EKSISTENSI PIMPINAN CABANG KESATUAN MAHASISWA HINDU DHARMA INDONESIA DALAM UAPAYA MENINGKATKAN KUANTITAS DAN KUALITAS KADER DI KOTA PALANGKA RAYA
ABSTRAK Manusia sebagai mahluk sosial yang selalu melakukan interaksi sosial, dan hal itu pulalah yang kemudian menciptakan terbentuknya suatu kelompok atau organisasi sosial. Organisasi di Indonesia, tidak hanya terdapat dalam kehidupan masyarakat secara umum saja, melainkan juga banyak terdapat dalam kehidupan masyarakat kampus, khususnya kalangan mahasiswa. Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia adalah salahsatu organisasi kemahasiswaan yang bernafaskan Hindu dan bersekala nasional dengan mahasiswa sebagai kaum intelektual. Penelitian dengan judul “Eksistensi Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Dalam Upaya Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Kader di Kota Palangka Raya”, memiliki rumusan masalah 1) apa saja kerndala yang dihadapi. 2) bagaimana upaya PC KMHDI dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas kader. Landasan teori yang gunakan yaitu teori eksistensi dan teori organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Ada pun sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dari press release serta dari data PC KMHDI Palangka Raya. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa 1) Upaya yang dilakukan Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas kader adalah: melakukan tahapan-tahapan kaderisasai yang sesuai dengan AD/ART KMHDI, melakukan atau mengikuti diklat-diklat organisasi, kewirausahaan dan sebagainya, melakukan sosialisasi tentang eksistensi PC KMHDI dan selalu bekerjasama atau berkoordinasi dengan pihak-pihak lembaga keagamaan Hindu yang ada di Kota Palangka Raya. 2) Kendala Yang Dihadapai Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Dalam Upaya Meningkatkan Kuantitas Dan Kualitas Kader Di Kota Palangka Raya adalah: kurangnya kemaun kader untuk aktif dalam setiap kegiatan yang diselengarakan PC KMHDI, minimnya kemauan mahasiswa Hindu di Palangka Raya untuk berorganisasi khususnya organisasi keagamaan, tidak samanya kalender akademik setiap Perguruan Tinggi di Kota Palangka Raya, dan kurangnya koordinasi dan komunikasi yang baik antar kader.