Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SUGIYO

2 karya publik ditemukan.

2022: 2

KAJIAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN HINDU DALAM RITUAL PERKAWINAN NANGGAI SUMMANG DI DESA SEIRAHAYU II KECAMATAN TEWEH TENGAH KABUPATEN BARITO UTARA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Melestarikan sebuah tradisi adalah merupakan suatu kewajiban bagi semua pihak, terutama umat Hindu Kaharingan yang berada diwilayah Desa Seirahayu II Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Agama dengan ritual selalu bersinergi, sebab lahirnya sebuah agama karena dilandasi adanya sebuah ritual atau tradisi begitu juga sebaliknya tradisi budaya dilandasi dengan adanya agama. Seiringnya perkembangan zaman sekarang ini, dimana keberadaan ritual perkawinan nanggai summang,hampir jarang dilakukan lagi,karena akibat pengaruh budaya moderisasi sehingga budaya tradisional yang dianggap memiliki makna nilai pendidikan tattwa, sosial, tradisi,etika, dan nilai pendidikan estetika. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana proses ritual perkawinan nanggai summang dilakukan pada umat Hindu Kaharingan di Desa Seirahayu II Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara ? dan 2). Apakah kajian Nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung didalam ritual perkawinan nanggai summang di Desa Seirahayu II Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara ?. Teori yang digunakan dalam mengupas permasalahan yang diteliti adalah, Teori Fungsionalisme Struktural, teori sistem religi, dan teori nilai. penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, teknik wawancara, dan Teknik studi dokumentasi. Teknik analisis data.Teknik penyajian hasil analisis data. Hasil penelitian mengemukakan bahwan proses ritual perkawinan nanggai summang memiliki beberapa tahap yakni tahap awal, tahap pokoki, dan tahap akhir. Sedangkan nilai pendidikan dalam ritual perkawinan nanggai summang, yaitu; Nilai pendidikan tattwa, sosial,tradisi,etika, dan estetika. nilai pendidikan tattwa dapat dilihat ketika Balian duduk di Balai summang dengan mengucapkan beberapa mantra yang ditujukan kepada Tuhan beserta manifestasinya yang menguasai alam semesta beserta isinya. Nilai pendidikan tradisi merupakan kebiasaan yang mengatur tentang perilaku kehidupan manusia berkaitan dengan kehidupan sosial umat Hindu Kaharingan Seirahayu II terhadap nilai tradsi yang sanggat diyaki.. Nilai pendidikan etika yakni beberapa larangan atau pantangan wajib ditaati ketika ritual nanggai summang berlangsung. Sedangkan nilai pendidikan sosial dalam ritual perkawinan nanggai summang, yakni dengan terlihatnya kehidupan umat Hindu Kaharingan yang selalu bersama-sama atau saling tolong-menolong dalam melaksanakan berbagai kegiatan ritual keagamaan terutama pada ritual nanggai summang.

KAJIAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN HINDU DALAM RITUAL PERKAWINAN NANGGAI SUMMANG DI DESA SEIRAHAYU II KECAMATAN TEWEH TENGAH KABUPATEN BARITO UTARA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Melestarikan sebuah tradisi adalah merupakan suatu kewajiban bagi semua pihak, terutama umat Hindu Kaharingan yang berada diwilayah Desa Seirahayu II Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Agama dengan ritual selalu bersinergi, sebab lahirnya sebuah agama karena dilandasi adanya sebuah ritual atau tradisi begitu juga sebaliknya tradisi budaya dilandasi dengan adanya agama. Seiringnya perkembangan zaman sekarang ini, dimana keberadaan ritual perkawinan nanggai summang,hampir jarang dilakukan lagi,karena akibat pengaruh budaya moderisasi sehingga budaya tradisional yang dianggap memiliki makna nilai pendidikan tattwa, sosial, tradisi,etika, dan nilai pendidikan estetika. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana proses ritual perkawinan nanggai summang dilakukan pada umat Hindu Kaharingan di Desa Seirahayu II Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara ? dan 2). Apakah kajian Nilai-nilai pendidikan Hindu yang terkandung didalam ritual perkawinan nanggai summang di Desa Seirahayu II Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara ?. Teori yang digunakan dalam mengupas permasalahan yang diteliti adalah, Teori Fungsionalisme Struktural, teori sistem religi, dan teori nilai. penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, teknik wawancara, dan Teknik studi dokumentasi. Teknik analisis data.Teknik penyajian hasil analisis data. Hasil penelitian mengemukakan bahwan proses ritual perkawinan nanggai summang memiliki beberapa tahap yakni tahap awal, tahap pokoki, dan tahap akhir. Sedangkan nilai pendidikan dalam ritual perkawinan nanggai summang, yaitu; Nilai pendidikan tattwa, sosial,tradisi,etika, dan estetika. nilai pendidikan tattwa dapat dilihat ketika Balian duduk di Balai summang dengan mengucapkan beberapa mantra yang ditujukan kepada Tuhan beserta manifestasinya yang menguasai alam semesta beserta isinya. Nilai pendidikan tradisi merupakan kebiasaan yang mengatur tentang perilaku kehidupan manusia berkaitan dengan kehidupan sosial umat Hindu Kaharingan Seirahayu II terhadap nilai tradsi yang sanggat diyaki.. Nilai pendidikan etika yakni beberapa larangan atau pantangan wajib ditaati ketika ritual nanggai summang berlangsung. Sedangkan nilai pendidikan sosial dalam ritual perkawinan nanggai summang, yakni dengan terlihatnya kehidupan umat Hindu Kaharingan yang selalu bersama-sama atau saling tolong-menolong dalam melaksanakan berbagai kegiatan ritual keagamaan terutama pada ritual nanggai summang.