Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Koleksi Perpustakaan

Koleksi otomatis dari Perpustakaan

1.958 item publik

Publikasi

Halaman 58 dari 98

Sejarah itu asyik jilid 2

Ahmad Muhli Junaidi
2021 · Book · Open Access

Sejarah itu Asyik adalah buku pendamping pendidikan sejarah untuk SMA/MA/MAK/SMK/Sederajat kelas X Semester II. Buku ini saya susun berdasarkan kurikulum 2013 dan ditambah dengan muatan lokal sejarah singkat Madura, yang khusus digunakan oleh siswa-siswa dari Madura, atau siswa-siswa non Madura yang mempunyai kesukaan terhadap Madura, atau siapa pun yang ingin mengetahui sejarah Madura secara singkat. Buku ini juga disusun menggunakan sudut pandang kesejarahan secara integral, yaitu memadukan sejarah dengan berbagai disiplin ilmu-ilmu sosial lainnya, seperti geografi, ekonomi, sosiologi, dan agama. Bahkan, sastra dan kutipan-kutipan kata mutiara pun penyusun coba masukkan di sela-sela materi. Dengan demikian, Sejarah itu Asyik, benar-benar mengasyikkan para peserta didik agar kembali mencintai sejarah Indonesia. Penyusun dalam menyusun materi pendamping sejarah Indonesia untuk kelas X semester II ini juga mencoba sesederhana mungkin membuat pembahasan, yang penyusun sesuaikan dengan kondisi peserta didik, lebih-lebih peserta didik dari kalangan pedesaan, yang kurang mampu memahami istilah-istilah dan uraian-uraian kesejarahan yang disampaikan secara panjang lebar. Dalam buku ini, penyusun berupaya semaksimal mungkin menghindari itu, sehingga harapan bahwa sejarah itu memang asyik dapat tercapai dengan baik. Jika materi sejarah telah mengasyikkan, telah mengenakkan, atau telah menyenangkan, maka isi dari materi itupun akan dapat ditangkap dengan mudah oleh peserta didik. Seterusnya, jika peserta didik dapat menangkap materi dengan mudah, maka harapan kita selaku guru sejarah, nilai-nilai kesejarahan Indonesia akan mudah terinternalisasi dalam kepribadian peserta didik, sehingga tujuan membentuk generasi Indonesia yang cinta NKRI, cinta budaya bangsa, cinta nilai-nilai keindonesiaan, dan cinta pada peradaban bangsanya akan tercapai. Dengan itu, akan tercipta kepribadian bangsa seutuhnya.

Sejarah Perkembangan Kebaya Sunda

Irma Russanti; S.Pd.; M.Ds.
2021 · Book · Open Access

Puji Syukur Penulis panjatkan kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga Buku Sejarah Perkembangan Kebaya Sunda ini dapat terselesaikan dengan baik. Buku ini merupakan bagian dari Tesis S2 untuk memperoleh Gelar Magister Desain di ITB. Buku ini berisi tentang sejarah dan perkembangan kebaya di wilayah Sunda. Pada kesempatan, ini Penulis menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada: 1. Dr. Biranul Anas Z., selaku Pembimbing I yang telah banyak memberikan masukan materi dan pengarahan alur berfikir dalam penelitian ini. 2. Drs. Yan Yan Sunarya, M.Sn., selaku Pembimbing II yang telah memberikan banyak meluangkan waktu untuk bimbingan, memberikan banyak koreksi dan perbaikan serta memberikan motivasi dalam penyelesaian Tesis ini. 3. Prof. Dr. Yakob Sumoharjo yang telah memberikan banyak ilmu dan wawasan serta memberi pinjaman literatur untuk penelitian ini. 4. Drs. Hidayat Suryalaga, selaku Budayawan dan Sejarawan Sunda yang banyak memberikan masukan tentang kebudayaan Sunda. 5. Dra. Miya Rumiyana, selaku narasumber yang telah banyak memberikan data untuk penelitian ini. 6. Dra. Yani Suryani, selaku narasumber dan informan yang banyak membantu dalam memberikan sumber data dan penterjemah literatur bahasa Sunda. 7. Bapak M. Sasmita pemilik Rumah Baca Buku Sunda serta Bapak Sudarsono Katam yang memberikan informasi serta masukan data bagi penelitian ini. 8. Staf Karyawan Perpustakaan Jurusan Senirupa Dan Desain serta Staf Karyawan Perpustakaan Pusat ITB. 9. Aom Lalam Wiranatakusumah, selaku narasumber yang telah banyak memberikan data dan informasi yang berhubungan dengan busana masa Pajajaran. 10. Hj. Hetty Sunaryo selaku narasumber yang telah memberikan informasi tentang busana kebaya Sunda. 11. Ibu Popon Oce Junjunan selaku narasumber yang telah memberikan informasi tentang kebaya menak. 12. Ibu Una pemilik Tiara Salon yang telah memberikan data dan informasi tentang busana tradisional wanita Sunda. 13. Ibu Cornelia Jane selaku narasumber yang telah banyak memberikan informasi tentang busana tradisional wanita Sunda. 14. Hj. Imas Rodiyah yang banyak membantu memberikan data penelitian. 15. Ibu Otih Rostoyati selaku narasumber yang telah memberikan informasi tentang budaya Sunda. 16. Bapak Solichin pemilik Kebaya Bandung, selaku narasumber yang telah memberikan dokumentasi sebagai data penelitian. 17. Yayasan Perpustakaan Haryoto Kunto, Yayasan Perpustakaan Dody Tisnaamidjaya, Perpustakaan Museum Sri Baduga, Perpustakaan Museum Geusan Ulun Sumedang, Perpustakaan Unpas dan Perpustakaan STSI. Kepada semua pihak yang tidak disebutkan, yang telah membantu baik secara moral dan material. Semoga Allah SWT yang Raja Segala Ilmu memberikan balasan yang berlipat ganda dan selalu melimpahkan rahmatnya untuk kita sekalian. Amiin. Bandung, 27 Februari 2019 Penulis Irma Russanti, S.Pd., M.Ds.

Satu agama banyak Tuhan

Kamarudin Zaelani
2021 · Book · Open Access

Influence of local culture in Islam of Sasak ethnic group in Lombok, Indonesia.

REGENERASI BALIAN BAWO PADA MASYARAKAT HINDU KAHARINGAN DAYAK MALANG DI DESA NIHAN HILIR, KECAMATAN LAHEI BARAT, KABUPATEN BARITO UTARA (PERSPEKTIF PENDIDIKAN HINDU)

HANO
2021 · Book · Open Access

Tesis ini mengkaji regenerasi balian bawo pada masyarakat Hindu Kaharingan Dayak Malang di Desa Nihan Hilir dengan perspektif pendidikan Hindu. Selain karena keunikan, masalah tersebut dikaji karena regenerasi balian bawo tidak lancar dan tidak berjalan dengan baik. Rumusan masalah penelitian ini ialah (1) proses regenerasi balian bawo pada masyarakat Hindu Kaharingan Dayak Malang; (2) implikasi proses regenerasi balian bawo pada masyarakat Hindu Kaharingan Dayak Malang; (3) nilai–nilai pendidikan dalam proses regenerasi balian bawo bagi masyarakat Hindu Kaharingan Dayak Malang di Desa Nihan Hilir dalam perspektif pendidikan Hindu. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori fenomenologi dan teori konstruktivisme. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan berlokasi di Desa Nihan Hilir. Sumber datanya terdiri atas data primer dan data sekunder dengan peneliti sebagai instrumen utama penelitian. Penentuan informan menggunakan teknik purposive. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahap penelitian terdiri atas pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) menjadi balian bawo merupakan keinginan diri sendiri, langkahnya dimulai dari mencari balian tuha sebagai guru, ngawit ngapar, yaitu menerima transfer ilmu balian, batumang/ngayak ngajun, yaitu proses peneguhan dan penguatan menjadi balian bawo dan suntutus atau mencatat atau minta penjelasan kembali terkait dengan materi ilmu balian; (2) implikasi proses regenerasi balian bawo ialah (1) implikasi positif yang terdiri atas tersedianya regenerasi balian bawo, pelestarian balian bawo, terjaganya pengobatan tradisional, terjaganya upacara balian bawo, dan adanya pimpinan ritual agama; (b) konsekuensi balian bawo, yaitu adanya keterikatan dan pantangan serta banyak menyita waktu dan biaya; (3) nilai-nilai pendidikan regenerasi dalam proses regenerasi balian bawo terdiri atas nilai religius berupa nilai keimanan dan keyakinan; nilai etika terkait dengan pantas dan tidak pantas untuk dilakukan; nilai estetika berupa nilai keindahan dan seni dalam pelaksanaan ritual balian bawo; nilai spiritual berupa nilai kejiwaan dan rohani yang harus dimiliki oleh seorang balian bawo; nilai sosial, yaitu nilai-nilai kebersamaan dan gotong-royong dan kedisiplinan berupa nilai ketaatan terhadap profesi yang dijalankan.

YEMI

YEMI
2021 · Book · Open Access

YEMI

Kebudayaan Bali

I Made Suasthawa Dharmayudha
2021 · Book · Open Access

Balinese culture, prior during, and post the Hindu period; articles.

Pengaruh kebudayaan India dalam Bentuk Arca di Sumatra

Bambang Budi Utomo
2021 · Book · Open Access

Pulau Sumatra telah memiliki sejarah peradaban manusia yang cukup panjang. Berbagai pengaruh budaya yang masuk ke lingkungan penghuni Sumatra cukup banyak. Di antara pengaruh budaya asing yang pernah hadir di Sumatra adalah pengaruh budaya India. Pengaruh kebudayaan India yang pernah hadir di bumi Sumatra antara lain dalam bentuk religi ajaran Hindu atau Buddha, yang diwujudkan dalam bentuk bangunan suci (candi dan stūpa), prasasti, dan arca (batu dan logam). Buku sederhana ini berisi kupasan rinci mengenai arca-arca batu dan logam yang ditemukan di Sumatra. Arca-arca tersebut kini disimpan di berbagai tempat, seperti di Museum Nasional Jakarta, museum-museum negeri di Sumatra, bahkan ada yang disimpan di Museum Leiden (Belanda). Arca-arca yang ditemukan di Sumatra dibuat dalam berbagai gaya seni, seperti gaya seni Amarawati (abad ke-6 Masehi), gaya seni Śailendra (abad ke-8-9 Masehi), gaya seni Cōla (abad ke-11-12 Masehi), gaya seni Siŋhasāri (abad ke-13 Masehi), dan gaya seni Majapahit (abad ke-15 Masehi). Gaya seni yang dituangkan dalam bentuk-bentuk arca ini mencerminkan adanya interaksi budaya di masa lampau antara wilayah Sumatra dan wilayah luar Sumatra, seperti dengan Jawa dan India.

M.E.M.O.A.R senarai kiprah sejarah

2021 · Book · Open Access

Buku 1. A.H. Nasution, Slamet Iman Santoso, Sunario, K.H. Asad Syamsul Arifin, H.B. Jassin, Ide Anak Agung Gde Agung, T.B. Simatupang, H.J.C. Princen, T.H. Mohammad Hasan -- bk. 2 Roeslan Abdulgani, Zulkifli Lubis, M. Natsir, J. Darmojuwono Asrul Sani, Sutan Takdir Alisjahbana, S.K. Trimurti, Sri Paku Alam VIII, Rosihan Anwar -- bk. 3. A. Kemal Idris, A.R. Fakhruddin, Ali Hasjmy, Soeman HS., Soemitro, Hamid Algadri, Mochtar Lubis, P.J. Zoetmulder, Djatikusumo, Hoegeng Iman Santoso.