Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

1.950 item publik

Publikasi

Halaman 78 dari 98

Bunga Rampai Materi Penyuluhan Agama

H. Shohib; M.Ag.
2021 · Book · Open Access

Dimensi dakwah secara umum terdiri dari (1) dimensi kerisalahan (bi ahsan qawl) dan (2) dimensi kerahmatan (bi ahsan al-a’mal). Dari kedua dimensi ini kemudian lahir berbagai bentuk kegiatan dakwah, seperti tabligh, tadbir, irsyad, dan tathwir. Salah satu bentuk kegiatan tabligh yang umum dilakukan di masyarakat adalah khitobah, yaitu proses penyampaian dakwah Islam melalui media lisan, yang dikenal dengan ceramah atau penyuluhan agama. Dakwah dalam bentuk khitobah ini-diakui atau tidak-merupakan model dan bentuk aktivitas dakwah terpopuler di masyarakat. Oleh sebab itu, sejatinya ia bermuatan pesan yang baik dan benar. Buku ini merupakan bunga rampai (kumpulan materi penyuluhan agama pilihan) yang merujuk terhadap Al-Qur’an sebagai sumber utama, disertai dengan penjelasan berdasarkan tafsir, hadits, qaulun hakim, kaidah-kaidah lughowi, ushul fiqih, pendapat para pakar dan ilmuwan, syair atau pribahasa, serta berita faktual dan aktual. Dikemas dengan bahasa yang menarik dengan memperhatikan susunan badi’ yang terdiri dari muqaddimah, isi, dan penutup. Selamat membaca.

Peranan Kepemimpinan Hindu Dalam Keluarga Di Desa Lunuk Ramba Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas

2021 · Book · Open Access

WAYAN EKA SETIAWAN. 2020. Peranan Kepemimpinan Hindu Dalam Keluarga Di Desa Lunuk Ramba Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. Skripsi Fakultas Dharma Acarya Prodi Pendidikan Agama Hindu IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Hendri, S.Ag.,M.Si dan Pembimbing II Nyoman Sumarni, S.Ag.,M.Si. Skripsi ini mengkaji Peranan Kepemimpinan Hindu Dalam Keluarga di Desa Lunuk Ramba Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas. kepemimpinan merupakan faktor penentu keberhasilan dalam membina keluarga yang bahagia.. Fenomena yang terjadi dimana peran keluarga sangat vital walaupun dalam pelaksanaannya banyak mengalami hambatan dan masalah serta pemahaman orang tua tentang strategi kepemimpinan Hindu yang kurang. Sehingga dalam penerapan strategi menjadi terkendala. Kemudian disamping itu pemahaman orang tua tentang konsep pengetahuan agama Hindu yang masih minim sehingga dalam penerapan strategi kepemimpinan Hindu tidak tersampaikan dengan baik pada keluarga. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini mengkaji rumusan masalah sebagai berikut: 1) Bagaimanakah Peranan Kepemimpinan Hindu pada Keluarga di Desa Lunuk Ramba Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas?, 2) Faktor-faktor apakah yang menjadi penghambat Kepemimpinan Hindu pada Keluarga di Desa Lunuk Ramba Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas?, dan 3) Upaya-upaya apakah yang dilakukan dalam mengoptimalkan Peranan Kepemimpinan Hindu pada Keluarga di Desa Lunuk Ramba Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas?. Tujuan penelitian untuk menemukan pengetahuan tentang peranan kepemimpinan Hindu dalam keluarga di Desa Lunuk Ramba. Penelitian ini dikaji dengan teori Peranan, teori Interaksi Simbolik, dan teori Behavioristik. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Jenis sumber data yaitu sumber data primer dab sekunder. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumen, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, klasifikasi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil yang dikaji dengan teori Peranan maka di peroleh bahwa peranan kepemimpinan Hindu dalam keluarga yaitu seorang pemimpin Sekaligus kepala rumah tangga harus mampu menyatukan seluruh anggota keluarga dalam jalan yang benar sesuai dengan ajaran agama dan Memastikan bahwa seluruh anggota keluarganya dalam keadaan baik secara lahir dan batin. Faktor penghambat kepemimpinan Hindu dalam keluarga yang dianalisis menggunakan teori interaksi simbolik, maka faktor-faktornya yaitu kurangnya pemahaman tentang kepemimpinan, kurangnya pembinaan yang intensip dari lembaga, kurangnya buku-buku pendidikan tentang agama, dan komunikasi yang kurang baik antar keluarga. Upaya dalam mengoptimalkan kepemimpinan Hindu yang dianalisis menggunakan teori Behavioristik yaitu memberikan pengetahuan agama tentang bagaimana cara memimpin yang baik kepada anak dan memberikan pembinaan secara intensip. Sehingga terwujudnya generasi penerus kepemimpinan yang baik dan berlandaskan dengan ajaran Hindu.