Strategi Pengembangan Objek Wisata Alam Dukuh Betung Desa Tumbang Liting Kecematan Katingan Hilir Kabupaten Katingan
DEDONG : (2024) Strategi Pengembangan Objek Wisata Alam Dukuh Betung Desa Tumbang Liting Kecematan Katingan Hilir Kabupaten Katingan (pembimbing I Dr. I Wayan Suasta, S.Ag., M.Pd.H dan pembimbing II I Wayan Sutarwan, S.Pd., M.Pd.H) Pengembangan pariwisata melibatkan tiga pilar utama, yaitu masyarakat, swasta, dan pemerintah, Strategi pengembangan pariwisata melibatkan berbagai aspek, termasuk peningkatan daya tarik wisata, fasilitas pendukung, infrastruktur yang baik, dan aksesibilitas. Di desa tumbang liting terdapat objek wisata alam Dukuh Betung yang memiliki keindahan alam yang menakjubkan. Namun, objek wisata tersebut masih memerlukan strategi dalam hal pendanaan, pengelolaan, dan promosi oleh karena itu, perlu adanya strategi yang efektif dan terencana dengan baik untuk mengatasi masalah tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut, terdapat dua perumusan masalah dalam skripsi ini yaitu, (1) Apa Saja Faktor Penghambat Pengembangan Objek Wisata Alam Dukuh Betung (2) Bagaimana Strategi Pengembangan Objek Wisata Alam Dukuh Betung. Metode dalam penelitian menggunakan deskritif kualitatif dengan teknik pengumpulan daya yang digunakan peneliti adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Teori yang digunakan untuk mengkaji permasalahan dalam penelitian adalah,1)Teori hambatan 2), Teori pengembangan pariwisata Subjek penelitian ini yaitu : pemilik, pengelola, wisatawan dan masyarakat. Hasil kajian penulis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Faktor Penghambat Pengembangan Objek Wisata Alam Dukuh Betung, dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal, Strategi Pengembangan Objek Wisata Alam Dukuh Betung yaitu Strategi Pengembangan Produk dan Pengembangan Pasar. Upaya Penerapan Strategi Pengembangan yaitu Pendekatan Perencanaan Strategi dan Perencanaan Strategis.