Negeri 5 Parenggean. Sampel penelitian ini adalah kelas VII sampai kelas IX. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah: (1) angket pola asuh orang tua, (2) angket minat belajar siswa. Berdasarkan rekapitulasi hasil uji validitas dan uji reabilitas diperoleh 30 item pertanyaan pola asuh orang tua dan 21 item pertanyaan minat belajar siswa yang valid dan reliabel. Setelah selesai melaksanakan penelitian, peneliti menganalisa data menggunakan uji prasyarat analisis data yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linieritas. Kemudian peneliti melakukan teknik analisis data menggunakan uji regresi linier sederhana yaitu uji-t dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh antara Pola Asuh Orang Tua Terhadap Minat Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SMP Negeri 5 Parenggean. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan Uji-t yang menunjukkan bahwa t-hitung=3,401 dan t-tabel=2,073 dengan nilai signifikan=0,007. Karena nilai t-hitung>tabel (3,401>2,073) atau nilai 0,0070,05. Kemudian dilihat dari perhitungan koefisien determinasi bahwa variabel Pola Asuh Orang Tua (X) dalam mempengaruhi Minat Belajar Siswa (Y) sebesar 53,6%, sementara 46,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.

Seni Bela Diri Sandeng dua belas Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan

PERIYANTO
2024 · Book · Open Access

Seni beladiri merupakan cara seseorang untuk mempertahankan dirinya dari semua yang mengancam nyawa dan ketentraman dirinya. Kemampuan bertarung dipelajari sebagai cara untuk menyerang atau bertahan dari serangan, namun pada perkembangannya bela diri digunakan untuk meningkatkan kemampuan fisik seseorang, salah satunya adalah kesenian bela diri Sandeng Dua Belas. Bela diri sandeng dua belas ada dan menyebar berkaitan erat dengan kisah "Bue Manggong Bin Salamat Kambe " bela diri tersebut memiliki ciri gerakan yang lugas, cepat, tepat dan singkat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana bentuk pola langkah Seni Bela Diri Sandeng dua belas Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan? Adapun tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui, memahami dan mendeskrifsikan Seni Bela Diri Sandeng dua belas Desa Derawa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Seruyan Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori kinesiologi Sampel pada penelitian ini adalah 3 orang pelatih seni bela diri sandeng dua belas, 5 orang anggota seni bela diri sandeng dua belas, 5 orang masyarakat desa Derawa. Pengumpulan data menggunakan observasi, Metode Wawancara, Studi Kepustakaan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, data dan penarikan kesimpulan. Waktu dalam penelitian ini bulan 25 juni hingga 25 juli 2024. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bentuk pola langkah yang dimiliki seni bela diri sandeng dua belas sangat beragam yaitu tujuh pola langkah yang meliputi pola langkah lurus, pola langkah zig-zag, pola langkah U, pola langkah segi tiga, pola langkah segi empat, pola langkah S, pola langkah segi empat silang.

Upaya Pelestarian Seni Kriya Amak kajang Pada Masyarakat Desa Tewang Rangas Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan

SELPI
2024 · Book · Open Access

Seni adalah segala perbuatan manusia yang berasal dari perasaan dan sifat indah, sehingga menggerakan jiwa dan perasaan manusia. Seni banyak ragamnya diantaranya seni kriya. Ada beragam macam karya seni kriya, salah satunya adalah amak kajang. Amak kajang merupakan kesenian khas Kalimantan Tengah, anyaman dapat didefinisikan sebagai mengayam, mengatur (seperti memotong daun pandan), menindih, dan menyilang (seperti membuat tikar dan bakul). Pengrajin amak kajang di Desa Tewang RangasKecamatan Tewang Sangalang Kabupaten Katingan kebanyakan adalah orang tua lanjut usia, sehingga perlu adanya pelestarian terhadap kesenian amak kajang (tikar) kepada generasi selanjutnya sebagai upaya pelestarian dan mempertahankan kebudayaan lokal. Rumusan masalah dalam penelitian ini antara lain: 1. Bagaimana seni kriya amak kajang pada masyarakat Desa Tewang Rangas Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan? 2. Bagaimana upaya pelestarian seni kriya amak kajang pada masyarakat Desa Tewang Rangas Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan? Adapun tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan fungsi pada amak kajang Desa Tewang Rangas Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan. Teori menggunakan empat teori yaitu penciptaan karya seni, fenomenologi, pelestarian budaya, dan pendidikan klasik. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik penentuan informan yang digunakan yaitu teknik purposive sampling, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Kemudian, data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1. Seni kriya amak kajang adalah seni yang memiliki banyak fungsi untuk kehidupan sehari-hari maupun untuk ritual keagamaan Hindu Kaharingan dan motif tidak hanya motif polos, dan proses pengerjaannya pun cukup panjang mulai dari mencari bahan baku kajang, mengolah bahan baku kajang dan terakhir proses penganyaman daun kajang menjadi amak kajang. 2. Upaya pelestarian seni kriya amak kajang pada masyarakat Desa Tewang Rangas Kecamatan yaitu dengan mengajarkan kepada anak cucu cara membuat amak kajang serta membuat terobosan baru yaitu membuat amak kajang menjadi lebih menarik yaitu dengan membuat amak kajang menjadi bermotif dan berwarna agar lebih banyak yang berminat dan ingin mempelajari cara membuat amak kajang.

EKSISTENSI UKM SENI LUKIS DAN KALIGRAFI PADA MAHASISWA DI KAMPUS IAHN TAMPUNG PENYANG PALANGKA RAYA

SUNDARI
2024 · Book · Open Access

ABSTRAK Sundari, 2024. Eksistensi UKM Seni Lukis dan Kaligrafi pada Mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Skripsi, Prodi Pendidikan Seni dan Keagamaan, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I : Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Pembimbing II : Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni lukis dan kaligrafi menjadi wadah pengembangan bakat minat mahasiswa di bidang seni lukis dan kaligrafi. Tersedianya sarana dan prasarana menjadi penunjang bagi Mahasiswa untuk melatih kemampuan yang ada di dalam diri. Namun hal ini belum terealisasi dengan baik dikarenakan adanya kendala internal dan eksternal eksistensi UKM seni lukis dan kaligrafi yang dihadapi oleh Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Eksistensi UKM seni lukis dan kaligrafi pada mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, 2) Kendala UKM seni lukis dan kaligrafi pada mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya, 3) Upaya pelestarian UKM seni lukis dan kaligrafi pada mahasiswa IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu mengkaji, menggali dan memahami tentang eksistensi UKM seni lukis dan kaligrafi pada Mahasiswa di Kampus IAHN Tampung Penyang Palangka Raya. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu teori eksistensi, teori kendala, dan teori behavioristik. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dnegan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik Analisis Data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari pembina, pelatih, ketua UKM, dan 2 orang anggota UKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Eksistensi UKM seni lukis dan kaligrafi terbagi menjadi empat yaitu eksistensi anggota, pembina dan pelatih yangmana dari anggota UKM mengalami kemunduran peminat dari tahun ke tahunnya, pelatih UKM di tahun 2022 dan 2023 memiliki pelatih yang berbeda, Pembina UKM dari 2021 sampai 2023 masih tetap sama. Kemudian eksistensi kegiatan UKM yang mana kegiatan ini masih belum berkembang, karena kegiatan UKM hanya berkaitan dengan kegiatan latihan saja. Selanjutnya eksistensi sarana dan prasarana yang mana kini mengalami kemajuan, yang dahulunya terbatas oleh sarana dan prasarana, kini sudah memiliki sarana prasarana untuk latihan. Kemudian eksistensi hasil karya yang mana ada nya hasil karya pada UKM seni lukis dan kaligrafi yakni di tahun 2023, dikarenakan tahun sebelumnya tidak memiliki sarana dan prasarana. 2) Kendala yang dihadapi UKM seni lukis dan kaligrafi terbagi menjadi dua yaitu kendala internal yang meliputi kurangnya motivasi, kurangnya kepercayaan diri dan tidak tersedianya ruang latihan. Sedangkan kendala eksternalnya terdiri dari terbatasnya toko penjualan alat kesenian, kurangnya pembinaan dari Lembaga Kampus dan kurangnya jaringan link untuk mengikuti perlombaan. 3)Upaya pelestarian UKM seni lukis dan kaligrafi terdiri dari dua upaya yakni upaya yang sudah dilaksanakan dan upaya yang akan di laksanakan. Kata Kunci : Eksistensi, UKM Seni Lukis dan Kaligrafi

FENOMENA RITUAL PAKANAN SAHUR LEWU PADA UMAT HINDU KAHARINGAN DI DESA TUMBANG KUAYAN KECAMATAN RUNGAN BARAT KABUPATEN GUNUNG MAS

JODI
2024 · Book · Open Access

Jodi. 2024. Fenomena Ritual Pakanan Sahur Lewu Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Hindu Fakultas Dharma Acarya Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya Pembimbing I Hendri, S.Ag., M.Si Pembimbing II Susi, M.Fil.H Skripsi ini mengkaji tentang Fenomena ritual Pakanan Sahur Lewu Pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Ritual Pakanan Sahur Lewu merupakan ritual yang wajib dilaksanakan, dan dilestarikan. Ritual ini merupakan bagian dari pitra yajnya yang didalam pelaksanaan masih banyak yang belum dipahami oleh masyarakat terkhususnya masyarakat pemuda/pemudi tentang nilai Pendidikan yang tertuang dalam ritual tersebut. Berdasarkan latar belakang, maka penelitian ini mengkaji 1) Bagaimana Fenomena ritual pakanan sahur lewu pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Kuayan Kabupaten Gunung Mas? 2) Apa saja nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung dalam ritual pakanan sahur lewu? Teori yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: Teori Fenomenalogi, struktural fungsional, dan nilai. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif berupa wawancara dengan informan yang benar-benar mengetahui tentang permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa ritual pakanan sahur lewu yang dilaksanakan sesuai dengan proses dan tahapan-tahapannya. Namun ada perubahan di lihat pada 3-4 tahun akhir-akhir ini ada perubahan pada saat momen menikmati makan bersama terdapat iringan hiburan Karungut yang sangat ramai ditonton oleh masyarakat. Adapun tahapan-tahapan pelaksanaan ritual pakanan sahur lewu mengadakan musyawarah, menyiapkan sarana prasarana, meminjam basir melaksanakan Narinjet Behas (memanggil roh-roh suci), tahap ini pelaksanaan membuka beras hambaruan memberikan sesajen kepada roh-roh leluhur di rumah patahu, dan terdapat pali (pantangan). Sedangkan Nilai pendidikan yang tertuang dalam ritual ini yaitu: 1). Nilai pendidikan tattwa adanya aturan berdasarkan telatah (ajaran). 2) Nilai pendidikan etika yang harus benar-benar ditaati pada saat pelaksanaan ritual pakanan sahur lewu sehingga pelaksanaan ritual dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan yang diinginkan. 3). Nilai ritual yang terdapat dalam ritual pakanan sahur lewu dapat dilihat dari beberapa aspek, baik dari nilai tattwa maupun nilai etik. Kata Kunci: Fenomenalogi, Pakanan Sahur Lewu, Hindu Kaharingan

PENGARUH PEMBELAJARAN PENGANTAR ACARA AGAMA HINDU KAHARINGAN TERHADAP KETERAMPILAN MEMBUAT SARANA UPACARA KEAGAMAAN MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AGAMA HINDU IAHN TP PALANGKA RAYA

RIMA NOKTAYANI
2024 · Book · Open Access

ABSTRAK Rima Noktayani, 2024 Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN TP Palangka Raya. Dosen pembimbing I, Dr. Pranata, S.Pd.,M.Si, Dosen pembimbing II, Dr. I Gede Dharman Gunawan, SH.,M.Pd.H. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang penulis temukan di program studi pendidikan agama Hindu tahun akademik 2023/2024. Penelitian menemukan bahwa keterampilan mahasiswa khususnya dalam pembuatan sarana upacara dapat dikatakan masih kurang. hal ini terlihat dari masih banyaknya mahasiswa yang belum mampu membuat sarana upacara seperti membuat ketupat, tampung tawar, hiasan dalam sangku untuk basarah, kurang tertariknya dengan pembuatan sarana upacara, serta masih ada mahasiswa yang tidak fokus dalam proses pembelajaran tersebut sehingga dalam hal ini memerlukan upaya yang lebih untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam membuat sarana upacara. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan terhadap keterampilan membuat sarana upacara keagamaan mahasiswa prodi pendidikan agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN TP) Palangka Raya. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dengan metode survey dan metode pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Data pembelajaran diperoleh dari menyebarkan angket/kuesioner dengan cara membagikannya ke responden yang jumlahnya sudah diketahui yaitu 52 responden, sedangkan data keterampilan diperoleh dari nilai ujian akhir semester (UAS) mahasiswa kelas A dan B semester genap tahun akademik 2023/2024, data dianalisis dengan regresi sederhana menggunakan IBM Statistics for windows. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan hipotesis pada penelitian ini menujukan bahwa t hitung (0,017) t tabel (1,675), dapat disimpulakan bahwa hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini tidak terdapat pengaruh antara pembelajaran pengantar acara agama Hindu Kaharingan dengan keterampilann dalam membuat sarana upacara mahasiswa program studi pendidikan agama Hindu kelas A dan kelas B semester genap tahun akademik 2023/2024 dan dengan sekala pembelajaran pada kategori tinggi terdapat 13 orang dengan persentase 6,9%, kategori sedang terdapat 37 dengan persentase 19,47% dan pada kategori rendah terdapat 2 orang dengan persentase 1,6% dari keseluruhan total 52 orang responden. Kata kunci : Pengaruh Pembelajaran Pengantar Acara Agama Hindu Kaharingan Membuat Saran Upacara Keagamaan

NILAI – NILAI PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM UPACARA TUMPEK LANDEP DI DESA BASARANG JAYA KECAMATAN BASARANG KABUPATEN KAPUAS

I KOMANG BUDIAWAN
2024 · Book · Open Access

ABSTRAK I Komang Budiawan, 2024. Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Upacara Tumpek Landep Di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Pembimbing I Dr. Ni Wayan Gateri, S.Ag., M.Ag Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag., M.Si Tujuan skripsi mengkaji tentang implementasi nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya. Berdasarkan fenomena yang terjadi, umat Hindu di Desa Basarang Jaya dalam melaksanakan upacara Tumpek Landep kurang memahami arti serta makna dalam upacara Tumpek Landep. Umat Hindu juga kurang memahami nilai-nilai dalam upacara Tumpek Landep. Untuk itu, diperlukannya kajian mendalam tentang pelaksanaan upacara Tumpek Landep pelaksanaan, nilai-nilai pendidikan dan implementasi upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya. Rumusan masalah yang dikaji yakni (1) Bagaimanakah proses pelaksanaan upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas, (2) Apakah nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya Kecamatan Basarang Penelitian ini dikaji dengan 2 teori yakni: 1).religi dan 2) Teori Nilai penelitian ini menggunakan deskriftif kualitatif,Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan secara purposive. Peneliti sebagai instrument utama. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan kondensasi data (data Condensation), penyajian data(data display) dan penarikan kesimpulan(Conclusions drawing). Berdasarkan hasil penelitian yang dikaji dengan teori religi, bahwa pelaksanaan upacara Tumpek Landep di Desa Basarang Jaya terbagi menjadi tiga tahap yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan upacara dan tahap akhir. Berdasarkan hasil penelitian yang dikaji dengan teori nilai bahwa nilai-nilai pendidikan agama Hindu dalam upacara Tumpek Landep terdiri dari nilai pendidikan tattwa(kebenaran) yang merupakan ajaran ketuhanan yang menjadikan landasan keyakinan umat dalam memeluk agama, nilai pendidikan etika(tingkah laku) dan nilai pendidikan estetika yang merupakan ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan keindahan, mempelajari semua aspek dari apa yang kita sebut kesenian.