Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SUMARDI

2 karya publik ditemukan.

2020: 12017: 1

Bukung Dalam Ritual Kematian Pada Umat Hindu Kaharingan Di Desa Tumbang Tabulus Kabupaten Katingan (Kajian Seni Keagamaan)

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI SUMARDI 2020. Bukung dalam Ritual kematian pada Umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Tabulus Kabupaten Katingan (Kajian Seni Keagamaan). Skripsi, Fakultas Dharma Acarya/Prodi Pendidikan Seni Keagamaan IAHN-TP Palangka Raya. Pembimbing I Komang Suarta S.Ag.,M.Si, Pembimbing II Suwito S.Ag.,M.Si. Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak keragaman dari budaya, suku bangsa, agama, hingga aliran-aliran kepercayaan. Semua keragaman tersebut tumbuh di dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang akhirnya membentuk masyarakat Indonesia sebagai masyarakat yang plural. Masyarakat Indonesia yang majemuk terdiri dari berbagai budaya, karena adanya kegiatan dan pranata khusus. Karena masyarakat Hindu Kaharingan mempunyai kebudaya yang diwariskan secara turun-temurun dari nenek moyang terdahulu seperti Bukung dalam Ritual kematian pada Umat Hindu Kaharingan dari uraian tersebut, rumus masalah yang diangkat penulis yaitu : 1 Bagaimanakah bentuk Bukung dalam ritual kematian pada umat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Tabulus Kabupaten Katingan?, 2. Bagaimanakah fungsi Bukung dalam ritual kematian pada umat Hindu kaharingan di Desa Tumbang Tabulus Kabupaten Katingan?, 3. Apakah makna seni yang terkandung dalam Bukung pada ritual kematian di Desa Tumbang Tabulus Kabupaten Katingan?. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriftif kualitatif. Jenis sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder, tehnik penentuan informan yaitu tehnik purposive. Tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dukumentasi. Analisis data dalam penelitian yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian dimulai tanggal 30 September sampai 30 Oktober 2020, dengan hasil penelitian yang diperoleh yaitu Bukung dalam ritual kematian pada umat Hindu Kaharingan adalah sebuah apresiasi seni yang dilakukan untuk memberikan penyadaran kepada umat Hindu Kaharingan bahawa kematian merupakan jalan menuju alam dengan kebahagiaan sejati, sehingga keluarga yang ditinggal tidak larut dalam duka yang mendalam. Menurut sejarah Bukung yaitu Bukung asal usulnya berasal dari manifestasi dari Ranying Hatalla yang diturunkan ke dunia ini (Pantai Danum Kalunen Luwuk Kampungan Bunu) agar manusia yang merupakan keturunan Raja Bunu menyadari bahwa kematian bukanlah akhir dari kehidupan ini, sehingga tidak harus diratapi dengan kesedihan yang berlarut-larut. Bukung memiliki roh dan memiliki nilai sakral dalam ritual kematian. Karena Bukung memiliki bentuk, fungsi, dan makna. Bukung yang terkandung dalam ritual kematian pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Tabulus yaitu terdiri dari bentuk, fungsi dan makna seni yang terkandung dalam bukung pada ritual kematian masyarakat Hindu Kaharingan. Bukung adalah kebudayaan yang bersifat sacral khusus pada masyarakat Hindu Kaharingan di Desa Tumbang Tabulus. Kata Kunci: Bukung, Kematian dan Kaharingan.