2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Yaya. 2026. Implementasi Pendekatan Deep Learning Untuk Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Kelas II Di SDN 6 Palangka. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Dharma Acarya, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I : Dr.I Nyoman Sidi Astawa,S.Ag.,M.A. Pembimbing II : Putu Cory Candra Yhani,S.Pd.M.Pd
Kemampuan literasi membaca merupakan fondasi penting bagi siswa sekolah dasar untuk memahami informasi, mengembangkan pengetahuan, dan mengikuti pembelajaran pada berbagai mata pelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi awal, penerapan pendekatan Deep Learning, aktivitas guru dan siswa, serta peningkatan kemampuan literasi membaca siswa kelas II SD Negeri 6 Palangka. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 23 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes literasi membaca, lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan Deep Learning diterapkan melalui mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning dengan bacaan kontekstual, kartu kosakata, pertanyaan bertingkat, diskusi kelompok kecil, dan refleksi. Hasil simulasi menunjukkan rata-rata pra-siklus sebesar 40,00 dengan ketuntasan 0,00%. Pada Siklus I, rata-rata meningkat menjadi 55,65 dengan 7 siswa atau 30,43% tuntas. Pada Siklus II, rata-rata mencapai 89,13 dan seluruh 23 siswa atau 100,00% tuntas. Observasi setelah rangkaian tindakan menunjukkan aktivitas guru sebesar 87,50% dan aktivitas siswa sebesar 62,50%. Dengan demikian, penerapan pendekatan Deep Learning dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa kelas II, meskipun pembiasaan aktivitas membaca dan diskusi tetap perlu dilanjutkan.
Kata kunci: pendekatan Deep Learning; literasi membaca; penelitian tindakan kelas; sekolah dasar
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yaya Noprisia, 2025 : Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Objek Taman Wisata Kumkum di Kota Palangka Raya . Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Objek Taman Wisata Kum-kum di Kota Palangka Raya melalui promosi dalam memperluas daya tarik objek wisata terhadap calon wisatawan.. Atas dasar anggapan tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan fokus kajian pada dua aspek permasalahan, yaitu (1) Bagaimana Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Objek Taman Wisata Kumkum di Kota Palangka Raya.?, (2) Apakah faktor Kendala dan Upaya Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Objek Taman Wisata Kum-kum di Kota Palangka Raya.?. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sedangkan landasan analisis, digunakan Teori Manajemen dan Teori Kendala. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Berdasarkan telaah dan metode analisis tersebut dapat diasumsikan sebagai berikut. Pertama Strategi Peningkatan Daya Tarik Wisatawan Taman Wisata Kum-Kum Kota Palangka Raya berdasarkan pada dua elemen dasar yakni promosi objek wisata, dan Media promosi objek wisata. dua elemen tersebut saling terkait menjadi satu keutuhan yang terartikulasikan pada Strategi Pemerintah dalam Promosi Taman Wisata Kum-Kum Kota Palangka Raya. Promosi aspek kebudayaan dan jenis pariwisatanya masih sangat kurang oleh karena itu dibutuhkannya media promosi guna mengenalkan kepada khalayak publik tentang potensi tempat Taman Wisata Kum-Kum Kota Palangka Raya. Sedangkan media promosi tidak lepas dari peranan desain, biasanya makna tersampaikannya suatu promosi harus didasari dengan desain yang menarik agar khalayak umum dapat mengerti apa maksud yang disampaikan oleh promosi tersebut. Promosi biasanya mencakup kepada Iklan. Kedua, Kendala utama yang dihadapi saat ini adalah masalah anggaran itu sendiri, pada saat ini masih terbatas untuk pengelolaan dan pengembangan kawasan Taman Wisata Kum-Kum Kota Palangka Raya, terutama untuk pengembangan fasilitas di wisata tersebut. Yang kedua belum tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang betul-betul mampu untuk melihat peluang maupun tantangan dari sektor kepariwisataan di wilayah Kota Palangka Raya.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
lsi buku ini berupa uraian penjelasan dan pertanyaan sebagai bahan tes. Bahan itu diperkirakan sesuai dengan keperluan penyuluhan bagi pemakai bahasa dengan latar pendidikan atau pengalaman sebagai pegawai golongan II. Pemakaian bahan ini untuk keperluan penyuluhan bagi tingkat (golongan) lain, tentu saja memerlukan pengubahan dan penyesuaian di sana-sini.