EKSISTENSI PENGGUNAAN ANYAMAN LONTONG PADA MASYARAKAT DI DESA PUTAT DUREI KECAMATAN MANUHING RAYA KABUPATEN GUNUNG MAS
Lontong merupakan alat yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk bertani, berladang dan memancing, bahkan pada zaman dahulu banyak masayarakat Desa Putat Durei yang bisa membuat lontong. Namun seiring perkembangn zaman saat ini eksistensi seni menganyam lontong mengalami kemunduran. Hal ini dikarenakan kurangnya minat masyarakat untuk belajar menganyam, sehingga pengrajin lontong di Desa Putat Durei hanya tersisa lima orang dengan keterangan lanjut usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1)Faktor yang mempengaruhi eksistensi pengunaan lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas, 2)eksistensi seni menganyam lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas. Teori yang digunakan untuk menganalisis rumusan masalah yaitu: teorieksistensi dan teori fungsionalisme. Data yang telah dikumpul dianalisi dengan pendekaan kualitatif. Teknik informan yang digunakan yaitu Porposive Sampling. Teknik Analisis Data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun informan dalam penelitian ini terdiri dari pengrajin dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa :1) Faktor yang mempengaruhi eksistensi lontong pada masyarakat di Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas yaitu perubahan selera ekonomi, tradisi dan budaya, kurangnya pembinaan dari pemerintah atau lembaga lainnya. 2) Eksistensi seni menganyam lontong pada masyarakat Desa Putat Durei Kecamatan Manuhing Raya Kabupaten Gunung Mas mengalami kemunduran, hal ini dikarenakan kurangnya minat masyarakat dalam mempelajari seni anyaman. Pengrajin lontong yang ada di Desa Putat durei hanya berjumlah lima orang dengan keterangan lanjut usia.