Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

1.950 item publik

Publikasi

Halaman 86 dari 98

Nilai-Nilai pendidikan upacara pakanan pali dalam prosesi perkawinan umat hindu kaharingan di desa jalemu masulan kecamatan rungan barat kabupaten gunung mas

2020 · Book · Open Access

NACA, 2020: Nilai-Nilai Pendidikan Upacara Pakanan Pali Dalam Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan Di Desa Jalrmu Masulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas, Skripsi Fakultas Dhama Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu Institut Agama Hindu Negeri-Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Dr. I Nyoman Sidi Astawa, S.Ag., M.A Pembimbing II Hendri, S.Ag., M,Si. Didalam ajaran Hindu meliputi Tattwa, Etika, Upacara. Begitu juga yang terdapat dalam Upacara Pakanan Pali pada Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Masulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Upacara Pakanan Pali merupakan bentuk ucapan permohonan Umat Hindu dan rasa saling menghormati terhadap Raja Pali supaya tidak mengganggu. Saat ini Umat Hindu tidak begitu menghiraukan yang menjadi nilai dan makna dalam Ritual Pakanan Pali, tidak lagi melihat sebagaimana yang telah tertulis dalam Kitab Suci Panaturan 2006 Pasal 30 Nyai Endas Bulau Lisan Tingang kawin dan ini menjadi pedoman bagi Umat Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Masulan Dalam Pelaksanaan Pakanan Pali. Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini yakni: 1. Bagaimana proses pelaksanaan Upacara Pakanan Pali Dalam Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Masulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas? 2. Apa Nilai-Nilai Pendidikan dalam pelaksanaan Upacara Pakanan Pali Dalam Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas?. Tujuan Penelitian ini yaitu sebagai masukan bagi Umat Hindu Kaharingan dalam meningkatkan Sradha dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, dasar Upacara Pakanan Pali itu selalu dilaksanakan Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan dan menggali nilai Pendidikan yang terkandung pada Upacara Pakanan Pali Dalam Prosesi Perkawinan Umat Hindu Kaharingan di Desa Jalemu Masulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Manfaat penelitian ini: Dengan adanya penelitian ini bisa bermanfaat untuk kemajuan ilmu pengetahuan, pendidikan wawasan yang lebih luas tentang Upacara Pakanan Pali, Proses dan nilai- nilai yang terkandung dalam Upacara tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif Kualitatif. Populasinya adalah Umat Hindu Kaharingan yang ada di Desa Jalemu Masulan dan Informannya adalah Pisor, Basir, Tokoh Umat Hindu Kaharingan, dan Mantir Basarah yang keseluruhannya berjumlah 4 Orang. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi dan teknik wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi empat langkah yaitu Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/ menarik kesimpulan. Waktu penelitian dilakukan selama 1 (satu) bulan yakni dari tanggal 18 Mei – 18 Juni 2020. Adapun yang menjadi tempat penilitian ini adalah Desa Jalemu Msaulan Kecamatan Rungan Barat Kabupaten Gunung Mas. Adapun yang menjadi nilai-nilai yang terdapat dalam Upacara Pakanan Pali adalah: 1. Nilai pendidikan saling menghargai dan menghormati 2. Nilai pendidikan gotong royong 3. Nilai Pendidikan kesamaan derajat 4. Nilai Pendidikan ajaran Agama; Darmawacana/Pandehen untuk menyampaikan arti dan makna daripada sarana/prasarana Pakanan Pali, kejadian sewaktu Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan Limut Batu Kamasan Tambun dengan Manyamei Tunggul Garing Janjahunan Laut telah tinggal satu rumah tanpa ikatan suami istri. Maka dari itu Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan Limut Batu Kamasan Tambun Pajanjuri darahnya dari pertama sampai kedua belas kalinya kejadian menjadi pali (ajaran leluhur) pada kitab suci Panaturan. Diharapkan kepada Umat Hindu Kaharingan terus membaca dan menggali nilai-nilai yang ada disetiap Upacara dan terus tingkatkan Sradha dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa. Abstract In Hinduism it includes Tattwa, Ethics, Ceremony. Likewise in the Pali Food Ceremony at the Hindu Kaharingan Marriage Marriage Procession in Jalemu Masulan Village, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency. The Pali Food Ceremony is a form of utterance from Hindus and a mutual respect for the Pali King so that it does not interfere, the present day people do not pay much attention to the Values ​​and Meanings of the Pali Food Ritual, no longer see the side as written in the 2006 Panaturan Scripture. Article 30 Nyai Endas Bulau Oral Tingang is married and this becomes a guideline for Kaharingan Hindus in Jalemu Masulan Village in the Implementation of Pali Food. The problems in this study are: 1. How is the process of implementing the Pali Food Ceremony in the Marriage Procession of Hindu Kaharingan in Jalemu Masulan Village, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency? 2. What are the Educational Values ​​in the implementation of the Pali Food Ceremony in the Marriage Procession of Hindu Kaharingan Sub-Districts, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency? The purpose of this research is as input for the Hindu Kaharingan people in raising Sradha and Bhkti to the Almighty God, the basis of the Pali Feeding Ceremony is always carried out in the Kaharingan Hindu Marriage Procession and exploring the Educational Values ​​contained in the Pali Feeding Ceremony in the Hindu Kaharingan Marriage Procession in Jalemu Masulan Village, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency. Benefits of this research: The existence of this research can be useful for the advancement of science, education in broader insights about the Pali Food Ceremony, the Processes and Values ​​contained in the Ceremony. This study uses a qualitative descriptive research method. The population is Hindu Kaharingan people in Jalemu Masulan village and the informants are Pisor, Basir, Hindu Kaharingan figures, and Mantir Basarah, totaling 4 people. Data collection techniques are observation techniques and interview techniques. While the data analysis technique used includes four steps namely data collection, data reduction, data presentation, and verification / drawing conclusions. When the study was conducted for 1 (one) month, namely from 18 May to 18 June 2020. The place for this research was Jalemu Msaulan Village, Rungan Barat District, Gunung Mas Regency. As for the Values ​​contained in the Pali Food Ceremony are: 1. Educational Values ​​mutual respect and respect 2. Educational values ​​of mutual cooperation 3. Educational Values ​​in common degrees 4. Educational Values ​​of Religion; Darmawacana / Pandehen to convey the meaning and meaning of Pali food facilities / infrastructure, the incident when Kameluh Putak Bulau Janjulen Karut Limut Batu Kamasan Tambun with Manyamei Tunggul Garing Janjahunan Laut has lived in a house without the bond of husband and wife. Therefore Kameluh Putak Bulau Janjulen Karangan Limut Batu Kamasan Tambun Pajanjuri blood from the first to the twelfth time the event became pali (ancestral teachings) in the Panaturan scripture. It is expected that Hindus Kaharingan continue to read and explore the Values ​​in each Ceremony and continue to improve Sradha and Bhakti to God Almighty.

Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-5 Menteng Palangka Raya

TURI WIDIASIH
2020 · Book · Open Access

Widiasih Turi, 2020. Pengelolaan Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SDN-5 Menteng Palangka Raya. Skripsi. Strata Satu. Fakultas Dharma Acarya. Program Studi Pendidikan Agama Hindu. Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya. Pembimbing I Lilik, S.Ag., M.Pd dan Pembimbing II Dr. I Putu Widyanto, M.Pd.H. Pengelolaan pembelajaran penting dilakukan untuk memudahkan proses belajar mengajar untuk mencapai hasil yang maksimal. Namun pada kenyataannya pengelolaan pembelajaran pendidikan agama Hindu SDN-5 Menteng Palangka Raya belum sepenuhnya efektif apabila tidak didukung oleh beberapa pihak yang terkait termasuk kepala sekolah dan guru agama Hindu di sekolah tersebut. Penelitian bertujuan (1) mengetahui perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN-5 Menteng Palangka Raya; (2) mengetahui pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN-5 Menteng Palangka Raya ; (3) mengetahui pengawasan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN-5 Menteng Palangka Raya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di SDN-5 Menteng Palangka Raya. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu data primer (data dari guru mata pelajaran agama Hindu dan kepala SDN-5 Menteng Palangka Raya) dan data sekunder (literature, buku, artikel, jurnal, serta situs internet yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan). Informan ditentukan secara purposive. Peneliti bertindak sebagai instrument utama dibantu dengan menggunakan pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN-5 Menteng Palangka Raya secara keseluruhan sudah di lakukan oleh guru mata pelajaran agama Hindu di SDN-5 Menteng Palangka Raya dengan cukup baik. Pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN-5 Menteng Palangka Raya sudah dilakukan tetapi secara keseluruhan belum efektif dan efesien. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran diantaranya kurangnya keaktifan guru dalam hal penyampaian pembelajaran, minimnya bahan belajar atau sumber belajar, prasarana dan sarana yang ada disekolah sangat terbatas. Pengawasan pembelajaran Pendidikan Agama Hindu di SDN-5 Menteng Palangka Raya dibagi dua, yaitu: Pengawasan internal dilakukan oleh guru mata pelajaran agama Hindu SDN-5 Menteng Palangka Raya kepada siswa dan pengawasan eksternal dilakukan oleh kepala SDN-5 Menteng Palangka Raya dan pihak Kementerian Agama Hindu Kota Palangka Raya. Secara garis besar kegiatan pengawasan pembelajaran di SDN-5 Menteng Palangka Raya belum efektif dan efesien.

Pelaksanaan Pembelajaran di Pasraman Asi Pambelum Desa Tewang Rangkang Kabupaten Katingan

2020 · Book · Open Access

ABSTRAK Desi Pupita Sari 2020. Pelaksanaan Pembelajaran di Pasraman Asi Pambelum Desa Tewang Rangkang Kabupaten Katingan. Skripsi. Fakultas Dharma Acarya, Prodi Pendidikan Agama Hindu, Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang (IAHN-TP) Palangka Raya. Pembimbing I Mitro, S.Pd.,M.Si dan Pembimbing II Yuni Permata, S.Pd.,M.Pd. Pendidikan merupakan aspek yang sangat penting khususnya untuk generasi muda sebagai penerus bangsa. Pada hakikatnya pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan untuk membimbing seseorang untuk mengembangkan jati diri yang lebih baik. Jadi pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh manusia baik oleh manusia baik oleh dirinya sendiri maupun melalui orang lain. Dalam penelitian ini penulis mengangkat penelitian pendidikan nonformal Pasraman Asi Pambelum. Berkaitan dengan pendidikan nonformal pasraman terdapat beberapa masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembelajaran di Pasraman Asi Pambelum dan apa mafaat yang dirasakan orang tua setelah adanya Pasraman Asi Pambelum di Desa Tewang Rangkang Kabupaten Katingan, dengan ruang lingkup penelitian sebagai berikut : (1) pelaksanaan pembelajaran (2) manfaat-manfaat yang dirasakan orang tua. Penelitian ini dilakukan pada Pasraman Asi Pambelum di Desa Tewang Rangkang Kabupaten Katingan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan jumlah informan 7 orang, yang menjadi instrument penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dan manfaat-manfaat yang dirasakan orang tua setelah adanya pelaksanaan pembelajaran di Pasraman Asi Pambelum di Desa Tewang Rangkang Kabupaten Katingan, (1) pada pelaksanaan pembelajaran di Pasraman Asi Pambelum, guru-guru Pasraman Asi Pambelum telah melaksankan perannya sebagai guru yakni sudah melaksankan persiapan sebelum mengajar, pengelolaan pengajaran dalam hal sistem pelaksanaan pembelajaran, pembukaan pembelajaran, materi-materi yang akan disampaikan, penggunaan metode pembelajaran, penggunaan media pembelajaran, pengelolan kelas, serta menutup pembelajaran, dan melakukan proses evaluasi, sudah dilakukan sesuia dengan rangkaian proses pada pelaksanaan pembelajaran dan juga sudah dilakukan secara optimal dalam mencapai tujuan dalam pembelajaran. (2) manfaat-manfaat yang dirasakan orang tua di Pasraman Asi Pambelum, yaitu berubahnya perilaku dan sikap anak-anak mereka menajadi lebih baik, serta mampu mengaplikasikan materi-materi yang disampaikan di pasraman seperti membuat saran upacara keagamaan Hindu Kaharingan dan sarana persembahyangan basarah, dan terasahnya bakat dan minat anak dalam berbagai bidang kesenian seperti menari dan tarik suara, serta menguatnya keimanan anak terhadap agamanya sendiri.

Politik Hukum

Dr. Drs. Amran Suadi; S.H.; M.Hum.; M.M.; Dr. Mardi Candra; S.Ag.; M.Ag.; M.H.
2018 · Book · Open Access

Buku ini tersaji berasal dari refleksi pemikiran penulis yang pernah disampaikan dalam beberapa pertemuan ilmiah dan yang telah diterbitkan oleh majalah hukum seperti Varia Peradilan Mahhamah Agung dan jurnal ilmiah seperti Jurnal Yuvidis yang diterbitkan Universitas Pembangunan Nasional VETERAN Jakarta. Sehingga kemungkinan terjadi lompatan-lompatan pemikiran yang merespons peristiwa hukum konkret, namun demikian tetap dirangkaikan dalam alur pemikiran ilmu hukum. Kajian diawali dengan pembahasan tentang konstelasi politik hukum nasional yang merespons perubahan masyarakat sekaligus menyoroti persoalan-persoalan pembaruan dan transformasi hukum Islam sebagai salah satu unsur dari sistem hukum ke dalam hukum nasional.Ê Politik hukum sebagai suatu arah kebijakan yang diambil dan ditempuh oleh negara dalam menetapkan hukum mana yang perlu ditetapkan, diganti atau diatur, maka khsusus kajian tentang hukum Islam sebagai sebuah sistem hukum penulis memulai pembahasan ini dari sejarah pembaruan dan perkembangan hukum perdata Islam sampai dengan pertumbuhan hukum ekonomi Islam dan juga pidana Islam seperti termuat di dalam Qanun Jinayat yang berlaku di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam dan tentu tetap berada di dalam bingkai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945. Tema-tema yang dipilih dalam buku ini membahas seputar masalah pembentukan hukum nasional yang dikaitkan dengan sejarah pembaruan dan perkembangan hukum Islam dan politik hukum yang mengakomodasi hukum Islam dalam perubahan dan pembentukan peraturan hukum serta kelembagaannya. Juga menjelaskan tentang peranan politi hukum dalam membentuk perundang-undangan yang bersifat nasional dalam bidang hukum perdata Islam dan hukum pidana Islam serta ekonomi syariah. Buku ini diharapkan dapat menambah wawasan dan khazanah keilmuan bagi mahasiswa, para praktisi hukum, dosen, dan masyarakat pada umumnya karena memberikan gambaran yang utuh tentang Politik Hukum Nasional dalam Perspektif Hukum Islam.Ê *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

Asas-asas Hukum Pidana dan Hukum Penitensier di Indonesia

Duwi Handoko; S.H.; M.H.
2018 · Book · Open Access

Hukum Pidana yang berlaku saat ini di Indonesia ditinjau dari perspektif sejarah, tidak bisa terlepas dari bangsa yang pernah singgah dan akhirnya menjajah Bumi Pertiwi, yaitu Bangsa Belanda. Sampai pada saat buku ini diterbitkan, Indonesia sebagai negara hukum, belum membentuk sendiri Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (selanjutnya disebut KUHP). Hal tersebut berarti, KUHP yang dibentuk oleh pembentuk undang-undang yang berasal dari Bangsa Belanda, masih menjadi KUHP yang digunakan oleh Bangsa Indonesia. Dasar hukum dari pengambilalihan KUHP Belanda tersebut di atas, salah satunya dapat diketahui dari dasar pertimbangan (konsiderans) diundangkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana (selanjutnya disebut UUPHP), yang menyebutkan bahwa sebelum dapat melakukan pembentukan Undang-Undang Hukum Pidana baru, perlu peraturan hukum pidana disesuaikan dengan keadaan sekarang. Menurut Pasal 1 UUPHP, dengan menyimpang seperlunya dari Peraturan Presiden Republik Indonesia tertanggal 10 Oktober 1945 Nomor 2, menetapkan, bahwa peraturan-peraturan hukum pidana yang sekarang berlaku, ialah peraturan-peraturan hukum pidana yang ada pada tanggal 8 Maret 1942.

KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) & KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata)

Tim Visi Yustisia
2018 · Book · Open Access

Sebagai salah satu kitab hukum, keberadaan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana memiliki peran yang penting sebagai dasar hukum pidana di Indonesia. Namun, penyusunan kitab ini kadang membuat pembacanya tidak mudah mengerti isi dari pasal demi pasalnya. Buku ini hadir berbeda dibandingkan dengan buku lainnya karena disertai penjelasan proses penanganan kasus pidana di Indonesia, disusun sepraktis mungkin untuk memudahkan Anda memahaminya, juga dilengkapi sejarah hukum pidana di Indonesia dan Peraturan Perundang-Undangan terkait KUHP dan KUHAP. Penyusunan buku ini diharapkan membantu masyarakat umum, pelajar, akademisi, maupun praktisi hukum untuk memahami hukum pidana di Indonesia. Hadirnya buku ini akan menambah referensi Anda dalam bidang hukum pidana di Indonesia. -VisiMedia-

Falsafah Dan Filosofi Hukum Acara Pidana

Dr. Monang Siahaan; S.H; M.M
2018 · Book · Open Access

Hukum sebagai suatu instrumen yang keberadaannya sangat dibutuhkan dan melekat pada setiap kehidupan sosial masyarakat. Hukum diperlukan untuk mewujudkan dan menjaga tatanan kehidupan bersama yang harmonis. Tanpa adanya aturan hukum, maka kehidupan masyarakat akan tercerai-berai dan tidak dapat lagi disebut sebagai satu kesatuan kehidupan sosial yang harmonis. Pengetahuan akan hukum di Indonesia diperlukan dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perlu informasi mendalam tentang hukum di Indonesia, khususnya hukum acara pidana. Buku Falsafah dan Filosofis Hukum Acara Pidana ini membahas tentang hukum acara pidana di Indonesia, falsafah dan asas hukum acara pidana, perbedaan alat bukti dengan barang bukti, pembuktian terbalik dalam tindak pidana korupsi, dan praktik dalam penyelesaian perkara dari tahap penyelidikan dan putusan hakim serta eksekusi. Buku ini juga menawarkan kerangka berpikir secara sistematis. Selain itu, buku ini ditujukan bagi mahasiswa Fakultas Hukum, dosen, kalangan professional, praktisi hukum, masyarakat peminat hukum, dan semua kalangan yang ingin menambah wawasan tentang ilmu hukum.

Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana

Prof.Dr.Barda Nawawi Arief; S.H.
2018 · Book · Open Access

Secara historis, hukum pidana di Indonesia memiliki perjalanan penuh dengan warna dan corak yang menarik untuk diamati dan dipelajari. Ragam tersebut diperjelas secara spesifik terutama tentang kebijakan hukum pidana di bumi Nusantara ini, dengan penekanan kepada kebijakan hukum pidana, khususnya berbagai kebijakan pidana dalam konsep KUHP baru. Buku persembahan penerbit PrenadaMedia

Hukum pidana internasional

Sumaryo Suryokusumo
2018 · Book · Open Access

On extradition according to international and Indonesian laws.